FUNGSI TULANG PENGUMPIL PADA MANUSIA

Fungsi Tulang Pengumpil Pada ManusiaGerak adalah aktivitas yang dijalankan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Alat gerak pada manusia yang paling utama adalah tangan dan kaki. Maka dari itu, tangan dan kaki adalah bagian yang terpenting pada tubuh manusia.

Tulang Pengumpil adalah fungsi terpenting pada Struktur Tulang Tangan Manusia, yang menata lengan bawah memanjang dari sisi Lateral (menjauhi garis tengah) siku sampai kearah ibu jari pergelangan tangan.

Tulang Pengumpil atau bisa disebut dengan Tulang Radius yaitu sebuah tulang batang dan memiliki dua ujung, yang mempunyai ukuran lebih pendek dari pada Tulang Ulna.

Tulang ini berada pada sisi lateral lengan bawah dan menyusun bersama dengan Tulang Hasta.

Terdapat sum – sum tulang pada Tulang Pengumpil. Tulang Hasta dan Pengumpil ini adalah berbentuk tulang panjang (tulang pipa), memiliki panjang dan bagian ujungnya yang besar dan berongga.

Adanya sebuah otot yang menempel pada bagian ujung Tulang Pengumpil ini yang berfungsi untuk menggerakkan lengan bawah.

Tulang ini posisinya sejajar dengan Tulang Hasta. Akan tetapi Tulang Pengumpil ini berada pada bagian bawah segaris dengan jari kelingking.

Jari kelingking segaris lurus dengan Tulang Pengumpil. Untuk menggerakan tulang lengan bagian bawah diperlukan dengan adanya otot yang melekat pada tulang pengumpil dan yang  mengontrol pada pergerakan siku.

Tulang Hasta dan Tulang Pengumpil melekat pada Tulang Atas dan Sendi Siku.

Tulang merupakan Jaringan Ikat yang terdiri dari sel, serat dan Matriks Eltraseluler.

Matriks Tulang merupakan bagian yang terkeras letaknya berada pada lapisan terluar dari tulang tersebut, dan matriks terjadi karena mengendapnya mineral dalam tulang, sehingga tulang mengalami Kalsifikasi lalu terbentuklah Matriks Tulang tersebut.

Baca juga : Fungsi Tulang Atas

Fakta pada Tulang Pengumpil

Jumlah dalam tubuh manusia Dua- satu disetiap lengan
Pusat Osifikasi Primer Satu- ditengah poros (muncul sekitar minggu ke – 8 pada janin
Pusat Osifikasi Sekunder Dua- satu untuk ujung Distal (muncul sekitar 2 tahun) dan satu lagi ujung Proksimal (muncul sekitar 5 tahun). Semua pusat melebur pada umur 20 tahun
Dapat menyambung dengan Tulang Humerus, Hasta (Ulna), Scaphold, dan Lunate

Tulang Pengumpil mempunyai beberapa fakta diantaranya, yaitu:

Baca juga : Fungsi Tulang Paha

Fungsi pada Tulang Pengumpil

Fungsi Tulang Pengumpil Gerak

Dibawah ini merupakan fungsi dari Tulang Pengumpil, yaitu :

  1. Fungsi tulang pengumpil sejajar dengan tulang hasta
  2. Fungsi tulang pengumpil sebagai terletak sum sum tulang
  3. Fungsi tulang pengumpil sebagai penguat lengan bawah
  4. Pengontrol pergerakkan siku
  5. Berperan menggerakkan jari
  6. Tempat menempelnya otot lengan
  7. Penyususun lengan bagian bawah
  8. Penghubung jari dengan tulang lengan atas
  9. Sebagai tumpuan penguat lengan
  10. Mengatur pergerakan tangan bagian bawah

Tulang Pengumpil dengan Tulang Hasta (Ulna) berjalan bersama untuk menjalankan fungsinya. Tulang Pengumpil dan Tulang Hasta saling menyambung dengan Tulang Lengan bagian Atas melewati Sendi Engsel dibagian siku.

Baca juga : Fungsi Tulang Hasta

Langkah kerja dari Tulang Pengumpil

Mekanisme kerja terjadi dalam beberapa proses. Langkah kerja dari Tulang Pengumpil adalah ketika saraf pusat mentransferkan rangsangan yang biasa disebut dengan Potensial Aksi.

Potensial Aksi akan dikirimkan menuju Sel Saraf Motorik kemudian akan dibebaskan unsur kimia Asetilkolin, lalu diikatkan dengan reseptor melewati permukaan otot, dan hal ini akan menimbulkan reaksi disetiap kerja otot.

Baca juga : Sistem Peredaran Darah

Otot – otot yang menempel dan bekerja pada Tulang Pengumpil dan Hasta adalah berikut ini :

Fungsi Tulang Hasta

Fungsi Tulang Hasta

  • Otot Supinator
  • Otot Biceps Brachii
  • Otot Pronator Teres
  • Otot Brachioradialis
  • Otot Flexor Pollicis Longus
  • Otot Pronator Quadratus
  • Otot Abductor Pollicis Longus
  • Otot Extensor Pollicis Brevis
  • Otot Flexor Digitorum Superficialis

Pertumbuhan tulang dari tengah kepala tulang, menginjak pada anak kecil usia empat tahun. Terjadinya pertumbuhan diOlecranon menginjak pada usia 10 tahun. Pada bagian Superior tulang sudah seharusnya bersendi dengan Humerus yang terjadi pada usia 16 tahun, dan sekitar usia 20 tahunan terjadi pada bagian bawahnya.

