STRATEGI PERUSAHAAN | Pengertian, Jenis, Formulasi, Evaluasi Strategi Perusahaan

Strategi Perusahaan – Halo sahabat, bagaiamana kabarnya semoga Anda dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa Aamiin. Sahabat kali ini mimin akan membahas tentang strategi perusahaan

Pengertian Strategi Perusahaan

Apa itu Strategi ?

Sahabat kali ini mimin akan membahas tentang strategi atau juga bisa di sebut dengan proses penyusunan langkah ke depan yang dimaksudkan untuk membangun visi dan misi suatu perusahaan.

dengan itu menetapkan tujuan strategis untuk mencapai tujuan dalam rangka menyediakan customervalue terbaik.dengan begitu strategi banyak taktik untuk mencapai tujuannya dengan secara efektif dan maksimal.

Nah, teman-teman biasanya strategi ini dapat dibedakan dengan taktik atau cara yang memiliki ruang lingkup lebih sempit dan waktu yang lebih singkat, untuk itu biasanya strategi sering di kaitkan dengan visi dan misi walaupun strateginya lebih terkait dengan jangka panjang dan pendek.

Apa itu Perusahaan ?

Perusahaaan suatu organisasi diman sumber daya (input) dasar seperti bahan tenaga kerja yang dikelola serta diproses untuk menghasilkan barang atau jasa (output) kepada pelanggan.dan hampir semua perusahaan mempunyai tujuan yang sama, yaitu memaksimalkan laba. Jenis perusahaan terbagi menjadi tiga yaitu:

  • Perusahaan Dagang
  • Perusahaan Jasa
  • Perusahaan Manufaktur

Perbedaan Bentuk Perusahaan

Adapun perbedaan bentuk perusahaan dibedakan menjadi tiga:

  1. Badan Usaha Perorangan
  2. Badan Usaha Persekutuan
  3. Badan Usaha Perseroan

dalam startegi perusahaan ialah sekumpulan pilihan-pilihan kritis untuk perencanaan dan penerapan serangkaian rencana tindakan yang penting dalam mencapai tujuan serta sasaran dengan memperhatikan keunggulan-keunggulannya

Dengan begitu untuk memutuskan strategi yang menyesuaikan antar kompetensi inti perusahaan dengan peluang lingkungan.

Tujuan didalam perushaan merupakan hasil akhir rumusan strategi. Biasanya perusahaan mengembangkan strateginya dengan mencocokkan kompetensi intinya dengan pelunasan industri.

Perumusan strategi merupakan proses yang biasa digunakan para eksekutif-eksekutif senior

Tujuan yang berada dalam perusahaan ditentukan oleh para pemimpin manajemen yang berada dipuncak perusahaan dengan begitu mempertimbangkan nasihat yang diberikan oleh para manajer senior maka itu diratifikasi oleh para dewan direksi.

Dan ada beberapa tujuan perusahaan yang biasanya dirancang oleh para pendirinya serta berlaku untuk generasi selanjutnya. Tujuan yang mampu menyiapkan kebutuhan alat utama dari sistem persenjataan secara mandiri. Dan beberapa keuntungannya sbb;

  • Mendapatkan keuntungan,
  • Memproduksi barang untuk memenuhi kebutuhan konsumen,
  • Mempertahankan kelangsungan perusahaan, dan
  • Menyediakan lapangan kerja.

Profibilitas

Adalah perusahaan dari salah satu dasar penilaian kondisi suatu perusahaan. Maka yang dibutuhkan alat analisis untuk bisa menilainya atau biasa disebut ratio-ratio profibilitas berdasarkan hasil pengembalian penjualan dari investasi.

Baca juga : Strategi Investasi Saham

Memaksimalkan Nilai Saham

Meningkatkan Strategi Perusahaan

Meningkatkan Strategi Perusahaan

Dengan semestinya sebuah perusahaan mencari laba. Untuk memaksimalkan nilai pemegang saham yang menghubungkan harga pasar saham perusahaan. Nilai saham perusahaan ini dapat mengidentifikasi seluruh alternatif yang ber efek pada profibilitas.

Pendekatan Banyak Stakeholder

Ada beberapa tanggung jawab perusahaan pada stakeholder,sbb ;

Pendekatan stakeholder perusahaan bertanggung jawab pada stakeholder:

  1. Pasar Produk, dimana konsumen yang menjadi konstituennya yang biasanya menjual barang atau jasa.
  2. Pasar Modal, dimana para pemegang saham publik menjadi konstituennya yang penting dalam mencari dana.

Pasar mereupakan konstituen utama bagi pegawai dan pemasok perusahaan sumber daya. Kekuasaan yang dimiliki pegawai lebih penting dari nilai pemegang saham dikarenakan mereka beranggapan bahwasanya dengan memiliki saham.

Mereka mendapatkan keuntungan yang lebih dari pada berinvestasi dengan itu strategi yang mendeskripsikan arah umum akan lebih tertuju pada suatu organisasi untuk mencapai tujuannya tersebut.

