Fungsi Hati Manusia

Fungsi Hati – Bicara tentang manusia, manusia memiliki bagian bagian yang tersusun secara rapih di dalam tubuhnya, banyak fungsi dan kegunaan bagian tubuh yang sudah dilahirkan, seperti jantung, hati, paru-paru dll. Semua ada nilainya sendiri saling melengkapi satu sama lain.

Maka dari itu manusia disebut Sebagai Makhluk sosial, saling melengkapi satu sama lain dan saling melengkapi, begitupun bagian tubuh kita saling melengkapi fungsi bagian tubuh kita, kali ini saya akan menjelaskan bagian dalam tubuh manusia yaiut HATI.

Apa Itu Hati ?

Bagain-bagian Hati

Hati merupakan salah satu organ yang peranannya sangat penting dalam tubuh manusia. Organ yang sering kita sebut sebagai liver ini merupakan organ yang terbesar di dalam tubuh. Organ tubuh yang berwarna cokelat ini memiliki berat  kurang lebih 1,5 kilogram.

Organ ini terletak di bagian rongga perut kanan bagian atas, tepat di bawah rusuk bagian kanan. Organ ini memiliki dua bagian, Lobus kanan hati adalah  bagian terbesar yang ukurannya lima sampai enam kali lebih besar daripada lobus kiri.

Fungsi Hati Manusia

Fungsi Hati Manusia

Fungsi Hati Manusia

Hati merupakan organ yang memiliki banyak fungsi. Para Ilmuwan telah menemukan sekitar 500 fungsi hati manusia dengan peran yang berbeda.

Fungsi hati ini mungkin akan semakin bertambah seiring penelitian yang masih terus – menerus dilakukan untuk mengeksplorasi organ hati dan menemukan fungsi hati lainnya.

Di bawah ini adalah beberapa fungsi hati yang utama bagi manusia:

Fungsi Hati Menghancurkan Sel Darah Merah Yang Tua

Fungsi hati adalah dapat  menghancurkan sel-sel darah merah yang sudah tua dan rusak. Sel-sel darah merah tersebut yang akan beredar di dalam tubuh dan akan mencapai masa akhirnya.

Sahabat, perlu Anda ketahui bersama, bahwasannya semakin lama, sel-sel darah merah yang lebih dari tiga bulan akan menjadi tua dan perlu dihancurkan.

Begitu pun dengan sel-sel darah merah yang sudah mulai rusak juga harus segera dihancurkan.

Fungsi Hati Membentuk Sel Darah Merah Baru

Tidak hanya dapat menghancurkan sel darah merah saja, fungsi hati juga dapat memproduksi sel darah merah yang  baru.

Caranya adalah dengan menyerap kembali zat besi yang telah dilepaskan oleh hemoglobin pada sel darah merah yang sudah rusak tersebut.

Lalu kemudian  Zat besi inilah yang bisa dapat digunakan kembali untuk menjadi sel darah merah baru.

Fungsi Hati Memproduksi Cairan Empedu

Fungsi hati manusia juga dapat menghasilkan cairan empedu. Cairan empedu ini adalah cairan yang  terdiri dari garam empedu, air, kolesterol, bilirubin, dan elektrolit.

Cairan empedu sangat lah diperlukan oleh usus kecil untuk suatu tujuan. Usus kecil yang bisa menyerap berbagai zat-zat gizi seperti vitamin, lemak, kolesterol, dan lainnya dengan adanya cairan empedu tersebut.

Fungsi Hati Menyaring Darah

Fungsi hati selanjutnya adalah untuk dapat menyaring darah. Selain di ginjal, ternyata darah juga bisa disaring lewat hati.

Tujuan dari penyaringan darah yang dilakukan di dalam organ hati ini  adalah untuk menyaring beberapa senyawa dalam  tubuh dan menghilangkan senyawa tertentu baik senyawa yang berasal dari dalam tubuh seperti hormon maupun senyawa yang berasal dari luar tubuh.

Fungsi Hati Mendukung Pembekuan Darah

Ternyata fungsi hati bisa juga bisa sebagai  pendukung pembekuan darah. Kok bisa ya?  Karena Hati yang berfungsi menghasilkan cairan empedu sangatlah berperan terhadap penyerapan vitamin K.

