PENCEMARAN AIR : Pengertian, Penyebab, Dampak & Contoh Pencemaran Air

Pencemaran Air – Bersyukur sekali sobat, kita masih bisa belajar bareng lagi melalui tulisan-tulisan yang mudah-mudahan bermanfaat ini.

Semoga kita senantiasa diberi kemampuan untuk bisa mengambil hikmah dari setiap apa yang kita pelajari bersama.

Jika sebelumnya kita membahas pencemaran udara, naah kali ini kita akan belajar bersama tentang pencemaran air.

Air merupakan komponen yang paling terpenting dalam hidup ini. Sudah menjadi kebutuhan dasar setiap makhluk hidup akan air ini. Namun, bagaimana seandainya kalo air – air di sekitar kita sudah tercemar yaa.

Masihkah bisa berfungsi dengan normal sebagai mana mestinya. Yuuk, kita pelajari sama-sama berikut ini.

PENGERTIAN PENCEMARAN AIR

Pengertian Pencemaran Air

Air sudah menjadi kebutuhan dasar setiap makhluk hidup, baik itu manusia, hewan dan tumbuhan. Air digunakan untuk minum, mandi, memasak, mencuci dan masih banyak yang lainnya.

Namun, apa yang akan terjadi jika air yang kita gunakan sudah tidaklah bersih akibat pencemaran air ya.

Pencemaran air merupakan masuknya zat, energi atau komponen tertentu ke dalam tatanan air yang menyebabkan komposisi air terkontaminasi, sehingga kualitas air turun sampai pada level tertentu.

Polutan yang masuk pun dari berbagai banyak sumber di sekitar kita.

Pencemaran sudah terjadi di mana saja, dari hulu sungai, danau maupun hingga di lautan. Sudah banyak sampah kita temukan di pesisir laut.

Busa sabun yang melimpah di beberapa aliran sungai dan masih banyak lagi yang lainnya. Entah itu karena disengaja ataupun dari proses alam.

Terjadinya pencemaran air dapat dilihat melalui kondisi air yang saat ini ada, apakah masih bersih atau tidak. Ciri-ciri air yang sudah tercemar bisa dilihat dari warnanya, baunya dan juga rasanya.

Selain itu, juga bisa diukur dengan derajat keasaman serta jumlah mikroorganisme yang ada di dalamnya.

Namun, untuk hasil yang lebih akurat apakah air itu tercemar maka bisa dilakukan penelitian lebih lanjut. Hasil penelitian itu akan menunjukan tingkat pencemaran air masuk dalam kategori ringan, kronis atau akut.

Baca juga : Pengertian Pencemaran Lingkungan

CONTOH-CONTOH PENCEMARAN AIR

Contoh Pencemaran Air

Di sekitar kita semua sudah banyak sekali pencemaran yang terjadi, baik itu dari ulah manusia atau dari proses alam. Berikut ini ada beberapa contoh pencemaran yang mudah kita lihat. Bisa jadi sebagian contoh ini terjadi di sekililing Anda.

  1. Busa sabun hasil dari penggunaan detergen

Saat ini bermacam-macam sabun atau detergen yang beredar sesuai dengan fungsinya masing-masing. Mulai dari sabun untuk pakaian, alat makan, kendaraan, perawatan rumah sampai pada perawan tempat pabrik.

Semua bahan-bahan detergen tersebut mengandung bahan-bahan kimia yang mencemari kebersihan air. Jika air terkontaminasi dengan zat-zat tersebut maka air manjadi berbahaya bagi siapapun yang mengkonsumsinya. Air tersebut juga tidak mudah diolah menjadi air bersih.

  1. Limbah rumah tangga

Aktivitas rumah tangga tidak lepas dari memasak, mandi, mencuci atau aktivitas lainnya yang pasti menghasilkan limbah. Setiap hari limbah-limbah itu dihasilkan sehingga pasti akan menumpuk. Sebagian orang ini hal yang sepele namun sesungguhnya hal tersebut berdampak pencemaran air yang signifikan.

  1. Bahan peledak dalam menangkap ikan

Banyak para nelayan menggunakan bahan peledak untuk menangkap ikan. Meskipun hal ini telah dilarang untuk dilakukan tetapi cara ini masih ada saja yang melakukannya. Akhirnya secara tidak langsung mereka juga melakukan pencemaran dan merusak ekosistem air.

