Fungsi Otak Dan Bagiannya Yang Jarang Diketahui Banyak Orang

Fungsi Otak – Nah, kali ini kita akan membahas seputar mengenai Otak, mulai dari pengertian, bagian-bagian,  fungsi otak besar dan otak kecil.

PENGERTIAN OTAK

Pengertian Otak

Fungsi Otak

Otak (encephalon, brain) merupakan pusat sistem saraf (central nervous system, CNS) baik, pada vertebrata (makhluq yang memiliki tulang belakang) maupun invertebrata (makhluq yang tidak memiliki tulang belakang).

Otak merupakan salah satu organ vital dan kompleks bagi manusia. Otak berperan sebagai pusat  pengendali tubuh yang menyusun sistem saraf pusat (SSP).

Sistem tersebut bekerja sama dengan sistem saraf  tepi yang mengontrol semua pergerakan dan memberi kemampuan bagi manusia dalam menjalankan berbagai aktivitas, seperti : berjalan, berbicara, bernapas, makan maupun  minum.

Adapun otak memiliki beberapa perlindungan, antara lain :

  1. Lapisan Pembungkus “Selaput Otak (Meninges)”
  2. Tulang Tengkorak,
  3. Saraf Tulang Belakang.

Manusia memiliki volume otak  ±1.350 cc dan ± 100 juta sel saraf atau neuron di dalamnya yang menunjang setiap bagian dan fungsi tertentu yang mempengaruhi sistem kerja organ lainnya.

Adapun jenis sel yang terdapat di dalam otak, yaitu :

  1. Glia, berfungsi untuk menunjang dan melindungi neuron
  2. Neuron, berfungsi membawa informasi dalam bentuk pulsa listrik yang di kenal sebagai “potensi aksi”.

Berikut ini jenis asam lemak PUFA (polyunsaturated fatty acids) yang terdapat di otak, antara lain:

  1. Asam Arakidonat (AA)
  2. Asam Dokosaheksaenoat (DHA)

Terletak pada sn2 dari molekul fosfogliserida di membran sel neuron.

Baca juga : Fungsi Diafragma

Bagian Otak dan Fungsinya

Bagian-bagian Otak

Bagian-bagian Otak

Otak memiliki 3 bagian utama, yaitu ::

1. Otak Besar (cerebrum)

Otak besar (telencephalon, cerebrum) merupakan bagian depan terbesar yang paling menonjol dari otak depan.

Adapun Cerebrum terdiri 2 bagian, antara lain :

  • Otak Kanan (Hemisfer Kanan)

berfungsi untuk mengontrol pergerakan di sisi kiri tubuh dan lebih cenderung dalam membangun seni dan  kreativitas seseorang.

  • Otak Kiri (Hemisfer Kiri)

berfungsi mengontrol gerakan di sisi kanan tubuh dan lebih cenderung berfikir menggunakan logika dan pemikiran yang pasti

Kedua hemisfer ini dipisahkan oleh struktur seperti parit yang disebut “fisura interhemisfer atau fisura longitudinal”.

Cerebral cortex merupakan permukaan luar pada cerebrum. Bagian tersebut berguna sebagai area otak di mana sel saraf membuat koneksi yang disebut sinaps yang berfungsi mengendalikan aktivitas otak.

Sedangkan pada bagian dalam, cerebrum mengandung sel saraf berselubung (mielin) yang berguna untuk menyampaikan informasi antara otak dan saraf tulang belakang.

Otak besar terbagi menjadi beberapa bagian, antara lain :

Baca juga : Fungsi Bronkiolus

a). Lobus frontal (bagian depan)

Terletak di otak bagian depan atau posisi yang kira-kira sejajar dengan tulang dahi.

