Kata Baku : Pengertian Fungsi Ciri Ciri Beserta Contohnya ( lengkap)

Kata Baku : Pengertian, Fungsi, Ciri – Ciri, Beserta Contohnya ( lengkap)

Kata Baku – Dalam kegiatan sehari-hari kita tentu tidak lepas dari apa yang disebut dengan komunikasi. Ketika berkomunikasi kita memerlukan kata-kata sebagai ungkapan baik itu ketika berkomunikasi secara lisan maupun teks.

Saat sedang berbicara atau berkirim pesan biasanya kita menggunakan bahasa informal dan kata-kata yang santai. Bahkan ketika sedang chattingan kamu sering bukan menyingkat kata-kata. Namun hal itu tidak menjadi masalah ketika penerima pesan mengerti maksud yang ingin kamu sampaikan.

Tapi berbeda halnya ketika kita berada dalam lingkup komunikasi yang formal baik secara lisan maupun teks. Contohnya ketika kamu berbicara dengan guru, dosen, atau orang yang lebih tua dan dihormati tentu menggunakan bahasa yang lebih formal dan sopan bukan.

Di kehidupan sehari-hari, kita sering menemukan penulisan kata yang berbeda-beda. Lalu, manakah kata yang bisa disebut salah dalam penulisannya? Dan seperti apa penulisan kata yang benar?

Untuk itulah kita memiliki Kamus Besar Bahasa Indonesia atau yang sering disebut dengan KBBI.  Kamus adalah kata serapan dari bahasa Arab yaitu qamus.Qamus merupakan kata yang berasal dari bahasa Yunani yakniokeanos berarti ‘lautan’. Jika dilihat dari arti kata maka dapat disimpulkan bahwa makna dasar dari kata kamus adalah wadah dari sekumpulan ilmu pengetahuan, khususnya pengetahuan bahasa.

Kamus adalah sebuah karya yang berfungsi sebagai sumber referensi. Umumnya kamus berisi berbagai macam kata beserta arti dan pengertiannya yang disusun secara alfabetis atau urut sesuai abjad.

Tidak hanya itu, di dalam kamus juga disertakan informasi mengenai ejaan, pelafalan, kelas kata, dan makna kata. Terkadang disertakan pula sejarah kata dan contoh pemakaiannya dalam kalimat. Sementara itu dalam KBBI (2008:xxv) disebutkan bahwa kamus merupakan sumber rujukan yang andal dalam memahami makna kata suatu bahasa karena kamus memuat perbendaharaan kata suatu bahasa, yang secara ideal tidak terbatas jumlahnya.

Di dalam kamus KBBI inilah terdapat istilah yang memberi penerangan terhadap ambiguitas tentang penulisan kata yang benar atau salah. Istilah yang dimaksud adalah kata baku dan kata tidak baku.

Persoalan mengenai kata baku dan kata tidak baku mungkin tidak menjadi masalah bagi kamu yang tidak menekuni bidang ilmiah. Namun, terkait dengan kegiatan surat menyurat atau pembuatan proposal yang resmi, aturan mengenai kata baku dan kata tidak baku tetap harus diperhatikan.

Pengertian Kata Baku dan Kata Tidak Baku

Kata Baku : Pengertian Fungsi Ciri Ciri Beserta Contohnya ( lengkap)
Kata Baku : Pengertian Fungsi Ciri Ciri Beserta Contohnya ( lengkap)

Sebelum jauh membahas mengenai contoh kata baku dan kata tidak baku. Kita akan membahas tentang arti dari istilah tersebut terlebih dahulu. Terlebih dahulu akan dibahas mengenai arti istilah tersebut.

Kata baku adalah kata yang sesuah dengan kaidah Bahasa Indonesia. Kata baku sering digunakan dalam percakapan resmi, pidato dalam acara formal atau ketika berbicara dengan orang yang lebih dihormati.

Sedangkan kata tidak baku sendirimerupakan kata yang tidak sesuai dengan aturan atau kaidah Bahasa Indonesia. Biasanya digunakan saat berkomunikasi dengan teman-teman atau dalam kegiatan informal di keseharian.

