Strategi Bisnis E Commerce Dalam Meningkatkan Penjualan Terbaru

Strategi bisnis e commerce – Anda mungkin asing dengan istilah e-commerce kan ? mari kita membahas apa itu e commerce terlebih dahulu. E-commerce biasa dikenal dengan perdagangan elektronik.

Di zaman yang semakin maju ini. Kita dimanjakan dengan teknologi yang membuat kita semkain mudah melakukan transaksi perdagangan.

E commerce ini bisa dilakukan dengan berbagai media dari website hingga sosial media bisa menjadi sarana penunjangnya. Dengan perkembangan ini kita tidak perlu keluar rumah untuk membeli barang yang kita butuhkan.

Salah satu media yang kita akan bahas adalah website. Apabila kita mempunyai website e-commerce maka kita harus membuat strategi marketing yang dapat meningkatkan traffic.

Atau mungkin anda telah melakukan upaya untuk mendatangkan traffic, tetapi belum kelihatan hasilnya.

Berbagai cara untuk mendapatkan traffic ke toko online dapat dilakukan dengan beberapa strategi pemasaran e-commerce diantaranya bisa melalui berbagai media sosial, yaitu Facebook Ads, Google Ad, Blogging, SEO, maupun guest posting.

Bahkan Instagram pun sekarang menjadi market place yang menjanjikan.

Pengertian Strategi Bisnis E commerce

Banyak kesalahan yang mungkin sering dilakukan e commerce pemula, seperti tidak merencenakan strategi pemasaran yang tepat.

Misalnya, hanya menampilkan produk dengan jumlah yang sedikit, foto produk kurang menarik, prosedur transaksi yang membingungkan atau biaya pengiriman yang terlalu tinggi.

Hal ini bisa menyebabkan pengunjung website anda pergi atau tidak melakukan transaksi.

Maka dari itu, dalam artikel ini akan membahas secara khusus mengenai startegi bisnis e-commerce yang bisa memaksimalkan penjualan di website e-commerce anda. Berikut penjelasannya:

Cara Strategi bisnis e commerce

  1. Konten Yang Menarik dan Interaktif

Perkaya dan perkuat konten yang Anda buat. Anda bisa membuat konten berupa video, gambar, maupun teks.

Anda juga bisa membuat sebuah konten interaktif dengan meminta bantuan influencer yang sesuai dengan produk yang Anda jual.

Konten yang menarik tidak hanya akan menarik perhatian pelanggan namun juga akan membantu dalam meningkatkan Brand pelanggan terhadap bisnis Anda.

  1. Gunakan Newsletter

Menetapkan target kembali melalui iklan pada platform promosi akan membantu memperkuat brand anda di masyarakat.

Selain itu juga berguna untuk pengingat bagi pengunjung situs terbaru atas produk yang ada promosikan. Misalnya, memberikan penawaran diskon 30% dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Menerapkan iklan seperti ini dinilai lebih efektif daripada menerapkan iklan online konvensional.

berdasarkan penelitian tentang mengenai pengunjung website yang ditarget kembali melalui display iklan, memiliki kemungkinan besar 70% untuk kembali ke website anda.

  1. Melakukan Facebook Retargeting

Dalam menjadikan facebook sebagai marketplace maka kita harus menetapkan target agar penjualan kita meningkat setiap harinya.

Ada beberapa pilihan yang bisa anda pilih yaitu memanfaatkan facebook ads. Atau anda harus gencar dengan masuk grup-grup facebook untuk memperluas pasar anda.

Anda juga bisa mengkombinasikan kedua cara tersebut. Karena sudah sejak lama facebook telah menjadi market palce menjanjikan untuk e-commerce

  1. Memasang Iklan di Google Adwords

Memasang Iklan pada AdWords sangat banyak manfaatnya untuk bisnis e-commerce anda. Iklan yang ditayangkan pada AdWords sangat bagus dan sangat besar kemungkinkan untuk mencapai target.

Maksudnya di sini iklan Anda akan ditayangkan pada audience yang memiliki tingkat relevan yang tepat.

Selain itu, audience dari iklan Anda di AdWords adalah orang-orang yang memiliki ketertarikan pada isi iklan yang ditayangkan.

Kata-kata yang ada dalam konten sebuah iklan pasti memuat beberapa kata kunci yang nantinya akan disesuaikan dengan pencarian visitor yang sedang searching di internet.

