Pengertian Kertas | Sejarah, Manfaat, Bahan, Sifat, Jenis, Ukuran Kertas (Paling Lengkap)

Pengertian Kertas – Sahabat tahukah Anda tentang apa itu kertas? Dimana kertas umumnya yang sering kita jumpai dalam sehari hari, baik itu di rumah, kantor, sekolah atau tempat lainnya.

Nah sahabat, hebatnya lagi kertas itu sudah digunakan dari zaman peradaban mesir kuno.

Untuk lebih jelasnya silahkan baca artikel di bawah ini semoga ada manfaatnya.

A. Pengertian Kertas

Kertas

Pengertian Kertas

Kertas merupakan bahan yang tipis, yang dihasilkan dengan cara kompresi serat yang asalnya dari pulp. Serat yang dipakai biasanya dari serat alami, dan mengandung selulosa dan hemiselulosa.

Kertas banyak diketahui sebagai media utama untuk menulis, mencetak, melukis serta banyak manfaat lain yang bisa dilakukan dengan kertas. Misalnya kertas pembersih (tissue) yang dipakai untuk hidangan, kebersihan atau keperluan toilet.

Lahirnya kertas merupakan suatu revolusi baru dalam dunia tulis menulis yang menyumbangkan arti besar dalam peradaban dunia.

Sebelum ditemukan kertas, bangsa-bangsa dahulu memanfaatkan loh dari lempung yang dibakar. Media ini dijumpai dari peradaban bangsa Sumeria, Prasasti dari batu, kayu, bambu, kulit atau tulang binatang, sutra, bahkan daun lontar yang dirangkai seperti yang kita lihat pada naskah naskah Nusantara beberapa abad yang lalu.

B. Sejarah Kertas

1. Dunia

Sejarah Kertas

Pengertian Kertas

Pada zaman peradaban Mesir Kuno awal masih memakai papirus untuk menjadi media tulis menulis. Penggunaan papirus merupakan sebagai media dalam tulis menulis yang sudah dipakai pada peradaban Mesir Kuno yaitu dimasa bangsa firaun.

Tidak lama kemudian kertas  menyebar ke seluruh Timur Tengah hingga sampai ke bangsa Romawi di Laut Tengah dan menyebar ke seantero Eropa.

Di sejarah sudah tercatat bahwa peradaban Cina ialah negara yang menyumbangkan kertas untuk Dunia. Yang menemukan kertas tersebut ialah Tsai Lun yang dulunya kertas asalnya dari bahan bambu yang mudah ditemukan di seantero China pada tahun 101 Masehi. Dari penemuan itulah akhirnya menyebar ke Jepang dan Korea.

2. Indonesia

Sejarah perkembangan kertas di Indonesia

Pengertian Kertas/ Kertas Zaman Dulu

Di Indonesia, kertas pertama kali sudah di buat di Ponorogo sejak abad ke-7 yang terbuat dari kulit kayu pohon setempat.

Kertas yang sudah dibuat di Ponorogo tersebut dimanfaatkan untuk menulis bagi para biksu yang belajar agama Buddha di kerajaan Sriwijaya karena cocok pada daerah tropis.

Akan tetapi meskipun sudah bisa membuat kertas, Ponorogo tidak menuliskan sejarah pada kertas, melainkan masih menggunakan lempengan tembaga pada temuan abad ke-9 di Desa Taji tentang peristiwa keagamaan Buddha.

Selain itu, kertas buatan Ponorogo dipakai untuk media melukis wayang beber, yang menjadi cikal bakal dari wayang kulit. Ketika Islam di Indonesia, kertas buatan Ponorogo digunakan untuk menulis kitab suci Al-Qur’an di Pesantren Tegalsari yang diasuh oleh Kyai Ageng Hasan Besari.