  1. Pembuangan limbah pabrik / industri

Saat ini banyak pabrik-pabrik yang didirikan untuk memenuhi segala kebutuhan manusia. Contohnya pabrik plastik, pabrik pembuatan besi, pabrik makanan kemasan, catering dan masih banyak yang lainnya. Itu semua pasti menghasilkan limbah-limbah pabrik yang bisa jadi mengandung zat-zat berbahaya.

  1. Bahan kimia pertanian yang ikut mengalir ke sungai

Pertanian dapat berkembang baik jika didukung dengan bahan-bahan kimia seperti pestisida, pupuk kimia dan yang lainnya. Kegiatan itu dapat menjadi penyebab pencemaran air. Tak hanya permukaan air yang terkontaminasi oleh polutan namun juga menyebabkan pencemaran tanah.

  1. Sungai penuh dengan sampah

Sampah yang dibuang sembarang dan tidak diolah dulu menjadi sumber pencemaran udara saat ini. Sampah sering terlihat mengambang di pinggir pantai. Sedangkan sampah-sampah tersebut sebagian besar sulit diuraikan.

  1. Air Sungai Yang Kotor Karena Penggundulan Hutan

Sisa-sisa penggundulan hutan seperti potongan pohon, daun-daun atau yang lainnya dapat masuk ke dalam air sungai sehingga air menjadi terkontaminasi. Jika aliran sungai deras saat hujan terjadi maka pencemaran tersebut bisa ke mana-mana hingga ke permukiman warga.

  1. Tumpahan Minyak di Laut Pencemaran Air

Selain kewat darat dan udara, pengiriman barang-barang tambang juga bisa lewat laut. Kebocoran minyak di laut mencemari air laut dan membahayakan ekosistem laut yang ada.

PENYEBAB PENCEMARAN AIR

Penyebab Pencemaran Air

Beberapa contoh di atas sudah dapat dipahami ada beberapa penyebab pencemaran air. Faktor-faktor penyebabnya tidak sama antara satu dengan yang lainnya. Ada yang berasal dari ulah manusia, ada pula yang memang faktor alam.

Berikut di bawah ini beberapa penyebab terjadinya pencemaran air :

  1. Membuang sampah di sungai Pencemaran Air

Sampah setiap hari akan selalu bertambah, dari bahan organik maupun anorganik. Sampah organik seperti tanaman atau sayuran bisa dengan mudah teruraikan, namun kalua sampah anorganik membutuhkan ribuan tahun untuk bisa terurai.

Karena itulah sampah anorganik ini akan terus menumpuk jika tidak dikelola. Misalnya sampah-sampah plastik, kaca, dan masih banyak yang lainnya. Ini menjadi hal yang paling  besar dalam menyumbang pencemaran air.

  1. Pengunaan bahan peledak oleh nelayan

Hal ini sudah diulas pada paparan di atas ya. Penggunaan bahan peledak efeknya membuat lautan terkontaminasi dengan zat – zat kimia, sehingga sangat menganggu ekosistem yang ada di laut.

  1. Pembuangan limbah pabrik

Pabrik – pabrik yang kurang memperhatikan keamanan lingkungan biasanya membuang limbah pabrik sembarangan di dekat permukiman warga. Terutama pembungan limbah di air sungai, padahal air sungai juga akan diolah kembali untuk menjadi air bersih.

  1. Pembuangan limbah rumah tangga

Limbah rumah tangga memang sangat banyak sekali. Namum yang paling terasa adalah limbah rumah tangga yang dibuang ke sungai, misalnya air sabun, air bekas masakan, air bekas bersih-bersih perabotan rumah. Hal ini terus dilakukan setiap hari sehingga pasti akan menumpuk limbah ini.

  1. Mencuci dengan sabun yang berlebihan

Dengan berbagai macam – macam sabun yang ada memang membuat kita lebih senang merawat segala perabotan rumah tangga. Tetapi terkadang lupa menakar komposisi aman penggunaan sabun agar air tidak terlalu pekat dengan zat sabun. Semakin banyak busa semakin puas.

Hal ini memang sederhana  dan sering kita lakukan, namun dampaknya sangat berbahaya bagi kebersihan air. Air jadi penuh dengan zat – zat kimia yang bisa membahayakan kehidupan manusia dan sekitarnya.

