10 Prinsip Ekonomi:Pengertian, Tujuan, Ciri-ciri, dan Contohnya {Lengkap}

10 Prinsip Ekonomi:Pengertian, Tujuan, Ciri-ciri, dan Contohnya {Lengkap}

Prinsip Ekonomi – Kegiatan ekonomi dapat kita jumpai di dalam kehidupan sehari-hari. Pada Saat kita membeli baju, saat kita menabung di bank maupun saat kita membayar hutang.

Dalam pelaksanaan hal-hal tersebut, ada prinsip-prinsip ekonomi yang sering dijadikan panduan dalam menjalankan sebuah kegiatan ekonomi di bidang produksi, distribusi dan juga konsumsi.

Rumah tangga dan ekonomi mempunyai banyak sekali kesamaan. Persamaan dapat dilihat terkait apa saja barang yang dibuat, berapa unit yang diproduksi, dan siapa saja yang dipekerjakan serta sumber daya apa yang telah digunakan. Tentu harus ada hal yang telah mengatur segala sesuatu terkait hal tersebut.

Ilmu ekonomi menjadi sangat penting untuk dapat melakukan kegiatan produksi dan pasar dengan baik dan juga tepat. Dalam hal ini juga ada prinsip-prinsip ekonomi yang sering kita gunakan sebagai landasan untuk menjalankan kegiatan ekonomi dari lingkup kecil sampai yang besar sekalipun.

Prinsip Ekonomi

 

Prinsip Ekonomi
Prinsip Ekonomi

Apa yang dimaksud dengan prinsip ekonomi? Apa saja jenis dan juga macam prinsip ekonomi? Apa tujuan prinsip ekonomi dan apa saja ciri-cirinya? Mengapa dalam melakukan tindakan ekonomi harus berpedoman pada prinsip ekonomi? Semua pertanyaan tersebut akan dibahas pada penjelasan lengkap berikut terkait prinsip ekonomi tersebut.

Pengertian Prinsip Ekonomi

Pengertian Prinsip Ekonomi
Pengertian Prinsip Ekonomi

Apa itu prinsip ekonomi? Pengertian Prinsip Ekonomi yaitu suatu usaha untuk memperoleh hasil semaksimal mungkin dengan melakukan pengorbanan seminim maupun sekecil mungkin.

Ada juga yang telah menyebutkan pengertian prinsip ekonomi sebagai suatu usaha untuk mendapatkan kepuasan atas kebutuhan tertentu dengan melakukan pengorbanan sekecil mungkin.

Dengan kata lain, pelaksanaan prinsip ekonomi ini bertujuan agar manusia dapat memenuhi kebutuhan ekonominya dengan cara yang efektif dan juga efisien.

Tujuan Prinsip Ekonomi

Tujuan Prinsip Ekonomi
Tujuan Prinsip Ekonomi

Seperti yang sudah disebutkan pada pengertian prinsip ekonomi di atas, tujuan utama dari prinsip ekonomi yaitu  agar manusia dapat memenuhi kebutuhan ekonominya dengan cara yang efektif dan efisien.

Selain itu, ada beberapa tujuan prinsip ekonomi tersebut, yaitu adalah sebagai berikut:

1. Untuk mencegah terjadinya pemborosan dalam hal konsumsi.

2. Untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kerugian akibat kesalahan tertentu.

3. Untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya dari kegiatan ekonomi.

4. Agar dapat menggunakan modal dan kemampuan yang dimiliki secara maksimal.

Ciri-Ciri Prinsip Ekonomi

Ciri-Ciri Prinsip Ekonomi
Ciri-Ciri Prinsip Ekonomi

Setelah memahami pengertian prinsip ekonomi diatas, tentunya kita juga perlu mengetahui apa saja ciri-cirinya. Adapun ciri-ciri prinsip ekonomi adalah sebagai berikut:

1. Selalu bertindak hemat dalam segala hal

2. Bertindak ekonomis, yaitu dengan memperhitungkan untung rugi dalam melakukan kegiatan ekonomi.

3. Bertindak rasional dengan memprioritaskan kebutuhan yang paling penting terlebih dahulu.

4. Membuat perencanaan yang baik mengenai pengeluaran untuk kebutuhan.

5. Memiliki prinsip bahwa pengeluaran biaya harus disesuaikan dengan pendapatan.

Prinsip-Prinsip Ekonomi dan Contohnya

Prinsip-Prinsip Ekonomi dan Contohnya
Prinsip-Prinsip Ekonomi dan Contohnya

Secara umum jenis jenis prinsip ekonomi dibagi menjadi tiga kegiatan berkaitan dengan tugasnya dalam kegiatan ekonomi yakni produksi (produsen), distribusi (distributor) dan konsumsi (konsumen).

1. Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Produksi

Prinsip ekonomi dalam kegiatan produksi yaitu dasar dalam menghasilkan barang dan jasa sebanyak-banyaknya dengan biaya produksi dan pengorbanan tertentu atau seminimal mungkin.

Contoh Penerapan Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Produksi adalah berikut:

  1. Membuka tempat usaha dekat dengan lokasi bahan baku, tenaga kerja atau daerah pemasaran
  2. Menentukan harga jual yang menguntungkan
  3. Memakai bahan baku yang berkualitas bagus, namun dengan harga paling murah
  4. Memakai sumber daya dengan efisien
  5. Menggunakan tenaga kerja yang ahli dan terampil
  6. Memakai alat dan mesin dengan produktivitas yang tinggi namun dengan biaya yang reltif rendah
  7. Menentukan barang dan jasa yang nantinya akan dihasilkan
  8. prinsip ekonomi pengertian, contoh, jenis
  9. Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Distribusi

Prinsip ekonomi dalam kegiatan distribusi yaitu sistem dan kegiatan penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen.

Contoh Penerapan Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Distribusi adalah sebagai berikut :

  1. Membeli barang dari produsen secara langsung untuk menekan biaya
  2. Meningkatkan kualitas pelayanan ke konsumen
  3. Menyalurkan barang ke konsumen yang tepat waktu
  4. Memakai sarana distribusi yang dengan harga relatif murah
  5. Menyediakan barang dan jasa yang lagi tren di kalangan konsumen
  6. Menentukan lokasi perusahaan yang berada di antara produsen dan konsumen
  7. Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Konsumsi

Prinsip ekonomi dalam kegiatan konsumsi yaitu sebuah upaya dalam memperoleh kepuasaan sebesar-besarnya dari sautu barang atau jasa dengan pengorbanan dan penggunaan anggaran tertentu.

Contoh Penerapan Prinsip Ekonomi dalam Kegiatan Distribusi adalah sebagai berikut :

  1. Membeli barang yang bagus dan berkualiatas
  2. Memilih barang yang awet dan tahan lama
  3. Membeli barang dengan harga terjangkau atau relatif murah
  4. Membuat daftar barang yang dibutuhkan sesuai keperluan
  5. Memilih kualitas barang sebelum membelinya
  6. Mengadakan tawar menawar sebelum membeli barang untuk menekan harga
  7. Mengendalikan pengeluaran dengan memperhatikan pendapatan kita yang sesuai kemampuan

10 Prinsip Ekonomi dan Penjelasannya

10 Prinsip Ekonomi dan Penjelasannya
10 Prinsip Ekonomi dan Penjelasannya

Pada dasarnya prinsip ekonomi berlaku pada tiga aktivitas ekonomi, yakni produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut ini adalah 10 prinsip ekonomi tersebut beserta penjelasannya:

1. Semua Orang Menghadapi Trade-Off

Pahami dulu apa itu trade-off. Pada Saat kita menginginkan sesuatu maka kita harus dapat mengorbankan sesuatu yang lain. Misalnya, ketika kita menginginkan suatu barang yang bagus dan berkualitas, maka harus ada sesuatu yang harus kita korbankan untuk mendapatkan barang tersebut. Pengorbanan ini bisa dalam bentuk waktu, uang, tenaga, dan lain-lain sebagainya.

2. Mengorbankan Biaya untuk Mendapatkan Sesuatu

Inilah yang biasa sering disebut dengan opportunity cost (biaya kesempatan). Ketika kita menentukan sebuah pilihan, maka kesempatan ini akan menjadi berubah.