Baca juga : Pencemaran Tanah

C. Manfaat Kertas

Kerajinan dari kertas koran

Pengertian Kertas/ Kerajinan dari kertas koran

Kalau kita kaji sangat banyak sekali manfaat dari kertas, kertas adalah salah satu benda yang sangat membantu kita dalam kehidupan sehari-hari, seperti untuk mencetak buku sekolah, membuat buku tulis, untuk dinding, untuk bungkus dan masih banyak penggunaan lainnya.

D. Bahan Pembuatan Kertas

Bahan Pembuatan Kertas

Bahan Pembuatan Kertas/ Pengertian Kertas

Bahan baku untuk membuat kertas ialah dari serat kayu yang mengandung selulosa dari pohon tanaman.Kertas diproduksi dari kayu yang asalnya dari pohon, untuk tipe kayu lunak contohnya cemara dan pinus, sedangkan dari pohon tipe kayu keras contohnya kayu putih, akasia serta aspen.

Spesies yang sering ditanam khususnya untuk kayu pulp di Amerika Utara menggunakan pohon pinus dan cemara, di Amerika Latin, Spanyol, Australia, Asia Tenggara dan Afrika bagian selatan menggunakan kayu jenis kayu putih ( Eucalyptus globulus dan Eucalyptus grandis).

Selain itu juga memakai kayu pohon akasia (paling sering ialah jenis Acacia mangium) di Asia Tenggara dan Afrika bagian selatan.

E. Sifat-sifat Kertas

Ini adalah beberapa sifat yang dimiliki oleh kertas:

  • Dapat dibakar dengan mudah
  • Dapat menyerap air
  • Dapat dilipat kesegala arah
  • Dapat dipotong dengan gunting atau pisau
  • Dapat dirobek
  • Dapat direkat dengan lem
  • Dapat ditoreh dengan benda runcing atau tumpul
  • Dapat digulung dengan mistar
  • Dapat diremas dengan tangan
  • Dapat ditusuk denagn jarum atau benda lainnya yang runcing
  • Dapat disambung dengan stapler
  • Dapat dijepit dengan kertas
  • Dapat dilubangi dengan alat khusus

F. Teknik Pengerjaan Kertas

Dalam pengerjaan kertas, terdapat 7 teknik yaitu:

  • Teknik Dasar Memotong (cutting)
  • Teknik Dasar Melipat (folding)
  • Teknik Dasar Menoreh (scoring)
  • Teknik Dasar Menyambung (bending)
  • Teknik Dasar Menggulung (curling)
  • Teknik Dasar Gabungan melipat dan memotong
  • Teknik Dasar Gabungan meotong, menyambung dan menggulung.

G. Pengertian Pulp Dan Kertas

Pengertian Pulp Dan Kertas

Pengertian Pulp Dan Kertas

Pulp merupakan hasil dari pemisahan serat dari bahan baku berserat melalui beberapa proses pembuatannya ( mekanis, semikimia, kimia).

Pulp terdiri dari serat selulosa dan hemiselulosa sebagai bahan utama kertas. Proses pembuatan pulp di diantaranya menggunakan proses mekanis, kimia, dan semikimia.

Prinsip dari pembuatan pulp secara mekanis yaitu dengan pengikisan dengan memakai alat seperti gerinda. Proses mekanis yang biasa dikenal di yaitu PGW (Pine Groundwood), SGW (Semi Groundwood).

Proses semi kimia adalah  perpaduan antara mekanis dan kimia. Yang masuk ke dalam proses ini yaitu Chemi Thermo Mechanical Pulping atau biasa disingkat CTMP dengan memanfaatkan suhu untuk menurunkan lignin.

Hhingga sampai mendapatkan pulp yang mempunyai rendemen yang lebih rendah dengan kualitas yang lebih baik dari pada pulp menggunakan proses mekanis.

Proses pembuatan pulp dengan proses kimia biasa dikenal dengan sebutan proses kraft. Disebut kraft karena pulp yang dihasilkan dari proses ini mepunyai kekuatan lebih tinggi daripada proses mekanis dan semikimia.

