Sejarah Bulu Tangkis Dunia dan Internasiol beserta penjelasanya Lengkap

Sejarah Bulu Tangkis

Sejarah Bulu Tangkis – Anda punya hobi bulu tangkis? Ya, bulu tangkis menjadi salah satu jenis olahraga yang sangat dinikmati dan diminati oleh banyak orang. Selain menyenangkan, memainkan bulu tangkis juga dapat menyehatkan dan juga melatih otot tangan. permainan bulu tangkis ini akan sangat asyik dimainkan jika dimainkan dengan lawan.

Pada umumnya permainan ini dilakukan di lapangan bulu tangkis. Namun, banyak anak-anak Indonesia yang memainkan permainan bulu tangkis ini di tanah yang lapang. Saat musim permainan bulu tangkis, jalanan akan dipenuhi dengan anak-anak yang bermain olahraga tersebut ini. Gedung olahraga juga akan dipenuhi para pemain yang sibuk berlatih permainan bulu tangkis ini.

Hal ini menunjukkan bahwa bulu tangkis di Indonesia sangat diminati oleh berbagai macam kalangan baik muda maupun kalangan tua. Di Negara Indonesia sendiri, bulu tangkis menjadi salah satu cabang olahraga yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Hal ini juga yang dapat membuat olahraga ini menjadi salah satu olahraga andalan di kancah dunia.

Tidak sedikit pula atlet bulu tangkis Indonesia yang berhasil mendapatkan medali dan juga sebuah kemenangan. Ini karena, Indonesia mempunyai sejarah bulu tangkis yang panjang. Misalnya saja seperti halnya Rudi Hartono yang berhasil membawa pulang kejuaraan All England sampai delapan kali.

Bahkan kejayaan atlet Indonesia yang aslinya bernama Nio Hap Liang ini belum dapat ditaklukkan oleh atlet bulu tangkis dari negara manapun. Beliau sukses membanggakan Indonesia sejak tahun 1960-an sampai tahun 1980-an.

Tidak hanya itu, beberapa atlet bulu tangkis indonesia lainnya yang terkenal seperti Susi Susanti, Taufik Hidayat, Alan Budi kusuma, dan yang baru-baru ini ikut mengharumkan nama Indonesia dalam kancah Asian Games 2018 ialah Jonathan Christine.

Lantas, sebenarnya sejak kapan cabang olahraga bulu yang mulai ada di Indonesia? Selain itu, bagaimana perkembangan dari olahraga ini secara umum. Untuk Anda yang ingin mengetahui lebih detail nya, yuk langsung saja simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Awal Mula Munculnya Permainan Bulu Tangkis

Dalam sejarah bulu tangkis terdapat dua pendapat yang telah mengemukakan asal usul dari permainan ini. pendapat pertama berasal dari Mesir Kuno yang mana kabarnya permainan ini sudah ada di negara tersebut sejak kurang dari 2000 tahun silam.

Sedangkan pendapat yang kedua mengatakan bahwa jenis olahraga ini berasal dari Negara Tiongkok. Adapun nama olahraga ini ialah Jianzi di negara tersebut. Namun, di masa lalu olahraga Jianzi ini hanya menggunakan kok tanpa adanya sebuah raket.

Sedangkan untuk peraturan permainannya sendiri sama seperti aturan permainan bulu tangkis pada umumnya. Dimana para pemain harus dapat menjaga kok agar tidak jatuh di tempat yang tidak semestinya.

Sejarah Bulu Tangkis Di Dunia

Pada zaman pertengahan tepatnya di Inggris sudah mempunyai sebuah permainan tradisional yang sering dimainkan oleh anak-anak yang ada di sana. Nama dari permainan ini yaitu “Battledore and Shuttlecock”. Adapun cara memainkan permainan ini yaitu dengan cara menggunakan tongkat dan kok.

Para pemain harus dapat menjaga kok agar tetap berada di udara supaya tidak jatuh ke tanah maupun lantai. Adapun cara memainkannya yaitu dengan cara dipukul selama mungkin. Adapun permainan bulu tangkis sendiri mulai benar-benar dimainkan oleh sebagian masyarakat di dunia sejak abad ke 17.

Dalam bahasa inggris nama permainan ini ialah badminton yang berasal dari nama salah satu istana di Inggris yakni badminton House. Pada awalnya, keluarga dari Duke of Beafourt yang merupakan pemilik dari istana Badminton House ini mengadakan sebuah perlombaan bulu tangkis di istananya tersebut.

Hal ini bermula dari sebuah permainan “Battledore and Shuttlecock” yang dilaksanakan di Inggris oleh anak-anak. Hanya saja, dalam permainan ini pihak istana dapat melakukan improvisasi dalam permainan ini dimana ia meletakkan tali di tengah-tengah area permainan.

Nah, penambahan tali inilah yang menjadi cikal bakal permainan bulu tangkis mulai terkenal sampai sekarang. Hingga di akhir tahun 1850-an, permainan “Battledore and Shuttlecock” ini mengalami perkembangan yang begitu pesat. Pada tahun 1960 melalui pamflet buatan Issax Spraat nama permainan ini diubah menjadi badminton Battledore a New game.  Dari sinilah awal mula permainan badminton berasal.

Sejarah Bulu Tangkis di Indonesia

Di Indonesia sejarah bulu tangkis diawali pada tahun kurang lebih 1930-an. Pada masa itu, cabang olahraga bulu tangkis ini berada di bawah perkumpulan Ikatan Sport Indonesia (ISI). Namun, bulu yaitu di Indonesia semat dilupakan karena pada saat ini sedang berada pada masa perang. Namun, semenjak Indonesia merdeka, bulu tangkis mulai hidup kembali tepatnya di tahun 1947 silam.

Perkembangan dari permainan bulu tangkis ini begitu terlihat di tahun 1948 karena adanya kampanye yang telah dilakukan oleh Presiden Soekarno. pada saat itu jenis kampanye yang diserukan yaitu “National Building” atau gerakan dalam membangun bangsa yang benar-benar digalakkan.

Pada masa itulah, permainan bulu tangkis diperkenalkan sebagai salah satu cang olahraga pada saat itu. Bahkan Presiden Soekarno juga berjanji bahwa cabang olahraga ini akan sukses berprestasi pada kancah internasional. Melalui Keppres No. 263/1953, Presiden Soekarno merencanakan Indonesia akan berada di posisi 10 besar di dunia.

Hal ini ternyata tidak main-main, harapan dari Presiden Soekarno ini ternyata dapat diwujudkan di tahun 1958. Pada saat itu, Indonesia berhasil dan juga sukses menjuarai Thomas Cup yang dilaksanakan di Singapura.

