FUNGSI TULANG ATAS HUMERUS PADA MANUSIA

Fungsi Tulang Atas – Tulang atas merupakan tulang yang ada pada bagian lengan atas. Fungsi utama dari Tulang Atas sendiri yaitu untuk menempelkan otot-otot utama pada lengan dan pergerakan siku.

Tulang ini sedikit lebih besar dibanding dengan Tulang Pengumpil dan Tulang Hasta.

Pengertian Tulang Lengan Atas

Fungsi Tulang Hasta

Fungsi Tulang Hasta

Pada Tulang Hasta amat banyak otot yang melekat, begitu juga Tulang Atas yang dilekati banyak otot utama yaitu sebagai geraknya semua otot lengan. Otot-otot utama pada lengan akan kelat dan dapat dikendalikan Tulang Atas.

Tulang Atas disebut Tulang Humerus. Melekatnya otot pada tulang atas yaitu Pektoralis Primer dan Deltoid, sehingga membuatnya menjadi tulang yang sangat penting untuk menggerakan lengan dan bahu.

Tulang Lengan Atas atau Tulang Humerus berada diantara persendian Sikut dan Bahu yang mempunyai otot-otot.

Tulang Lengan Atas sejatinya terdiri dari bagian bahu. Lalu, apa fungsi dari Tulang Atas itu sendiri. Tentunya, Tulang Lengan Atas bukan hanya berfungsi untuk  menjadi penyambung bahu dan juga tulang lengan bawah saja.

Seperti yang sudah disampaikan diatas, Tulang Lengan Atas berada diantara persendian sikut dan juga bahu. Bagian persendian sikut, Tulang Lengan Atas tersambung kebagian ujung Tulang Hasta.

Sedangkan pada bagian bahu, Tulang Lengan Atas tersambung kebahu melalui Tulang Belikat.

Tulang Belikat merupakan tulang yang menghubungkan tulang lengan atas dengan badan, dan mempunyai bentuk mirip segitiga pipih. Tulang Humerus, terletak diantara Tulang Belikat dan Persendian Sikut.

Tulang Lengan Atas disambungkan dengan Tulang Selangka yang berguna bagi penyebaran tekanan secara menyeluruh dari Lengan Bagian Atas menuju kerangka tubuh.

Tulang Lengan Atas memiliki fungsi yaitu untuk menciptakan tempat melekatnya 13 Otot dan Ligamen yang digunakan sebagai pergerakan tangan dan sikut.

Selain itu, fungsi dari Tulang Humerus adalah tempat yang digunakan untuk menjalarkannya Pembuluh Arteri dan Saraf.

Tulang Lengan sendiri terdiri dari bagian – bagian yang sama untuk menjalankan fungsinya yaitu sebagai alat untuk berbagi aktifitas tubuh manusia.

Lengan manusia tampak kokoh, kuat dan berbentuk karena mempunyai tulang-tulang didalamnya. Lengan manusia tidak dapat bergerak dengan bebas, tanpa adanya tulang dari lengan tersebut.

Struktur Tulang yang berdampingan erat satu sama lain akan memunculkan kekuatan pada lengan.

Sehingga, dapat melakukan fungsi yang berat contohnya yaitu mengangkat beban, menggendong dan atau mendorong suatu benda dari tempat yang satu ke tempat yang lain.

Terkadang memiliki berat lebih besar dari berat badan manusia tersebut.

Baca juga : Fungsi Tulang Paha

Fungsi dari Tulang Humerus

Fungsi Tulang Humerus

Fungsi Tulang Humerus

Berikut ini merupakan fungsi Tulang Humerus yang ada pada bagian tubuh manusia, yaitu diantaranya :

  1. Sebagai tempat menempelnya otot utama.
  2. Mengontrol penekuk tangan.
  3. Melekatnya otot untuk menggerakan bagian bahu dan siku.
  4. Penghubung Sendi Putar.
  5. Sebagai peran dalam menjauhkan lengan dari tubuh.
  6. Otot khusus Rotator Cuff melekati bagian atas Humerus dan melakukan rotasi serta abduksi pada bagian bahu.
  7. Sebagai penopang kekuatan lengan.
  8. Untuk menulis dengan menggunakan jari yang dapat dikontrol oleh Tulang Atas.

Baca juga : Fungsi Tulang Hasta

Otot-otot yang Melekat Pada Tulang Atas

Tulang Humerus terbagi menjadi tiga bagian, yaitu : Bagian atas Humerus, Corpus Humerus dan Bagian bawah Humerus.

Berikut ini merupakan otot – otot yang melekat pada tulang bagian atas :

  1. Epicondylus Lateralis

  • Otot Extensor Carpi Ulnaris
  • Otot Extensor Digitorum
  • Otot Supinator
  • Otot Extensor Carpi Radialis Brevis
  • Otot Extensor Digiti Minimi
  1. Sulcus Intertubercularis

  • Otot Pectoralis Major
  • Otot Latissimus Dorsi
  • Otot Teres Major
  1. Epicondylus Medialis

  • Otot Flexor Digitorum Superficialis
  • Otot Flexor Carpi Radialis
  • Otot Flexor Carpi Ulnaris
  • Otot Palmaris Longus
  • Otot Pronator Teres
  1. Tuberculum Mayus dan Tuberculum Minus ( Otot Rotator Cuff )

  • Otot Supraspinatus
  • Otot Teres Minor
  • Otot Infraspinatus
  • Otot Subscapularis

Banyak sekali otot yang melekat pada Tulang Atas, sehingga apabila salah satu dari Tulang Humerus atau Tulang Atas retak dan terluka, maka akan sangat menganggu pada pergerakan tangan.

