Proses Komunikasi : Pengertian, Jenis, Tujuan, dan Contohnya (Lengkap)

Proses Komunikasi : Pengertian, Jenis, Tujuan, dan Contohnya (Lengkap)

A. Pengertian  Komunikasi

Proses Komunikasi : Pengertian Jenis Tujuan Tahapan Contoh (Lengkap)
Proses Komunikasi : Pengertian Jenis Tujuan Tahapan Contoh (Lengkap)

Proses Komunikasi Komunikasi adalah suatu proses atau suatu kegiatan penyampaian pesan dari seseorang kepada orang lain untuk dapat mencapai tujuan tertentu. Komunikasi adalah prasyarat kehidupan seorang manusia. Kehidupan manusia akan tampak hampa apabila tidak adanya sebuah komunikasi.

Karena tanpa komunikasi, interaksi antar manusia, baik secara perorangan, kelompok, maupun organisasi tidak mungkin dapat terjadi. Dua orang dikatakan teleh melakukan interaksi apabila masing-masing melakukan sebuah aksi dan reaksi. Aksi dan reaksi dilakukan manusia baik secara perorangan, kelompok, maupun secara organisasi.

Sebagai makhluk sosial, kita tidak bisa menghindar dari tindakan komunikasi menyampaikan dan menerima pesan dari dan kepada orang lain. Tindakan komunikasi ini akan terus menerus terjadi selama proses kehidupannya.

Prosesnya berlangsung dalam berbagai konteks baik fisik, psikologis, dan sosial, karena proses komunikasi tidak akan terjadi pada sebuah ruang kosong. Pelaku proses komunikasi yaitu seorang manusia yang selalu bergerak dinamis.

Komunikasi akan menjadi penting karena fungsi yang dapat dirasakan oleh pelaku komunikasi tersebut. Melalui komunikasi seseorang menyampaikan apa yang ada dalam benak pikirannya dan juga perasaan hati nuraninya kepada orang lain baik secara langsung maupun secara tidak langsung.

Melalui komunikasi seseorang dapat membuat dirinya tidak merasa terasing maupun terisolasi dari lingkungan di sekitarnya.

B. Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli

Proses Komunikasi : Pengertian Jenis Tujuan Tahapan Contoh (Lengkap)
Proses Komunikasi : Pengertian Jenis Tujuan Tahapan Contoh (Lengkap)

Agar lebih memahami apa arti sebuah komunikasi, maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli. Berikut ini merupakan bebrapa pengertian komunikasi yang pernah dijelaskan oleh beberapa ahli diantaranya:

1.Everett M. Rogers

Menurut  Everett M. Rogers, pengertian komunikasi yaitu sebuah proses pengalihan ide dari satu sumber ke satu penerima atau lebih dengan tujuan agar mengubah tingkah laku.

2.James A. F. Stoner

Menurut James A. F. Stoner, pengertian komunikasi yaitu suatu proses pada seseorang yang berusaha untuk memberikan pengertian dan juga informasi dengan cara menyampaikan pesan kepada orang lain.

3.Prof. Drs. H. A. W. Widjaya

Menurut Prof. Drs. H. A. W. Widjaya, arti Komunikasi yaitu hubungan kontak antar dan antara individu maupun kelompok.

4.Anderson

Menurut Anderson, pengertian Komunikasi yaitu sebuah rangkaian langkah serah terima maksud yang terjadi dengan dinamis serta konstan berubah sesuai dengan kondisi yang berlaku.

5.Lexicographer

Menurut Lexicographer, definisi komunikasi yaitu upaya yang bertujuan untuk memberi dan juga meraih kebersamaan. Tujuan yang ingin diinginkan kedua beluah pihak akan tercapai apabila mereka berkomunikasi dan mempunyai pemahaman yang selaras tentang informasi yang saling ditransfer.

6.Aristoteles

Menurut Aristoteles, definisi komunikasi yaitu usaha yang berfungsi sebagai alat warga masyarakat dalam berperan serta dalam demokrasi.

7.Hoben

Menurut Hoben, definisi komunikasi yaitu suatu proses transfer pemikiran maupun ide dan gagasan yang diutarakan secara lisan.

8.Redi Panuju

Menurut Redi Panuju, pengertian Komunikasi yaitu sebuah arus sistem yang melekat serta kinerja antar bagian-bagian organisasi yang mengeluarkan suatu keharmonisan.

