Kata Kerja : Pengertian, Jenis, Ciri, Beserta Contohnya (Lengkap)

Kata Kerja : Pengertian, Jenis, Ciri, Beserta Contohnya (Lengkap)

Kata Kerja – Dalam pembelajaran kita setiap harinya pasti sangat di jeleskan tentang macam-macam kata, apalagi pembelajaran mata pelajaran bahasa Indonesia.Dalam belajar pembelajaran bahasa Indonesia sudah dijelaskan pastinya bahwa bahasa Indonesia sendiri telah menjadi bahasa persatuan Indonesia, bahasan Indonesia adalah bentuk standar bahasa melayu yang menjadi bahasa resmi republik Indonesia

Sedangkan kata sudah pastinya kita gunakan dalam berkomunikasi dalam kehidupan sehari harinya, juga perlu diketahui bahwa kata sangat bermacam macam.Maka dengan itu sangat penting bukan bagi kita mengenal yang namanya kata?, kata menurut kamus besar ialah suatu bahasa terkecil yang dapat berdiri sendiri.

Jadi dengan begitu para ilmuan meneliti bahwa macam-macam kata sangat banyak,ada kata sifat, kata baku, kata kerja dan pastinya masih banyak lagi macam macam kata, disini saya kan menjelaskan kata kerja agar kalian mampu memahami dan menerapkan.

Memahami kata kerja menurut beberapa orang sangat mudah tapi tidak dimungkinkan mereka mengethui kata kerja hanya dari hal  yang kecil bukan hal yang meluas. Terkadang mereka tidak memahami kata kerja tetapi mampu menerapkan kadang ada juga yang kebalikannya.

Dalam mengaplikasikann  sesuatu sangat perlu untuk kita mengetahui dan pastinya mengerti, tanpa kedua itu kita tidak bias mengaplikasikan. Jadi seharunya mampu memahami dan juga mampu mengapliasikannya.

Pengertian Kata Kerja (Verba)

Kata Kerja
Kata Kerja

 

Pengertian Kata kerja (verba) adalah kata yang berfungsi untuk dapat menjelaskan tentang suatu aktifitas atau suatu perbuatan atau kegiatan yang dilakukan oleh seseorang.

Kata Kerja atau verba berasal dari bahasa Latin yaitu verbum yang artinya kata. Sehingga kata kerja dapat disimpulkan bahwa suatu kelas kata yang dapat menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya.

Pada umumnya kata kerja (verba) menjadi predikat dalam suatu frasa atau kalimat.

Jenis-jenis Kata Kerja (Verba)

Kata Kerja : Pengertian Jenis Jenis Ciri ciri Beserta Contohnya (Lengkap)
Kata Kerja : Pengertian Jenis Jenis Ciri ciri Beserta Contohnya (Lengkap)

 

Kata kerja sendiri dapat dikategorikan menjadi dua jenis berdasarkan obyeknya yaitu Kata Kerja Transitif dan Kata Kerja Intransitif. Berikut adalah penjelasan dari kata kerja transitif dan kata kerja intransitif :

Kata Kerja Transitif

Kata kerja transitif adalah suatu kata kerja yang memerlukan atau membutuhkan suatu objek untuk menjelaskan tentang apa yang tertera pada predikat suatu kalimat.

Pada kata kerja transitif polanya yaitu S-P-O (Subjek, Predikat, Obyek)

Contoh Kata Kerja Transitif

  • Mikhaila mencuci piring.
  • Natusha memasak sayur.
  • Andri mengerjakan PR.

Kata Kerja Intransitif

Pengertian Kata kerja intransitif adalah suatu kata kerja yang tidak sama sekali memerlukan objek. Didalam kalimat berpredikat, kata kerja intransitif tidak membutuhkan atau tidak memerlukan kata tambahan untuk dapat mencapai kalimat yang diinginkan atau dituju. Namun, kita tetap dapat menambahkannya sebagai suatu unsur keterangan (pelengkap).

Pola dari kata kerja intransitif itu sendiri adalah S-P (Subjek dan Predikat) namun dapat ditambahkan dengan keterangan / pelengkap.

Contoh Kata Kerja Intransitif

  • Dinatertidur.
  • Santi bermimpi
  • Endang melamun.