Hal ini tentunya menjawab tantangan-tantangan dari negara lain yang menganggap bahwa Negara Indonesia hanyalah tim yang lemah. prestasi ini akhirnya dapat membanggakan dan juga diikuti oleh penerus-penerusnya hingga sampai saat ini.

Induk Organisasi Bulu Tangkis

Bulu tangkis merupakan salah satu cabang olahraga bergengsi yang ada di dunia. Tidak heran jika banyak negara yang memiliki organisasi untuk dapat mengembangkan bulu tangkis. Berikut ini merupakan beberapa induk bulu tangkis yang ada di dunia maupun Indonesia.

1. Organisasi Bulu Tangkis Dunia

Sejarah berkembangnya bulu tangkis modern tentunya tidak lepas dari salah satu organisasi bulu tangkis internasional yaitu IBF. IBF sendiri adalah singkatan dari International badminton Federation yang sudah berdiri sejak tahun 1934.

Pada saat itu, ada 9 negara yang bergabung dan juga menjadi pelopor dari organisasi ini. adapun negara-negara tersebut ialah Inggris, Skotlandia, irlandia, Wales, Belanda, Denmark, kanada, Perancis dan Selandia Baru.

Organisasi ini terus mengalami sebuah perkembangan yang sangat begitu pesat bahkan dalam kejuaraan yang bergengsi. Tidak sampai di situ saja, anggota dari organisasi ini juga terus bertambah seiring berjalannya waktu hingga berjumlah kurang lebih 186 negara.

Adapun IBF sendiri mempunyai  5 tingkatan kepengurusan yang diawali dengan Executive Board, BWF Council, BWG Commiteesm BWF Commissions dan juga Management Team.

2. Organisasi Bulu Tangkis di Indonesia

Sedangkan organisasi bulu tangkis di Indonesia yang pertama kali berdiri yaitu PORI (persatuan Olahraga Republik Indonesia) yang didirikan pada tanggal 20 Januari 1947 silam. Di tahun 1951 organisasi ini berubah namanya menjadi PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia).

PBSI merupakan salah satu kepengurusan organisasi bulu tangkis yang berada di tingkat pusat. Kemudian di bawah nya lagi ada dua buah kepengurusan yaitu Pengda (pengurus Daerah) yang menjadi kepengurusan tingkat provinsi.

Sedangkan kepengurusan kedua yaitu Pengcap (pengurus cabang) yang berada di wilayah kabupaten maupun kota. PBSI sudah menjadi anggota dari IBF yang merupakan organisasi bulu tangkis tingkat dunia.

Peraturan Bulu Tangkis dan Perhitungan Poin Pertandingan

Sama seperti sejarah bulu tangkis, peraturan dalam olahraga ini juga terus mengalami sebuah perkembangan. Perkembangan yang paling mencolok yaitu terletak pada bagian perhitungan poin. Dalam cabang olahraga ini pernah mengalami beberapa perubahan peraturan perhitungan poin lho.

Apa saja perubahan tersebut? Langsung saja simak selengkapnya di bawah berikut ini.

1. Peraturan Sistem Klasik

Peraturan perhitungan ini berlaku sejak awal didirikannya hingga tahun 2002, namun peraturan ini diubah dengan sistem 5×7 poin. Untuk partai putra tunggal dan juga  seluruh ganda baik itu putra, putri maupun campuran, setia set akan terdiri atas 15 poin. Sedangkan untuk tunggal putri satu set hanya mencapai 11 poin saja.

2. Peraturan Sistem 5×7 Poin

Peraturan yang satu ini hanya mempunyai waktu yang singkat yaitu hingga bulan Agustus 2002 saja. sistem yang digunakan dalam peraturan ini yaitu  pindah pola untuk mendapatkan poin. Jadi para pemain harus dapat melakukan servis untuk mendapatkan poin.

Sedangkan pada sistem klasik, poin yang didapat tanpa harus bergantung pada siapa yang telah melakukan servis. Pada sistem inilah satu set hanya terdiri atas 7 poin saja. namun, para permainan harus dapat memenangkan setidaknya 3 set sebelum dikatakan sebagai pemenang.

Jika para pemain mampu mendapatkan poin set yang sama, maka permainan ini akan dilaksanakan hingga 5 set.

3. Peraturan Sistem Klasik yang Dimodifikasi

Peraturan ini mulai berlaku sejak bulan Agustus 2002 dimana peraturannya diubah dengan kembali ke peraturan klasik namun sudah dimodifikasi dengan baik. Dalam peraturan ini satu set akan terdiri atas 15 poin yang mana untuk putra tunggal dan juga seluruh ganda.

Sedangkan untuk putri tunggal hanya membutuhkan 11 poin saja untuk memenangkan 1 set tersebut. Dalam permainan ini, salam satu set terdiri akan 21 poin. Sedangkan untuk pemain yang telah dikatakan menang harus memenangkan dua set. Jika para pemain sama-sama memenuhi set hingga kedudukannya 1-1, maka permainan akan dilanjutkan pada 3 set.

Nah, pada saat ini peraturan poin yang telah digunakan dalam permainan bulu tangkis menggunakan peraturan yang ketiga yaitu peraturan sistem klasik yang sudah dimodifikasi. Dengan adanya peraturan tersebut ternyata Indonesia dapat membuktikan kemampuan bulu tangkisnya di kancah Nasional bahkan kancah internasional.

Sehingga, pada saat ini bulu tangkis Indonesia sudah tidak dipandang sebelah mata lagi. seperti itulah kiranya sejarah bulu tangkis yang bisa dibagikan kepada Anda semua. Semoga dengan adanya informasi ini membuat Anda semakin bangga akan cabang olahraga bulu tangkis tersebut.

Itulah sekilas sejarah bulu tangkis Indonesia dan juga sejarah bulu tangkis Dunia. Tidak  hanya permainannya yang asik untuk dimainkan dan jufa dilihat, sejarahnya pun membuat kita terpesona. Bulu tangkis pun menjadi salah satu olahraga yang bergengsi. Sejak kemerdekaan Indonesia, olahraga ini selalu mendapatkan perhatian dari banyak dari beberapa pihak. Sekian dan terimakasih.

 

Pengertian Bulu Tangkis : Sejarah, Teknik, Peraturan, Ukuran {Lengkap}

Pengertian Bulu Tangkis – Jumpa lagi bersama mimin yang pada kesempatan yang baik ini akan membagikan sedikit informasi seputar Pengertian Bulu Tangkis. Bulu tangkis merupakan salah satu olahraga yang yang dimainkan oleh dua orang atau dua pasangan yang saling berlawanan. Yuk untuk lebih jelasnya mari kita simak ulasan berikut ini.

