Pakaian Adat Lampung dan Filosofinya | Sejarah News 2020

Pakaian Adat Lampung – Lampung ialah suatu kota provinsi yang dijuluki Kota Pisang yang memanglah banyak ada bermacam kekayaan budaya yang tetunya sangat memesona. Tidak hanya itu kota provinsi ini juga sangat dekat dengan Jugau Jawa.

Adat jawa juga ialah suatu jugau yang memiliki banyak macam budaya yang pastinya tidak kalah dengan wilayah lain. Tidak hanya terdapat rumah dan tarian adat, provinsi lampung juga memiliki bermacam budaya lain yang memanglah khas.

Salah satunya budaya yang sangat diketahui oleh masyarakatnya ialah pakaian adat Lampung. Pakaian adat Lampung memiliki nilai estetika yang memanglah sangat besar, baik itu untuk penggunanya maupun untuk warga lain.

Tidak hanya itu, nilai estetika tercermin dari style dan model pakaian adat Lampung yang memanglah serba tertutup oleh hiasan – hiasan lokal yang biasa dipadukan dengan nilai – nilai islami.

Nama Pakaian Adat Lampung

Model ini sangat sesuai untuk budaya warga Indonesia yang menunjang nilai – nilai sastra dan adat istiadat setempat.

Pakaian adat tradisional Lampung dipecah jadi 2 tipe, ialah pakaian adat tradisional untuk laki – laki dan pakaian adat tradisional untuk perempuan.

Pakaian adat tradisional laki – laki memanglah lebih simpel, ialah umumnya mereka menggunakan pakaian putih dengan lengan panjang, gaun, celana panjang, dan semacam syal. Walaupun pakaian perempuan tidak banyak berbeda, itu diisyarati dengan riasan yang luar biasa.

Pernak – pernik Pakaian Adat Lampung

Pernak - pernik Pakaian Adat Lampung

Pernak – pernik Pakaian Adat Lampung

Bagaikan pakaian adat tradisional yang kaya hendak budayanya, pakaian adat tradisional Lampung berisi bermacam tipe pakaian tradisional yang memenuhi pakaian adat tradisional untuk laki – laki dan pakaian tradisional untuk perempuan.

Seluruh tipe pakaian adat tradisional lampung yang terdapat bersama dan membentuk atribut yang unik khas budaya adat tradisional lampung. Berikut tipe pakaian lampung tradisional beserta penjelasannya :

Kalung Papan Jajar

Kalung papan jajar ialah sejenis hiasan kalung yang memiliki gantungan yang terdiri dari 3 lempengan perahu, dan umumnya disusun secara berbeda – beda. Kalung papan jajar ini biasanya dipakai oleh laki – laki saja yang ialah tipe peralatan pakaian adat lampung.

Selain itu nilai filosofis yang tercantum di dalamnya ialah melambangakan dari sesuatu kehidupan yang baru yang nantinya hendak dijalani dan hendak diwariskan dengan metode turun – temurun.

Kalung Buah Jukum

Kalung buah jukum ialah tipe hiasan kalung yang terdiri atas gantungan dan menyamai serangkaian miniatur buah jukum. Wujud dari kalung buah jukum ini juga tidak kalah indahnya dengan kalung papan jajar.

Sebaliknya untuk arti filosofis yang tercantum pada kalung ini ialah menyimbolkan suatu doa biar para pengantinya dapat segara memiliki generasi.

Selempeng Pinang

Selempeng pinang ialah salah satu tipe kalung yang berdimensi panjang dan terdiri atas gantungan dan mirip dengan buah ataupun bunga.

Kalung selempeng pinang ini umumnya dikombinasikan dengan kalung – kalung yang lain dengan wujud corak yang nyaris seragam, sehingga bisa membaur dengan hiasan – hiasan yang lain.

Ikat Pinggang

Ikat pinggang ialah tipe sabuk yang biasa dipakai pada pakaian adat laki – laki, ataupun yang disebutnya dengan bulu serti yang dilengkapi dengan terapang ( keris ) yang juga ialah tipe senjata tradisional Lampung.

Tidak hanya itu sabuk itu sendiri mempunyai corak yang sama dengan hiasan – hiasan kalung yang dipakaianya ialah corak kuning.

Gelang Burung

Gelang burung ini dalam wujud gelang datar mempunyai aksesori yang menonjol, yang ialah wujud elang. Cocok namanya, Garuda melambangkan ciri Indonesia.

