Pengertian, Sejarah, Manfaat, Sarana, Gaya, dan Teknik {Lengkap}

Pengertian, Sejarah, Manfaat, Sarana, Gaya, dan Teknik {Lengkap}

Olahraga Renang – Renang adalah salah satu gerakan yang dilakukan di dalam air yang dapat dilakukan oleh manusia dan juga hewan. Pada umumnya hewan berenang untuk beberapa tujuan seperti mencari mangsa, mendinginkan suhu tubuh, berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya.

Sedangkan manusia menjadikan renang sebagai sarana olahraga, rekreasi, maupun mencari ikan, mutiara atau hewan air lainnya. Manusia dan hewan dapat berenang di sungai, danau, laut serta kolam renang. Berenang dapat dilakukan oleh siapa saja dari berbagai usia dan kalangan masyarakat.

Olahraga renang untuk perlombaan maupun rekreasi dilakukan di kolam renang. Berenang adalah olahraga yang sangat baik bagi kesehatan tubuh karena hampir semua otot dan persendian bergerak ketika berenang. Olahraga renang dapat dilakukan oleh siapa saja baik putra maupun putri tersebut.

Olahraga Renang adalah salah satu olah raga air yang sering di perlombakan baik pada tingkat daerah, nasional bahkan tingkat internasional. Untuk itu pada kesempatan kali ini saya akan sedikit mengulas lebih dalam tentang olahraga renang tersebut. Berikut ini adalah penjelasannya dengan lengkap.

Pengertian Renang

Olahraga Renang
Olahraga Renang

Renang adalah salah satu olahraga yang melombakan kecepatan atlet renang dalam berenang. Gaya renang yang diperlombakan yaitu gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya punggung, serta gaya dada. Perenang yang memenangkan lomba renang ialah perenang yang menyelesaikan jarak lintasan tercepat. Pemenang babak penyisihan maju ke babak semifinal, dan juga pemenang semifinal maju ke babak final.

Bersama-sama dengan loncat indah, renang indah, renang perairan terbuka, dan juga polo air, peraturan perlombaan renang yang telah ditetapkan oleh badan dunia bernama Federasi Renang Internasional (FINA). Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) merupakan induk organisasi cabang olahraga renang di Indonesia.

Pengertian Renang Menurut Ahli

Olahraga Renang
Olahraga Renang

Berikut ini adalah bebrapa pengertian olahraga renang dari beberapa sumber yang ada:

Menurut Muhajir (2004:166)  Renang adalah salah satu olahraga yang menyehatkan, karena hampir semua otot tubuh bergerak sehingga seluruh otot berkembang dengan pesat dan kekuatan perenang bertambah meningkat.

Menurut Budiningsih (2010:2) Olahraga renang merupakan salah satu olahraga air yang dilakukan dengan menggerakkan badan di air, seperti menggunakan kaki dan tangan sehingga badan terapung di permukaan air.

Menurut Abdoelah (1981:270)  Renang adalah suatu jenis olahraga yang dilakukan di air, baik di air tawar maupun di air asin atau laut.

Menurut Erlangga (2010:75)  Olahraga renang adalah olahraga air yang sangat menyenangkan dan sangat bermanfaat bagi kekuatan otot tubuh, jantung, paru-paru dan membangkitkan perasaan berani.

Kasiyo Dwijowinoto (1979:1) Definisi renang menurut Kasiyo Dwijowinoto merupakan satu cabang olahraga yang dapat diajarkan pada semua umur, baik pada anak-anak ataupu dewasa, bayi yang berumur beberapa bulan juga dapat diajarkan renang.

Badruzaman (2007: 13)  Definisi renang menurut Badruzaman adalah Swimming is the method by which humans (or other animals) mevethemselves through water. Maksudnya, suata cara yang dapat dilakukan orang atau binatang untuk menggerakan tubuhnya di air.

KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Definisi renang menurut KBBI ialah menggerakkan badan, melintas, mengapung, menyelam di air dengan menggunakan kaki, tangan, sirip, ekor dan lain sebagainya.

Sejarah Renang

Olahraga Renang
Olahraga Renang

Olahraga Renang ini dimulai sejak abad 19 di London. Sekitar tahun 1837, hanya terdapat 6 kolam renang di kota London tersebut. Popularitas renang terus membaik, dan pada tahun 1869 beberapa asosiasi mulai muncul. Popularitas kejuaraan renang sederap dengan kebangkitan Olimpyade dan tercantum sebagai olahraga modern di Athena pada tahun 1896 tersebut.