Adapun fungsi dari Lobus Frontal, yaitu :

  • Mengendalikan gerakan, ucapan, perilaku, memori, emosi, dan kepribadian.
  • Mengkordinasikan sikap intelektual, seperti kemampuan motorik, fokus, berpikir, penalaran, pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan perencanaan
  • Mengatur impuls atau informasi rangsang.

b). Lobus parietal (atas)

Terletak di belakang lobus frontal. Bagian ini berperan dalam kemampuan mengatur sensasi tubuh,

Adapun fungsi dari Lobus Prietal (atas), yaitu :

  • Mengendalikan berbagai sensasi, seperti sentuhan, tekanan, nyeri, suhu
  • Kemampuan menulis tangan, posisi tubuh
  • Menerjemahkan informasi yang dikirimkan oleh bagian otak lain.
  • Mengendalikan orientasi spasial (Keruangan) atau pemahaman tentang ukuran, bentuk, dan arah.

c). Lobus temporal (samping)

Terletak di bagian samping otak, di sebelah kiri dan kanan, dekat telinga.

Adapun fungsi dari Lobus temporal, yaitu :

  • Mengendalikan indra pendengaran,
  • Kemampuan daya ingat visual (misalnya mengingat wajah seseorang), daya ingat verbal (mengerti bahasa tertentu.
  • Menginterpretasikan emosi dan reaksi orang lain.
  • Membantu dalam fungsi bicara.

d). Lobus oksipital (belakang)

Terletak di bagian belakang otak. Bagian tersebut terhubung pada rangsangan visual yang membuat manusia melakukan interpretasi terhadap objek yang ditangkap oleh retina mata.

Adapun fungsi dari Lobus Oksipital,yaitu :

  • Mengendalikan fungsi penglihatan
  • Kemampuan seseorang untuk bisa membaca dan mengenali literasi

2. Otak Kecil (cerebellum)

Terletak di bawah lobus oksipital. Sama hal nya seperti otak besar, otak kecil juga memiliki 2 belahan yang permukaan nya berbentuk lekukan.

Adapun Fungsi dari Otak Kecil, antara lain :

  1. Mengendalikan berbagai gerakan tubuh yang halus, seperti : menulis dan melukis
  2. Menjaga keseimbangan, seperti : tubuh, postur, dan pemerataan fungsi otak kiri dan kanan (equilibrium)
  3. kemampuan motorik halus, seperti koordinasi tangan dan kaki, mengatur posisi.

Baca juga : Fungsi Bronkus

3. Batang Otak (brainstem)

Terletak di tulang tengkorak atau rongga kepala bagian dasar sampai ke tulang punggung maupun ke sumsum tulang belakang.

Adapun fungsi dari batang otak, antara lain :

  1. Mengatur fungsi dasar manusia, meliputi : pernapasan, denyut jantung
  2. Mengatur suhu tubuh dan proses pencernaan,
  3. Sumber insting dasar manusia yaitu fight or flight (lawan atau lari) saat datangnya bahaya
  4. Sebagai stasiun pemancar yang menghubungkan otak besar ke saraf tulang belakang
  5. Mengirim dan menerima pesan antara berbagai bagian tubuh dan otak.

Batang Otak dibagi menjadi beberapa bagian, antara lain :

Otak Tengah

Berikut ini fungsi dari Otak Tengah :

  • Mengatur pergerakan mata
  • Memproses informasi visual dan suara yang diterima oleh otak
  • Sebagai pusat pengatur gerakan otot mata

Pons

yaitu bagian terbesar dari batang otak yang terletak di bawah dari otak tengah, pons juga merupakan kumpulan dari saraf yang terhubung di berbagai bagian otak.

Pada bagian ini terdapat ujung awal “Saraf kranial”  yang berperan dalam pergerakan wajah dan mengantarkan informasi sensori ke otak.

Adapun Fungsi dari Pons :

  • Mengkoordinasi gerakan mata dan otot wajah
  • Mengatur pendengaran, dan keseimbangan.