Pengertian Bulu Tangkis

Olahraga Bulu Tangkis
Olahraga Bulu Tangkis

Bulu tangkis adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan. Olah raga yang satu ini hampir mirip seperti tenis.

Secara harfiah bulu tangkis berasal dari dua kata, yaitu bulu dan tangkis. Kata bulu diambil dari bentuk atau wujud kok (shuttlecock) yang terbuat dri bulu angsa. Sedangkan “tangkis” diambil dari kata dasar menangkis. Inti dari permainan bulu tangkis adalah menangkis pergerakan dari shuttlecock (bulu) tersebut.

Sejarah Bulu Tangkis

Pengertian Bulu Tangkis
Pengertian Bulu Tangkis

Perihal awal mula dan asal permainan bulu tangkis, berbagai pendapat muncul. Pendapat pertama menjelaskan bahwa permainan ini berasal dan berkembang di Mesir kuno pada 2000 tahun yang lalu. Pendapat selanjutnya mengatakan bahwa permainan ini berasal dari India dan daratan Tiongkok.

Berkembangnya permainan bulu tangkis ini dikenal luas oleh msyarakat dunia adalah pada abad pertengahan di Inggris, yaitu dari sebuah permainan tradisional anak-anak setempat yang bernama Battledore dan Shuttlecocks.

Permainan tradisional ini sangat populer di kalangan masyarakat hingga pada akhirnya sebuah majalah bernama “Punch” mempublikasikan permainan ini.

Tujuan permainan bulu tangkis adalah mengumpulkan angka sampai 21. Pemain yang telah lebih dulu mengumpulkan poin atau angka hingga 21 adalah pemenangnya. Pemain bulu tangkis dibedakan menjadi paratai tunggal dan partai ganda. Partai tersebut dapat dimainkan oleh putra maupun putri. Selain itu, partai ganda juga dapat dimainkan secara ganda campuran.

Peraturan yang digunakan daalam permainan bulu tangkis harus sesuai dengan peraturan IBF. Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi perlengkapan dan peralatan yang digunakan saja, melainkan partai yang berkepentingan juga harus mengikutinya. Misalnya produsen peralatan.

Teknik

Pengertian Bulu Tangkis
Pengertian Bulu Tangkis

Bulu Tangkis

Dalam permainan bulu tangkis ada banyak teknik dasar yang harus dikuasai guna menjadi modal awal atau dasar untuk menjadiseorang pemain bulu tangkis profesional. Berikut ini merupakan tekni-tekni dasar dalam permainan bulu tangkis.

  1. Cara Memegang Raket (Grip)

Teknik yang paling dasar dalam permainan bulu tangkis adlaah cara memegang raket atau grip.

Cara memegang raket adalah faktor utama yang paling berpengaruh terhadap kualitas pukulan yang dihasilkan. Seorang pemula yang baru belajar bermain bulu tangkis harus benar-benar menguasai teknik dasar ini terlebih dahulu guna mampu melanjutkan ke teknik dasar permainan bulu tangkis berikutnya. Jenis memegang raket atau grip dalam permainan bulu tangkis dibedakan menjadi 2 macam, yaitu sebagai berikut.

Pegangan Forehand

Cara memegang raket secara forehand adalah :

Pegang raket dengan tangan kiri, kepala raket menyamping. Raket dipegang seperti sedang “jabat tangan”. Bentuk “V” tangan diletakkan pada bagian gagang raket.

Tiga jari, yaitu jari tengah, jari manis, dan kelingking menggenggam raket, sedangkan jari telunjuk agak terpisah.

Letakkan ibu jari di antara tiga jari dan telunjuk.

Pegangan Backhand

Cara memegang raket secara backhand adalah geser “V” tangan ke arah dalam. Letaknya di samping dalam, kemudian bantalan jempol berada pada pegangan raket yang lebar.

Footwork

Fungsi gerakan footwork adalah sebagai penyangga tubuh guna menempatkan badan dalam posisi yang memungkinkan untuk melakukan gerakan pukulan yang efektif. Agar mampu memukul dengan posisi yang baik, seorang pemain harus mempunyai kecepatan gerak. Kecepatan gerak kaki tidak dapat dicapai apabila gerakan kaki tidak teratur.

Hitting Position

Posisi memukul bola atau kerap disebut dengan preparation. Waktu sekian detik yang ada pada masa persiapan ini juga dipakai guna menentukan pukulan apa yang akan dilakukan. Oleh sebab itu, posisi persiapan ini sangat penting dilakukan dengan baik dalam upaya menghasilkan pukulan berkualitas. Berikut ini merupakan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam hitting position

Overhead Untuk Pegangan Tangan Kanan

Berikut ini merupakan cara untuk melakukan overhead pegangan tangan kanan.

Posisi badan menyamping arah net.

Kaki kanan berada di belakang kaki kiri.

Saat memukul bola harus terjadi perpindahan beban berat badan dari kaki kanan ke kaki kiri.

Posisi badan harus selalu berada di belakang bola yang akan dipukul.

Untuk Pukulan Underhand Net

Berikut ini merupakan cara pukulan underhand net.

Salah satu kaki berada di depan.

Lutut kaki kanan dibengkokkan, sehingga paha bagian bawah agak turun.

Kerendahannya sesuai dengan ketinggian bola yang akan dipukul.

Sedangkan, saat bola dipukul posisi kaki kiri harus tetap berada di belakang dan hanya bergeser ke depan sedikit.

Servis

Servis adalah pukulan pertama untuk mengawali permainan bulutangkis. Servis juga dilakukan setelah bola mati. Jika terjadi kesalahan dalam servis maka akan menguntungkan lawan di antaranya poin untuk lawan apabila servis menyangkut atau gerakan servis salah.

Teknik jenis ini harus mendapatkan perhatian utama sebelum memberikan teknik yang lain dalam permainan bulu tangkis. Jenis sevis dalam permainan bulu tangkis dibedakan menjadi 3 macam, yakni servis pendek, servis tinggi, dan flickatau servis setengah tinggi.

Umumnya servis digabungkan ke dalam jenis atau bentuk yakni servis forehand dan backhand. Masing-masing jenis servis bervariasi pelaksanaanya sesuai dengan situasi permainan di lapangan.

Servis Forehand Pendek

Tujuan servis pendek adalah guna memaksa lawan supaya tidak dapat melakukan serangan, sehingga lawan dipaksa berada dalam posisi bertahan. Berikut ini merupakan cara melakukan servis forehand.

Kok harus dipukul dengan ayunan raket yang relatif pendek.