Tingkatan Strategi Perusahaan

Beberapa tingkatan strategi diantaranya :

Strategi Korporat (Comporate Strategy) di antaranya:

Definisi bisnis dimana perusahaan akan berpartisipasi

Penugasan sumber daya antar bisnis yang menghasilkan dan melibatkan bisnis yang akan ditambah dan dipertahankan serta tekanan bisnis yang akan dikurangi

Strategi bisnis (Business Strategy)

Strategi bisnis ini menjabarkan bagaimana merebut pasaran di tengah-tengah masyarakat serta bagaimana cara menempatkan organisasi dihati para pebisnis yang dimaksudkan agar dapat memperoleh keuntungan yang srategi yang sekaligus mampu menunjang perkembangan ke organisasi ke tingkat yang lebih baik lagi.

Strategi Fungsional (Fungsional Strategy)

Strategi ini merupakan pendukung dan dapat menunjang suksesnya strategi lain. Ada 2 (dua) jenis fungsional :

Strategi Fungsional Ekonomi

Mencakup fungsi memungkinkan organisasi hidup sebagai satu-kesatuan ekonomi sehat, diantaranya dalam keuangan, pemasaran, sumber daya, penelitian serta pengembangan.

Strategi Fungsional Manajemen Mencakup fungsi manajemen seperti planning, organizing, implementasi, controling, staffing, leading, motivating, communicating dan intregrating

Baca juga : Strategi Pemasaran

Jenis-jenis Strategi Perusahaan

Jenis Strategi Perusahaan

Jenis Strategi Perusahaan/ Sumber Image: klikpajak.id

Strategi Integrasi

Ada beberapa integrasi strategi vertikal yang memungkinkan perusahaan dapat mengendalikan distributor,pemasok serta pesaing yaitu, integrasi vertikal dan strategi vertikal.

Strategi Intensif

Memiliki tujuan untuk penetrasi pada pasar dan pengembangan produk yang disebut strategi insentif dikarenakan semua memerlukan usaha-usaha insentif jika posisi persaingan perusahaan pada produk yang hendak ditingkatkan.

Strategi Diversifikasi

Ada tiga strategi diversifikasi, yaitu;

  1. Diversifikasi konsentrik ialah dapat menambah produk atau jasa baru, tetapi masih terkait oleh pelanggan.
  2. Sahabat fungsi dari Diversifikasi horizontal adalah dapat menambah produk atau jasa baru yang tidak terkait untuk pelanggan yang sudah ada.
  3. Diversifikasi kolongmerat dapat menambah produk atau jasa baru yang tak terkait dengan yang ada pada saat ini.

Strategi Defensif

Di samping integratif dan diversifikasi, organisasi dapat menjlankan startegi rasionalisasi biaya, divestasi, atau likuidasi. Yang biasanya dirancang untuk memperkuat kompetensi pembeda dasar organisasi dengan sumber daya yang terbatas dan menghadapi tekanan dari pemegang saham

Proses Perumusan Strategi Terdiri dari 3 Tahapan :

Formulasi Strategi Perusahaan

Formulasi Strategi terdiri dari serangkaian kegiatan:

Menentukan kekuatan dan kelemahan internal

  • Mengidentifikasi peluang dan ancaman eksternal
  • Membuat visi dan misi bisnis
  • Menetapkan tujuan jangka panjang
  • Implementasi Strategi

Membuat jangka pendek dan membuat beberapa kebijakan melakukan desain struktur organisasi serta mengendalikan sumber daya serta perubahan strategi.

Evaluasi dan Pengendalian Kinerja

Meninjau kembali faktor eksternal yang menjadi dasar dari strategi yang ada sekarang

Mengukur kinerja seperti ; kinerja keuangan , penjualan, dan kinerja produksi dll.

Mengambil tindakan-tindakan korektif

Baca juga : Strategi Branding

Kesimpulan Strategi Perusahaan

Jadi yang dimaksud dengan strategi adalah metode yang bersifat jangka panjang untuk melakukan tindakan yang bersifat senantiasa meningkat secara terus-menerus, strategi terdapat pada tingkatan dalam organisasi yaitu korporat, strategi bisnis serta strategi operasional.

Proses perumusan strategi dimulai dari tahap perumusan strategi, implementasi strategi, dan evaluasi serta penegendalian kerja.

Dan boleh dikatakan bahwa strategi bisa di sebut dengan proses penyusunan langkah ke depan yang dimaksudkan untuk membangun visi dan misi.

Dengan itu menetapkan tujuan strategis untuk mencapai tujuan dalam rangka menyediakan customervalue terbaik.dengan begitu strategi banyak taktik untuk mencapai tujuannya dengan secara efektif dan maksimal.

Analisis lingkungan eksternal dapat dianalisis terdiri dari tujuh unsur yaitu faktor legal, ekologika, politik, ekonomi, sosial, teknologi dan kompetensi.

Model analisis lima kekuatan porter yang terdiri dari kekuatan tawar menawar pelanggan, kekuatan tawar menawar dari pemasok, ancaman barang sutitusi, ancaman dari pendatang baru.

Dan persaingan porter mengemukakan bahwa strategi generik yang kemungkinan besar organisasi memperoleh keunggulan kompetitif yaitu kepemimpinan biaya differensiasi, dan fokus. Serta

manajemen dapat menyusun strategi perusahaan dalam jangka panjang dengan baik.

Pihak internal, dapat bekerjasama dengan baik agar terwujudnya perusahaan.