Medulla oblongata

Merupakan bagian otak yang terletak paling bawah. Bagian ini berguna sebagai pusat pengaturan fungsi jantung dan paru-paru.

Berikut ini fungsi dari Medulla Oblongata:

  • Sebagai pusat dalam mengkontrol organ satu dengan yang lainnya.
  • Mengatur proses mulai dari bernapas, bersin, hingga menelan.
  • Sistem Limbik

Terletak di bagian tengah otak yang membungkus batang otak yan terdiri dari amigdala, hipotalamus, thalamus, dan hippocampus.

Sistem ini disebut sebagai “otak emosi atau tempat bersemayamnya rasa cinta dan kejujuran”. Bagian ini juga dimiliki oleh hewan mamalia sehingga sering disebut dengan “otak mamalia”.

Adapun fungsi dari sistem Limbik, antara lain :

  • Menghasilkan perasaan
  • Mengatur produksi hormon, rasa haus, rasa lapar, pusat rasa senang
  • Sebagai metabolisme, juga memori jangka panjang dan dorongan seks.

Baca juga : Fungsi Alveolus

FAKTOR YANG MENYEBABKAN TERJADINYA GANGGUAN PADA SISTEM SARAF OTAK

  • Cedera atau jatuh yang menyebabkan saraf menjadi rusak.
  • Terkena virus HIV/AIDS.
  • Alkoholisme (orang yang suka menggunakan alkohol).
  • Antibiotik, yang  memberikan efek samping neuropati.

Hal Yang Dapat Mengganggu Fungsi Otak

  • Menutup Kepala Saat tidur

Karena pada saat manusia menutup kepalanya dengan selimut maka kemungkinan akan terjadi kekurangan oksigen dan terus menerus menghirup karbondioksida dikeluarkan oleh sistem pernapasannya sendiri dapat menyebabkan koma hingga kematian otak.

  • Mengonsumsi Alkohol

Karena mengkonsumsi alkohol bisa menyebabkan sindrom Wernicke-Korsakoff, yaitu kondisi otak yang menyebabkan amnesia, kebingungan ekstrim, serta gangguan penglihatan.

  • Kurang Berolahraga Dan Makan Makanan Bergizi

Karena dapat menyebabkan terkena penyakit Demensia akibat adanya penurunan fungsi otak

  • Merokok

Karena terdapat berbagai zat berbahaya di dalam rokok yang dapat menyumbat pembuluh darah termasuk pembuluh darah pada otak sehingga dapat menyebabkan terkena penyakit demensia hingga kanker otak.

  • Kurang Tidur

Karena bukan hanya tubuh, namun otak juga memiliki waktu untuk beristirahat, yakni 5-8 jam dalam waktu sehari.

Jika kurang dari itu maka akan menyebabkan terjadinya gangguan pada otak yakni akan kehilangan 25 hingga 30 persen saraf tertentu. Hal ini menyebabkan masalah pada komunikasi saraf antar-organ.

Baca juga : Fungsi Paru-paru

TIPS MENJAGA KESEHATAN OTAK DAN SISTEM SARAF

Menjaga Kesehatan Otak

Menjaga Kesehatan Otak

Ada beberapa tips untuk menjaga kesehatan otak anda, antara lain :

  1. Olahraga teratur
  2. Jangan merokok atau menggunakan produk tembakau
  3. Banyak beristirahat
  4. Tangani kondisi kesehatan yang dapat menurunkan fungsi sistem saraf, seperti diabetes, tekanan darah tinggi
  5. Jalani diet yang seimbang
  6. Minum banyak air dan cairan lain. Ini membantu mencegah dehidrasi, yang dapat menyebabkan linglung dan masalah memori

Mungkin cukup sekian dulu pembahasan kita kali ini mengenai fungsi otak, pengertian otak, bagian-bagian otak, dan cara menjaga kesehatan otak. Semoga bermanfaat.

Baca juga : Fungsi Trakea