Saat perkenaan kepala (daun) raket dan kok, posisi siku dalam keadaan bengkok guna menghindari penggunaan tenaga pergelangan tangan, dan perhatikan peralihan titik berat badan Anda.

Servis Forehand Tinggi

Servis forehand tinggi umumnya digunakan dalam permainan tunggal. Berikut ini merupakan cara yang digunakan untuk melakukanservis forehand tinggi.

Kok harus dipukul dengan menggunakan tenaga penuh. Penggunaan tenaga penuh ini berfungsi supaya kok melayang tinggi dan jatuh tegak lurus di bagian belakang garis lapangan lawan.

Pada saat memukul kok, kedua kaki dibuka selebar bahu dan kedua kaki senantiasa kontak dengan lantai.

Perhatikan gerakan ayunan raket. Lakukan dengan sempurna serta diikuti oleh gerak peralihan titik berat badan dari kaki belakang ke kaki depan yang harus berlangsung kontinu dan harmonis.

Sebelum memukul kok kita sebaiknya berkonsentrasi.

Servis Backhand

Servis backhand umumnya digunakan dalam permainan ganda. Berikut ini merupakan cara melakukan servis backhand.

Salah satu kaki di depan, ujung kaki kanan mengarah ke sasaran yang diinginkan.

Kedua kaki terbuka selebar pinggul, lutut dibengkokkan, sedangkan sikap badan tetap rileks dan konsentrasi.

Ayunan raket relatif pendek, sehingga kok hanya didorong dengan bantuan peralihan berat badan dari belakang ke kaki depan, dengan irama gerak kontinu dan harmonis.

Arahkan bola dengan tepat.

Servis Underhand

Guna bisa melakukan teknik pukulan dari bawah atau underhand adalah kita harus terampil berlari dengan langkah lebar, kaki kanan berada di depan kaki kiri guna menjangkau jatuhnya kok. Dalam sikap menjangkau ini, siku dalam keadaan bengkok dan pertahankan sikap tubuh tetap tegak, sehingga lutut kanan dalam keadaan tertekuk. Berikut ini merupakan fungsi teknik pukulan dari bawah.

Guna mengembalikan pukulan pendek atau permainan net lawan.

Sebagai cara bertahan akibat pukulan serang lawan. Jika kita berada salam situasi tertekan dalam permainan bulu tangkis, kita harus melakukan pukulan penyelamatan dengan cara mengangkat kok tinggi ke daerah belakang lapangan lawan.

Pukulan dasar ini bisa dilakukan dengan teknik pukulan forehand dan backhand.

Berikut ini merupaka cara yang digunkan dalam melakukan pukulan underhand.

Pegangan raket forehand untuk underhand forehand, sedangkan pegangan backhand untuk underhand backhand.

Pergelangan tangan agak bengkok ke belakang, siku juga agak bengkok.

Sambil melangkahkan kaki kanan ke depan, ayunkan raket ke belakang lalu pukul bola dan pada saat perkenaan bola, posisi tangan lurus.

Bola dipukul kira-kira dekat kaki kanan bagian luar.

Posisi akhir raket sesuai arah bola.

Overhead clear atau Lob

Pukulan lob adalah pukulan jauh dengan hasil pukulan melambung. Pukulan overhead clear (pukulan lob) harus benar-benar dikuasai, sebab pukulan jenis ini sama dengan beberapa pukulan lainnya. Pukulan lob dibedakan menjadi macam, yaitu sebagai berikut.

Deep lob/clear adalah pukulan yang bolanya tinggi ke belakang;

Attacking lob/clear adalah pukulan yang bolanya tidak terlalu tinggi.

Berikut ini merupakan cara melakukan pukulan lob.

Gunakan pegangan forehand, pegang raket di samping bahu.

Badan menyamping ke arah net.

Posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri dan pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.

Posisi badan harus selalu berada di belakang bola saat memukul.

Bola dipukul seperti gerakan melempar.

Pada saat perkenaan bola, tangan harus lurus.

Posisi akhir raket mengikuti arah bola, lalu dilepas, sedang raket jatuh di depan badan.

Lecutkan pergelangan (raket) saat perkenaan dengan bola.

Smash

Smash adalah jenis pukulan yang keras dan tajam. Pukulan smash bertujuan untuk memetikan lawan secepat-cepatnya.

Pukulan smash dapat dilakukan pada sikap diam atau berdiri maupun sambil loncat atau king smash. Pemainharus menguasai teknik smash ini dengan sempurna. Salah satu manfaat pukulan smash adalah meningkatkan kualitas permainan. Manfaat ini sangat besar. Berikut ini merupakan teknik pukulan smash.

Perhatikan pegangan raket.

Sikap badan harus tetap lentur, kedua lutut dibengkokkan dan tetap berkonsentrasi pada kok.

Perkenaan raket dan kok di atas kepala dengan cara meluruskan lengan untuk menjangkau kok itu setinggi mungkin dan pergunakan tenaga pergelangan tangan pada saat memukul kok.

Lakukan gerak lanjutan dengan mengayun raket yang sempurna ke depan badan.

Dropshot

Pukulan dropshot adalah jenis pukulan yang meluncurkan kok ke daerah lawan sedekat mungkin dengan net. Karakteristik pukulan dropshot adalah kok atau shuttlecock senantiasa jatuh di dekat jaring didaerah lapangan lawan. Apabilaabola jatuh dekat dengan net dan tidak melewati garis ganda, maka dropshot tersebut aadalah dropshot yang baik.

Pukulan dropskot harus menggunakan perasaan agar jatuhnya kok sedekat dan setipis mungkin dengan garis serang lapangan lawan. Faktor yang memengaruhi pukulan dropshot adalah pegangan raket, gerak kaki yang cepat, posisi badan, dan proses perpindahan berat badan yang harmonis pada saat memukul.

Berikut ini adalah cara-cara yang dilakukan dalam pukulan dropshot.

Gunakan pegangan forehand.

Posisi dan pegang raket di samping bahu.

Posisi badan menyamping (vertikal) dengan arah net, posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri. Pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.

Posisi badan harus selalu berada di belakang bola.

Pada saat perkenaan bola, tangan harus lurus menjangkau bola dan dorong dengan sentuhan halus.

Posisi akhir raket mengikuti arah bola.

Perhatikan gerak langkah dan keseimbangan badan pada saat dan setelah memukul kok.

Netting

Netting adalah pukulan pendek yang dilakukan di depan net dan diarahkan ke depan net di daerah lapang lawan.

Netting memiliki karakteristik, diantaranya adalah kok senantiasa jatuh bergulir sedekat mungkin dengan jaring atau net di daerah lapangan lawan. Faktor yang memengaruhi pukulan netting adalah koordinasi gerak kaki, lengan, keseimbangan tubuh, posisi raket, dan kok saat perkenaan, dan daya.