Kaidah Bahasa Indoneisa lebih dikenal dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan (EYD). Selain pedoman EYD, KBBI juga menjadi salah satu rujukan untuk menentukan baku atau tidaknya suatu kata yang hendak digunakan.

Singkatnya dalam KBBI akan ditunjukkan beberapa kata yang sesuai dengan kaidah dan ketentuan. Inilah yang disebut dengan kata baku.

Sedangkan kata yang pengucapan atau penulisannya melenceng dari aturan yang telah ditetapkan, maka kata itu disebut dengan kata tidak baku.

Kata baku dalam Bahasa Indonesia juga merujuk pada Pedoman Umum Pembentukan Istilah yang telah ditetapkan oleh Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa bersamaan ditetapkannya pedoman sistem penulisan dalam Ejaan Yang Disempurnakan. Di samping itu, kebakuan suatu kata juga ditentukan oleh kaidah morfologis yang berlaku dalam tata bahasa bahasa Indonesia yang telah dibakukan dalam Tata Bahasa Baku Bahasa Indoensia.

Dalam Pedoman Umum Pembentukan Istilah atau yang biasa disingkat dengan PUPI diterangkan sistem pembentukan istilah serta pengindonesiaan kosa kata atau istilah yang berasal dari bahasa asing.

Jika kamu menggeluti bidang jurnalistik, pendidikan, kajian ilmiah berupa penelitian dan sebagainya, mengetahui kedua hal ini akan memberikan banyak manfaat.Namun, meskipun kata baku dan tidak baku sudah sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari sebagai warga negara yang baik kita wajib mengenal beberapa kata yang sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia.

Salah satu caranya adalah dengan membiasakan diri berbicara dengan bahasa yang benar. Selain sebagai bentuk kecintaan terhadap Bahasa Indonesia, hal itu dapat membantu kamu ketika harus menghadapi kejadian atau kegiatan yang bersifat formal seperti presentasi, wawancara, pidato, dan lain sebagainya.

Bagaimanapun seseorang juga dapat dinilai dari caranya berbahasa. Karena hal itu dapat menunjukkan jati diri dari si pembicara. Biasanya kaum intelektual lebih senang menggunakan kata baku yang bersifat formal ketimbang non formal.

Penerapan Kata Baku dan Kata Tidak Baku dalam Keseharian

Selanjutnya kita akan membahas mengenai penggunaan kata baku dan tidak baku dalam kehidupan sehari-hari.

Penggunaan kata yang baku

Jika kamu adalah seorang pelajar, mahasiswa atau tenaga pengajar maka pengetahuan mengenai kata baku sangatlah penting. Mengapa? Tentu saja karena dalam keseharian, kamu akan menggunakan kata-kata baku sebagai bahan untuk penyusunan lamaran kerja, karya ilmiah, makalah, laporan, surat dinas, dan lain sebagainya. Dan ketika melakukan presentasi pun kamu wajib menggunakan kalimat yang benar dan baku.

Penggunaan kata tidak baku

Untuk jenis kata yang satu ini ternyata bisa muncul karena penggunaan bahasa yang salah dan terus diulang. Hal ini dapat menjadi kebiasaan yang buruk jika menggunakan kata-kata secara tidak tepat. Oleh karena itu, meskipun beberapa kata tidak yang sering digunakan dalam keseharian dapat dimengerti oleh penerima informasi, masyarakat awam tetap harus mengetahui perbedaan kata baku dan tidak baku.

Meskipun begitu, beberapa pakar membiarkan kesalahan itu terjadi. Dialek dan aksen seseorang ketika mengucapkan kalimat menjadi salah satu penyebab terciptanya kata yang tidak baku. Sehingga penggunaannya ialah untuk bahasa percakapan sehari-hari yang bersifat non formal.

Fungsi Kata Baku

Fungsi Kata Baku

Setelah membahas tentang pengertian dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari, inilah fungsi kata baku yang harus kamu ketahui:

Pemersatu

Kita tahu bahwa bangsa kita memiliki berbagai macam etnis dan suku dengan bahasa yang berbeda-beda. Dengan adanya Bahasa Indonesia dan penggunaan kata baku yang sesuai dengan pedoman EYD dapat menjadi pemersatu dari perbedaan-perbedaan tersebut.

