METODE DEMONSTRASI | Pengertian, Tujuan, Fungsi, Syarat, Jenis, Teknik, Kelebihan dan Kelemahannya

Sahabat kali ini mimin akan membahas tentang metode demonstrasi untuk pembelajaran. Untuk Anda Apakah yang dimaksud dengan metode demonstrasi? Apa sih metode Demonstrasi itu ??

Pengertian Metode Demonstrasi

Pengertian Metode Demonstrasi

Pengertian Metode Demonstrasi

Metode Demonstrasi yaitu metode dimana pengajarannya menggunakan peragaan untuk memperjelas suatu pengertian atau untuk memperlihatkan pada seluruh kelas tentang suatu proses suatu petunjuk untuk melakukan sesuatu.

Dan apa sih Demonstrasi itu sendiri ??

Demonstrasi itu merupakan metode yang sangat mudah dan simple untuk membantu anak didik untuk mencari sebuah jawaban dengan usaha sendiri berdasarkan fakta yang benar. Metode ini dapat berupa pelajaran Ilmu Agama, PAI &  Ilmu Alam.

Tujuan & Kegunaan Metode Demonstrasi

Tujuan & kegunaannya yaitu:

  1. Untuk memudahkan seseorang dalam menjelaskan dengan penggunaan bahasa yang lebih terbatas.
  2. Untuk membantu anak dalam memahami dengan jelas jalannya dengan penuh perhatian.
  3. Untuk menghindari verbalisme
  4. Cocok digunakan apabila memberikan suatu keterampilan tertentu.

Fungsi Metode Demonstrasi

  1. Memberikan gambaran dengan jelas dan pengertiannya yang konkrit dalam suatu proses atau keterampilan dalam memperlajari konsep ilmu fiqih atau yang lainnya dari pada dengan mendengar penjelasan atau keterangan lisan saja yang diterangkan oleh dosen maupun guru-guru yang ada disekolah maupun di kuliahan.
  2. Menunjukkan dengan jelas langkah-langkah suatu proses atau keterampilan ibadah pada murid-murid yang ada disekolahan.
  3. Lebih mudah dan efisien waktu dibandingkan dengan metode penyampaian secara langsung atau yang sering orang sebut sebagai dengan metode ceramah itu karena biasanya murid-murid lebih bisa memahami dan mengamatinya secara langsung dari penjelasan yang panjang tanpa adanya praktek.
  4. Memberikan kesempatan dan sekaligus melatih para murid-murid untuk mengamati sesuatu itu dengan cermat.
  5. Melatih para murid-murid untuk mencoba mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang ada pada benak mereka dengan singkat dan mudah untuk dipahami.

Baca juga : Metode Penelitian Kuantitatif

Syarat-Syarat Penggunaan Metode Demonstrasi

Syarat nya yaitu memiliki keahlian menDemonstrasikan penggunaan alat atau melaksanakan kegiatan tertentu seperti kegiatan yang sebenarnya.

Keahlian tersebut harus dimiliki oleh guru, dosen maupun semua orang yang mengajar yang ditunjuk, setelah mendomentrasikan, peserta didik diberikan kesempatan melakukan pelatihan keterampilan seperti yang telah diperagakan oleh pelatih, guru maupun yang lainnya.

Metode ini sangat efektif menolong para peserta didik (murid) untuk mencari jawaban yang ada dalam benak mereka

Syarat Metode Demonstrasi dapat dilaksanakan :

  1. Manakala pembelajaran itu bersifat formal, magang, atau latihan kerja.
  2. Bila materi pelajaran berupa keterampilan gerak petunjuk sederhana untuk melakukan keterampilan gerak dengan menggunakan bahasa lain dan prosedur melaksanakan suatu kegiatan.
  3. Manakala dosen bermaksud untuk menyederhanakan penyelesaian kegiatan yang panjang menjadi lebih pendek.
  4. Dosen disini bermaksud untuk menunjukkan suatu standar dari penampilan.
  5. Untuk menumbuhkan motivasi dalam diri seorang murid.
  6. Untuk mengurangi terjadinya kesalahan-kesalahan yang akan timbul dari pada mendengarkan dosen berceramah ataupun membaca buku setebal apapun itu.
  7. Bila ada masalah yang akan menimbulkan pertanyaan pada seorang murid itu lebih bisa dijawab dengan teliti waktu pada proses Demonstrasi.

Teknik Demonstrasi

Teknik Demonstrasi dapat dibedakan menjadi 2 yaitu:

  1. Teknik Demonstrasi proses > yaitu proses digunakan untuk menunjukkan dan memperagakan suatu proses atau rangkaian dari langkah-langkah kegiatan. Proses ini bisa mencakup langkah-langkah kegiatan dalam membuat suatu hal seperti : membuat lukisan, ukiran, dll.
  2. Teknik Demonstrasi hasil > yaitu proses digunakan untuk memperlihatkan hasil dari suatu kegiatan seperti barang-barang yang bernilai.