Baca juga : Pengertian Pencemaran Udara

AKIBAT PENCEMARAN AIR

Akibat Pencemaran Air

Pencemaran air akibat dari berbagai macam polutan pasti akan membawa dampak buruk bagi siapapun yang menggunakannya. Air yang sudah terkontaminasi akan masuk dalam tubuh dan dapat mengganggu kesehatan tubuh.

Air-air sungai yang sudah banyak terkontaminasi dengan bahan-bahan kimia tersebut menjadi bahan dasar untuk diolah menjadi air bersih yang dikonsumsi oleh semua masyarakat. Jika sudah terlalu banyak tingkat polutannya maka semakin sulit untuk menguraikannya.

Nah lebih jelasnya, berikut ini ada beberapa contoh dan penjelasan akibat terjadinya pencemaran air:

  1. Banjir Bandang Pencemaran Air

Sampah yang menumpuk di sungai jika tidak dibersihkan secara berkala maka akan berbahaya saat terjadi hujan deras. Aliran sungai menjadi terhambat sehingga sangat memicu terjadinya banjir bandang yang tidak bisa lagi kita kendalikan.

  1. Terjadinya Erosi Akibat Pencemaran Air

Erosi air bisa berakibat menghilangkan seluruh komponen – komponen yang ada di dalam air, sehingga sangat berpengaruh pada kehidupan makhluk hidup di sekitarnya.

  1. Sumber Air Berkurang

Setiap hari kita masih membutuhkan air bersih. Sumber pengelolaan air bersih bisa jadi berkurang. Akhirnya kita pun pasti akan kekuarangan air bersih untuk kebutuhan hidup sehari – hari.

  1. Datangnya Berbagai Macam Penyakit

Karena air pasti dikonsumsi setiap hari, jika tingkat pencemaran airnya parah maka tubuh menerima berbagai macam zat – zat berbahaya. Zat-zat berbahaya itulah menjadi racun bagi tubuh akhirnya muncul berbagai macam penyakit.

  1. Ekosistem Sungai Terganggu

Akibat banyaknya polutan yang ada maka tatanan yang ada dalam air menjadi berubah. Banyak mikroorganisme yang tidak bisa melnjutkan hidupnya karena mati terkena polutan.

  1. Berkurangnya Kesuburan Tanah

Air menjadi komponen penting dalam tanah. Air yang mengantar kesuburan tanah yang akan membantu berkembangnya tumbuhan. Tanah yang tidak dialiri dengan air menjadi tanah yang kurang baik dan kurang subur. Sehingga nutrisi tanah juag tidak berperan optimal.

  1. Nelayan Menjadi Rugi

Menggunakan bahan peledak saat menangkap ikan bisa mematikan ikan-ikan yang ada bahkan mikroorganisme bahan pengurai juga akan mati.

PENANGGULANGAN PENCEMARAN AIR

Menanggulangi Pencemaran Air

Karena air bersih pasti dibutuhkan oleh siapa pun maka diperlukan penanggulangan pencemaran air agar tidak semakin parah. Penanggulangan ini bisa dilakukan secara pribadi maupun oleh para instansi dan pemerintah. Sehingga bisa sama – sama saling menggerak untuk mencegah pencemaran air.

Nah, berikut ini, beberapa cara penanggulangan pencemaran air yang dapat kita lakukan bersama.

  1. Tidak membuang sampah sembarangan

Di sekeliling kita pastinya dimana – mana sudah disediakan tempat sampah. Bahkan ada sebagian tempat sampah yang sudah di pisah – pisah sesuai jenis sampahnya, agar lebih mudah dalam pengolahannya.

Sampah yang dibuang sembarangan ke sungai sangat menghambat aliran sungai dan turut mencemari air sungai tersebut. Karena itu, untuk menghambat pencemaran air sebaiknya bisa kita mulai dari diri kita sendiri untuk tidak membuang sampah di sungai.

Sebelum beberapa sampah dibuang alangkah baiknya jika kita memilah –milah mana sampah yang masih bisa didaur ulang atau sampah yang memang sudah tidak terpakai. Jika kita bisa mendaur ulang sampah kita bisa membantu mengurangi pencemaran air.

  1. Memisahkan sampah berdasarkan jenisnya

Nah, ini berkaitan dengan pembahasan pada poin 1 di atas. Sampah berbagai macam jenisnya, dari sampah sayur, bumbu, kertas, bekas makanan dan lainnya. Kalua semua jenis sampah dicampur jadi satu maka pengolahannya akan membutuhkan waktu yang lama untuk bisa terurai.