Kekhasan

Pembakuan kata memberikan bahasa khas dari suatu bangsa. Oleh karena itu, penerapan kata baku pada Bahasa Indonesia yang baik dan benar dapat memperkuat rasa nasionalisme masyarakat kita.

Pemberi Wibawa

Seseorang yang menggunakan kata baku ketika berbahasa akan memperlihatkan wibawanya. Masyarakat yang bertutur kata dengan baik akan memperoleh wibawa dan kehormatan di mata orang lain.

Kerangka Acuan

Kaidah Bahasa Indonesia berupa kata baku merupakan tolak ukur ketepatan pemakaian dan penerapan bahasa seseorang.

Ciri-Ciri Kata Baku dan Tidak Baku

  • Kata baku tidak dapat berubah setiap saat
  • Tidak terpengaruh bahasa daerah
  • Bukan bahasa percakapan sehari-hari
  • Tidak terpengaruh bahasa asing
  • Kata baku disesuaikan dengan konteks kalimat
  • Kata baku tidak mempunyai arti yang rancu
  • Kata baku memiliki arti sesuai dengan keperluan

Ciri-Ciri Kata Tidak Baku

  • Kata tidak baku dapat terpengaruh bahasa daerah atau bahasa asing
  • Perkembangan zaman tidak memengaruhi kata baku
  • Kata tidak baku digunakan pada percakapan santai
  • Siapapun bisa menciptakan kata tidak baku sesuai keinginannya

Kapan Kita Harus Menggunakan Bahasa Baku?

Kata Baku
Kata Baku

Ternyata bahasa baku tidak bisa digunakan secara sembarangan. Ada beberapa aturan yang harus dipenuhi untuk menggunakan bahasa baku. Berikut ini beberapa kondisi yang mengharuskan kita untuk menggunakan bahasa baku:

Komunikasi resmi

Ketika berada dalam forum resmi, kita tidak diperkenankan menggunakan bahasa sehari-hari, termasuk bahasa gaul dan bahasa campuran. Jadi, kita harus menggunakan bahasa baku yang benar. Contoh komunikasi resmi seperti komunikasi dalam pertemuan formal, komunikasi dalam rapat, dan lain sebagainya.

Wacana Teknis

Sama halnya dengan komunikasi resmi, dalam wacana teknis kita juga harus menggunakan bahasa yang baku. Hal ini sangat diperlukan agar pendengar atau pembaca tidak salah paham dengan apa yang kita sampaikan.

Pembicaraan di Depan Umum

Pernahkah kamu melihat seseorang yang sedang berpidato? Pidato adalah salah satu contoh berbicara di depan umum. Ketika harus berpidato dalam egiatan yang dihadiri oleh banyak orang maka sepatutnya menggunakan bahasa resmi atau bahasa baku.

Berbicara dengan orang yang dihormati

Ketika kita berkomunikasi dengan seorang guru, orang tua, atasan atau seorang pejabat negara, maka kita harus menggunakan bahasa baku. Ini untuk menunjukan bahwa kita menghormati posisinya.