Pergelangan tangannya dikenakan di lengan kiri dan kanan, yang berarti usia panjang dan kekeluargaan yang sangat erat sehabis menikah.

Gelang Kano

Gealang kano mnerupakan wujud yang mirip ban. Gelang kano sendiri umumnya digunakan di dasar gelang burung yang memiliki makna filosofis melambangkan suatu pembatas tentang perbuatan kurang baik sehabis melakukan perkawinan.

Gelang Bibit

Gelang bibit ialah simbol doa biar para pengantin dapat lekas mempunyai generasi.

Siger

Siger ialah tipe mahkota emas yang biasa dipakai pada pakaian adat lampung perempuan. Tidak hanya itu mahkota emas ini juga menyimbolkan dari 9 ruji yang menampilkan dari suatu 9 sungai yang dipunyai pada provinsi Lampung.

Semacam halnya dengan sungai Way Sekampung, Way Kanan, Way Tulang Bawang, Way Seputih, Way Abung Pareng, Way Semangka, Way Sunkai, Way Kanan, dan Way Mesuji. Siger ini juga memiliki filosofis bagaikan simbol kebudayaan adat Lampung.

Seraja Bulan

Seraja Bulan merupakan serangkaian mahkota kecil dengan uji 3 tingkatan yang terletak di atas harimau dengan 5 buah.

Filosofi yang tercantum dalam kostum ini merupakan kalau sempat terdapat 5 kerajaan yang memerintah Lampung, ratu di atas, ratu di balik, ratu di balik, ratu di panggilan, dan ratu darah putih.

Tidak hanya itu, Siraj Polan juga mempunyai arti filosofis lain yang melambangkan 5 filosofi kehidupan yang dipunyai oleh warga Lampung : harga diri, senjata terbuka, kehidupan sosial, nama panggilan, dan kerja sama timbal balik.

Subang

Subang ialah hiasa yang biasa digunakan pada ujung daun kuping pada pakaian adat perempuan. Wujud subang dibuat dari emas yang menyamai semacam buah kenari.

Pada bagian subang ini, dapat kita temukan kawat kuning dengan wujud bundar lonjong, biasanya ini dipakai bagaikan sangkutan umbai – umbai.

Perhiasan Leher Dan Dada

Perhiasan leher dan dada ialah hiasan pakaian perempuan ataupun yang dikenbalnya dengan kalung buah jukum, kalung papanjajar, dan kalung ringit.

Seluruh ini sesungguhnya sama dengan hiasa yang ada pada pakaian adat pria, kalung buah jukum sendiri juga ialah kalung yang terdiri atas gantungan dan berbentuk semacam serangkaian minaiatur buah jukum.

Sebaliknya untuk kalung papanjajar sendiri ialah kalung yang memiliki gantungan dan berupa menyamai 3 lempengan perahu dan tersusun secara berbeda – beda.

Kemudian untuk kalung ringgit sendiri ialah kalung dengan 9 buah duit ringit.

Perhiasan Pinggang Dan Lengan

pada bagian pinggang dan lengan, umumnya hendak dikenai pakaian selempang pinang yang biasa digantung secara melintang dan mirip dengan bunga.

Tidak hanya itu biasanya dikenakan dengan sejenis ikat pinggang yang berbahan beludru. Dan berhias pada kelopak bunga dengan bahan dari kuningan.

Sedangakan pada perhiasan lengan ialah menyamai semacam gelang burung, gelang bibit, gelang kano, dan gelang jarum.

Pakaian Adat Lampung Pria

Pakaian Adat Lampung Pria

Pakaian Adat Lampung Pria

Pakaian adat lampung laki – laki ialah pakaian yang berbentuk lengan panjang dengan corak putih, celana panjang dengan corak gelap. Dan tidak kurang ingat dngan sarung tumpal, sesapuran, dan khika akhir.

Pakaian adat lampung laki – laki juga lengkap dengan bermacam pernak – pernik lainya, sepeti Pernik – pernik perhiasan. Tidak hanya itu juga ada 8 perhiasan yang umumnya digunakan oleh pengantin laki – laki antara lain semacam :

Kalung Papan Jajar : biasanya ada 3 lempengan siger yang kecil dan disusun dengan dimensi yang berbeda – berbeda.

Sebaliknya makna dari kaluh tersebut yalmi simbol dari suatu kehidupan baru yang nantinya hendak mereka lakukan dan hendak dilanjutkan dengan metode turun temurun sampai ke kanak – kanak mereka.