Sampah – sampah tersebut dapat dipisah – pisah menjadi sampah organik dan sampah anorganik. Misalnya seperi botol air kemasan dan kresek dimasukan jadi satu dalam kategori sampah plastik. Sampah plastik merupakan sampah anorganik.

Sedangkan sampah organik, misalnya sisa sayur, daun – daun kering, bekas makanan. Sampah organik ini sampah yang mudah diuraikan oleh mikroorganisme. Jika jenis sampah ini bercampur dengan sampah anorganik maka proses peruraian oleh mikroorganisme menjadi terhambat.

  1. Pengolahan limbah industri

Industri menghasilkan berbagai macam limbah. Baiknya sebelum limbah industri dibuang di sungai, limbah tersebut diolah oleh pabrik/industri untuk dihilangkan zat berbahanya. Jika sudah diolah pihak pabrik terutama dihilangkan zat berbahayanya maka limbah tersebut aman saat dalirkan ke usngai.

  1. Bijak dalam penggunaan sabun

Setiap hari kita tidak terlepas dengan mencuci perabotan. Aktivtas mencuci ini pasti menggunakan berbagai macam sabun sesuai kebutuhan kita. Tetapi terkadang kita suka berlebihan saat menggunakan sabun. Sehingga konsentrat sabun jadi tinggi

  1. Menempatkan industri jauh dari rumah pemukiman

Beberapa pabrik atau industri sebagian sudah sadar akan bahanya limbah pabrik jika berdekatan dengan daerah pemukiman. Sehingga lingkungan warga pun menjadi lebih bisa terkendalikan.

Namun, masih ada saja ditemukan pabrik – pabrik yang ditemukan di tengah – tengan pemukiman warga demi meraih keuntungan dengan usahanya. Jika hal ini terus dibiarkan maka bahaya – bahaya yang ditimbulkan akan terus menumpuk.

  1. Pengendalian penggunaan pestisida dalam bidang pertanian

Pestisida digunakan untuk menyuburkan tanaman. Namun, dalam penggunaannya sebaiknya disesuaikan dengan takarannya agar konsentratnya tidak berlebihan. Jika berlebihan pasti akan berdampak di sekitarnya, terutama pencemaran pada air.

  1. Melakukan reboisasi

Reboisasi atau penanaman pohon kembali merupakan cara yang baik pulan dlaam penanggulangan pencemaran air. Dengan banyaknya pohon tanah tidak mudah terseret arus hingga ke sungai. Sehingga tingkat pencemaran air juga berkurang.

  1. Rehabilitasi lahan kritis

Lahan – lahan kritis memang sulit untuk dikelola tanpa adanya rehabilitasi. Rehabilitasi ini meenjadikan lahan yang tidak subur menjadi lahan subur seprti pada umumnya. Rehabilitasi ini membantu menghambat pencemaran air dengan menahan tanah kritis

  1. Tidak menggunakan aliran sungai untuk tempat MCK

MCK menjadi kebutuhan dasar setiap orang. MCK memang sebaiknya disediakan khusus di setiap rumah. Namun ada beberapa keluarga yang tidak memiliki MCK khusus, sehingga aktivitas mandi, buang air kecil dan buang air besar juga di aliran sungai.

Salah satu solusinya adalah membuat MCK darurat untuk warga – warga yang tidak memiliki MCK. Hal ini sangat membantu  menjaga air sungai tidak tercemar. Selain itu, warga juga lebih tenang dan nyaman.

  1. Penggunaan air sehemat mungkin

Hampir semua aktivitas pasti menggunakan  air. Tubuh kita pun 80% terdiri dari  air juga. Tetapi semakin kesini stok air bersih semakin sedikti. Hal ini dapat dikurangi dengan pemakian air seperlunya saja.

Demikian sobat, semua pemaparan berkaitan dengan pencemaran air sudah kita pelajari bersama kali ini. Mulai dari makna pencemaran air, contoh – contoh pencemaran air, penyebab pencemaran air, dampak pencemaran air, hingga bagaimana cara penanggulangan pencemaran air.

Air menjadi sumber penghidupan kita. Bukan hanya manusi namun makhluk hidup yang lain juga memerlukan air. Karena itu, sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk sama – sama saling menjaga kebersihan air agar pencemaran air yang terjadi tidak semakin parah.