Berikut ini merupakan cara yang digunakan untuk melakukan pukulan netting.

Pegangan raket forehand untuk forehandnet, sedangkan backhand untuk backhand samping net atau jaring.

Posisi siku agak bengkok dan pergelangan ditekuk sedikit ke belakang.

Pada saat memukul, kaki kanan berada di depan dan bola dipukul pada posisi setinggi mungkin.

Sesaat sebelum perkenaan bola, buat tarikan kecil dan pergelangan tangan. Pukullah bola pada bagian lengkung kanan dan kiri sampai pada bagian bawah bola. Akhir kepala raket menghadap atau sejajar dengan langit-langit.

Drive

Pukulan drive adalah jenis pukulan yang cepat dan mendatar. Umumnya pukulan drive digunakan dalam permainan ganda. Pukulan drive bertujuan guna menghindari lawan menyerang atau sebaliknya memaksa lawan mengangkat bola dan berada pada posisi bertahan. Pukulan drive memerlukan kekuatan otot bahu dan juga gunakan lecutan pergelangan pada saat bola dipukul.

Ukuran Lapangan Bulu Tangkis

Pengertian Bulu Tangkis
Pengertian Bulu Tangkis

Lapangan bulu tangkis berbentuk persegi panjang. Bentuk persegi panjang tersebut kemudian dibagi menjadi 2 bidang, yakni bidang permainan yang saling berhadapan dan terpisah dengan net yang membentang di tengah.

Pada permaian bulu tangkis, ada beberapa garis pada masing-masing bidang tersebut. Garis tersebut meliputi garis servis depan, garis servis tengah, garis servis samping (untuk permainan tunggal) sisi kiri dan kanan, dan garis servis belakang (untuk permainan ganda).

Garis-garis tersebut memiliki ketebalan sekitar 40 mm. Warna garis pada lapangan bulu tangkis harus berwarna kontra dengan warna lapangan, seperti warna kuning atau putih.

Bahan yang digunakan dalam permukaan lapangan bulu tangkis adalah bahan sintetis yang lunak dan kayu serta dan tidak dibolehkan untuk menggunakan permukaan lapangan yang bahannya terbuat dari bahan sintetis yang keras dan beton karena dapat mengakibatkan para pemain cidera.

Berikut ini merupakan ukuran internasional lapangan bulu tangkis yang ditetapkan standar internasional.

Panjang lapangan badminton adalah 13,40 m.

Lebar lapangan badminton 6,10 m.

Jarak garis servis depan dari garis net 1,98 m.

Jarak garis servis tengah dari garis samping lapangan 3,05 m.

Jarak garis servis belakang (untuk permainan ganda) dari garis belakang lapangan 0,76 m.

Jarak garis samping permainan tunggal dari garis pinggir lapangan 0,46 m.

Tinggi tiang net 1,55 m.

Tinggi net 1,52 m.

Selain ukuran internasional, ada juga ukuran lapanagn kecil atau mini yang biasanya digunakan untuk anak-anak berusia dibawah 9 tahun. Panjang lapangan kecil atau mini tersebut adalah sekitar 10.05 meter, sedangkan lebarnya adalah 4,40 meter.

Setiap ukuran lapangan bulu tangkis berbeda-beda, tergantung pada julah pemain.

Lapangan Bulu Tangkis Untuk Partai Tunggal

Dalam permainan partai tunggal, lebar area atau bidang permainan lebar area permainan menggunakan garis lapangan samping bagian dalam dan dalam panjangnya memakai garis belakang bagian luar. Sedangkan area permainan partai ganda untuk lebar permainan memakai garis luar bagian samping dan panjangnya menggunakan garis belakang bagian luar.

Dibawah ini merupakan ukuran lapangan bulu tangkis untuk partai tunggal.

Panjang bidang permainan adalah 13,40 m.

Lebar bidang permainan adalah 5,18 m.

Panjang bidang penerima servis adalah 4,72 m.

Lebar bidang penerima servis adalah 2,59 m.

Lapangan Bulu Tangkis Untuk Partai Ganda

Dalam permainan partai ganda, lebar area permainannya menggunakan garis lapangan samping sisi dalam sedangkan dalam panjangnya memakai garis belakang sisi luar. Lebar area permainan partai ganda menggunakan garis luar sisi samping dan dalam panjangnya memenggunakan garis belakang bagian luar.

Dibawah ini adalah ukuran lapangan bulu tangkis dalam permainan partai ganda.

Panjang bidang permainan adalah 13,40 m.

Lebar bidang permainan adalah 6,10 m.

Panjang bidang penerima servis adalah 3,96 m.

Lebar bidang penerima servis adalah 3,05 m.

Perlengkapan yang Digunakan Dalam Permainan Bulu Tangkis

Pengertian Bulu Tangkis
Pengertian Bulu Tangkis

Berikut ini merupakan beberapa perlengkapan yang digunakan dalam permainan bulu tangkis.

Raket

Raket secara tradisional terbuat dari bahan kayu. Sekarang ini pembuatan raket juga menggunakan bahan pilihan seperti alumunium atau logam ringan. Hampir seluruh raket pemain bulu tangkis profesional terbuat dari komposit serat karbon (plastik bertulang grafit).

Serat karbon mempunyai kekuatan hebat dalam perbandingan berat, kaku, serta memberi perpindahan energi kinetik yang hebat. Akan tetapi, beberapa model rendahan masih memakai baja atau aluminium untuk sebagian atau keseluruhan bahan raket.

Senar

Senar adalah salah satu alat atau perlengkapan yang sangat diperhatikan dalam permainan bulu tangkis. Jenis senar mempunya beberapa ciri-ciri yang berbeda satu sama lainnya. Kuat dan koko atau keawetan senar tergantung pada kinrjanya. Umunya senar memiliki ketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan ketegangan 18 sampai 30+ lb.

Kok (shuttlecock)

Bola yang digunakan dalam permainan bulu tangkis dinamakan dengan kok. Kok terbuat dari rangkaian bulu angsa yang disusun membentuk kerucut terbuka, dengan pangkal berbentuk setengah bola yang terbuat dari gabus. Sekarang ini ada juga kok yang terbuat dari bahan plastik.

Sepatu

Perlengkapan yang dibutuhkan dalam permainan bulu tangkis selanjutnya adalah sepatu. Sepatu digunakan untuk melakukan percepatan sepanjang lapangan. Sepatu bulu tangkis memerlukan sol karet yang berfungsi untuk cengkraman yang baik. Selain itu, terdapat pula dinsing sisi yang bertulang pada sepatu yang berfungsi agar tahan lama selama tarik menarik yang dilakukan.