Tetapi rendemen yang dihasilkan lebih kecil di antara keduanya karena komponen yang terdegradasi lebih banyak (lignin, ekstraktif, dan mineral) (Sugesty, 1998).

a. Pembuatan Bubur Kertas

Proses Pebuatan Pulp dan Kertas

Proses Pebuatan Pulp dan Kertas

Ini adalah langkah-langkah dalam pebuatan Pulp atau Bubur Kertas:

  1. Kayu diambil langsung dari hutan produksi selanjutnya dipotong- potong atau log. Kemudian log tersebut disimpan ditempat penampungan dengan tujuan untuk melunakkan log.
  2. Setelah itu dibuang kulitnya dengan mesin pengupas kulit kayu atau yang sering juga dikenal dengan istilah De – Barker.
  3. Kayu dipotong- potong menjadi ukuran yang kecil (chip) menggunakan mesin chipping.
  4. Chip dimasak didalam digester guna untuk memisahkan serat kayu (bahan yang digunakan untuk membuat kertas) dengan lignin.
  5. Dalam proses pemasakan tersebut ada dua macam yaitu proses chemical Pulping dan proses mechanical pulping. Dari hasil digester tersebut dapat disebut dengan pulp (bubur kertas).

H. Metode Pembuatan Pulp

Dalam metode pembuatan pulp ada 2 macam yakni metode kimia (chemical pulping) dan metode mekanikal (mechanical pulping). Tapi di sini akan dibahas secara garis besar saja biar lebih mudah untuk dipahami. Proses pembuatan pulp ada 3 jenis :

1. Metode Mekanis (Groundwood)

  • pemisahan serat secara mekanis
  • kekuatan dan derajat putih kertas tidak diutamakan
  • cocok untuk kertas koran, tisu
  • konversi 95 %.

2. Metode Kimia

  • pemisahan selulosa dengan bahan kimia bahan pemisah :
  • basa (proses soda & proses kraft)
  • asam (proses sulfit, proses magnetik, proses netral sulfit)
  • dasar pemilihan proses :
  • bahan baku yang digunakan sifat pulp
  • kekuatan dan derajat putih kertas diutamakan
  • cocok untuk kertas tulis (HVS)
  • konversi 65-85 %

3. Metode Semi Kimia

  • Metode campuran antara kimia-pelunakan dengan larutan sulfit ,sulfat atau soda & mekanis untuk pemisahan serat
  • jenis metode : metode soda dingin dan metode chemi groundwood
  • konversi : 85 ––95 %

I. Proses Pembuatan Kertas

Proses Pembuatan Kertas

Proses Pembuatan Kertas

Untuk menjadi kertas, harus mengalami proses panjang. Dari saat menjadi kayu sampai menjadi kertas. Inilah proses pembuatan kertas:

  1. Pulp diolah dibagian Stock Preparation. Pada bagian ini berfungsi untuk menjadikan bahan baku seperti: menambahkan pewarna kertas (dye), menambahkan zat retensi, menambahkan filler, dan lainya. Sedangkan bahan yang keluar dari bagian itu disebutnya dengan stock atau (campuran pulp, bahan kimia, dan air)
  2. Dari stock preparation akan masuk ke pembersihan menggunakan alat yang disebut Cleaner.
  3. Dari cleaner stock akan masuk ke Headbox (pemanas) yang mempunyai fungsi untuk membentuk lembaran kertas (membentuk formasi) diatas Fourdinier Table.
  4. Fungsinya untuk membuang air yang berada dalam stock (dewatering). Hasil yang keluar disebut dengan web (kertas basah). Kadar padatnya sekitar 20 %.
  5. Kemudian akan masuk ke Press Part berfungsi untuk membuang air dari web sehingga membuat kadar padatnya mencapai 50 %.
  6. Terakhir ke Dryer berfungsi untuk mengeringkan web sehingga kadar airnya mencapai 6 %.

