11Prinsip Ekonomi: Pengertian, Ciri-ciri, Macam, dan Contohnya {Lengkap}

11Prinsip Ekonomi: Pengertian, Ciri-ciri, Macam, dan Contohnya {Lengkap}

Prinsip Demokrasi – Pada pembahasan kali ini kita akan membahas tentang Prinsip Demokrasi yang mungkin dari kalian semua belum  ketahui. Dibawah ini terdapat pengertian, Prinsip, Keuntungn, Kekurangan, dan juga Ciri-Ciri yang dapat Anda jadikan sebagai referensi. Langsung saja berikut adalah penjelasan dari prinsip demokrasi tersebut.

Pengertian Demokrasi

Prinsip Ekonomi
Prinsip Ekonomi

Demokrasi sendiri berasal dari kata demokratia yang merupakan salah satu kata dari bahasa Yunani tersebut. Demokrasi sendiri mempunyai arti suatu kekuasaan rakyat. Adapun secara umum, demokrasi ini terbagi menjadi dua kata, yang pertama yaitu kata Demos yang mempunyai arti adalah rakyat. Dan yang  kedua adalah kratos yang mempunyai arti adalah kekuatan maupun kekuasaan.

Demokrasi itu sendiri mencakup suatu keadaan ekonomi, sosial dan juga budaya yang di dalamnya berlangsung suatu praktik kebebasan dalam bidang politik entah itu secara bebas maupun secara setara.

Adapun pengertian dari demokrasi sendiri secara umum yaitu sebuah format pemerintahan dimana tiap-tiap warga Negara memiliki hak yang setara dan juga seimbang mengenai penentuan dan juga pemilihan suatu keputusan yang nantinya akan dapat memunculkan dampak di dalam kehidupan rakyat atau warga Negara.

Pengertian dari demokrasi sendiri juga dapat diartikan sebagai sebuah bentuk kekuasaan tertinggi yang terdapat di tangan rakyat itu sendiri. Tentang hal demokrasi tersebut, warga Negara boleh ikut di dalam mengambil bagian, entah itu secara langsung maupun dalam sebuah bentuk perwakilan dalam hal pelaksanaan perumusan, pengembangan dan juga proses menyusun hokum tersebut.

Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli

Prinsip Ekonomi
Prinsip Ekonomi

Berikut ini adalah Penjelasan Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli, antar lain adalah sebagai berikut:

1. Abraham Lincoln

Abraham Lincoln telah menjelaskan bahwa demokrasi adalah sebuah sistem pemerintahan dimana itu dibentuk dari rakyat, oleh rakyat dan juga untuk rakyat itu sendiri.

2. Charles Costello

Charles Costello telah menjelaskan bahwa demokrasi adalah suatu sistem sosial dan juga politik pemerintahan dimana di dalamnya kekuasaan pemerintah dibatasi oleh hukum dan juga budaya yang telah melindungi segenap hak perorangan dari warna Negara itu sendiri.

3. Hans Kelsen

Hans Kelsen telah menjelaskan bahwa demokrasi adalah suatu pemerintahan yang telah diadakan dan juga dilaksanakan dari rakyat dan untuk rakyat itu sendiri. Adapun mengenai pelaksana dari kekuasaan Negara sendiri yaitu wakil dari rakyat yang sudah dipilih oleh rakyat sesudah adanya suatu keyakinan bahwa kebutuhannya akan memperoleh perhatian di dalam aturan yang telah atau akan ditetapkan oleh wakil rakyat tersebut berhubungan dengan penerapan dari kekuasaan Negara tersebut.

Prinsip Demokrasi

Prinsip Ekonomi
Prinsip Ekonomi

1. Negara Berdasarkan Konstitusi

Pengertian negara demokratis yaitu negara yang pemerintah dan juga warganya menjadikan konstitusi sebagai dasar penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan juga bernegara. Konstitusi tersebut dapat diartikan sebagai undang-undang dasar maupun seluruh peraturan hukum yang berlaku di sebuah negara.