Vitamin K juga diperlukan untuk membentuk jenis koagulan tertentu. Koagulan tersebut lah yang dapat  memengaruhi proses penggumpalan atau pembekuan darah.

Fungsi Hati Menjadikan Tubuh Memiliki Kekebalan

Organ hati juga merupakan bagian dari sistem fagosit mononuklear. dimana  Sistem fagosit mononuklear ini mengandung sejumlah sel Kupffer yang sangat  tinggi. Sel Kupffer ini terlibat dalam sistem kekebalan tubuh.

Fungsi Hati Metabolisme Karbohidrat

Hati ternyata  juga memiliki fungsi untuk melakukan metabolisme karbohidrat. Karbohidrat yang sudah tersimpan di dalam organ hati ini nantinya akan dipecah menjadi glukosa.

Hasil dari pemecahan karbohidrat ini , yakni glukosanya yang akan masuk ke dalam aliran darah. Fungsi glukosa sendiri adalah untuk mempertahankan kadar glukosa agar tetap normal.

Glukosa akan disimpan dalam bentuk glikogen di bagian hati. Glikogen yang ada di dalam hati akan dirilis kembali apabila tubuh sudah sangat memerlukan energi yang banyak dan cepat.

Apabila tubuh memerlukan glukosa, maka tubuh otomatis akan mengambil cadangan glukosa yang tersimpan di dalam hati dalam bentuk glukogen.

Fungsi Hati Metabolisme Lemak

Fungsi hati manusia bisa digunakan untuk melakukan metabolisme pada lemak. Cairan empedu yang sudah dihasilkan oleh hati akan membantu untuk memecahkan lemak agar lemak lebih mudah untuk dicerna tubuh.

Lemak yang telah dipecah oleh hati nantinya bisa disimpan menjadi lemak di hati dan juga bisa dikeluarkan dalam bentuk energi lagi.

Fungsi Hati Metabolisme Protein

Selain dengan adanya karbohidrat dan lemak, ternyata selain itu fungsi hati juga bisa untuk melakukan metabolisme terhadap protein.

Sama seperti halnya juga dengan lemak, protein juga membutuhkan cairan empedu untuk bisa dapat memecahkan protein.

Pemecahan protein yang akan mengubah gugus amino atau asam-asam amino yang akan dilakukan dengan tujuan untuk menghasilkan energi lagi atau diubah kembali menjadi karbohidrat dan lemak.

Fungsi Hati Menyimpan Vitamin Dan Mineral

Tidak hanya dengan adanya zat-zat gizi makro seperti karbohidrat, lemak, dan protein saja yang dapat disimpan di dalam hati.

Kembali kita ingat bahwa Fungsi hati adalah untuk menyimpan zat-zat gizi mikro yakni vitamin dan mineral. Hati juga  menyimpan beberapa vitamin larut lemak yaitu vitamin A, D, E, dan K.

Selain itu, vitamin B12 juga  disimpan di dalam hati. Nah  Selain itu, organ hati juga memiliki fungsi lain yakni untuk menyimpan mineral seperti zat besi, tembaga, dan lainnya.

Zat besi ini  disimpan dalam bentuk ferritin untuk kemudian dapat membantu proses pembuatan sel darah merah baru. Pada beberapa kasus, penyimpanan ini dapat tahan untuk beberapa tahun.

Fungsi Hati Sebagai Sintesis Protein Plasma

Tidak hanya sampai metabolisme protein saja, fungsi hati juga bisa untuk melakukan sintesis yang hampir semua protein plasma seperti albumin, fibrinogen,  protombin,  dsb.

Sintesis protein plasma ini berupa albumin cukup penting karena albumin ini berfungsi untuk mengangkut asam lemak dan hormon steroid yang berfungsi mencegah kebocoran pada pembuluh darah.

Fungsi Hati Sebagai Sintesis Angiotensinogen

Selain itu Fungsi hati yang lain adalah untuk melakukan sintesis angiotensinogen. Nah Apa itu angiotensinogen? Angiotensinogen adalah sebuah hormon yang terdapat  di dalam tubuh yang berguna untuk meningkatkan tekanan darah kita.

Hormon ini akan meningkatkan tekanan darah dengan cara mempersempit pembuluh darah kita.