J. Kualitas Kertas

Kualitas Kertas

Pengertian Kertas

1. Kertas berdasarkan jenis serat dibagi menjadi 2 yaitu:

a. Kertas mengandung kayu, dengan kriteria:

  • Tidak bisa disimpan terlalu lama
  • Mudah berubah warna apabila terkena cahaya matahari contoh : koran, HHI.

b. Kertas bebas kayu, dengan kriteria:

  • Terdiri dari serat kimia
  • Bisa bertahan disimpan lama contoh : HVS, HVO.

2. Kertas berdasarkan pekerjaan akhir atau disebut finishing, dibagi menjadi 3 yaitu:

a. Kertas Coated, dengan kriteria

  • Terdiri dari kertas dasar dan lapisan kapur menggunakan bahan perekat
  • Permukaannya halus dan mengkilap
  • Daya serap terhadap minyak lemah contoh : art paper, dan kunsdruk

b. Kertas Uncoated, dengan kriteria

  • Tidak diberi lapisan kapur
  • Permukaan kertas kasar akan tetapi masih bisa dihaluskan
  • Daya serap terhadap minyak kuat seperti : koran, HHI, HVS, HVO3.

c. Kertas berdasarkan pemakaiannya, yaitu :

  • Kertas cetak, yaitu HVO, koran, art paper
  • Kertas tulis, yaitu HVS, kertas gambar
  • Kertas bungkus, yaitu cassing, kertas sampul, kertas Samson
  • Kertas khusus, yaitu kertas uang, kertas sigaret, kertas tisue.

3. Kertas berdasarkan permukaannya juga dibagi menjadi 2 yaitu:

  • Kertas dengan permukaan kasar, yaitu: kertas roti, kertas daur ulang, kertas merang, kertas krep, dan lain-lain.
  • Kertas dengan permukaan licin, yaitu: kertas film, art paper, kertas minyak, dan lain-lain.

K. Jenis-jenis Kertas

Jenis - Jenis Kertas

Jenis – Jenis Kertas

Kertas HVS

Kertas HVS

Kertas HVS

Kertas HVS memiliki tekstur halus, putih, dan tipis serta memiliki ketebalan mulai 60 gsm, 70 gsm, 80 gsm hingga 100 gsm.

Kertas HVS biasnya digunakan seperti pada perkantoran, sekolah sebagai Laporan kerja, tugas sekolah, makalah, dan dapat juga digunakan sebagai media kertas untuk buku. Kertas HVS ini sendiri sangat membantu dalam hal tulis menulis, pelaporan, dan percetakan.

Kertas Book Paper

Kertas Book Paper

Kertas Book Paper

Kertas book paper memiliki tekstur sedikit kasar namun cenderung halus, warna kekuningan, ringan dan tipis. Selain itu memiliki ketebalan mulai dari 55 gsm,70, dan 90 gsm. Untuk kegunaannya yakni untuk Buku yang sifatnya teks saja.

Kertas Art Paper

Kertas Art Paper

Kertas Art Paper

Kertas jenis art paper memiliki tektur halus, putih, licin, serta mengkilap dengan ketebalan sedikit tipis yaitu 120 gsm dan 150 gsm.

Kegunaan kertas art paper umunya untuk digunakan seperti brosur, poster, bagian isi majalah, bagian isi company profile, dan bagian-bagian isi buku yang memerlukan gambar.

Kertas Art Carton

Kertas Art Carton

Kertas Art Carton

Kertas jenis carton memiliki tekstur halus,putih, licin, mengkilap, dan tebal. Dan mempunyai ketebalan mulai dari 190 gsm, 210 gsm, 230 gsm, 260 gsm, dan 310 gsm. Kegunaan kertas jenis art carton umunya digunakan seperti Kartu nama, Cover Buku, Cover Majalah, Company Profile, Poster, Sertifikat, Box Produk, dan Undangan.

Kertas Karton BW

Kertas Karton BW

Kertas Karton BW

Kertas jenis karton BW memiliki tekstur halus, putih, selain itu memiliki ketebalan 240 gsm. Kegunaan kertas katon BW, umumnya digunakan seperti Sertifikat, Kartu Iuran Bulanan, Map, Undangan dan masih banyak lagi.