Sebagai sebuah prinsip demokrasi tersebut, keberadaan konstitusi sangatlah penting karena di dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara tersebut. Konstitusi berfungsi untuk dapat membatasi wewenang penguasa maupun pemerintah serta menjamin hak rakyat.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seorang penguasa maupun pemerintah tidak akan bertindak sewenang-wenang kepada rakyatnya dan juga rakyat tidak akan bertindak anarki dalam menggunakan hak dan pemenuhan kewajibannya.

2. Jaminan Perlindungan Hak Asasi Manusia

Hak asasi manusia (HAM) merupakan hak dasar atau hak pokok yang telah dimiliki manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Hak asasi manusia juga meliputi hak untuk hidup, kebebasan memeluk agama, kebebasan berserikat, kebebasan berkumpul, dan juga kebebasan mengeluarkan pendapat, serta hak-hak lain sesuai ketentuan undang-undang tersebut.

Perlindungan terhadap HAM adalah salah satu prinsip negara demokrasi karena perlindungan terhadap HAM pada hakikatnya yaitu bagian dari pembangunan negara yang demokratis tersebut.

3. Kebebasan Berserikat dan Mengeluarkan Pendapat

Salah satu prinsip demokrasi yakni mengakui dan juga memberikan kebebasan bagi setiap orang untuk berserikat maupun membentuk sebuah organisasi. Setiap orang boleh berkumpul dan juga membentuk identitas dengan organisasi yang dia bangun.

Melalui organisasi tersebut setiap orang dapat memperjuangkan hak sekaligus memenuhi sebuah kewajibannya tersebut. Sejarah demokrasi yang dapat memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk berpikir dan juga menggunakan hati nurani serta menyampaikan pendapat dengan cara yang baik dan benar. Memahami sebuah demokrasi tidak membatasi seseorang untuk berpendapat, namun mengatur penyampaian pendapat dengan cara yang bijak.

4. Pergantian Kekuasaan Secara Berkala

Gagasan tentang perlunya pembatasan kekuasaan dalam prinsip demokrasi ini dicetuskan oleh salah satu seorang ahli sejarah inggris yakni Lord Acton. Lord Acton menyatakan bahwa pemerintahan yang diselenggarakan oleh manusia penuh dengan kelemahan. Pendapatnya yang cukup populer yakni “ower tends to corrupt, but absolute power corrupts absolutely”. Manusia yang memiliki kekuasaan cenderung untuk menyalahgunakan kekuasaan tersebut, tetapi manusia yang mempunyai kekuasaan tidak terbatas pasti akan menyalahgunakannya.

Adanya pergantian sebuah kekuasaan secara berkala ini bertujuan untuk dapat membatasi kekuasaan atau kewenangan penguasa. Pergantian kekuasaan secara berkala dapat mengurangi penyelewengan dalam pemerintahan seperti korupsi, kolusi, dan juga nepotisme. Pergantian seorang kepala negara atau kepala daerah dapat dilakukan dengan mekanisme pemilihan umum yang bersifat jujur dan adil.

5. Adanya Peradilan Bebas dan Tidak Memihak

Peradilan bebas adalah sebuah peradilan yang berdiri sendiri dan juga bebas dari campur tangan dari pihak lain termasuk dari tangan penguasa. Pengadilan bebas adalah prinsip demokrasi yang mutlak diperlukan supaya aturan hukum dapat ditegakkan dengan baik dan juga benar.

Para hakim mempunyai kesempatan dan kebebasan untuk menemukan kebenaran dan juga memberlakukan hukum tanpa pandang bulu. Apabila suatu peradilan tidak lagi bebas untuk menegakkan hukum dapat dipastikan hukum tidak akan tegak karena intervensi atau campur tangan pihak diluar hukum oleh karena itu, peradilan yang bebas dari campur tangan dari pihak lain menjadi salah satu prinsip demokrasi tersebut.

Peradilan tidak memihak maksudnya adalah suatu peradilan yang tidak condong kepada salah satu pihak yang bersengketa di muka persidangan. Posisi netral yang sangat dibutuhkan untuk melihat masalah secara jernih dan tepat Kejernihan pemahaman tersebut akan membantu hakim untuk menemukan kebenaran yang sebenar-benarnya. Selanjutnya, hakim dapat mempertimbangkan keadaan yang ada dan juga menerapkan hukum dengan adil bagi pihak beperkara.