Kata kerja sangat tidak asing pastinya kita dengar, apa sih kata kerja itu? Sepertinya kata kerja sangat identik  dengan sesuatu yag dikerjakan atau kita yag kita lakukan, benar gak sih?. Ya benar kata kerja memang identik dengan yang kita lakukan tapi sebenarnya kata kerja atau yang disebut verba memiliki arti ialah suatu kata yang memberikan pemaknaan yang menyatakan suatu hal yang diperbuat oleh subjek kepada objek.

Jadi kata kerja sangat jelas  berhubungan dengan sesuatu aktifitas atau perbuatan yang  dilakukan seseorang. Misalnya Ayah membaca Koran jadi karena ayah melakukan suatu pekerjaan atau aktifitas yaitu membaca maka membaca adalah kata kerja.

READ  Bagian-Bagian Surat : Penjelasan, Fungsi, Jenis, Contohnya [Lengkap]

Tetapi jika ia diam apa kah itu juga kata kerja, berdiam diri juga termasuk falam kata kerja contohnya dia diam meski dihina , jadi tetap saja diam termasuk kata kerja. Masih banyak sekali contoh dari kata kerja, dan perlu diketahui kata kerja dibagi menjadi beberapa macam.

Sebelum membahas lebih mendalam tentang kata kerja, yang perlu kita ketahui tentang kata kerja itu apa saja sih? Jadi banyak sekali yang harus kita ketahui dari kata kerja, mulai dari pengertiannya yang telah dijelaskan diatas, ciri-cirinya, serta macam macam kata kerja.Berilut ini adalah ciri ciri dari kata kerja.

Ciri-Ciri Verba (Kata Kerja)

Kata Kerja : Pengertian Jenis Jenis Ciri ciri Beserta Contohnya (Lengkap)
Kata Kerja : Pengertian Jenis Jenis Ciri ciri Beserta Contohnya (Lengkap)

Berikut ini adalah ulasan singkat tentang ciri-ciri verba (kata kerja) langsung saja simak berikut ini:

Sebagai predikat

Kata kerja biasanya berposisi sebagai predikat dalam sebuah kalimat. Contohnya sebagai berikut :

Kakak memasak nasi goreng untuk sarapan.

Nenek mengangkat jemuran yang jatuh tertiup angin.

Menyatakan sebuah kegiatan

Kata kerja memiliki makna dasar menyatakan suatu perbuatan atau kegiatan, seperti : makan, minum, duduk, membaca, menulis, berbicara, bernyanyi dan sebagainya. Contoh :

Ibu menyapu halaman belakang rumah.

Ayah mencuci mobil di garasi.

Dapat di ikuti oleh kata benda, kata sifat atau kata keterangan

Dalam pola kalimat (S-P-O-K) kata kerja dapat di iringi oleh kata benda, kata sifat atau kata keterangan.Contoh :

Ansara menonton berita di TV tadi siang

Beni mengelap kaca itu hingga mengkilap

Nana menanggis tersedu-sedu

Evi pergi ke supermarket

Devi berdandan sangat cantik

Dika makan jeruk bali

Tidak dapat diberikan imbuhan ter-

Untuk kondisi yang menyatakan kata sifat yang bermakna paling, maka kata kerjanya tidak dapat di awali oleh imbuhan ter-.Contoh :

Ratna (ter) senang merajut.

Shirley (ter) suka melukis.

Widia (ter) gemar membaca puisi.

Dapat di ikuti kata pengingkaran atau penyangkalan

Contoh :

Kami tidak dapat menyembunyikan rahasia itu dari Kepala Sekolah.

Sejak kecelakaan itu, ia tidak bisa berbicara.

Ibu itu tidak mampu membelikan hadiah sepeda yang diminta anaknya.

Nenek itu tidak sanggup mengangkat tas yang besar itu.

Anak itu tidak suka makan sayur dan buah.

Setelah mengetahui makan dan juga ciri-cri kata kerja kita akan membahas macam macam kata kerja. Kata kerja dibagi menjadi beberapa macam kah? Kata  kerja itu dibagi beberapa macam, dari beberapa macam itu akan terbagi dari  macam-macam yang pastinya akan membuat kita lebih dapat memahami kata kerja.

Macam macam dari kata kerja ada empat macam yaitu: kata kerja berdasarkan bentuk, kata kerja berdasarkan objek, kata kerja berdasarkan subjek dan kata kerja bentuk lain.

sebelum kita akan menguas tentang macam macam kata kerja lebih jauh kita harus mengetahui dulu kata kerja yang berdasarkan dari bentuk dan juga berdasarkan dari makna serta macam macam lainnya. Dibawah ini saya akan memberikan penjelasan satu persatu dari mcam macam kata kerja serta contoh dari masing masing.