Proses dan hasil ini suatu yang memperagakan bahan pembelajaran utama dalam kegiatan pembelajaran. Bahan belajar tidak hanya dipertunjukkan oleh sih pendidik saja melainkan oleh murid-murid yang berperan aktif dalm melakukan proses sampai seberapa tau murid itu seberapa jauh hasilnya. Dengan begitu murid-murid lebih bisa berpengalaman belajar langsung setelah diberi kesempatan oleh dosen untuk melakukan dan merasakan hasilnya sendiri.

Pelaksanaan Metode Demonstrasi

Dalam pelaksanaan nya, ada beberapa langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam metode ini yaitu:

  • Guru merencanakan dan menetapkan urutan-urutan penggunaan bahan dan alat yang sesuai dengan pekerjaan yang harus dilakukan.
  • Dosen menunjukkan cara melaksanakan dengan menggunakan metode Demonstrasi ini.
  • Dosen menetapkan waktu yang diperlukan oleh sih murid untuk Demonstrasi dan perkiraan waktu nya untuk meniru.
  • Anak memperhatikan dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
  • Dosen akan memberikan motivasi yang diberikan baik bila sih anak berhasil maupun kurang berhasil.

Kelebihan Metode Demonstrasi

  • Murid dapat menjadi pusat dan titik berat yang dianggap penting oleh dosen dapat diamati secara tajam.
  • Perhatian murid akan bisa terpusat kepada apa yang sedang diDemonstrasikan. Dengan ini para murid lebih terarah dan mengurangi para murid pada apa yang tidak penting diamati.
  • Dengan metode ini para murid bisa lebih aktif dalam sesuatu percobaan yang bersifat demontrative, maka dengan itu mereka akan memperoleh pengalaman yang melekat pada jiwa mereka yang dapat berguna dalam kecakapan mereka.

Kelemahan Metode Demonstrasi

  • Dalam pelaksanaannya ini biasanya memerlukan waktu yang sangat banyak atau panjang.
  • Apabila kurangnya peralatan, atau penunjang dalam metode ini maka dalam metode ini akan kurang efektif
  • Metode ini sulit dilaksanakan apabila anak-anaknya masih kurang matang untuk mengadakan percobaan.
  • Masih banyaknya hal yang belum didemontarsikan didalam kelas.

Walapun dalam metode ini masih ada kelamahan tetapi kelemahan ini masih bisa diatasi dengan beberapa hal yakni:

  • Tentukan terlebih dahulu hasil yang diinginkan dalam jam pertemuan itu.
  • Dosen mengarahkan alat-alat Demonstrasi yang akan dilaksanakan
  • Mengusahakan mengumpulkan alat-alat Demonstrasi yang akan dilaksanakan
  • Usahakan agar seluruh murid dapat mengikutinya sehingga dapat pengertian dan pemahaman yang sama.
  • Memberikan perngertian yang sejelas-jelasnya tentang pelaksanaan landasaran teori dari Demonstrasi dan hindari dengan istilah-istilah.
  • Mendapatkan materi yang lebih praktis dan lebih mudah dipahami
  • Menerapkan garis besar langkah-langkah Demonstrasi yang akan dilaksanakan dan sebaiknya dosen terlebih dahulu yang memulainya.

Jenis Demonstrasi Yang dilarang

Demonstrasi yang menyatakan kebencian, permusuhan atau penghinaan

Demonstrasi yang dilarang dengan cara berikut ini:

  1. Memberikan pernyataan permusuhan, penghinaan atau kebencian terhadap suatu beberapa golongan rakyat indonesia
  2. Melakukan perbuatan yang bersifat pemusuhan, atau penyalahgunaan terhadap suatau agama yang adadi indonesia
  3. Mempertunjukan atau menyiarkan tempelan tulisan atau lukisan di muka umum yang mengandung pernyataan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap golongan rakyat indonesia
  4. Tulisan atau lisan menghasut suapaya melakukan perbuatan kekerasan terhadap penguasa umum atau tidak menurut ketentuan undang-undang ataupun perintah jabatan.
  5. Mempertunjukan, meyiarkan atau menempelkan di muka umum tulisan yang mengasut agar melakukan perbuatan pidana, menentang penguasa umum dengan kekerasan.

Demonstrasi di Lingkungan Istana Kepresidenan

Tidak hanya di lingkungan istana Kepresidenan dalam radius kurang lebih dari 100 meter dari pagar luar, aksi demonstrasi juga dilarang dilakukan di tempat ibadah, rumah sakit, stasiun kereta api, dan instalasi militer dalam radius kurang dari 150 meter dari pagi luar.

Baca juga : Kupas Tuntas Pengertian Marketing