6. Penegakan Hukum dan Persamaan Kedudukan Setiap Warga Negara di Depan Hukum

Hukum adalah instrumen untuk dapat menegakkan kebenaran dan keadilan. Oleh karena itu, pelaksanaan kaidah hukum tidak boleh berat sebelah atau pandang bulu oleh sebagian orang. Setiap perbuatan melawan hukum harus ditindak secara tegas dan jelas. Persamaan kedudukan warga negara di depan hukum akan dapat memunculkan wibawa hukum. Pada Saat hukum mempunyai wibawa, hukum tersebut akan ditaati oleh setiap warga negara.

7. Jaminan Kebebasan Pers

Jaminan Kebebasan pers merupakan salah satu pilar penting dalam prinsip demokrasi tersebut. Pers yang bebas dapat menjadi media bagi masyarakat untuk dapat menyalurkan aspirasi serta memberikan kritikan dan juga masukan kepada pemerintah dalam pembuatan kebijakan publik. Di lain sisi, pers juga menjadi sarana sosialisasi program-program yang telah dibuat pemerintah itu sendiri. Melalui pers yang diharapkan dapat terjalin komunikasi yang baik antara pemerintah dan juga masyarakat.

Ciri – Ciri Demokrasi

Prinsip Ekonomi
Prinsip Ekonomi

Berikut ini adalah ciri – ciri dari demokrasi tersebut :

1. Tiap keputusan yang dikeluarkan maupun yang ditetapkan oleh pemerintah sejalan dengan kehendak dan juga kebutuhan seluruh atau masing-masing rakyat itu sendiri.

2. Ada juga ciri konstitusional dimana berhubungan dengan kehendak kekuasaan maupun kepentingan rakyat yang telah disusun dan juga dicatat di dalam undang-undang suatu Negara.

3. Mempunyai ciri perwakilan dimana ketika mengelola sebuah kepentingan dalam Negara kedaulatan dan juga kekuasaan rakyat sendiri yang telah terwakili oleh orang yang dipilih dan ditentukan oleh rakyat sendiri.

4. Semua kegiatan maupun aktivitas politik yang telah dilakukan dalam memilih pihak manakah yang akan diamanahi untuk dapat melaksanakan roda pemerintahan. Adapun ciri kepartaian yakni partai sebenarnya itu hanyalah sebuah media maupun sebuah sarana sebagai unsur juga terapan dari sebuah sistem demokrasi itu sendiri

Kelebihan Sistem Demokrasi

Prinsip Ekonomi
Prinsip Ekonomi

Setiap demokrasi tidak terlepat dari adanya sebuah kelebihan, berikut ini adalah kelebihan dari system demokrasi tersebut :

1. Adanya kesamaan hak yang mengakibatkan tiap masyarakat diperkenankan atau boleh untuk mengambil bagian dalam bidang politik.

2. Penerimaan akan suatu kekuasaan ditetapkan berdasar pada suara ataupun kehendak dari rakyat.

3. Sistem demokrasi juga bisa menghindari adanya monopoli kekuasaan di tangan penguasa.

Kekurangan Sistem Demokrasi

Prinsip Ekonomi
Prinsip Ekonomi

Terlepas dengan adanya sebuah kelebihan tidak tertinggal pula sebuah kelemahan, berikut ini adalah kelamahan dari system tersebut :

1. Kepercayaan rakyat kepada penguasa sangat mudah untuk dapat digoyahkan karena berbagai dampak yang sifatnya negatif seperti media yang tidak memiliki sikap yang objektif atau malah memiliki sebuah kecenderungan subjektif atas informasi atau berita tertentu.

2. Berkaitan dengan kesamaan hak akan kerap dinilai tidak adil karena berdasarkan kepada pendapat para ahli bahwa tiap orang memiliki pemahaman politik yang beragam alias tidak bisa sama persis.

3. Konsentrasi maupun fokus dari pemerintah yang sedang menjabat menjadi berkurang dikarenakan mendekati pemilihan umum yang akan datang.