Oleh karena itu kita harus dapat mengambil kesempatan untuk mendapatkan sesuatu yang punya nilai lebih baik, atau setidaknya sebanding dengan biaya yang telah dikeluarkan.

3. Berpikir Secara Rasional

Setiap orang yang telah menggunakan pikiran yang rasional setiap kali memutuskan sesuatu. Berpikir secara rasional akan membuat seseorang untuk memahami keuntungan dan juga kerugian setiap kesempatan yang dipilih.

4. Tanggap Terhadap Insentif

Pada umumnya manusia akan lebih ‘aktif’ ketika kita mendapatkan keuntungan tambahan dari hal-hal yang telah dikerjakan. Misalnya, ketika seseorang ditawarkan insentif untuk bekerja lebih keras maka kita akan mengambil kesempatan tersebut.

5. Perdagangan Menguntungkan Semua Pihak

Prinsip ekonomi ini yang mengedepankan spesialisasi. Sebagai contoh, suatu negara memproduksi barang atau  jasa berdasarkan kemampuan terbaik yang dimiliki (kualitas baik, produksi tinggi, biaya produksi rendah). Kemudian  menjual produk tersebut ke negara lain yang produksinya tidak optimal untuk barang tersebut.

“Negara yang produksinya tidak optimal akan membeli barang dari negara yang produksinya lebih optimal.”

6. Pasar yaitu Sarana Terbaik dalam Mengoordinasikan Kegiatan Ekonomi

Pasar merupakan tempat terjadinya transaksi jual-beli barang antara penjual (produsen) dan juga pembeli (konsumen). Dalam hal ini, produsen berhak untuk menentukan siapa yang dipekerjakan dan juga  barang apa yang diproduksi, sedangkan konsumen berhak untuk bekerja di perusahaan mana dan membeli barang yang diinginkan dari pengehasilan mereka.

7. Pemerintah Dapat Meningkatkan Faktor Produksi

Pemerintah dapat melakukan intervensi di bidang ekonomi tersebut. Hal ini yang kemudian dilakukan melalui pasar dengan membantu para pedagang di pasar sehingga dapat menguntungkan penjual dan pembeli.

Intervensi pemerintah tersebut dapat membantu penjual dalam memaksimalkan penghasilan mereka, yakni dengan menambah barang maupun stok dagang.

8. Standar Hidup Negara Bergantung Pada Kemampuan dalam Memproduksi Barang/Jasa

Kemampuan faktor produksi untuk menjadi penentu standar hidup di suatu negara. Negara yang para pekerjanya dapat menghasilkan barang dan jasa dalam jumlah tertentu dalam satuan waktu, sebagian besar masyarakatnya hidup dalam standar hidup yang tinggi. Begitu juga dengan sebaliknya.

Artinya, tingkat pertumbuhan produktivitas suatu negara akan dapat menentukan tingkat pertumbuhan pendapatan rata-rata.

9. Inflasi Terjadi Jika Pemerintah Mencetak Banyak Uang

Tingginya jumlah uang yang beredar di masyarakat akan membuat nilai uang menjadi lebih merosot. Hal ini kemudia akan mengakibatkan terjadinya inflasi di suatu Negara tersebut.

10. Masyarakat Menghadapi Trade-off Jangka Pendek Antara Inflasi dan Pengangguran

Tarik-ulur antara inflasi dan juga pengangguran sifatnya sementara, namun hal ini dapat terjadi dalam rentang waktu bertahun-tahun. Uniknya, ada beberapa negara yang yelah mengalami inflasi justru membuat angka pengangguran menurun di negara tersebut. Namun, hal tersebut belum pernah terjadi di Negara Indonesia ini.

Nah demikianlah referensi lengkap terkait prinsip ekonomi, mulai dari pengertian, jenis-jenis, tujuan, ciri-ciri serta 10 prinsip ekonomi beserta contohnya. Dalam hubungannya dengan kegiatan ekonomi, baik dalam lingkup rumah tangga maupun pemerintahan, peran prinsip ekonomi sangat penting agar terjadi keselarasan antara produsen, distributor dan konsumen.

Semoga dengan adanya artikel di atas dapat menambah pengetahuan ada semua dan terutama buat diri saya pribadi. SEKIAN dan TERIMAKASIH.

Leave a Comment