Sepanjang perkembangan yang dapat diikuti, kota Bandung adalah kota yang mengawali kegiatan olahraga renang di Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dengan pembangunan kolam renang Cihampelas pada tahun 1904. di samping itu, sebelum kemerdekaan telah ada beberapa kolam renang di beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan lain sebagainya.

Dengan adanya beberapa kolam renang, perkembangan cabang olahraga ini ditandai dengan dibentuknya perkumpulan-perkumpulan renang, antara lain yaitu Bandungsche Zwembond atau Perserikatan Renang Bandung pada tahun 1917. ketika itu terdapat 7 perkumpulan yang bernaung di bawah Perserikatan tersebut, termasuk perkumpulan renang siswa-siswa sekolah di Kota Bandung tersebut.

Menyusul berdirinya West Java Zwembond pada tahun 1918, pada tahun 1927 di Jawa Timur berdiri Oost Java Zwembond (Perserikatan Renang Jawa Timur). Dua peloncat indah Belanda mencetak prestasi pada tahun1934. Hamaman dan Van de Gron, masing-masing sebagai juara pertama dan kedua nomor papan 3 meter dan menara. Ketika Far Eastern Games (maksudnya Olimpyade Timur Jauh) berlangsung di Manila pada tahun 1934 kedua peloncat tersebut menjadi utusan Hindia Belanda.

Sarana Dan Prasarana Renang

Olahraga Renang
Olahraga Renang

Berenang membutuhkan beberapa sarana dan juga prasarana, hal ini untuk menghindari resiko cedera ataupun tenggelam ketika berada di dalam air. berikut beberapa sarana dan prasarana yang diperlukan untuk berenang :

Pakaian renang : pakaian renang wajib digunakan oleh atlet-atlet renang yang akan mengikuti kompetisi renang. Pakaian renang juga digunakan ketika berlatih renang

Papan pelampung : papan peampung berguna untuk berlatih meluncur dan mengapung di atas air bagi anda yang sedang berlatih renang

Alat bantu bernapas : Alat bantu pernapasan digunakan oleh orang yang baru belajar berenang dan penyelam.

Bagian dalam ban mobil bekas : Ban berguna untuk belajar mengambang dan terapung ketika berada di dalam air.

Kacamata renang : Kacamata renang digunakan agar mata tidak terkena air ketika berenag

Pelampung kaki dan sepatu katak : Pelampung kaki dan sepatu katak biasa digunakan untuk menyelam.

Macam-Macam Gaya Renang

Olahraga Renang
Olahraga Renang

Dalam renang untuk rekreasi, orang berenang dengan gaya dada, gaya punggung, gaya bebas dan gaya kupu-kupu. Gaya renang yang dilombakan dalam perlombaan renang adalah gaya kupu-kupu, gaya punggung, gaya dada, dan gaya bebas. Dalam lomba renang nomor gaya bebas, perenang dapat menggunakan berbagai macam gaya renang, kecuali gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu.

Tidak seperti halnya gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu, Federasi Renang Internasional tidak mengatur teknik yang digunakan dalam nomor renang gaya bebas. Walaupun demikian, hampir semua perenang berenang dengan gaya krol, sehingga gaya krol (front crawl) digunakan hampir secara universal oleh perenang dalam nomor renang gaya bebas.

Gaya Bebas

Gaya bebas adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan jauh ke depan dengan gerakan mengayuh, sementara kedua belah kaki secara bergantian dicambukkan naik turun ke atas dan ke bawah. Sewaktu berenang gaya bebas, posisi wajah menghadap ke permukaan air. Pernapasan dilakukan saat lengan digerakkan ke luar dari air, saat tubuh menjadi miring dan kepala berpaling ke samping. Sewaktu mengambil napas, perenang bisa memilih untuk menoleh ke kiri atau ke kanan. Dibandingkan gaya berenang lainnya, gaya bebas merupakan gaya berenang yang bisa membuat tubuh melaju lebih cepat di air.

Gaya bebas merupakan gaya yang tidak terikat dengan teknik-teknik dasar tertentu. Gaya bebas dilakukan dengan beraneka ragam gerakan dalam berenang yang bisa membuat perenang dapat melaju di dalam air. Sehingga gerakan dalam gaya bebas bisa di gunakan oleh beberapa orang, baik yang sudah terlatih maupun para pemula.