Itulah kenapa beriklan di Google AdWords menjadi sangat efektif dan jauh lebih bagus daripada beriklan pada layanan advertising lainnya.

  1. Remarketing Ulang Visitor E Commerce Anda

Berdasarkan apa yang baru saja dijelaskan sebelumnya, memasang iklan pada Google AdWords pasti akan mengatrol pengunjung pada web e-Commerce Anda.

Anda dapat menggunakan data dari itu untuk kemudian melakukan perencanaan ulang marketing terhadap pengunjung yang mungkin tidak berkontribusi terhadap e-Commerce Anda.

Dengan hal ini harapannya pengunjung akan bertransaksi pada e-Commerce Anda tidak hanya sekali atau bisa double order.

Menggunakan Google Analytics akan sangat membantu dalam melakukan remarketing terhadap swing konsumen Anda.

Dengan remarketing ini diharapkan mereka menjadi lebih mengenal brand atau produk Anda. Yang pada akhirnya dapat meningkatkan transaksi produk e-Commerce Anda.

  1. Lakukan Riset Harga

Strategi penetapan harga sebuah produk yang mana membuat perbedaan besar dalam keberhasilan sebuah bisnis e-commerce.

Membuat jadwal rutin misalnya, seperti jadwal mingguan untuk melakukan riset harga pasar terbaru. Pastikan harga yang Anda berikan tidak terlalu jauh dari harga pasar saat ini.

Karena harga menjadi sesuatu yang sangat sensitif bagi perkembangan bisnis e-Commerce.

Selain itu strategi yang tak kalah penting lainnya adalah bagaimana cara mencari harga yang bisa meningkatkan kuantitas penjualan serta keuntungan yang didapat.

Anda bisa mengujinya dengan melakukan hal tersebut pada produk yang anda tawarkan

  1. Memaksimalkan Fitur Untuk Pengguna Ponsel

Seiring perkembangan zaman menjadi semakin meningkat para pengguna ponsel saat ini,  yang mana menjadikan website e-Commerce Anda juga harus bisa menyesuaikan diri.

Bahkan google pun sekarang memperketat seleksi terhadap website sehingga yang muncul di laman pertama adalah website yang benar-benar unggul kualitasnya.

Maka anda diharuskan mengisi laman website anda dengan produk-produk yang memang sangat dibutuhkan setiap harinya sehingga pengunjung bisa datang setiap harinya untuk meningkatkan trafik.

Sehingga website kita dapat bertahan di laman pertama. Selain kita mengisi website dengan konten jualan kita juga bisa menyisipkan konten bermanfaat yang menunjang produk kita.

  1. Membuka Kemungkinan Klien Untuk Tidak Bertransaksi

Jangan memaksakan klien untuk melakukan pendaftaran bertransaksi sebelum ada minat yang besar dari klien untuk membeli produk.

Ini merupakan kesalahan fatal yang akan menghilangkan kesempatan Anda dalam memperoleh klien.

Yang harus Anda lakukan yaitu memberikan penawaran kepada klien. Jika memang berminat maka bisa dilanjutkan dengan bertransaksi yang lebih serius.

Oleh karena itu, jangan sampai memasang fitur pada website e-Commerce Anda terlihat seperti sebuah pemaksaan.

  1. Optimalkan Kecepatan Akses

Menurut penelitian yang dilakukan, banyak pengunjung web yang akhirnya meninggalkan halaman karena situs membutuhkan waktu yang lama untuk diakses.

Jika E Commerce yang Anda kelola lama untuk diakses, maka Anda harus memperhatikan terlebih dahulu infrastruktur dan performa e commerce tersebut.

Akan menjadi percuma jika website anda memiliki tampilan yang bagus namun sangat susah untuk diakses. Pengunjung akan tidak betah berlama-lama dalam website anda.

  1. Bangun kepercayaan Pelanggan

Untuk mendapatkan rasa percaya pelanggan, Anda dapat memberikan layanan serta kualitas produk yang baik. Selain itu Anda juga dapat memasang penilaian atau ulasan positif pelanggan Anda sebelumnya.

Hal ini dapat mempengaruhi keputusan pelanggan lain untuk membeli atau menggunakan produk dan layanan yang Anda tawarkan.

Membuat bisnis e-commerce memanglah bukan tugas yang gampang, tetapi saat Anda sudah membuat bisnis e-commerce tersebut para customer pasti akan datang. Perlu kerja keras dan banyak waktu untuk membuat traffic yang konsisten dengan bisnis online anda.