Kata Kerja Berdasarkan Subjek

Kata Kerja : Pengertian Jenis Jenis Ciri ciri Beserta Contohnya (Lengkap)
Kata Kerja : Pengertian Jenis Jenis Ciri ciri Beserta Contohnya (Lengkap)

Kata Kerja Aktif

Kata kerja aktif merupakan kata yang subjeknya berperan sebagai pelaku. Ciri umumnya yaitu terdapat awalan me- dan ber-

Contoh kata kerja aktif :

me + pukul = memukul (Kakak memukul adik di teras).

me + potong = memotong (Ayah memotong rumput di halaman belakang).

me + cuci = mencuci (Adik mencuci sepedanya yang sangat kotor).

me + tarik = menarik (Fira menariktali sepatunya di atas kursi).

me + main + kan = memainkan (Yudi memainkan piano di kamarnya).

me + cari = mencari (Salsa mencari pensilnya yang hilang).

me + masak = memasak (Kakak memasak Ikan di dapur)

 

Kata kerja pasif

Kata kerja pasif merupakan bentuk kata kerja yang subjeknya berperan sebagai penderita. Kata kerja pasif umumnya dapat dilihat dari ciri ciri adanya awaln di dan ter-.

Contoh kata kerja pasif :

di + goreng = digoreng (Ikan di kulkas digoreng Kakak untuk makan siang).

READ  Bagian-Bagian Surat : Penjelasan, Fungsi, Jenis, Contohnya [Lengkap]

di + minum = diminum (Obatnya diminum oleh Kakek tiga kali sehari).

di + lihat = dilihat (Pertandingan ini dilihat oleh ribuan pasang mata).

di + dengar = didengar (Penjelasannya didengar oleh semua peserta seminar).

di + kejar = dikejar (Pencopet itu dikejar oleh semua orang yang ada di pasar).

di + tangkap = ditangkap (Pelakunya sudah ditangkap oleh polisi kemarin).

 

Kata Kerja Bentuk Lain

Kata Kerja : Pengertian Jenis Jenis Ciri ciri Beserta Contohnya (Lengkap)
Kata Kerja : Pengertian Jenis Jenis Ciri ciri Beserta Contohnya (Lengkap)

Kata kerja juga dapat dibagi menjadi 3 kelompok dalam bentu lainnya yaitu kata kerja benefaktif, reflektif, dan resiprok.

Kata Kerja Benefaktif 

Kata kerja benefaktif yaitu kata kerja yang menunjukkan pekerjaan atau tindakan yang dilakukan untuk orang lain.  Kata kerja benefaktif biasanya memiliki imbuhan me-dan -kan. Contoh:

Adi biasanya menyeberangkan nenek itu

Mirna membuatkan kue ulang tahun untuk adiknya

Erna membelikan baju baru untuk Ibunya

Erni memandikan kucing persianya setiap minggu

Kata Kerja Reflektif

Kata kerja reflektif yakni kata kerja yang menunjukkan perbuatan untuk dirinya sendiri.Kata kerja reflektif umumnya menggunakan imbuhan me-, atau ber-. Contoh :

Mirna biasa merias diri sebelum berangkat ke kantor

Adi mencukur kumisnya setiap hari Jum’at

Erna bersembunyi dibalik batu besar

Erni berlari di padang rumput

Kata Kerja Resiprok

Kata kerja resiprok merupakan kata yang menunjukkan perbuatan atau kegiatan yang dilakukan oleh dua orang. Lazimnya kata kerja ini tidak boleh diawali oleh kata “saling”, karena maknanya telah menunjukkan “saling”. Kata kerja ini biasanya menggunakan imbuhan ber- dan -an. Contoh :

Adi bersalaman dengan kepala sekolah

Mirna berpandangan dengan Adi

Erna dan Erni berpegangan tangan.

Kata Kerja Berdasarkan Bentuk

Kata Kerja : Pengertian Jenis Jenis Ciri ciri Beserta Contohnya (Lengkap)
Kata Kerja : Pengertian Jenis Jenis Ciri ciri Beserta Contohnya (Lengkap)

Kata Kerja Dasar

Kata kerja dasar adalah kata yang belum mendapatkan imbuhan apapun baik awalan, akhiran, awalan-akhiran, ataupun sisipan.Kata kerja dasar memiliki bentuk asli seperti kata dasar lainnya.