9.Murphy & Mendelson

Menurut Murphy & Mendelson, pengertian komunikasi yaitu sebuah upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankan dan menjalin hubungan interpersonal.

10.Rogers dan D. Lawrence Kincaid

Menurut Rogers & D. Lawrence Kincaid, definisi komunikasi yaitu sebuah tahapan dimana dua orang atau lebih saling bertukar informasi antara satu sama lain, yang pada pokoknya akan muncul saling pengertian yang bersifat mendalam.

11.Shannon dan Weaver

Menurut Shannon dan Weaver, pengertian Komunikasi yaitu sebuah wujud interaksi manusia yang keduanya ada ikatan dan saling mempengaruhi satu sama lain, baik sengaja atau tidak sengaja.

Komunkikasi tidak hanya dalam bentuk verbal saja, namun termasuk ekspresi muka, teknologi dan juga memiliki lukisan seni.

12.Raymond S. Ross

Menurut Raymond S. Ross, pengertian Komunikasi yaitu sebuah proses menyaring, memilah, dan juga memberikan berbagai simbol dalam bentuk sedemikian rupa yang mana dapat memudahkan penyimak membangkitkan arti maupun respom dari fikiran yang sama dengan yang dikehendaki komunikator.

13.William Albig

Menurut William Albig, pengertian komunikasi yaitu sebuah rangkaian tahapan transfer kata yang memiliki makna yang dilakukan oleh antar individu ataupun lebih.

14.William I. Gordon

Menurut William I. Gordon, pengertian komunikasi yaitu sebuah pertukaran dinamis yang meliputi perasaan serta gagasan.

15.Djenamar SH

Menurut Djenamar SH, pengertian komunikasi merupakan seni dalam menyampaikan gagasan, informasi, yang dilakukan seseorang terhadap orang lain.

16.William F. Glueck

Menurut William F. Glueck, definisi komunikasi dapat dibagi menjadi dengan dua bentuk, adalah sebagai berikut:

a. Komunikasi Antar Pribadi

Komunikasi Antar Pribadi (Interpersonal communications) merupakan proses saling bertukar informasi serta pemindahan pengertian antara dua individu atau lebih di dalam suatu kelompok kecil manusia.

b. Komunikasi Dalam Organisasi

Komunikasi Dalam Organisasi atau Organization Communications merupakan sebuah proses dimana pembicara dapat memberikan informasi secara sistematis dan memindahkan pengertian kepada orang-orang di dalam organisasi dan juga kepada orang-orang dan lembaga-lembaga di luar organisasi namun masih terkait dengan organisasi tersebut.

C. Macam-Macam Komunikasi

Proses Komunikasi : Pengertian Jenis Tujuan Tahapan Contoh (Lengkap)
Proses Komunikasi : Pengertian Jenis Tujuan Tahapan Contoh (Lengkap)

Ada beberapa macam komunikasi yang bisa kita temukan sehari-hari. Berikut ini merupakan jenis-jenis komunikasi:

a. Komunikasi Berdasarkan Cara Penyampaiannya

1. Komunikasi Verbal (Lisan)

Pengertian komunikasi lisan merupakan komunikasi yang terjalin secara langsung tanpa adanya jarak yang berarti. Contoh komunikasi lisan yaitu; meeting dengan klien, wawancara kerja, atau dua orang yang sedang berbicara.

Komunikasi lisan sendiri dapat terjadi secara jarak jauh. Misalnya yaitu pembicaraan melalui teleconference, berbicara melalui telepon, dan video call.

2. Komunikasi Tertulis

Pada saat ini komunikasi dengan tertulis biasanya dilakukan dengan melalu aplikasi atau media teknologi. Misalnya yaitu mengirim pesan melalui email, chatting melalui aplikasi WhatssApp / BBM / Facebook Messenger.

b.Komunikasi Berdasarkan Maksud

Komunikasi dapat juga dibedakan berdasarkan maksud dari komunikator tersebut. Kemauan dari komunikator adalah faktor utama dalam proses penyampaian pesan.