Gaya Dada

Gaya dada merupakan gaya berenang paling populer untuk renang rekreasi. Posisi tubuh stabil dan kepala dapat berada di luar air dalam waktu yang lama. Gaya dada atau gaya katak (gaya kodok) adalah berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air, namun berbeda dari gaya bebas, batang tubuh selalu dalam keadaan tetap. Kedua belah kaki menendang ke arah luar sementara kedua belah tangan diluruskan di depan. Kedua belah tangan dibuka ke samping seperti gerakan membelah air agar badan maju lebih cepat ke depan. Gerakan tubuh meniru gerakan katak sedang berenang sehingga disebut gaya katak. Pernapasan dilakukan ketika mulut berada di permukaan air, setelah satu kali gerakan tangan-kaki atau dua kali gerakan tangan-kaki.

Dalam pelajaran berenang, perenang pemula belajar gaya dada atau gaya bebas. Di antara ketiga nomor renang resmi yang diatur Federasi Renang Internasional, perenang gaya dada adalah perenang yang paling lambat.

Gaya Punggung

Sewaktu berenang gaya punggung, orang berenang dengan posisi punggung menghadap ke permukaan air. Posisi wajah berada di atas air sehingga orang mudah mengambil napas. Namun perenang hanya dapat melihat atas dan tidak bisa melihat ke depan. Sewaktu berlomba, perenang memperkirakan dinding tepi kolam dengan menghitung jumlah gerakan.

Dalam gaya punggung, gerakan lengan dan kaki serupa dengan gaya bebas, namun dengan posisi tubuh telentang di permukaan air. Kedua belah tangan secara bergantian digerakkan menuju pinggang seperti gerakan mengayuh. Mulut dan hidung berada di luar air sehingga mudah mengambil atau membuang napas dengan mulut atau hidung.

Sewaktu berlomba, berbeda dari sikap start perenang gaya bebas, gaya dada, dan gaya kupu-kupu yang semuanya dilakukan di atas balok start, perenang gaya punggung melakukan start dari dalam kolam. Perenang menghadap ke dinding kolam dengan kedua belah tangan memegang besi pegangan. Kedua lutut ditekuk di antara kedua belah lengan, sementara kedua belah telapak kaki bertumpu di dinding kolam.

Gaya punggung adalah gaya berenang yang sudah dikenal sejak zaman kuno. Pertama kali diperlombakan di Olimpiade Paris 1900, gaya punggung merupakan gaya renang tertua yang diperlombakan setelah gaya bebas

Gaya Kupu-Kupu

Gaya kupu-kupu atau gaya lumba-lumba adalah salah satu gaya berenang dengan posisi dada menghadap ke permukaan air. Kedua belah lengan secara bersamaan ditekan ke bawah dan digerakkan ke arah luar sebelum diayunkan ke depan. Sementara kedua belah kaki secara bersamaan menendang ke bawah dan ke atas seperti gerakan sirip ekor ikan atau lumba-lumba. Udara dihembuskan kuat-kuat dari mulut dan hidung sebelum kepala muncul dari air, dan udara dihirup lewat mulut ketika kepala berada di luar air.

Gaya kupu-kupu diciptakan tahun 1933, dan merupakan gaya berenang paling baru. Berbeda dari renang gaya lainnya, perenang pemula yang belajar gaya kupu-kupu perlu waktu lebih lama untuk mempelajari koordinasi gerakan tangan dan kaki.

Berenang gaya kupu-kupu juga menuntut kekuatan yang lebih besar dari perenang. Kecepatan renang gaya kupu-kupu didapat dari ayunan kedua belah tangan secara bersamaan. Perenang tercepat gaya kupu-kupu dapat berenang lebih cepat dari perenang gaya bebas. Dibandingkan dalam gaya berenang lainnya, perenang gaya kupu-kupu tidak dapat menutupi teknik gerakan yang buruk dengan mengeluarkan tenaga yang lebih besar.

Teknik Dasar Gaya Renang

Olahraga Renang
Olahraga Renang

Jika kamu ingin  berlatih gaya dalam sebuah teknik renang, ada beberapa teknik dasar yang perlu kita kuasai. Ada 3 teknik dasar yang perlu kamu ketahui yaitu  Pernafasan, Meluncur dan Mengambang.