  1. Kalung Buah Jukum : Berbentuk rangkaian miniatur buah jukum yang ialah simbol do ’ a supaya mereka dapat memperoleh generasi dengan lekas.
  2. Selempeng Pinang : berbentuk kalung panjang yang berupa semacam gantungan dan menyamai buah dan bunga.
  3. Ikat Pinggang : umumnya hendak dilengkapi dengan keris yang ialah senjata adat tradisonal Lampung.
  4. Gelang Burung : ataupun gelang pipih yang lengkap dengan hiasan – hiasan yang berupa burung garuda terbang.
  5. Gelang Kano : biasanya gelang ini dipakai pada lengan kiri dan kanan dan di dasar gelang burung.
  6. Gelang Bibit : ialah gelang yang biasa dipakai di dasar gelang Kano. Gelang mempunyai symbol yang berarti suatu do ’ a yang maknanya nyaris sama dengan kalung buah jukum ialah biar lekas menemukan generasi.

Pakaian Adat Lampung Wanita

Pakaian Adat Lampung Wanita

Pakaian Adat Lampung Wanita

Pakaian adat pengantin perempuan memanglah tidak jauh berbeda dengan pakaian adat pengantin pada laki – laki. Ialah yang terdiri atas sarung tapis, sesapuran, sampai khikhat ialah yang biasa ada pada pakaian adat pengantin perempuan.

Tetapi untuk metode membedakanya ialah umumnya terdapat bonus hiasan lain yang bisa menaikkan nilai eksotis pada pakaian perempuan. Sebagian hiasan semacam selappai, katu, tetapi dewa sano, dan bebe.

Selappai ialah suatu pakaian, tetapi pakaian ini tidak terdapat lengannya, namun pakaian ini juga memiliki hiasan rumbai ringgit pada bagian tepi bawahnya.

Sedanglan untuk bebe sendiri ialah sulaman benang yang berasal dari kain satin yang menyamai bunga teratai.

Sebaliknya kati tapis dewa sano ialah rumpai ringgit yang berasal dari kain tapis jung jarat. Tidak hanya itu terdapat juga sebagian pernak – pernik bonus yang biasa dipakai oleh pengantin perempuan.

Berikut sebagian pernak – pernik yang biasa diapakai oleh pengantin perempuan tersebut antara lain semacam.

  1. Siger : ialah mahkota yang dibuat dari emas dan umumnya ini dipakai oleh pengantin perempuan.
  2. Seraja bulan : ialah mahkota kecil yang biasa terdapat diatas siger.
  3. Subang : mrupakan perhiasan yang biasa digantungkan di ujung daun kuping yang menyamai semacam buah kenari dan dibuat dari emas.
  4. Perhiasan leher dan dada : ialah hiasan yang terdiri atas kalung ringgit, kalung papanjajar, dan kalung jukum.
  5. Perhiasan pinggan dan lengan : ialah perhiasan yang biasa dipakai dipinggang yang berbentuk selempang pinang yang digantungkan dari bahu ke punggan.

Pakaian Adat Lampung Pesisir

Pakaian adat lampung ipesisisr ialah pakaian yang diwariskan dan banyak digunakan kala terdapat kegiatan semacam penikahan dan pertunjukan – pertunjukan seni tara adat wilayah lampung, semacam halnya dengan tari bedana dan tari sembah.

Suku saibatan ialah suku yang mendami di wilayah pesisir lampung yang membentang dengan luas dari timur, selatang, dan sampai barat, Daerah ataupun wilayah pesebaran suku Saibatan ini sampai tersebar di bermacam Lampung timur, Lampung Selatan, Pesawaran, Bandar Lampung, Tanggamus, dan Lampung Barat.

Tidak hanya itu suku sibatin juag pemeluk partileneal ataupun pemeluk yang menjajaki garis generasi dari si bapak. Walaupun begitu suku saibatin ini mempunyai keunikan tertentu paling utama dalam tatanan warga dan tradisi.

Karakteristik – Karakteristik Suku Saibatan

Karakteristik dari suku saibatan bisa kita amati dari pakaian yang biasa dipakainya salah satunya ialah berupa siger ataupun yang biasa disebutnya dengan mahkota pengantin suku Saibatin yang mempunyai 7 lekuk pucuk.

Dari 7 pucuk ini melambangkan 7 adog, ialah antara lain semacam sutan, raja jukuan ataupun depati, radin, batin, minak, mas, dan kimas.