Beberapa jenis komunikasi berdasarkan maksud diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Pidato
  2. Pemberian saran atau kritik
  3. Memberikan perintah
  4. Memberikan ceramah
  5. Wawancara

c.Komunikasi Berdasarkan Ruang Lingkup

Selanjutnya yaitu komunikasi dapat juga dibedakan berdasarkan ruang lingkupnya, diantaranya yaitu:

1.Komunikasi Internal

Komunikasi internal merupakan jenis interaksi yang berada dalam batas ruang lingkup organisasi dimana interaksi hanya terjadi antar individu di dalam organisasi itu saja.

Komunikasi internal itu sendiri dapat dibagi menjadi dua bagian, yakni:

  1. Komunikasi vertikal; perintah atasan, teguran, arahan, dan lainnya.
  2. Komunikasi horizontal; diskusi atau bertukar pikiran antar anggota organisasi yang posisinya sama.

2.Komunikasi Eksternal

Komunikasi ekternal adalah jenis komunikasi yang dilakukan sebuah organisasi kepada publik, misalnya yaitu jumpa pers, pameran dan publikasi, program TV dan Radio, bakti sosial.

d. Komunikasi Berdasarkan Aliran Informasi

Dalam komunikasi terdapat beberapa arah dalam penyampaiannya, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Komunikasi satu arah; yaitu komunikasi yang datang dari satu pihak, misalnya guru dan murid.
  2. Komunikasi dua arah; yaitu komunikasi yang sifatnya dua arah dimana dua individu saling memberikan pesan dan feedback satu dengan yang lain.
  3. Komunikasi ke atas; yaitu komunikasi yang berasal dari bawah ke atas, misalnya informasi yang di sampaikan bawahan kepada atasan.
  4. Komunikasi ke samping; yaitu komunikasi yang tercipta karena adanya kesamaan kedudukan, atau komunikasi antara dua individu yang posisinya sejajar.

D. Proses Komunikasi

Proses Komunikasi : Pengertian Jenis Tujuan Tahapan Contoh (Lengkap)
Proses Komunikasi : Pengertian Jenis Tujuan Tahapan Contoh (Lengkap)

Proses komunikasi yaitu bagaimana komunikator menyampaikan pesan kepada komunikannya, sehingga dapat menciptakan suatu persamaan makna antara komunikan dengan komunikatornya. Proses komunikasi ini bertujuan untuk dapat menciptakan komunikasi yang lebih efektif (sesuai dengan tujuan komunikasi pada umumnya).

Kata komunikasi sendiri berasal dari bahasa latin communis yang berarti sama. Communico, communicatio atau communicare yang artinya membuat sama. Secara sederhana komunikasi dapat saja terjadi apabila ada kesamaan antara penyampaian pesan dengan orang yang menerima pesan.

Pada umumnya komunikasi dilakukan secara lisan maupun verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.

Apabila tidak ada lagi bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, maka komunikasi masih dapat dilakukan dengan cara menggunakan gerak-gerik badan, dan menunjukkan sikap tertentu seperti tersenyum, mengangkat bahu dan sebagainya.

Komunikasi ini disebut dengan komunikasi nonverbal. Proses komunikasi bertujuan untuk dapat menciptakan komunikasi yang efektif (sesuai dengan tujuan komunikasi pada umumnya).

Proses komunikasi dapat terjadi apabila ada interaksi antar manusia dan juga ada penyampaian pesan untuk dapat mewujudkan motif komunikasi. Melalui komunikasi ini sikap dan juga perasaan seseorang atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain.

1.komunikator

Komunikator merupakan pihak yang bertindak sebagai pengirim pesan dalam sebuah proses komunikasi. Dengan kata lain, komunikator adalah  seseorang atau sekelompok orang yang berinisiatif untuk menjadi sumber dalam sebuah hubungan atau komunikasi.

Seorang komunikator tidak hanya memiliki peran dalam menyampaikan pesan kepada penerima, namun juga memberikan respons dan juga tanggapan, serta menjawab pertanyaan dan masukan yang telah disampaikan oleh penerima, dan publik yang terkena dampak dari proses komunikasi yang berlangsung, baik secara langsung maupun secara tidak langsung.

2.Pesan

Pesan sendiri mempunyai makna yaitu setiap pemberitahuan yang berisikan, kata, maupun komunikasi secara lisan maupun tertulis, yang dikirimkan dari satu orang ke orang lain.Pesan sendiri menjadi inti dari setiap proses komunikasi yang terjalin pesan terbagi menjadi 2 yaitu pesan verbal dan pesan non-verbal.