Fungsi Hati Mengubah Amonia Menjadi Urea

Protein yang telah dipecah oleh hati akan menghasilkan produk sampingan yakni berupa amonia yang juga  merupakan racun bagi tubuh apabila dalam jumlah yang besar.

Fungsi hati bisa juga untuk mengubah amonia menjadi urea. Urea yang akan dilepaskan oleh hati ke dalam darah yang akan  kemudian disaring oleh ginjal dan dikeluarkan melalui urine.

Fungsi Hati Mendetoksifikasi Tubuh

Selain dapat  mengubah amonia menjadi urea, fungsi hati manusia ternyata juga untuk melakukan detoksifikasi lainnya.

Fungsi hati dalam hal detoksifikasi adalah dengan cara memecah obat-obatan dan alkohol yang sudah mengandung sejumlah racun yang membahayakan tubuh kita.

Racun-racun tersebut yang akan diubah oleh hati menjadi bentuk lain yang kemudian akan dibuang ke luar tubuh.

Fungsi Hati Sebagai Eksresi Hati

Dan Fungsi hati ternyata juga sebagai alat eksresi. Nah, hal ini seperti yang dilansir oleh web yang sangat terkenal yaitu Wikipedia, bahwa dikarenakan hati dapat membantu fungsi ginjal dengan cara memecah beberapa senyawa yang bersifat racun dan menghasilkan amonia, urea, dan asam urat.

Dengan cara memanfaatkan nitrogen dari asam amino. Proses pemecahan senyawa racun oleh hati dapat kita sebut dengan proses detoksifikasi.

Baca juga : Cara Kerja Enzim

Jenis – Jenis Penyakit Hati

Jenis Penyakit Hati Manusia

Jenis Penyakit Hati Manusia

Sahabat ada sebagian jenis penyakit hati beserta penyebabnya yang butuh untuk Kamu tahu, antara lain sebagai berikut.

1. Hepatitis

Pemicu dari penyakit hati yang sangat banyak dan sangat universal diakibatkan oleh terdapatnya penyakit hepatitis. Hepatitis dan penyakit hati mempunyai ikatan yang sangat erat, penyakit hepatitis ialah penyakit yang memulai munculnya peradangan pada hati.

Hepatitis tidak cuma diakibatkan oleh terdapatnya virus dari bermacam jenis hepatitis, terdapat pula yang diakibatkan oleh terdapatnya toksin, dampak samping dari obat- obatan kimia, dan santapan yang banyak memiliki bahan pengawet.

Indikasi yang nampak dari pengidap penyakit hati bermula dari penyakit hepatitis ini, rona ataupun raut wajah akan nampak lebih layu, corak selaput putih mata akanberganti dan pergantian corak kulit jadi kuning.

Perihal ini diakibatkan oleh cairan empedu yang tingkatkan kadarnya dalam darah.

Terdapat sebagian jenis penyakit hepatitis, ialah hepatitis A, B, C, D, dan E. Yang sangat kerap ditemui merupakan hepatitis A dan hepatitis B.

Hepatitis A merupakan penyakit hepatitis yang umumnya ditularkan sebab minimnya melindungi kebersihan lingkungan.

Penyakit hepatitis B lebih beresiko sebab bila telah kronis, penyakit hati ini dapat menimbulkan sirosis hati dan kanker hati. Sebaliknya hepatitis C merupakan penyakit hepatitis yang umumnya ditularkan lewat duri suntik, cairan badan, dan ikatan intim.

2. Sirosis Hati

Salah satu jenis penyakit hati yang pastinya pula telah tidak asing lagi di kuping banyak orang merupakan sirosis hati.

Sirosis hati merupakan penyakit hati yang diakibatkan sebab terjadinya jaringan parut pada hati. Akibat terjadinya jaringan parut ini, guna hati yang utama ialah untuk menetralisir toksin di dalam badan, jadi menurun.

Yang lebih beresiko, penyakit sirosis hati kala masih belum parah kerap tidak memunculkan indikasi apa juga.

Tetapi, dengan penyembuhan yang pas, kehancuran hati yang terus menjadi parah bisa dicegah pada seorang yang hadapi sirosis hati.

Tidak hanya penyembuhan kedokteran, kurangi mengkonsumsi alkohol dan obat- obatan tertentu yang bisa berakibat pada guna hati jadi metode yang pula diajarkan untuk menghindari penyakit hati ini jadi terus menjadi parah.