Selain memberi dampak positif, sepatu juga memiliki dampak negatif berupa menyebabkan agak banyak stres atau ketegangan pada lutut dan juga pergelangan kaki.

Itulah pengertian bulu tangkis yang dapat mimin sampaikan. Terimakasih yaa sobat sudah mau berkunjung ke blog kami. Semoga artikel kali ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan sobat.

Bulu Tangkis : Pengertian, Sejarah, Teknik, Perlengkapan {Lengkap}

Olahraga Bulu Tangkis

Olahraga Bulu Tangkis – Hay teman – teman jumpa lagi dengan saya, pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan informasi seputar pengertian bulu tangkis.

Pengertian Bulu Tangkis

Olahraga Bulu Tangkis
Olahraga Bulu Tangkis

Permainan olahraga bulutangkis atau yang sering di sebut dengan permainan badminton ini juga sangat populer seperti halnya permainan sepak bola. Akan tetapi berbeda dengan sepak bola, materi badminton permainannya memiliki gerak yang dominan antara kaki dan juga lengan. Gerakan tersebut kemudian menjadikan teknik tertentu agar bisa memainkan raket dan juga kok.

Bulu tangkis merupakan sebuah olahraga raket yang dalam permainannya dilakukan oleh dua orang yang saling berlawanan untuk permainan tunggal. Dan  untuk permainan ganda menggunakan dua pasangan yang saling berlawanan.

Permainan olahraga ini mirip sekali dengan tenis. Bulutangkis atau badminton bertujuan untuk memukul bola permainan yang di sebut kok atau shuttlecock. Kok di pukul agar melewati jaring supaya jatuh dalam bidang permainan lawan yang sudah di tentukan. Dan pemain harus berusaha untuk mencegah lawan melakukan hal yang sama. Untuk lebih jelasnya yuk simak penjelasan di bawah ini.

Permainan bulu tangkis dikenal juga dengan istilah badminton, awal mulanya permainan ini dinamakan badminton, namun karena melihat pada pengertiannya maka olahraga ini mempunyai nama lain yaitu bulu tangkis.

Dan secara harfiah bulu tangkis berasal dari dua kata yaitu bulu dan tangkis. Kata bulu diambil dari bentuk kok (shuttlecock)yang terbuat dari bulu angsa.

Sedangkan tangkis diambil dari kata dasar menangkis. Dan inti dari permainan bulu tangkis adalah menangkis pergerakan dari shuttlecock tersebut.

Sejarah Bulu Tangkis

Olahraga Bulu Tangkis
Olahraga Bulu Tangkis

Permainan bulu tangkis kemungkinan berkembang di Mesir Kuno sekitar 2000 tahun yang lalu, akan tetapi juga disebut-sebut di India dan Republik Rakyat Tiongkok.

Dan seiringnya perkembangan permainan bulu tangkis dikenal luas oleh masyarakat dunia pada abad pertengahan di Inggris, yaitu sebuah permainan tradisional anak-anak setempat yang bernama battledore dan shuttlecocks.

Anak-anak pada waktu itu biasanya akan menggunakan dayung atau tongkat dan bersiasat bersama untuk menjaga kok agar tetap diudara dan mencegah menyentuh tanah.

Dan olahraga bulu tangkis diciptakan oleh petugas tentara Britania di Pune, India pada abad ke-19 pada saat mereka menambahkan jaring dan memainkannya secara bersaingan.

Kemudian para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada tahun 1850-an. Dan pada tahun 1877 rancangan peraturan pertama kali ditulis oleh Klub Badminton Bath.

Selanjutnya pada tahun 1893 Asosiasi bulu tangkis Inggris di bentuk dan kejuaraan internasional pertamanya pada tahun 1899 dengan kejuaraan All England.

Setelah itu bulu tangkis menjadi sebuah olah raga populer di dunia, terutama di wilayah Asia Timur dan Tenggara, yang saat ini mendominasi olah raga ini dan di negara-negara Skandinavia.

Karena perkembangannya yang sangat pesat maka perlu didirikannya organisasi internasional untuk mengatur kegiatan bulu tangkis internasional.  Lalu diberi nama international badminton federation (IBF) pada tanggal 5 juli 1934 yang beranggotakan dari beberapa negara. Di negara Indonesia dibentuk organisasi induk bulu tangkis tunggal nasional, yaitu persatuan bulu tangkis seluruh indonesia (PBSI) pada tanggal 5 mei 1951.

Kemudian pada tahun 1953 indonesia menjadi anggota IBF dan berhak untuk mengikuti pertandingan-pertandingan internasional.

4 Peraturan dalam Permainan Bulu Tangkis

Olahraga Bulu Tangkis
Olahraga Bulu Tangkis

Bulu tangkis adalah salah satu olahraga yang paling populer di Indonesia. Berbagai kejuaraan dunia dapat diraih oleh para atlet kita yang membanggakan. Ada beberapa kejuaraan bergengsi dalam pertandingan bulu tangkis. Beberapa diantaranya adalah Olimpiade, kejuaraan dunia, All England dan Asian Games dan Sea Games untuk pertandingan regional. Ada juga beberapa pertandingan super series yang diselenggarakan oleh berbagai negara di dunia. Untuk kejuaraan nasional ada beberapa kejurnas dan sirnas yang diselenggarakan di berbagai daerah di Indonesia.

Banyak juga masyarakat Indonesia yang gemar bermain bulu tangkis. Mulai dari anak-anak hingga tua dan muda. Akan lebih baik selain memainkan bulu tangkis dengan teknik yang benar, kita juga mengetahui apa saja peraturan dalam permainan olahraga bulu tangkis ini.

Peraturan permainan bulu tangkis ditetapkan oleh Induk organisasi Bulu tangkis Internasional atau BWF. Berikut ini adalah peraturan dalam permainan bulu tangkis yang perlu diketahui.

1. Peraturan Penilaian

Ada beberapa macam penilaian dalam permainan olahraga bulu tangkis, antara lain:

Dalam permainan bulu tangkis dalam nomor ganda ataupun tunggal, terdiri atas 21 angka, seperti yang telah ditentukan sebelumnya. Misalnya saja kedua belah pihak dapat angka sama yaitu 20-20, maka selisih poin harus 2. Misalkan Anda meraih angka 21 terlebih dahulu dan lawan Anda mendapat angka 20, maka Anda belum keluar sebagai pemenang. Anda akan menjadi pemenang jika selisih angka Anda dan tim lawan adalah 2 , menjadi 22 – 20. Angka maksimal tiap game adalah 30. Untuk itulah apabila terjadi poin 29-29, maka pemenangnya adalah pemain yang terlebih dulu mencapai angka 30.