Pesan verbal yaitu jenis pesan yang cara penyampaiannya menggunakan kata-kata, dan dapat dipahami isinya oleh penerima berdasarkan apa yang didengarnya.

Sedangkan, pesan non-verbal merupakan jenis pesan yang cara penyampaiannya tidak menggunakan kata-kata secara langsung, dan dapat dipahami isinya oleh penerima berdasarkan gerak-gerik, tingkah laku, mimik wajah, atau ekspresi muka pengirim pesan. Pada pesan non-verbal hanya mengandalkan indera penglihatan sebagai penangkap stimuli yang timbul.

3.Penerima

Penerima merupakan pihak yang memperoleh pesan atau stimulus yang dikirimkan oleh sumber. Pesan atau Stimulasi yang telah diterima tersebut dapat terdiri dari beraneka ragam bentuk, seperti kata-kata, tulisan, gerak-gerik, mimik muka, ekspresi wajah, sentuhan, aroma, serta perbuatan bahkan tingkah laku lawan bicara.

Selanjutnya, peran penerima yaitu mencerna dan menanggapi stimulus atau pesan tersebut dengan mendengar, melihat, membau, atau merasakan. Secara garis besar, penerima dapat terbagi menjadi 2 yaitu penerima aktif dan penerima pasif.

Penerima pasif yaitu orang yang hanya menerima stimulus atau pesan yang datang kepadanya, tanpa memberikan tanggapan serta umpan balik (feedback).

Sedangkan, penerima aktif yaitu seseorang yang tidak saja menerima stimulus atau pesan yang datang kepadanya, tetapi juga memberikan tanggapan atau feedback secara aktif (berkelanjutan) kepada pengirim.

4.Feedback

Feedback merupakan isyarat atau tanggapan yang berisi kesan dari penerima pesan dalam bentuk verbal maupun nonverbal.

Tanpa adanya feedback seorang pengirim pesan tidak akan tahu dampak pesannya terhadap sipenerima pesan. Hal ini penting bagi manajer atau pengirim pesan untuk dapat mengetahui apakah pesan sudah diterima dengan pemahaman yang benar dan tepat.

Feedback dapat disampaikan oleh penerima pesan atau orang lain yang bukan penerima pesan tersebut. Feedback yang telah disampaikan oleh penerima pesan pada umumnya adalah feedback langsung yang mengandung pemahaman atas pesan tersebut dan sekaligus merupakan apakah pesan itu akan dilaksanakan atau tidak.

Feedback yang diberikan oleh orang lain didapat dari pengamatan pemberi Feedback terhadap perilaku maupun ucapan penerima pesan tersebut. Pemberi Feedback biasanya menggambarkan perilaku penerima pesan sebagai reaksi dari pesan yang diterimanya.

Feedback bermanfaat untuk dapat memberikan informasi, saran yang dapat menjadi bahan pertimbangan dan membantu untuk menumbuhkan kepercayaan serta keterbukaan diantara komunikan, juga Feedback dapat memperjelas persepsi.

E. Tujuan Komunikasi

Proses Komunikasi : Pengertian Jenis Tujuan Tahapan Contoh (Lengkap)
Proses Komunikasi : Pengertian Jenis Tujuan Tahapan Contoh (Lengkap)

Semua aktivitas komunikasi harus dilakukan dengan tujuan tertentu. Tujuan komunikasi secara umum diantaranya adalah sebagai berikut:

1.Agar Komunikator Dimengerti Komunikan

Tujuan komunikasi yang pertama yaitu  untuk memastikan informasi atau pesan dari komunikator dapat dimengerti oleh orang lain atau komunikan. Karena itu komunikator harus bisa menyampaikan pesan utama sejelas mungkin kepada komunikan.

2.Agar Mengenal Orang Lain

Dengan adanya interaksi dan juga komunikasi maka setiap orang dapat saling mengenali dan memahami satu sama lain. Kemampuan mendengar, membaca, dan mengartikan pesan orang lain dengan baik adalah hal penting dalam aktivitas komunikasi.

3.Agar Pendapat Diterima Orang Lain

Komunikasi secara persuasif seringkali dilakukan untuk dapat menyampaikan gagasan maupun ide seseorang pada orang lain. Tujuannya yaitu agar ide dan gagasan tersebut diterima dengan baik.