3. Tumor pada Hati

Butuh dikenal, penyakit hati saat sebelum jadi kronis, sel- sel hati yang rusak berkembang jadi tumor hati yang jinak( benigna) dan ganas( maligna). Keadaan ini akan menimbulkan organ hati hadapi perlemakan yang setelah itu menimbulkan hati membesar.

Dikala tumor telah ditemukan, perihal itu dapat menimbulkan hati hadapi pembesaran dan perdarahan ke dalam rongga perut. Umumnya tumor hati jinak kerap ditemui tetapi tidak memunculkan tanda- tanda yang signifikan.

Berikut ini merupakan jenis- jenis tumor jinak pada hati yang wajib Kamu tahu, di antara lain:

a. Adenoma hepatoseluler

Ialah tumor hati yang jinak yang kerap ditemui, biasanya banyak terjalin pada perempuan dalam umur produktif. Aspek penyebabnya merupakan mungkin sebab salah pemakaian ataupun dampak samping dari konsumsi kapsul KB yang bisa tingkatkan resiko terbentuknya tumor.

Tumor jenis ini tidak memunculkan tanda- tanda yang signifikan dan sebagian besar tumor ini tidak bisa ditemukan.

Namun butuh diwaspadai pula apabila terjalin pemecahan pada tumor jenis ini secara seketika sebab bisa menimbulkan perdarahan sampai ke rongga perut.

Bila perihal ini terjalin maka dibutuhkan operasi darurat pada saat sebelum jadi tumor ganas dan tumbuh jadi kanker hati kronis.

Tumor jinak jenis ini memanglah sangat tidak sering tumbuh dan berkembang jadi tumor ganas, apabila konsumsi perlengkapan kontrasepsi dengan kapsul KB ini dihentikan.

b. Hemangioma

Hemangioma ialah jenis tumor hati jinak yang terbentuk lewat massa pembuluh darah yang tidak wajar. Dekat 1- 5% hemangioma terjalin pada orang berusia tanpa memunculkan indikasi.

Bila penyakit hati ini terjalin pada balita, tumor jenis ini dapat membengkak dan memunculkan indikasi semacam pembekuan darah. Oleh sebab itu butuh dicoba upaya operasi.

Tidak hanya itu, untuk memantau pertumbuhan tumor hati jenis ini butuh dicoba pengecekan USG ataupun CT scan.

Sebaliknya bila hemangioma kecil dan tidak memunculkan indikasi maka tidak butuh dicoba penyembuhan yang lebih besar.

Butuh dikenal, penyakit hati yang digawangi lewat penyakit hepatitis ini—sebelum tumbuh jadi kanker hati, timbul tumor jinak yang setelah itu jadi tumor ganas.

c. Cholangiocarcinoma

Cholangiocarcinoma merupakan kanker yang tercipta atau terbentuk  di saluran empedu. Sahabat, Perlu Anda ketahui bersama bahwasannya saluran empedu menghubungkan hati dengan kantung empedu dan usus kecil.

Kanker hati ini dapat menembus bilik saluran empedu dan melanda organ ataupun jaringan di sekitarnya.

Kanker hati ini umumnya melanda orang berumur di atas 50 tahun. Penindakan cholangiocarcinoma bisa berbentuk pembedahan, transplantasi hati, pengobatan radiasi, pengobatan gambar dinamik, chemotherapy, dan drainase empedu.

d. Hiperplasia fokal nodular

Hiperplasia fokal nodular ialah tumor hati jinak yang pula kerap terjalin tidak hanya hemangioma. Tumor ini tidak mempunyai indikasi namun biasanya membuat pengidap meringik sakit di perut bagian atas.

Pengecekan hiperplasia fokal nodular dicoba lewat CT scan ataupun MRI. Dokter akan memandang dan menunggu pertumbuhan tumor yang memastikan aksi penindakan berikutnya.

e. Abses Hepar

Jenis penyakit hati yang lain yang pula butuh untuk dikenal merupakan abses hepar ataupun yang pula kerap diucap bagaikan abses hati. Penyakit abses hepar terdapat 2 jenis. Penyakit abses hepar yang awal merupakan penyakit hati abses hepar piogenik.