Tulang Pengumpil terdiri dari 3 belahan yaitu, belahan yang paling atas, bawah, dan belahan batang.

Berikut ini merupakan penjelasan tentang  tiap – tiap  bagian dari Tulang Pengumpil.

Baca juga : Fungsi Sel Darah Putih

A.  Bagian Paling Atas

Terdiri dari kepala, leher, dan juga Radial Tuberosity.

Kepala memiliki bagian dari tulang yang dapat membentuk piringan dan ditutupi oleh Tulang Rawan Hialin. Pada bagian ini adalah sambungan dari seluruh Kapitulum lalu menciptakan sambungan Humero-Radial yang dapat menghubungkan keTulang Pengumpil dan Humerus.

Pada wilayah kepala, sangat halus dan tersambung dengan Tulang Hasta dan dikelilingi Ligamen Annular.

Leher merupakan bagian  yang menyempit tepat dibawah kepala dan dihimpit oleh Ligamen Annular.

Sedangkan pada wilayah Radial Tuberosity, yaitu bagian Posterior yang menutupi bagian Anterior yang halus dan melepaskannya dari Otot Tendon Bisep.

Baca juga : Fungsi Sel Darah Merah

B.  Bagian Batang

Pada bagian batang ini membentuk cembung memanjang antara kedua ujung Tulang Pengumpil. Daerah ini meluas sampai keujung Distal sehingga terbentuk cekung. Bagian batang terdiri dari 3 tepian dan 3 permukaan.

C.  Bagian Tepi Batang

Bagian Tepi Batang Anterior ini termasuk bagian bawah Anterolateral Tuberositas Radialis, kemudian ke arah bawah yaitu Lateral Styloid. Lalu, bagian atas tepi Anterior terbentuk garis miring Anterior yaitu tepi Lateral Permukaan Anterior.

Pada bagian tepi Posterior adalah batang Tulang Pengumpil yang posisinya ada dibagian sepertiga tengah dari panjang batang. Kemudian, pada sisi atas tepi Posterior mengarah keatas atau arah Radial Tuberosity membentuk garis miring (serong).

Sedangkan, pada bagian tepi Medial (Interoseus) yaitu bagian tepi yang paling tajam. Mencakup panjang batang sampai Tuberositas Radial dan bagian bawah tersekat dengan area segitiga diujung bawah tulang. Bagian ini, menghubungkan tiga perempat bagian bawah dengan Membran Interosues.

Baca juga : Fungsi Otak

D.  Bagian Permukaan Batang

Bagian permukaan Anterior terbentuk cekung sehingga letaknya diantara Anterior dan Interoseus. Flexor Pollicis Longus ditemukan didaerah dua perempat atas dari bagian permukaan ini. Quadratus Pronator termuat pada bagian bawah seperempat. Foramen Nutrisi berada pada bagian atas tengah. Bagian ini memiliki pembuluh Arteri Interoseus Anterior.

Bagian permukaan Posterior berada diposisi antara bagian tepi Interoseus dan Posterior. Abductor Pollicis Longus ada pada sepertiga bagian tengah permukaan ini. Adanya Extensor Pollicis Brevis pada bagian bawah permukaan.

Baca juga : Fungsi Diafragma

Permukaan Bagian Bawah Tulang Pengumpil

Permukaan Anterior

Permukaan Anterior ini mulai dari ujung bawah jari-jari tulang sehingga terbentuk punggungan tebal, yang menghubungkan Ligamentum Radio-Karpal Palmar dengan daerah Sendi Pergelangan Tangan.

Permukaan Posterior

Pada bagian ini, mulai dari ujung bawah jari-jari tulang, Tuberkulum Punggung Lateral, serta daerah Tendon Ekstensor Pollicis Longus. Menghubungkan dengan Tendon Ekstensor yang lainnya.

Permukaan Medial

Pada permukaan ini juga termasuk dari ujung bawah tulang jari-jari yang terdiri dari cekungan Tulang Hasta, sehingga dapat menghubungkan dengan bagian Kepala Tulang Hasta.

Hasil sambungan Radio-Ulnaris Inferior menghubungkan dengan bagian bawah cekungan Tulang Hasta.

Permukaan Lateral

Pada permukaan Lateral ini, yang termasuk bagiannya adalah  ujung bawah dari jari-jari tulang memanjang sampai ke bawah sampai ke Styloid, kemudian menghubungkan dengan Tendon Adduktor Pollicis Longus dan Ekstensor Pollicis Brevis.

Permukaan Inferior

Nah sahabat, tahukah permukaan Inferior itu permukaan Inferior (Distal) ini, termasuk dari ujung bawah tulang jari-jari sehingga membentuk area segitiga Lateral yang mehubungkan dengan Skafoid dan area segiempat medial, lalu terhubung dengan Komponen Lateral bulan sabit.