Kertas Jasmine

Kertas Jasmine

Kertas Jasmine

Kertas jenis jasmin  memiliki tekstur halus, licin, mengkilap, dan ada partikel emas dipermukaan kertas. Kertas ini biasa umunya digunakan untuk Undangan dan Kartu Ucapan.

Kertas Concorde

Kertas Concorde

Kertas Concorde

Kertas concorde memiliki tekstur kasar namun sedikit halus, serta memiliki permukaan timbul seperti membentuk garis. Pada kertas jenis concorde biasanya digunakan seperti Sertifikat, Proposal, Surat Penting, dan masih banyak lagi.

Kertas Linen Jepang

Kertas Linen Jepang

Kertas Linen Jepang

Kertas jenis linen jepang bersifat yang halus, licin, selain itu memiliki tekstur seperti kain pada permukaan depan. Sertas pada kertas jenis linen jepang memiliki ketebalan 240 gsm, dan untuk kegunaanya dapat seperti pembuatan Sertifikat, dan Kartu Nama karena permukaan kertas ini seperti kain.

Kertas Buffalo

Kertas Buffalo

Kertas Buffalo / Pengertian Kertas

Kertas jenis buffalo mempunyai sifat yang halus, licin serta tebal, selain itu mempunyai tekstur seperti guratan kayu. Pada kertas jenis buffalo biasanya lebih banyak digunakan seperti cover jilid, dan beberapa untuk map, dan untuk kartu iuran.

Kertas NCR

Kertas NCR

Kertas NCR

Kertas jenis NCR memiliki tekstur yang halus, tipis, dan mempunyai partikel karbon. Kertas jenis NCR biasanya digunakan unutk Nota, Bon, Struk,Faktur, Surat Jalan dan masih banyak lagi.

Kertas Stiker Cromo

Kertas Stiker Cromo

Kertas Stiker Cromo

Kertas jenis stiker cromo memiliki tekstur lincin, halus, mengkilap, dan terdapat lapisan lem pada bagian permukaan belakang. Jenis kertas stiker cromo biasanya digunakan seperti media promosi yang dapat ditempel pada tempat-tempat tertentu.

Kertas Stiker Vinyl

Kertas Stiker Vinyl

Kertas Stiker Vinyl

Kertas jenis stiker vinyi merupakan jenis kertas hasil sintetis, dengan ciri yang licin, halus, mengkilap, lentur dan terdapat lapisan lem pada permukaan belakang. Jenis kertas vinyi biasanya banyak digunakan pada bagian motor, mobil, helm, dan masih banyak lagi.

L. Jenis Ukuran Kertas

Ukuran kertas macam-macam, dibentuk dari yang kecil sampai yang besar. Dan memang sudah dipatenkan baik di dunia maupun di Indonesia sendiri.

Ukuran kertas dengan Seri A, A0, A1, A2, A3, A4, A5, A6, A7, A8, A9, A10.

KERTAS SERI A

MM

CM

INCHI

A0

841X 1189

84,1X 118,9

33,11X 46,81

A1

594X 841

59,4X 84,1

23,39X 33,11

A2

420X 594

42,0X 59,4

16,54X 23,39

A3

297X 420

29,7X 42,0

11,69X 16,54

A4

210X 297

21,0X 29,7

8,27X 11,69

A5

148X 210

14,8X 21,0

5,83X 8,27

A6

105X 148

10,5X 14,8

4,13X 5,83

A7

74X 105

7,4X 10,5

2,91X 4,13

A8

52X 74

5,2X 7,4

2,05X 2,91

A9

37X 52

3,7X 5,2

1,46X 2,05

A10

26X 37

2,6X 3,7

1,02X 1,46

Inilah pengertian kertas paling lengkap mulai dari sejarah kertas, manfaat kertas, jenis-jenis kertas, ukuran kertas, cara pembuatan kertas dan sifanya. Semoga bermanfaat, Terima Kasih.