Kata kerja dasar juga memiliki beberapa ciri:

Merupakan satuan paling kecil dan mempunyai makna sendiri.

Dasar dari pembentukan kata, baik itu kata yang memiliki imbuhan atau yamg merupakan kata turunan.

Jika mendapat tambahan atau imbuhan, maka kata dasar akan mengalami perbedaan makna.

Beberapa kata dasar dapat menjadi satu kesatuan kalimat yang tidak perlu dibubuhi imbuhan.

 

Contoh:  makan

Penjelasan :

Kata kerja tersebut belum mendapatkan imbuhan apapun. Berbeda halnya jika telah mendapatkan imbuhan me- + makan, sehingga bentuknya akan menjadi “memakan. ”

Dibawah ini akan saya berikan beberapa contoh dari kata kerja dasar:

Aduk Tidur
Ampun Cuci
Ajek Bisik
Beli Minum
Beri Lari
Ambil Turun
Bayar Naik
Bangun Tekan
Tahan Tulis
Datang Kulum
Gosok Simpan
Usap Pinjam
Elus Sulam
Pergi Denagar
Siram Siap
Ketik Simak
Resap Ulur
Pakai Bicara
Rayu Kunyah
Simak

Kata Kerja Berimbuhan

Kata berimbuhan adalah kata dasar yang telah diberi imbuhan, baik itu awalan, sisipan, akhiran, serta awalan-akhiran. Akibat pemberinan imbuhan kata turunan mengalami pergeseran makna. Nama lain dari kata  berimbuhan adalah kata turunan. Berikut ini merupakan contoh kata berimbuhan berdasarkan imbuhan yang membubuhinya. Cermati baik-baik ya!

  • Contoh Kata Berimbuhan yang Menggunakan Imbuhan Awalan:

Berjoget

Bermain

Mencuri

Bermain-main

Menangis

 

  • Contoh Kata Berimbuhan yang Menggunakan Imbuhan Sisipan:

Gemilang (kata dasar: gilang, imbuhan sisipan: -em-)

Gerigi (kata dasar: gigi, imbuhan sisipan: -er-)

Kemelut (kata dasar: kelut, imbuhan sisipan: -em-)

Gemetar (kata dasar: getar, imbuhan sisipan: -em-)

Gemuruh (kata dasar: guruh, imbuhan sisipan: -em-)

 

  • Contoh Kata Berimbuhan yang Menggunakan Imbuhan Akhiran:

Mingguan

Tahunan

Hadirin

Satuan

Puluhan

 

  • Contoh Kata Berimbuhan yang Menggunakan Imbuhan Awalan-Akhiran:

Pertanggungjawaban

Kesatuan

Persatuan

Pertanyaan

Kepastian

Dalam menulis kata kerja yang berimbuhan bukan asal asalan, ada beberapa cara dalam membuat kata kerja berimbuhan:

  1. Harus ditulis serangkai jika kata dasarnya diberi imbuhan atau kata asing dan singkatan yang diberi imbuhan serta tanda hubung (-). Misalnya: penyihir, mem-PHK-kan, di-
  2. Salah satu dari gabungan kata atau kata dasar kompleks harus ditulis serangkai dengan imbuhan yang membubuhinya. Misalnya: bermain-main, jungkir balikan.
  3. Harus ditulis serangkai jika gabungan kata diberi imbuhan awalan-akhiran. Contoh: pertanggungjawaban.
  4. Jika sebuah kata dasar diberi kombinasi kata (swa-, dwi-, non-, dan sebagainya), maka penulisannya harus serangkai. Contoh: swafoto.
  5. Jika kata dasar adalah kata yang berawalan huruf kapital dan diberi kata terikat seperti se-, pro-, pos-, dan pan-, maka keduanya harus ditulis serangkai atau tersambung. Contoh: se-Yogyakarta.
  6. Jika kata berimbuhan bertemu dengan kata Maha, maka keduanya harus ditulis terpisah dan huruf awal kata berimbuhan harus ditulis kapital. sebab, konteks kata Maha merujuk kepada sifat Tuhan. Misalnya: Masa Pengampun.
  7. Jika kata Maha bertemu kata dasar, maka keduanya harus ditulis serangkai, kecuali kata kuasa. misalnya: Mahasuci
READ  Bagian-Bagian Surat : Penjelasan, Fungsi, Jenis, Contohnya [Lengkap]

 

Kata Kerja Berdasarkan Objek

Kata Kerja : Pengertian Jenis Jenis Ciri ciri Beserta Contohnya (Lengkap)
Kata Kerja : Pengertian Jenis Jenis Ciri ciri Beserta Contohnya (Lengkap)

Setelah memahmi kata dasar berdasarkan bentuk kita juga harus memahami juga kata kerja berdasarkan makna , sama halnya dengan kata kerja berdasarkan bentuk kata kerja berdasarkan makna  juga dibagi menjadi dua yaitu:

Kata Kerja Transitif

Kata kerja transitif adalah bentuk kata kerja yang memerlukan objek.