Terlebih pada bagian Tulang Hasta dan Pengumpil. Tulang Atas lebih besar dari pada tulang lainnya pada bagian lengan.

Fungsi lainnya dari Tulang Hasta yaitu sebagai kekuatan tangan. Tulang Atas menjadi sumber kekuatan utama, pada tubuh pria memiliki Tulang Atas yang sangat berotot dan keras.

Itu merupakan pertanda bahwa tulang tersebut kuat menahan beban yang berat.

Untuk membangun dan melatih Tulang Atas agar kuat, dapat melangsungkan  olahraga seperti Push Up dan atau angkat beban.

Akan tetapi, harus dilaksanakan secara teratur dan terus menerus atau konsisten. Supaya, apa yang sudah diperoleh untuk mendapatkan lengan yang ideal.

Latihan angkat beban dapat membentuk Tulang Atas menjadi sehat dan kuat, akan tetapi angkatlah beban sesuai dengan kekuatan yang dimiliki.

Pertama-tama angkatlah beban dari yang paling ringan terlebih dahulu, kemudian tambah beban sedikit demi sedikit, hingga seterusnya.

Dan jangan langsung angkat beban yang berat, maka akan menimbulkan cidera yang serius pada Tulang Atas.

Baca juga : Sistem Peredaran Darah

Gangguan yang Terjadi pada Fungsi Tulang Lengan Atas

Salah satu cedera yang terjadi dan yang mengganggu fungsi dari Tulang Lengan Atas yaitu keretakan pada Tulang Lengan Atas. Kebanyakan, patah Tulang Lengan Atas dikarenakan terjatuh dalam keadaan lengan terlentang atau pukulan yang keras.

Tulang Lengan Atas yang patah umumnya tidak bergoyang-goyang dan sesuai pada tempatnya. Saat mengalami patah Tulang Lengan Atas, pasti akan merasakan pembengkakan, nyeri  dan sulit untuk menggerakkan Lengan Atas dan Bahu.

Adakalanya, saraf pada Tulang Lengan Atas rusak dikarenakan patah atau retak Tulang Lengan Atas, maka akan merasakan kebas pada bagian lengan atas. Selain itu, bunyi gemeretak dapat terdengar apabila bahu digerakkan.

Pada kasus yang spesifik, patah Tulang Lengan Atas dapat membentuk lengan atas yang terlihat tidak normal. Patah Tulang Lengan Atas dengan potongan yang mencuat keluar akan menimbulkan pendarahan.

Biasanya, patah Tulang Lengan Atas akan dialami oleh kaum lansia.  Penanganannya tergantung dari jenis patah tulang yang dialaminya.

Baca juga : Fungsi Sel Darah Putih

Untuk mengetahui, apakah mengalami patah atau retak pada Tulang Lengan Atas?

Patah atau retak pada Tulang Lengan Atas tentunya akan mengganggu pada fungsi Tulang Lengan Atas dan harus segera ditangani.

Untuk memastikan penindakan yang tepat, dokter akan memeriksa keadaan Tulang Lengan Atas terlebih dahulu.

Selanjutnya, dokter melakukan pemeriksaan fisik pada lengan atas dan bahu, dan juga akan menanyakan gejala apa yang dialaminya.

Setelah itu, dokter akan memeriksa lebih detail lagi dengan X-Ray dan CT Scan dari berbagai sisi lengan atas dan bahu.

Baca juga : Fungsi Sel Darah Merah

Tindakan yang dilakukan pada saat patah atau retak Tulang Lengan Atas.

Patah atau retak pada Tulang Lengan Atas yang tidak begitu parah, maka tidak akan diberikan penanganan yang khusus, karena dapat sembuh secara sendirinya.

Namun, akan tetapi penderita Patah atau retak pada Tulang Lengan Atas dapat diberikan alat penyokong lengan dengan berupa kain.

Apabila kondisi patah atau retak pada Tulang Lengan Atas parah, maka dokter menyarankan bedah untuk menyatukan patahan dengan, baut, kawat, dan lempengan besi dengan tepat.

Pada kasus yang memiliki keadaan yang sangat parah, operasi harus dilakukan untuk menggantikan persendian bahu.

Setelah merasa lebih baik lagi, dokter memberikan latihan fisik supaya persendian bahu bisa digerakkan dengan benar.

Latihan fisik yang diberikan oleh dokter ini bertujuan untuk mencegah persendian bahu menjadi kaku setelah retak atau patah tulang lengan atas sudah sembuh.

Baca juga : Fungsi Bronkus