Penyakit hati ini diakibatkan sebab terdapatnya peradangan kuman ataupun jamur. Tidak hanya abses hepar piogenik, terdapat pula abses hati amuba yang diakibatkan sebab peradangan parasit amuba.

Umumnya, penyakit hati ini diakibatkan sebab minimnya kebersihan lingkungan, sehingga amuba beresiko dari lingkungan yang kurang bersih ataupun dari air minum yang kurang higienis bisa masuk ke dalam badan dan menimbulkan peradangan pada hati.

Cara Menghindari Penyakit Hati

Cara Menghindari Penyakit Manusia

Cara Menghindari Penyakit Manusia

Dari ulasan di atas, pasti Kamu sudah mengenali terdapat sebagian penyakit hati yang butuh untuk Kamu was- was. Tetapi, tidak hanya mengenali jenis- jenis penyakit hati ini, Kamu pula wajib mengenali metode menghindari penyakit hati.

Terdapat sebagian metode pencegah penyakit hati yang dapat Kamu terapkan dalam keseharian Kamu, di antara lain merupakan:

1. Imunisasi Hepatitis

Salah satu perihal berarti yang dapat dicoba untuk bisa bebas dari penyakit hati spesialnya hepatitis merupakan melaksanakan imunisasi hepatitis.

Kamu butuh ketahui kalau dikala ini, vaksinasi yang ada untuk menghindari penyakit hepatitis cumalah vaksinasi untuk hepatitis A dan B. Sebaliknya untuk hepatitis C, belum ada vaksinasi untuk menghindari penyakit ini.

2. Melindungi Kebersihan Lingkungan

Bakteri ataupun parasit di lingkungan yang kotor merupakan pemicu bermacam berbagai penyakit, salah satunya merupakan penyakit hati.

Maka dari itu, tidak terdapat alibi untuk mengabaikan kebersihan lingkungan tempat tinggal ataupun lingkungan tempat kita senantiasa beraktifitas tiap harinya.

Jangan maka kuman ataupun parasit yang menimbulkan penyakit hati beresiko masuk ke dalam badan kita sebab minimnya kebersihan lingkungan.

3. Mengurangi Minuman Beralkohol

Minuman beralkohol merupakan minuman yang dapat menimbulkan kehancuran hati dalam jangka panjang. Kala seorang komsumsi minuman beralkohol, organ hati wajib bekerja ekstra keras untuk mengolah isi dalam minuman beralkohol tersebut.

Dikala melaksanakan tugasnya ini, guna organ hati jadi lebih berat sebab alkohol menimbulkan sebagian sel hati mati dikala melaksanakan gunanya menetralkan toksin.

Dalam jangka panjang, sel- sel hati yang kandas beregenerasi akan mati dan memunculkan kehancuran hati. Bila kerutinan komsumsi minuman beralkohol diteruskan, kehancuran hati akan terus menjadi parah dan bisa memunculkan sirosis hati.

4. Hentikan Kerutinan Merokok

Tidak cuma minuman beralkohol saja, rokok pula bisa menimbulkan kehancuran hati yang parah. Zat- zat toksin yang tercantum dalam rokok jadi salah satu pemicu kehancuran hati, apalagi tingkatkan resiko kanker hati.

Mengkonsumsi rokok pula memperlambat keahlian hati untuk meregenerasi sel- selnya, sehingga akan terus menjadi banyak sel hati yang rusak akibat kerutinan merokok yang tidak kunjung dihentikan.

5. Melindungi Pola Hidup Sehat

Melindungi pola hidup sehat dengan perbanyak berolahraga, komsumsi santapan fresh( bukan santapan olahan), dan perbanyak konsumsi air putih pula dapat jadi salah satu metode terbaik untuk pencegah penyakit hati.

Apalagi tidak cuma untuk menghindari penyakit hati saja, melindungi pola hidup sehat akan menolong Kamu senantiasa fit dan mempunyai tenaga yang lumayan untuk melaksanakan kegiatan Kamu setiap hari.

Nah, itulah fungsi hati manusia yang wajib Kamu ketahui bersama mulai dari fungsi hati, jenis penyakit hati, cara menghindari penyakit hati, fungsi hati dalam sistem pencernaan, fungsi hati yang berhubungan dengan organ ekskresi. Sekian terima kasih.

Baca juga : Fungsi Laring