Contoh Kata Baku dan Tidak Baku

Kata Baku
Kata Baku
NoKata BakuKata Tidak Baku
1AbjadAbjat
2AdvokatAdpokat
3AktifAktip
4Al QuranAlquran
5ApotekApotik
6AsasAzas
7AtletAtlit
8AtmosferAtmosfir
9BautBaud
10BerpikirBerfikir
11BesokEsok
12BusBis
13CabaiCabe
14CendekiawanCendikiawan
15CenderamataCinderamata
16DaftarDaptar
17DefinisiDifinisi
18DepotDepo
19DetailDetil
20DiagnosisDiagnosa
21DieselDisel
22DipersilakanDipersilahkan
23DolarDollar
24EksporEksport
25EkstremEkstrim
26EkuivalenEkwivalen
27EmbusHembus
NoKata BakuKata Tidak Baku
28FebruariPebruari
29FilmFilem
30FisikPhisik
31FondasiPondasi
32FormalFormil
33FotoPhoto
34FrekuensiFrekwensi
35GiziGisi
36GladiGeladi
37HafalHapal
38HakHaq
39HakikatHakekat
40HierarkiHirarki
41HipotesisHipotesat
42IjazahIjasah
43IkhlasIhlas
44ImbauHimbau
45InderaIndra
46InsafInsyaf
47IstriIsteri
48IzinIjin
49JadwalJadual
50JenazahJenasah
51JenderalJendral
52JustruJusteru
53KaidahKaedah
54KarierKarir
55KategoriKatagori
56KompletKomplit
57KonferensiKonperensi
58KongresKonggres
59KonkretKonkrit
60KreatifKreative
61KreativitasKreatifitas
62KualifikasiKwalifikasi
63KualitatifKwalitatif
64KuantitatifKwantitatif
65KualitasKwalitas
66KuitansiKwitansi
67KiaiKyai
68LubangLobang
69MaafMa’af
70MakhlukMahluk
71ManajemenManagemen
72ManajerManager
73MencolokMenyolok
74MenerjemahkanMenterjemahkan
75MengesampingkanMenyampingkan
76MerekMerk
77MeteraiMeterei
78MetodeMetoda
79MestiMusti
80MuseumMusium
81MotifMotip
82MotivasiMotifasi
NoKata BakuKata Tidak Baku
83NasihatNasehat
84NovemberNopember
85NapasNafas
86ObjekObyek
87PahamFaham
88PasporPasport
89PikirFikir
90PraktikPraktek
91ProvinsiPropinsi
92RisikoResiko
93RezekiRejeki
94SaksamaSeksama
95SekadarSekedar
96SekretarisSekertaris
97SilakanSilahkan
98SistemSistim
99SubjekSubyek
100SuteraSutra
101SyukurSukur
102TafsirTapsir
103TeknikTehnik
104TeoretisTeoritis
105TerampilTrampil
106VarietasVaritas
107VilaVilla
108WujudUjud
109YudikatifJudikatip
110ZamanJaman
111ZonaZone
112Kata BakuKata Tidak Baku
113abjadAbjat
114advokatAdpokat
115afdalAfdol
116akhlakAhlak
117aktifAktip
118aktivitasAktifitas
119ambeienAmbeyen
120ambulansAmbulan
121amendemenAmandemen
122analisisAnalisa
123andalHandal
124amfibiAmphibi
125antenaAntene
126antreAntri
127apotekApotik
128asasAzas
129astronautAstronot
130ateisAtheis
131atletAtlit
132atmosferAtmosfir
133azanAdzan
134balansBalan
135balsamBalsem
136batalionBatalyon
137bateraiBaterei
138berandalBrandal
139belumBelom
140besokEsok
141biosferBiosfir
142blankoBlangko
143brankasBrangkas
144budekBudeg
145bujetBudjet
146busBis
147cabaiCabe
148capaiCapek
149cederaCidera
150cendekiawanCendikiawan
151cendera matacinderamata / cenderamata
152cengkeramCengkram
153cengkihCengkeh
154cokelatCoklat
155daftarDaptar
156debiturDebitor
157dekretdekrit
158depotdepo
159detaildetil
160deviasidefiasi
161diagnosisdiagnosa
162diskotekdiskotik
163distilasidestilasi
164dolardollar
165drainasedrainage
166dramatisasidramatisir
167durianduren
168efektifefektip
169ekstraextra
170ekstremektrim
171ekstremisekstrimis
172ekstroverektstrovert
173eliteelit
174embushembus
175esaiesei
176faksimilefaksimil
177februaripebruari
178fondasipondasi
179formalformil
180fotophoto
181fotokopiphotokopi
182fotosintesisfotosintesa
183frasafrase
184frekuensifrekwensi
185gaibghaib
186geladigladi