Tidak hanya itu terdapat juga awan gemisir yang biasa digunakan bagaikan budaya arak – arakan adat, misalnya saja semacam kegiatan perkawinan.

Pakaian Adat Lampung Saibatin

Pakaian Adat Lampung Saibatin

Pakaian Adat Lampung Saibatin

Pakaian adat sabatin ialah suatu arti yang berarti satu batin dan mempunyai satu junjungan. Seluruh ini cocok dengan lapisan pada social.

Tidak hanya itu budaya suku saibatin biasanya bertabiat aristokratis, hala ini dikerenakan peran adat cuma dapat diwariskan lewat garis generasi saja.

Karakteristik lain dari suku saibatin salah satunya dapat kita amati dari pakaian adat yang dipakainya ialah umumnya memakai mahkota pengantin yang mempunyai 7 lekuk.

Pakaian Adat Lampung Pepadun

Secara universal, suku adat Lampung dibagi jadi 2 suku antara lain suku adat lampung Saibatin dan suku adat lampung pepadun.

Oleh karena itu provinsi lampung memanglah banyak mempunyai semboyan “ Sai Bumi Ruwa Jurai ” yang artinya ialah Satu Bumi 2 Jiwa.

Pada perihal ini ada juga perbeadaan antara pakaian adat Saibatain dengan pakaian adat Pepadun. Salah satunya perbedaanya terdapat pada corak pakaian yang biasa digunakan.

Pakaian adat Lampung Pepaduan umumnya dikombinasi corak putih, sebaliknya untuk pakaian adat Lampung Saibatin umumnya dikombinasi dengan corak merah.

Pakaian Adat Lampung siger

Siger ialah suatu mahkota emas yang umumnya digunakan pada kepala pengantin perempuan. Mahkota juga mempunyai symbol dari keagungan adat budaya Lampung.

Tidak hanya itu siger sendiri mempunyai 9 ruji yang menunjukkan kalau terdapat 9 sungai besar yang ada pada provinsi lampung.

Antara lain sepertu sungai Way Semangka, Way Sunkai, Way Abung Pareng, Way Sekampung, Way Seputih, Way Tulang Bawang, Way Mesuji, dan Way Kanan.

Pakaian Adat Lampung modern

Pakaian adat lampung modern ialah pakaian adat yang biasa digunakan kala terdapat kegiatan semacam perkawinan oleh pengantin pada dasarnya pakian adat modern ini tidak jauh berbeda dengan pakaian adat lampung yang lama.

Sebab pada dasarnya untuk peralatan pakaian adat ini juga masih sama dengan peralatan pakain adat lampung jaman dahulu.

Tetapi terdapat sedIkit perbandingan antara pakaian adat lampung modern dengan pakaian adat lampung lama salah satunya ada pada pada corak dan wujud pakaianya.

Perbedaanya sendiri saat ini Pakaian adat Lampung modern memanglah telah mempunyai bermacam macam corak, tidak hanya merah dan putih saja, melainkan terdapat motif lain yang setelah itu dikombinsaikan sampai menjadikan pakaian adat jadi lebih menarik.

Pakaian Adat Lampung Anak

Pakaian adat lampung ialah salah satu bagaikan simbol bukti diri kebudayan dari tiap wilayah, yang pastinya itu seluruh telah jadi aset nenek moyang untuk mereka tidak hanya itu juga ialah salah satu peninggalan budaya masing – msaing wilayah.

Pada dasarnya pakaian adat anak ialah salah satu pakaian yang di khusukan cuma untuk anak – anak saja, umunya pakaian ini cuma hendak digunakan kala terdapat kegiatan – kegiatan tertentu saja.

Sebaliknya untuk wujud dan motifnya pakaian adat anak ini tidak jauh berbeda dengan pakaian adat lampung berusia, perbedaanya cuma dimensi dan bonus – bonus yang bisa jadi kurang lengkap dibanding aslinya.

Nah, seperti itu bermacam tipe pakaian adat Lampung yang memiliki khas dan motif yang menarik. Tidak hanya itu juga tipe pakaian adat lampung juga dibagi jadi 2 tipe yakani pakaian adat laki – laki ataupun pakaian adat perempuan.

Dan tiap tipe pakaian adat pastinya mempunyai nilai filosofis. Tidak hanya itu dengan terdapatnya banyak tipe pakaian adat juga bisa menampilkan bukti diri Lampung bagaikan kota yang kaya hendak budaya.