Pernafasan

Salah satu keberhasilan dalam berenang kita yaitu dapat mengatur nafas dengan baik. Pertama-tama berdirilah dipinggir kolam dengan rendah dan wajah anda tetap dipermukaan air. Tarik nafas melalui mulut tahan beberapa saat kemudian masukkan kepala kamu ke dalam air dan hembuskan nafas anda melalui hidung. Lakukan latihan ini secara perlahan sebanyak 10 sampai 15 kali setiap kamu selesai melakukan gerakan atau latihan. Ulangi latihan tersebut hingga menemukan irama kamu sendiri.

Meluncur

Meluncur merupakan gerakan tubuh secara horizontal di bawah permukaan air.  Pertama-tama turunlah ke kolam yang dangkal dan membelakangi dinding kolam. Tempelkan salah satu telapak kaki kamu (kanan atau kiri) di dinding kolam dengan jari-jari kaki menghadap ke bawah sebagai tolakan untuk meluncur. Dorong badan melalui tolakan kaki tersebut dan meluncurlah sejauh mungkin dengan tangan yang sejajar di depan. Kepala usahakan masuk kedalam air sehingga kuping sejajar dengan lengan tangan. Lakungan gerakan ini sebanyak 10 sampai 15 kali untuk menemukan keseimbangan tubuh anda.

Mengamban atau Mengapung

a. Mengambang Terlentang

Mengambang terlentang dilakukan dengan cara tarik ke belakang sampai dngan kuping terendam dalam air. Renggangkan kedua tangan bentuk siku-siku.pergelangan tangan tetap lurus dan rileks

b. Mengambang Tegak Lurus Secara Vertikal

Mengambang tegak lurus secara vertical paling lazim yang digunakan yaitu gerakan tubuh dengan posisi tubuh tegak lurus dibawah permukaan air dan kepala tetap diatas permukaan air sebatas dagu, sedangkan untuk gerakan tangan dan kaki digerakan untuk keseimbangan agar tubuh tetap melayang dipermukaan air.

Prinsip-prinsip Renang

Olahraga Renang
Olahraga Renang

Prinsip-prinsip renang menurut Tunggal (2005:4-5) disebutkan sebagai berikut:

Prinsip hambatan dan dorongan. Kecepatan maju di dalam renang adalah hasil dari dua kekuatan yaitu kekuatan yang cenderung untuk menahannya (tahanan dan hambatan) dan kekuatan yang mendorong maju yang di timbulkan oleh gerakan lengan dan kaki.

Prinsip keteraturan dalam penggunaan dorongan (kontinuitas gerakan). Penggunaan gerakan dorongan yang teratur adalah lebih baik dan efektif dari pada penggunaan yang tak teratur untuk mendorong tubuh maju.

Prinsip hukum aksi-reaksi yang dipakai dalam pemulihan (recovery) mekanika pemulihan lengan tiga dari empat gaya renang terjadi di luar air. Mempunyai pengaruh terhadap efisien dan kecepatan renang.

Prinsip pemindahan momentum, sangatlah mudah memindahkan momentum dari suatu bagian tubuh ke bagian tubuh yang lain. Prinsip ini digunakan dalam banyak gerakan-gerakan yang kita lakukan di dalam dan di luar air.

Manfaat Renang

Olahraga Renang
Olahraga Renang

Olahraga renang selain menyehatkan juga memiliki manfaat. Menurut Budiningsih (2010:5) manfaat olahraga renang ada lima, yaitu:

Sebagai sarana bermain atau rekreasi Kolam renang dapat dijadikan sebagai sarana bermain dan rekreasi. Anakanak dan balita akan menyukai permainan air.

Menyehatkan badan dan dapat merangsang gerakan motorik Berolahraga renang dapat menyehatkan badan. Bagi balita dan anak-anak, otot-ototnya akan berkembang, persendian dapat tumbuh optimal, tubuh menjadi lentur, dan pertumbuhan badan meningkat.

Dapat menghilangkan rasa takut pada air Dengan berolahraga renang dapat menghilangkan rasa takut pada air. Sehingga baiknya, semenjak bayi sudah dibiasakan bermain air dan kelak jika sudah besar tidak takut pada air.

Meningkatkan keberanian, percaya diri dan mengasah kemandirian. Olahraga renang dapat mendorong kita tumbuh menjadi sosok yang berani, percaya diri tinggi, dan mandiri.