Contoh kata kerja transitif : memetik, mengangkut, membuat.

Jadi, jenis kata kerja seperti ‘memetik’, perlu untuk ditambahkan objek, seperti ‘memetik buah’ atau ‘memetik anggur’

 

Kata kerja intransitif

Pengertian kata kerja intransitif adalah benuk kata kerja yang tidak memerlukan objek.

Contoh dari kata kerja intransitif yaitu : pergi, duduk, pulang, tidur.

Pada kata – kata seperti pergi dan contoh lain di atas, kata ini sudah dapat digunakan dalam kalimat, meskipun tak memakai objek. Sebagai contoh dalam kalimat : ‘Ayah sedang duduk.Kata kerja inibisaditambah dengan kata keterangan atau pelengkap.

Contoh :

Ayah sedang duduk di sofa.

Ayah tidur lelap.

Saya juga akan memberikan beberapa contoh kalimat transitif dan intrasitif dalam bentukm kolom.

 

Contoh Kata Kerja Intransitif Contoh Kata Kerja Transitif
·      Aku menangis tanpa henti ketika melihatnya terluka.

·      Pak Raden tidur dengan nyenyak di malam hari.

·      Aku berlari sangat kencang saat melihat burung         hantu.

·      Ayah selalu bekerja setiap pagi.

·      Wanita itu berdandan dengan sangat cantik.

·      Anita menari dengan sangat indah.

·      Ikan hiu melompat dengan sangat tinggi.

·      Bibi Reni berenang di laut tanpa menggunakan pelampung.

·      Pembeli itu menawar dengan harga yang murah.

·      Adik selalu berkaca sebelum pergi ke sekolah.

·      Nenek selalu berdoa sebelum melakukan kegiatan apa pun.

·      Aku duduk di bangku taman sendirian.

·      Anak itu merengek kepada orang tuanya.

·      Laju mobil  itu melambat akibat jalan yang tak rata.

·      Adi bolos dari sekolah hari ini.

·      Doni minggir dari jalanan utama.

·      Tiba – tiba dia menoleh ke arah kanan.

·      Ular bergerak dengan tubuhnya.

·      Pelaut itu berlayar ke seluruh dunia.

·      Seniman selalu berkarya untuk kepuasan pribadi.

·      Aku bertamu ke rumah Ani kemarin malam.

·      Ayah menolong orang asing dengan senang hati.

·      Budi memukul anjing dengan sangat keras.

·      Nenek memasak nasi di dapur

·      Ani menyapu lantai kotor dengan berat hatI.

·      Budi melempar burung di atas pohon.

·      Dora menanam bunga di taman.

·      Kakak memperbaiki komputernya yang rusak.

·      Shela menjemput adiknya di sekolah.

·      Pak Raden meniup balon dengan setengah mati.

·      Bu Imah mendatangi pelanggan baksonya dengan sopan.

·      Marry menarik meja ke belakang dengan sangat kuat.

·      Atlet itu memukul – mukul bantal guling yang digantung di atas tempat tidur.

·      Montir itu sedang memperbaiki motor yang rusak.

·      Petani membajak sawah menggunakan kerbau.

·      Harimau menerkam mangsanya dengan sangat ganas.

·      Mentari menyinari bumi di siang hari.

·      Ilmuan itu melakukan uji coba terhadap tikus.

·      Ayah membakar sampahdi belakang rumah dengan korek api.

·      Adik sedang meminum susu.

·      Aku menggendong adik dengan sangat hati – hati.

·      Pembalap itu mengendarai mobilnya dengan sangat cepat.

 

 

Bagaimana dengan penjelasannya?Jangan lupa untuk mengaplikasikan dikehidupan sehari-hari ya! Cukup sekian pemaparan mengenai aplikasi kata kerja di kehidupan sehari-hari, semoga bermanfaat J

 

Leave a Comment