4.Menggerakkan Orang Lain

Komunikasi dengan cara yang persuasif dapat membangun kesamaan persepsi dengan orang lain. Selanjutnya, kesamaan persepsi tersebut dapat digunakan untuk menggerakkan orang lain sesuai dengan keinginan kita.

F. Fungsi Komunikasi

Sebenarnya ada banyak sekali fungsi komunikasi yang dapat dirasakan oleh manusia, baik itu secara individu maupun secara organisasi. Berikut ini merupakan beberapa fungsi komunikasi secara umum:

1.Sebagai Alat Kendali

Fungsi komunikasi yang pertama yaitu sebagai alat kendali atau alat kontrol. Dalam hal ini alat kendali berarti dengan komunikasi maka perilaku individu untuk dapat dikontrol dengan penyampaian aturan yang harus dipatuhi.

2.Sebagai Alat Motivasi

Komunikasi yang baik dan juga persuasif dapat meningkatkan motivasi seseorang dalam melakukan sesuatu. Menyampaikan informasi yang dapat diraih dalam kehidupan akan dapat membangun motivasi seseorang.

3.Sebagai Ungkapan Emosional

Berbagai perasaan yang ada di dalam diri seseorang dapat diungkapkan langsung kepada orang lain dengan cara berkomunikasi. Emosi ini dapat berupa perasaan senang, marah, kecewa, gembira, dan lain-lain.

4.Sebagai Alat Komunikasi

Dengan berkomunikasi maka kita dapat memberikan informasi yang akan dibutuhkan oleh orang lain atau kelompok sehingga dengan informasi itu maka proses pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan baik dan tepat.

G. MANFAAT Atau FUNGSI KOMUNIKASI

Proses Komunikasi : Pengertian Jenis Tujuan Tahapan Contoh (Lengkap)
Proses Komunikasi : Pengertian Jenis Tujuan Tahapan Contoh (Lengkap)

Manusia secara naluriah sesuai dengan kodratnya mempunyai sifat sebagai individu dan juga sebagai makhluk sosial. Sebagai individu manusia ingin mendapat perhatian dari kelompoknya dengan berbagai cara dan daya.

Dengan demikian manusia satu dengan manusia lain memerlukan hidup ditengah-tengah manusia-manusia lain pula atau disebut dengan hidup bermasyarakat. Hidup bermasyarakat yaitu hidup berkelompok, berteman, berkeluarga, berbangsa dan juga hidup bernegara.

Disadari atau tidak antara kelompok masyarakat satu dengan kelompok masyarakat satu dengan masyarakat lain tidak selalu berdekatan tetapi terpisah-pisah dan bahkan tersebar satu dengan lain yang jaraknya berjauhan.

Untuk melakukan hubungan sudah jelas diperlukan adanya komunikasi agar dapat saling tukar menukar informasi.

Apabila makna komunikasi dipandang dari makna yang lebih luas dan tidak hanya diartikan sebagai pertukaran berita dan pesan, tetapi sebagai kegiatan individu maupun kelompok mengenai tukar menukar data, fakta dan ide, maka manfaat komunikasi secara teoritis maupun praktisnya adalah sebagai berikut:

a.Manfaat komunikasi secara teoritis

  •  Dapat memberikan informasi
  •  Dapat memberikan hiburan
  •  Dapat memberikan pengaruh orang lain
  •  Dapat mengenal diri sendiri dan orang lain
  •  Dapat mengenal dunia luar
  •  Dapat menciptakan dan memelihara hubungan menjadi bermakna
  •  Mengubah sikap dan perilaku
  • Dapat membantu orang lainManfaat komunikasi secara praktisnya:

b.Manfaat Komunikasi Secara Praktisnya

  •  Tersalurkan ekspresi kita
  •  Dapat berhubungan antar sesama manusia
  •  Dapat mengakrabkan kita dengan sesama
  •  Dapat mengetahui kabar berita
  •  Tali silaturahmi tetap terjaga
  •  Memperlancar hubungan dengan sesama
  •  Dan lain sebagainya

H. Contoh Komunikasi Langsung Yang Benar

Proses Komunikasi : Pengertian Jenis Tujuan Tahapan Contoh (Lengkap)
Proses Komunikasi : Pengertian Jenis Tujuan Tahapan Contoh (Lengkap)

Tentunya dari kita yang sudah pernah mengetahui tentang contoh komunikasi langsung dan juga bagaimana bentuk komunikasi tersebut diterapkan.