Meningkatkan kemampuan sosial Olahraga renang yang dilakukan bersama-sama dapat menumbuhkan rasa kebersamaan. Juga dapat meningkatkan kemampuan untuk beradaptasi dan bersosialisasi dengan orang lain.

Manfaat Berenang Bagi Kesehatan

Olahraga Renang
Olahraga Renang

Mencegah Obesitas : Berenang adalah olahraga yang sangat baik dilakukan jika Anda ingin menurunkan berat badan dan mencegah obesitas. Olahraga ini membakar banyak sekali kalori dari dalam tubuh karena bermacam-macam bagian tubuh Anda saling bekerja sama untuk menyelesaikan gerakan renang. Rata-rata Anda akan membakar 800 sampai 900 kalori dalam waktu 1 jam berenang. Karena alasan inilah banyak orang memilih olahraga renang agar tetap langsing dan sehat.

Menyingkirkan Stress : Jenis olahraga aerobik ini dapat membuat Anda rileks dan meningkatkan energi tubuh. Banyak orang merasakan bahwa mereka seperti dibebaskan dari beban stress dan khawatir setelah menyelesaikan sebuah sesi renang.

Memperkuat Stamina : Orang-orang yang berenang secara teratur memiliki daya tahan jantung yang kuat serta stamina otot yang bagus. Mereka juga lebih mungkin untuk cepat sembuh dari cedera otot. Jika merasa tubuh Anda saat ini gampang capek, mungkin manfaat renang bagi tubuh ini dapat membantu memperkuat stamina tubuh.

Meringankan Sakit dan Nyeri : Karena renang tidak menegangkan jaringan-jaringan ikat dalam tubuh, maka olahraga ini sangat baik dilakukan oleh para penderita keterbatasan fisik. Aktivitas berenang juga dapat membantu meringankan sakit dan nyeri yang dialami oleh para penderita sakit punggung kronis, serta penderita artritis dan osteoporosis.

Bagus Untuk Kehamilan : Manfaat renang bagi tubuh memang tidak perlu diragukan lagi. Tetapi ternyata bukan hanya kesehatan tubuh Anda sendiri, melainkan juga kesehatan janin dalam kandungan Anda. Gerakan renang memperkuat otot perut sekaligus otot bahu. Karena itu berenang dapat meredakan nyeri sendi dan gejala-gejala tidak enak badan lainnya yang berhubungan dengan kehamilan. Sebuah penelitian oleh Melpomene Institute of Minneapolis menyatakan bahwa wanita hamil yang rutin berenang jadi lebih tahan terhadap bahaya keguguran.

Penyembuhan Kanker Payudara : Para ahli medis menunjukkan bahwa ada manfaat renang bagi para pasien kanker payudara yang telah menjalani operasi untuk menguatkan otot-otot mereka yang melemah. Akan tetapi, para ahli medis menyarankan agar semua pasien kanker payudara berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum memutuskan untuk rutin berenang.

Peraturan Renang

Olahraga Renang
Olahraga Renang

Seorang perenang yang mengganggu perenang lain dengan cara memotong jalan. Atau lintasan ataupun cara lain menyebabkan pelanggaran

Perenang harus berada pada lintasannya masing-masing sesuai dengan undian atau keputusan panitia

Bilamana suatu pelanggaran mengancam kesempatan untuk menang bagi peserta. Maka ketua pertandingan berkuasa untuk memperkenankan peserta tersebut berlomba kembali dalam babak berikutnya

Dalam semua nomor pertandingan, seorang perenang pada waktu berbalik harus menyentuh ujung kolam.

Pembalikan harus dilakukan dari dinding dan tidak diperkenankan mengambil langkah dari dasar kolam

Berdiri pada dasar kolam pada waktu melakukan perlombaan tidak akan menyebabkan perenang didiskualifikasi. Kecuali apabila ia berjalan

Seorang peserta yang berenang sendiri saja harus menyelesaikan seluruh jarak renangnya dahulu untuk dapat dinyatakan menang

Dalam nomor estafet, suatu regu akan didiskualifikasikan apabila ada perenang yang kakinya telah terlepas dari tempat start sebelum peserta terdahulu menyentuh dinding. Kecuali apabila perenang yang melakukan kesalahan tadi kembali ke tempat start semula dan cukup pada dinding saja

Seorang perenang harus mengakhiri perlombaan dalam lintasan yang sama seperti pada waktu start

Nomor Perlombaan Renang

Olahraga Renang
Olahraga Renang

Perlombaan renang terdiri atas nomor-nomor perlombaan yang ditentukan berdasarkan jarak tempuh, jenis kelamin.