Pertandingan dalam olahraga bulu tangkis, nomor tunggal maupun nomor ganda, terdiri dari 2 set. Jika tim Anda memenangkan 2 set langsung, maka tentu saja tidak akan ada tambahan set ketiga. Jika tim Anda menang pada set pertama dan kalah pada set kedua, maka ada tambahan satu set yang biasa disebut rubber game. Set ketiga adalah set penentuan di mana yang menang pada set ketiga berarti keluar sebagai pemenangnya.

2. Peraturan Pertandingan Ganda

Beberapa peraturan dalam olahraga bulu tangkis nomor pertandingan ganda adalah sebagai berikut:

Sebelum pertandingan dimulai, telah ditetapkan pihak mana yang akan melakukan servis pertama kali. Pemain di bidang servis kanan akan memulai pukulan servis ke arah lawan yang berdiri secara diagonal dihadapannya.

Pukulan servis pertama yang dilakukan selalu dilakukan dari bidang servis kanan.

Hanya pemain yang menjadi berdiri secara diagonal dihadapan pemain yang servislah yang dapat menerima bola atau shuttlecock. Jika shuttlecock hasil servis tersentuh atau dipukul oleh pemain pasangannya atau yang tidak berhadapan dengan si pemain yang melakukan servis, maka pihak yang servislah mendapat angka.

3. Peraturan Pertandingan Tunggal

Tambahan peraturan untuk pertandingan tunggal olahraga bulu tangkis adalah sebagai berikut:

Permaianan akan melakukan servis dari atau menerima servis dari bidang servis kanan hanya bila nilai pelaku servis adalah 0 atau angka genap pertandingan seperti nilai 2, 4, 6 dan seterusnya. Servis dilakukan dan diterima dari bidang servis kiri bila nilai pelaku servis merupakan angka ganjil seperti 1, 3, 5 dan seterusnya.

Kedua pemain yang bertanding akan mengubah bidang servis tempat masing-masing pemain itu berdiri setiap kali sebuah angka dihasilkan dalam setiap pertandingan.

4. Kesalahan Pemain

Ada beberapa kesalahan yang biasa dilakukan pemain ketika melakukan servis. Kesalahan yang dilakukan pemain yang berada pada sisi dalam lapangan atau peain yang melakukan servis akan menggagalkan servis yang dilakukannya dan akan menambah poin bagi tim lawan. Jika kesalahan dilakukan oleh pemain yang berada di sisi luar atau sisi lapangan yang menerima servis, maka poin akan didapatkan bagi yang melakukan servis.

Kesalahan-kesalahan dalam servis yang biasanya dilakukan pemain adalah sebagai berikut:

Ketika pemain melakukan servis, posisi shuttlecock pada saat disentuh raket berada di atas ketinggian pinggang dari pemain yang melakukan servis atau salah satu bagian dari kepala raket berada pada posisi lebih tinggi dari salah satu bagian tangan pelaku servis yang memegang raket ketika shuttlecock disentuh raket. Jika hal ini terjadi maka service judge akan meneriakkan foul dan pemain lawan yang akan mendapatkan poin atau nilai.

Saat pemain melakukan servis, shuttlecock jatuh ke bidang servis yang salah. Jatuhnya shuttlecock tidk berada di posisi yang berdiagonal dengan pemain yang melakukan servis; atau jatuh di depan garis servis pendek; atau jatuh dibelakang garis servis panjang; atau jatuh di luar garis batas samping lapangan. Jika shuttlecock jatuh di depan garis servs pendek maka pemain dapat membiarkan saja tanpa memukul shuttlecock. Jika shuttlecock keluar maka poin akan didapatkan oleh pemain yang menerima servis tersebut.

Kesalahan yang selanjutnya adalah kaki pelaku servis tidak berada dalam bidang servisnya, atau kaki penerima servis tidak berada dalam bidang servisnya yang terletak bersebarangan diagonal.

Sebelum atau ketika melakukan servis, salah satu pemain melakukan gerak tipu atau pura-pura atau secara sengaja mengejutkan lawannya dan memecahkan konsentrasi dari pemain yang lawannya maka hal ini juga termasuk dalam jenis pelanggaran.

Pada servis ataupun sedang reli, shuttlecock mengenai badan pemain, jatuh ke luar lapangan dan mengenai net. Makah al ini termasuk kesalahan dan poin akan diberikan kepada tim lawan.

Shuttlecock yang sedang dalam permainan dipukul sebelum menyeberang ke sisi lapangan pihak yang melakukan pukulan, biasanya hal ini terjadi ketika adu netting dengan bola yang tanggung dan cukup dekat dengan net. Jika bola tersebut belum masuk ke area permainan sendiri, maka bola tersebut tidak boleh dipukul. Jika shuttlecock masih di area permainan lawan dan sudah dipukul maka akan terjadi foul dan lawan akan mendapatkan poin.

Waktu shuttlecock dalam permainan, pemain menyentuh jaring atau tiang peyangga dengan raket, bagian tubuh, atau bajunya. Hal ini juga termasuk pelanggaran dan poin akan diberikan pada tim lawan.

Kejadian shuttlecock dipukul dua kali berurutan atau juga peristiwa penempelan shuttlecock di raket saat pukulan dilakukan. Hal ini biasanya terjadi pada nomor ganda, jika shuttlecock sudah menyentuh pemain yang ada di depan maka pemain belakang tidak boleh memukul shuttlecock lagi. Jika hal ini terjadi maka akan foul dan poin akan diberikan pada tim lawan. Begitu juga jika shuttlecock telah mengenai badan satu pemain maka pemain lain dalam tim tersebut tidak boleh memukul shuttlecock yang sudah menyentuh badan rekannya.

Pemain pelaku servis diharuskan melakukan servis jika pemain lawan sudah siap memulai permainan. Penerima servis dianggap siap jika ia melakukan gerakan untuk menerima servis yang telah dibayangkan. Jika penerima servis belum siap, maka penerima tersebut dapat mengangkat tangan sebagai tanda bahwa dia belum siap menerima servis dari pemain lawannya.

Pelaku dan penerima servis harus berdiri di dalam batas bidang servisnya masing-masing dan bagian dari kedua kaki pemain ini harus tetap bersentuhan dengan lantai, dalam posisi diam, hingga shuttlecock disentuh raket. Pemain yang melakukan dan menerima servis atau pemain lain dalam nomor ganda tidak boleh melakukan gerakan yang berlebihan yang dapat memecah konsentrasi tim lawan ketika akan melakukan servis.