Ada beberapa perbedaan mendasar tentang komunikasi langsung dan tidak langsung dimana pada komunikasi langsung, komunikasi ini dilakukan secara tatap muka dan tanpa media perantara lainnya.

Sementara itu, pada komunikasi tidak langsung, maka diperlukan suatu media tertentu agar komunikasi tersebut dapat dilakukan karena terdapat jarak di antara komunikan.

Penggunaan kedua jenis komunikasi ini juga tergantung pada situasi dan jugakondisi, sehingga masing-masing jenis komunikasi mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Pada dasarnya, komunikasi yang bersifat langsung terdiri dari empat macam, yakni komunikasi antar individu, individu dengan kelompok, kelompok dengan individu dan kelompok dengan kelompok. Berikut ini merupakan beberapa contoh dari komunikasi yang bersifat langsung:

a.Percakapan antar individu dengan saling bertatap muka

Percakapan antar individu merupakan contoh paling mudah dari bentuk komunikasi langsung. Apabila ada seseorang melakukan percakapan dengan orang lain tanpa menggunakan bantuan pihak ketiga atau jenis-jenis media komunikasi tertentu, maka ini adalah contoh dari komunikasi yang bersifat langsung.

Komunikasi ini pada umumnya termasuk jenis komunikasi verbal. Tentunya masih ada banyak fungsi komunikasi verbal yang bisa didapat dengan lebih efektif melalui cara komunikasi antar individu ini.

b.Guru yang mengajar murid-muridnya di kelas

Contoh selanjutnya dari komunikasi yang bersifat langsung yaitu guru yang mengajar murid-muridnya di kelas. Kegiatan ini adalah bentuk komunikasi secara langsung antara individu dengan kelompok.

Interaksi yang dapat dilakukan oleh guru akan diterima langsung oleh murid-murid di kelas tanpa menggunakan media dan tidak mempunyai jarak di sana. Pada komunikasi ini, umpan balik dapat langsung diberikan sehingga kegiatan pembelajaran menjadi lebih efektif dan juga interaktif.

c.Kegiatan presentasi atau seminar dalam forum

Kegiatan presentasi atau seminar adalah  bentuk dari komunikasi secara langsung. Jenis komunikasi ini terjadi pada presentasi yakni komunikasi langsung antara individu dengan kelompok.

Seseorang yang akan mempresentasikan bahan diskusi kepada sekelompok orang di dalam forum. Tentu saja, kemampuan untuk dapat mengatasi hambatan-hambatan komunikasi menjadi penting untuk dimiliki seseorang.

Syarat yang paling utama kegiatan ini menjadi komunikasi yang bersifat secara langsung yaitu kegiatan dilakukan di ruangan dan bersama-sama. Bagaimana pun juga, tidak dapat dipungkiri juga ada kegiatan presentasi maupun seminar yang bisa dilakukan secara tidak langsung (membutuhkan media akibat terdapat jarak).

d.Demonstrasi

Demonstrasi atau unjuk rasa yaitu contoh komunikasi langsung yang dapat dilakukan antara kelompok terhadap suatu individu. Sekelompok orang pada umumnya akan menyampaikan pendapatnya secara bersama-sama terhadap satu individu.

Tentunya ini dilakukan secara langsung dan dapat direspon langsung juga oleh individu. Sebenarnya ini adalah salah satu bagian dari fungsi komunikasi dalam organisasi yang dapat menjadi teknik untuk mendapatkan tanggapan lebih cepat dari aspirasi-aspirasi suatu kelompok.

e.Diskusi Kelompok

Kegiatan diskusi kelompok merupakan bentuk komunikasi langsung yang dilakukan antar kelompok. Meskipun nantinya yang akan berbicara yaitu perwakilan individu, tetapi biasanya tanggapan yang muncul tidak terjadi hanya pada satu individu lainnya. Inilah mengapa sebuah komunikasi langsung dapat terjadi antar kelompok.

Ada banyak jenis atau macam dari diskusi kelompok, seperti misalnya diskusi antar kelompok di kelas, diskusi antar kelompok pada suatu wilayah dan juga lain sebagainya. Yang jelas, kita juga harus dapat memperhatikan cara berkomunikasi dengan baik supaya informasi yang akan kita sampaikan bisa diterima dengan baik pula.

 

Leave a Comment