Dan empat gaya renang (gaya bebas, gaya dada, gaya punggun, dan gaya kupu-kupu).

Adapaun nomor-nomor renang putra dan putri yang di perlombakan dalam suatu Olimpiade yakni:

Gaya bebas: 50 m, 1`00 m, 200 m, 400 m, 800 m (putri) 1500 m (putra)

Gaya kupu-kupu : 100 m, 200 m.

Gaya punggung : 100 m, 200 m

Gaya punggung : 100 m, 200 m

Gaya dada : 100 m, 200 m

Gaya ganti perorangan : 200 m, 400 m

Gaya ganti estafet : 4 x 100 m

Gaya bebas estafet : 4 x 100 m, 4 x 200 m

Marathon 10 km

Federasi Renang Internasional mengakui rekor dunia putra atau putri untuk nomor-nomor renang

Gaya bebas: 50 m, 100 m, 200 m, 400 m, 800 m, 1500 m

Gaya punggung: 50 m, 100 m, 200 m

Gaya dada: 50 m, 100 m, 200 m

Gaya kupu-kupu: 50 m, 100 m, 200 m

Gaya ganti perorangan: 100 m (hanya lintasan pendek), 200 m, 400 m

Gaya ganti estafet: 4×100 m

Gaya bebas estafet: 4×100 m, 4×200 m

Ukuran Kolam Renang Standar Nasional Internasional Beserta Gambarnya

Ukuran Kolam Renang

Ukuran Kolam Renang Standar Nasional Internasional Beserta Gambarnya – Olahraga renang merupakan salah satu jenis olahraga yang menyehatkan, karena saat kita berenang maka semua anggota badan kita akan bergerak. Mulai dari ujung kaki hingga ujung kepala akan merasakan pergerakan saat kita berenang.

Renang juga termasuk olahraga yang dilombakan dalam kejuaraan Olimpiade, PON maupun Sea Games. Federasi atau induk organisasi Renang Internasional disebut FINA (Fédération Internationale de Natation) sedangkan untuk organisasi renang Nasional adalah Persatuan Renang Seluruh Indonesia atau biasa disingkat dengan PRSI.

Ukuran kolam renang dan jumlah lintasan kolam renang ini juga diatur oleh masing masing induk organisasi. Hal ini bertujuan agar dalam perlombaan Internasional tidak ada yang dirugikan dan agar semua sama. Untuk Anda yang ingin membuat sebuah kolam renang yang digunakan untuk kejuaraan, berikut ini perpustakaan akan berbagi dengan Anda.

Ukuran & Jumlah Lintasan Kolam Renang Yang Sesuai Standar Nasional Internasional :

Ukuran Kolam Renang

Ukuran Kolam Renang Standar Nasional :

Panjang kolam : 50 m

Lebar kolam renang : 25 m

Kedalaman kolam Renang minimum : 2 meter

Lebar lintasan kolam renang : 2, 5 m

Jumlah Lintasan Kolam Renang : 8

Temperatur Air pada kolam renang : 25° C – 28° C

Ukuran Kolam Renang Standar Internasional :

Panjang kolam Renang : 50 m

Lebar kolam Renang : 25 m

Temperatur Air pada kolam renang : 25° C sampai 28° C

Lebar lintasan kolam renang : 2,5 m

Jumlah Lintasan Kolam Renang : 8

Kedalaman kolam minimum adalah 1,35 meter, dimulai dari 1,0 m pada lintasan pertama hingga paling sedikit 6,0 m dihitung dari dinding kolam renang yang dilengkapi dengan balok start. Kedalaman minimum pada bagian lainnya yaitu 1,0 m.

*Jika dilakukan pada malam hari pencahayaannya adalah 1500 lumen

Ukuran Kolam Renang di atas merupakan yang memenuhi syarat untuk digunakan sebagai tempat atau arena olahraga yang resmi. Namun untuk ukuran tribun atau GOR yang digunakan dapat menyesuaikan dengan desain Anda sendiri, yang terpenting adalah keamanan dan keselamatan para atlit dan pengunjung terjamin.

Demikian diatas adalah pengertian dari olahraga renang semoga dengan adanya artikel diatas dapat menambah pengerahuan anda semuanya. Sekian dan terimakasih.

Leave a Comment