Jika saat servis atau reli, shuttlecock menyentuh dan tidak melampui jaring, maka hal itu dianggap tidak sah. Jika shuttlecock tidak dapat menyebrangi net maka tentu saja poin akan diberikan pada tim lawan.

Ukuran Lapangan Permainan Bulu Tangkis

Olahraga Bulu Tangkis
Olahraga Bulu Tangkis

Lapangan permainan bulu tangkis berbentuk persegi panjang. Kemudian dibagi menjadi dua bidang yaitu bidang permainan yang saling berhadapan dan terpisah dengan net yang membentang ditengah.

Pada umumnya permainan bulu tangkis ada beberapa garis pada masing-masing bidang tersebut. Garis itu meliputi garis servis depan, servis tengah, servis samping (untuk permainan tunggal) sisi kanan dan kiri, dan garis servis belakang (untuk permainan ganda)

Dan garis-garis tersebut mempunyai ketebalan sekitar 40 mm. Warna garis pada lapangan bulu tangkis harus berwarna kontra dengan warna lapangan, seperti halnya warna kuning atau putih.

Bahan yang digunakan dalam permukaan lapangan bulu tangkis adalah bahan sintetis yang lunak dan kayu serat dan tidak boleh menggunakan bahan yang terbuat dari bhan sintetis yang keras dan beton karena dapat mengakibatkan pemain cidera.

Berikut ini ukuran lapangan bulu tangkis internasional yang ditetapkan standar internasional.

1. Panjang lapangan :13,40 m

2. Lebar lapangan : 6,10 m

3. Jarak garis servis depan dari garis net :1,98 m

4. Sela garis servis tengah dari garis samping lapangan : 3,05 m

5. Jangka garis servis belakang (untuk pemain ganda) dari garis belakang lapangan : 0,76 m

6. Jarak garis samping permainan tunggal dari garis pinggir lapangan :0,46 m

7. Tinggi tiang net :1,55 m

8. Tinggi net :1,52 m.

Teknik-Teknik Permainan Bulu Tangkis

Olahraga Bulu Tangkis
Olahraga Bulu Tangkis

Dalam permainan bulu tangkis ada banyak tekhnik dasar yang harus dikuasai guna menjadi modal awal atau dasar untuk menjadi seorang pemain bulu tangkis prefesional. Berikut ini merupakan teknik dasar permainan bulu tangkis.

a. Cara Memegang Raket (Grip)

Cara memegang raket adalah faktor utama yang paling berpengaruh terhadap kualitas pukulan yang dihasilkan. Sebagai pemula harus benar-benar menguasai teknik dasar terlebih dahulu agar mampu melanjutkan ke tekhnik berikutnya. Jenis memegang raket ada dua macam yaitu : Pegangan forehand, pegangan backhand.

b.Gerakan kaki (footwork)

Fungsi dari gerakan kaki adalah sebagai penyangga tubuh agar menempatkan badan dalam posisi yang memungkinkan untuk melakukan gerakan pukulan yang efektif.

Jika ingin memukul dengan posisi yang baik maka seorang pemain harus mempunyai kecepatan gerak.

Posisi Badan Ketika Memukul (Hitting Position)

Posisi memukul bola sering disebut dengan preparation. Waktu sekian detik yang ada pada waktu persiapan juga dipakai untuk menentukan pukulan apa yang akan dilakukan.

Oleh karena itu posisi persiapan ini sangat penting dilakukan dengan baik dalam upaya menghasilkan pukulan berkualitas.

c. Servis

Yaitu pukulan pertama untk mengawali permainan bulu tangkis. Servis dilakukan setelah bola mati. Jika terjadi kesalahan dalam servis maka akan menguntungkan lawan main.  Tekhnik service dilakukan dengan cara mengarahkan kok kekanan, kekiri, kedepan ataupun kebelakang pemain lawan.

Dan hal yang harus di hindari dalam service adalah kok dengan posisi tanggung dan berada tepat di depan lawan. Karena sama halnya kita bunuh diri karena service kita dapat dikembalikan dengan mudah dan mematikan pergerakan kita. Service ada tiga macam yaitu forehand pendek, forehand tinggi dan backhand.

d. Overhead

Yaitu pukulan yang dilakukan jika kok mengarah kebelakang posisi tubuh kita sendiri. Dan overhead ini dilakukan seperti orang yang hanya melempar dan raket dipegang dengan teknik forehand.

e. Smash

Yaitu pukuan yang keras dan tajam. Pukulan smash bertujuan untuk mematikan lawan secepat-cepatnya.

Pada intinya salah satu manfaat pukulan smash adalah meningkatkan kualitas permainan.

f. Dropshot (Pukulan Potong)

Yaitu pukulan yang dilakukan sama seperti smash. Perbedaannya pada posisi raket saat perkenaan dengan kok. Pukulan dropshot ialah  jenis pukulan yang meluncurkan kok ke daerah lawan sedekat mungkin dengan net.

Perlengkapan Permainan Bulu Tangkis

Olahraga Bulu Tangkis
Olahraga Bulu Tangkis

Berikut ini perlengkapan yang digunakan dalam permainan bulu tangkis adalah sebagai berikut :

a. Raket

Hampir seluruh raket pemain bulu tangkis prefisional terbuat dari kombinasi serat karbon (plastik bertulang grafit)

Karena serat karbon mempunyai kekuatan hebat dalam pertandingan berat, kaku, serta memberi perpindahan energi kinetik yang hebat. Akan tetapi beberapa model rendahan masih memakai baja atau alumunium untuk sebagaian ataupun keseluruhan raket.

b. Senar

Senar adalah salah satu alat atau perlengkapan yang sangat harus diperhatikan dalam permainan bulu tangkis. Karena senar mempunyai beberapa ciri-ciri yang berbeda satu sama lainnya. Kuat dan kokoh atau keawetan senar tergantung pada kinerjanya. Pada umumnya senar mempunyai ketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan ketegangan 18 sampai 30+ lb.

c. Kok

Yaitu bola yang digunakan dalam permainan bulu tangkis dinamakan dengan kok. Dan kok terbuat dari rangkaian bulu angsa yang disusun membentuk kerucut terbuka dengan pangkal berbentuk setengah bola yang terbuat dari gabus.

d. Sepatu

Digunakan untuk melakukan percepatan sepanjang lapangan. Sepatu bulu tangkis sangat memerlukan sol karet yang berfungsi untuk cengkraman yang baik. Selain itu terdapat pula dinsing sisi yang bertulang pada sepatu yang berfungsi untuk agar tahan lama selama tarik menarik yang dilakukan.

Itulah pengertian bulu tangkis yang bisa saya sampaikan. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan kamu ya sobat.