187gizigiji
188griyagria
189guagoa
190gubukgubug
191gudeggudek
192hadishadist
193hafalhapal
194hakikathakekat
195hektarehektar
196hierarkihirarki
197hipotesishipotesa
198ijazahijasah
199ikhlasihlas
200influenzainfluensa
201inframerahinfra merah
202imbauhimbau
203inderaindra
204infusinpus
205insafinsyaf
206isaphisap
207intelijeninteligen
208intensinten
209interpretasiinterprestasi
210interupsiintrupsi
211islamiahislamiyah
212istigfaristighfar
213istriisteri
214itermesointermezo
215izinijin
216jadwaljadual
217jagatjagad
218jemaahjamaah
219jenazahjenasah
220jenderaljendral
221judoyudo
222junioryunior
223justrujusteru
224kaidahkaedah
225kankerkangker
226karenakarna
227karierkarir
228karismakharisma
229katalisiskatalisa
230kedaluwarsakadaluwarsa
231kedelaikedelei
232kendurkendor
233khotbahkhutbah
234klienclient
235kloterkeloter
236koboikoboy
237komersialkomersil
238komplekskomplek
239kompletkomplit
240konfirmasikomfirmasi
241konkretkonkrit
242konsekuensikonsekwensi
243korsletingkonsleting
244kosakatakosa kata
245kreatifkreatip
246kreativitaskreatifitas
247kualitaskwalitas
248kuarsakwarsa
249kuitansikwitansi
250kuorumkworum
251lafallapal
252legalisasilegalisir
253lembaplembab
254lubanglobang
255manajemenmanagemen
256manajermanager
257mangkukmangkok
258mantramantera
259masjidmesjid
260memengaruhimempengaruhi
261mengonsumsimengkonsumsi
262mengubahmerubah
263menterimentri
264mencolokmenyolok
265metodemetoda
266miliarmilyar
267motifmotip
268musafirmusyafir
269naasnahas
270nakhodanahkoda
271tampaknampak
272napasnafas
273nasihatnasehat
274negatifnegatip
275negerinegri
276nomornomer
277netonetto
278notulanotulen
279novembernopember
280objekobyek
281objektifobyektif
282omzetomset
283organisasiorganisir
284orisinalorisinil
285pahamfaham
286palempalm
287paradoksparadok
288paramedisparamedi
289pasfotopas photo
290pasporpasport
291paviliunpavilion
292pedaspedes
293perantipiranti
294permakvermak
295pikirfikir
296produktifproduktip
297produktivitasproduktifitas
298prototipeprototif
299proyekprojek
300provinsipropinsi
301putraputera
302putriputeri
303ranselrangsel
304rapirapih
305raporrapot
306rasionalrasionil
307responsrespon
308resistansresistan
309reumatikrematik
310rezekirejeki
311risikoresiko
312sahsyah
313sahihsyahih
314saksamaseksama
315sambalsambel
316sanksisangsi
317sarafsyaraf
318saussaos
319sekadarsekedar
320sekretarissekertaris
321semifinalsemi final
322sepraiseprei
323sintesissintesa
324sistemsistim
325sistematissistimatis
326skalasekala
327standardisasistandarisasi
328subjeksubyek
329surveisurvey
330sutrasutera
331syahidsahid
332syukursukur
333tafsirantapsiran
334tekniktehnik
335teknisitehnisi
336teknologitehnologi
337teladantauladan
338telepontelpon
339tenteramtentram
340teoretisteoritis
341terampiltrampil
342terima kasihterimakasih
343tesisthesis
344timteam
345tobattaubat
346tradisionaltradisionil
347transportransport
348triplekstriplek
349trofitropi
350urgenurgent
351urineurin
352ustazustad / ustadz
353utanghutang
354varietasvaritas
355wali kotawalikota
356yudikatifjudikatif
357yudisialjudisial
358yurisdiksijurisdiksi
359zamanjaman
360zamzamzam-zam
361zinajinah
362zonazone

Bagaimana? Sudah memiliki gambaran mengenai kata baku dan tidak baku? Sampai di sini pemaparan yang dapat diberikan. Semoga bermanfaat!

Leave a Comment