Negara – Negara Dengan Sistem Demokrasi

Prinsip Ekonomi
Prinsip Ekonomi

Berikut ini adalah Negara – Negara yang telah menganut Sistem Demokrasi, Antara lain adalah sebagai berikut:

1. Indonesia

Negara Indonesia sendiri semakin menoreh keberhasilan pada saat menerapkan system pemilu di negaranya tersebut. Hal ini telah dibuktikan dengan pemilu terakhir yang bisa dikatakan sangat aman serta tertib dan juga lancar. Meski tentu saja hal itu tidak sepenuhnya disebut baik jika  kita bandingkan dengan Negara India yang sistemnya amat efisien.

Meski demikian, tentang pergerakan politik untuk masing-masing waktunya juga semakin bagus. Pada tahun 2014, peserta yang mengikuti pemilu sudah mencapai 190 an juga jiwa. Dan diperkirakan, jumlah tersebut akan senantiasa mengalami kenaikan dari masa ke masa. Ditambah lagi dengan semakin banyak usia remaja yang mulai mendapatkan hak pilih mereka.

2. India

India adalah suatu Negara yang jumlah penduduknya terbesar di dunia dalam urutan kedua. Sehingga Negara ini akhirnya menjadi Negara demokrasi terbesar yang ada di dunia pada saat ini. Sementara itu sistem yang diambil di India yaitu sistem demokrasi liberal. Negara India ini mulai melakukan yang namanya pemilihan umum pada tahun 2014.

Dapat  dibayangkan bagaimana keadaan gambaran dari pemilu yang telah dilakukan oleh Negara dengan jumlah penduduk terbanyak. Meski demikian, prosesnya juga berjalan dengan lancar, aman dan juga terjaga karena mereka benar-benar menggunakan sistem yang paling efisien.

3. Amerika Serikat

Negara berikutnya yang juga menerapkan sistem demokrasi yaitu negara Amerika Serikat. Negara Amerika Serikat  ini sering dikenal dengan nama negeri Paman Sam. Amerika Serikat menjadi Negara yang paling tua yang menganut sistem demokrasi dan juga tentu saja pengalaman dari Negara ini lebih banyak.

Adapun perjalanan sistem demokrasi yang telah digunakan di Amerika Serikat sendiri berjalan dengan baik dari masa ke masa bahkan sekarang sudah menjadi salah satu Negara adikuasa di belahan dunia.

Selain itu, Negara Amerika Serikat juga masuk ke dalam daftar Negara yang saat ini paling berpengaruh di dunia pada saat ini. Jumlah peserta saat pelaksanaan pemilu di sana kurang lebih 250 an juta jiwa dan ini tentu saja menunjukkan bahwa masyarakat di sana mempunyai antusias yang tinggi didalam melaksanakan pemilihan umum atau pemilu tersebut.

4. Brazil

Brazil merupakan sebuah Negara yang terbesar dengan jumlah penduduk di dalamnya yang cukup tinggi di Benua Amerika Selatan. Adapun jumlah penduduk yang dimiliki oleh Brazil kurang lebih mencapai 200 an juta jiwa tersebut. Pelaksanaan pemilu atau  pemilihan umum yang digelar di Negara Brazil yakni empat tahunan sekali. Hal ini tentu berbeda dengan Negara Indonesia yang pelaksanaannya lima tahun sekali.

5. Pakistan

Negara yang menganut faham demokrasi selanjutnya yaitu Negara Pakistan. Pakistan menjadi salah satu  Negara Islam yang menempati peringkat nomor dua dari sisi jumlah penduduknya sesudah Negara Indonesia tersebut. Dan negara Pakistan ini kebetulan juga menerapkan sistem demokrasi dan juga menjadi yang terbesar ke lima di dunia pada saat ini.

Demikian, itulah sedikit penjelasan mengenai Prinsip Demokrasi yang dapat Anda jadikan sebagai referensi atau tambahan sedikit ilmu tentang prinsip demokasi tersebut. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan Anda dan juga bisa bermanfaat bagi kita semua. TERIMAKASIH.

Leave a Comment