Meskipun Sulit, Fakta Bahasa Rusia Ini Bisa Membuat Anda Tetap Tertarik Mempelajarinya

Fakta Bahasa Rusia adalah bahasa yang dituturkan oleh lebih dari 278 juta jiwa di dunia. Maka dari itu bahasa ini disebut sebagai bahasa yang kaya dan besar.

Bahasa ini diaggap sulit dipelajari karena memiliki mereka alfabetnya sendiri dan banyak sekali aturan-aturan yang dipakai dalam tatanan bahasanya.

Termasuk dalam rumpun bahasa Slavia, bahasa ini juga bersahabat dengan bahasa-bahasa Balkan seperti bahasa Bulgaria, bahasa Slovenia, bahasa Belarus, bahasa Ukraina dan lainnya.

Meskipun tergolong sulit banyak orang yang tetap berminat mempelajarinya. Apa saja yang membuat orang tetap tertarik untuk mempelajarinya? Simak informasi berikut ini.

Fakta Bahasa Rusia

Fakta Bahasa Rusia

Fakta Bahasa Rusia

  1. Bahasa yang Berkembang Pesat Selain Bahasa Inggris

Banyaknya jumlah penutur bahasa negara Rusia yang mencapai 278 juta jiwa menandakan pesatnya perkembangan bahasa ini diberbagai belahan dunia. Bukti perkembangan ini menjadikan bahasa negara Rusia sebagai bahasa terbesar kelima dilihat dari jumlah penuturnya. Bahasa ini juga telah menjadi bahasa resmi organisasi PBB.

Selain itu bahasa negara Rusia juga telah menjadi bahasa resmi beberapa negara seperti Kazakhstan, Belarus dan Kirgiztan. Bahasa ini juga digunakan oleh negara bekas jajahan Uni Soviet. Secara de facto bahasa negara Rusia resmi menjadi bahasa negara Abkhazia dan Ossetia Selatan.

Baca juga : Fakta Menarik Bahasa Perancis

  1. Bahasa Rusia Bahasa Luar Angkasa

Jika Anda masih bercita-cita sebagai Astronot maka Anda harus siap mempelajari bahasa negara Rusia. Pasalnya sistem komputer pesawat yang digunakan untuk tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional menggunakan bahasa negara ini. Oleh karena itu bahasa ini mendapat julukan sebagai Bahasa Internasional Luar Angkasa.

Pesawat luar angkasa Rusia yang digunakan bernama Soyuz. Dalam satu pesawat luar angkasa terdapat satu tim yang berisi tiga kru yang terdiri dari satu orang Rusia, satu orang Amerika dan  satu kru lain yang bisa diisi oleh turis luar angkasa. Orang Rusia dalam tim selalu bertindak sebaga komandan Soyuz.

Ketiga kru tersebut wajib fasih dalam bahasa Rusia karena selama enam jam perjalanan luar angkasa mereka terus-menerus berkomunikasi dengan bahasa tersebut dengan Pusat Kontrol Misi. Jadi, dalam keadaan ini tidak ada waktu bagi penerjemah untuk menerjemahkan apa yang mereka ucapkan.

Selain itu seorang astronot harus mampu menguasai bahasa ini pada level menengah ke atas (intermediate high) di mana mereka harus menghabiskan waktu dua sampai empat jam setiap minggunya untuk mempelajari bahasa negara Rusia. Ketentuan ini berlaku pada astronot manapun diberbagai dunia tanpa terkecuali.

Baca juga : Manfaat Belajar Bahasa Mandarin

  1. Rusia Memiliki Julukan untuk Mengejek Bangsa Asing

Stereotip nampaknya selalu ada di mana-mana, tanpa terkecuali di Rusia. Sejumlah julukan bernada stereotip dalam bahasa negara Rusia biasanya dipakai untuk mengejek suatu kelompok negara, ras atau etnis tertentu.

Seperti julukan Rusia yang diberikan untuk Jerman. Jerman dalam bahasa negara Rusia adalah nemtsi yang berarti bisu atau tidak bisa bicara. Kata ini pada mulanya digunakan untuk mengejek orang asing yang tidak pandai berbahasa Rusia dan kebanyakan orang asing tersebut adalah orang Jerman.

Lain Jerman lain Amerika. Amerika yang katanya adalah musuh bebuyutan Rusia juga memiliki nama julukan yang buruk. Julukan tersebut ialah Yankee dan Pindosy. Awalnya Yankee adalah julukan yang diberikan oleh bangsa Inggris pada Amerika selama perang revolusi pada tahun 1775-1783. Julukan tersebut kemudian diteruskan juga oleh negara-negara lain termasuk Rusia.

Sedangkan Pindosy adalah bahasa negara Rusia yang berarti sangat kasar untuk menjuluki orang Amerika yang sungguh-sungguh memuakkan. Kata Pindosy diasosiasikan sebagai umpatan, sumpah serapah dan orang amerika yang bodoh, licik nan berbahaya.

Negara Perancis pun tidak ketinggalan, ia diberi julukan Lyagushatniki yang berarti manusia kodok. Julukan ini diberikan lantaran orang-orang Perancis yang gemar makan kodok. Walaupun diketahui tidak semua orang Perancis makan hidangan kodok tetapi tetap saja stereotip tersebut melekat.

Diantara beberapa negara yang diberi julukan dengan bahasa negara Rusia, julukan negara Italia adalah yang paling terdengar ramah dan lucu, yakni makaronniki yang artinya manusia makaroni. Ledekan ini diberikan karena warga Italia suka sekali dengan pasta.

Baca juga : Bahasa Malaysia

  1. Fakta Bahasa Rusia Memiliki Alphabet Sendiri

Jika kebanyakan negara menggunakan alfabet “ABC”, maka bahasa Rusia memiliki alfabetnya sendiri. Alfabet Rusia ini bernama abjad kiril atau alfabet sirilik (кириллица, kirillitsa) yang digunakan untuk menulis 6 bahasa asli Slavia. Alfabet ini ditemukan oleh St. Cyril dan Methodius seorang misionaris Kristen dari Yunani pada abad ke-9.

  1. Fakta Bahasa Rusia yang Sulit Dipelajari

Banyak orang beranggapan bahasa negara Rusia sangat sulit dipelajari. Hal tersebut diaminkan Institut Pelindung Bahasa yang terletak di Monterey. Menurutnya bahasa ini masuk dalam golongan bahasa tingkat III yang berarti bahasa ini agak sulit dipelajari oleh seseorang yang menggunakan bahasa Innggris sebagai bahasa ibu.

Dibutuhkan waktu sekitar 780 jam atau setara 33 hari secara intensif untuk bisa mahir berbahasa Rusia. Kesulitan dalam mempelajari bahasa ini bisa diidentifikasi dari huruf yang digunakan. Sebetulnya ini bukanlah sebuah penghalang jika Anda gemar mempelajari bahasa asing dan sering mempelajari bahasa yang memiliki aksaranya sendiri seperti Jepang, Arab dan Thailand.

Selain itu kesulitan dalam mempelajari bahasa ini dilihat dari kata kerja yang sulit dan kerap menjadi masalah dalam mendalami tata bahasanya. Bagaimana kata kerja perfektif mendapati akses verba menggambarkan perbuatan selesai dan kata kerja imperfektif  menandai bagian inkompletif yang meninjau pada proses dalam suatu perbuatan.

Tidak ketinggalan aspek kata kerja gerak yang digunakan dalam mendalami bahasa negara Rusia. Aspek ini dirasa sulit karena kita perlu menggambarkan bagaimana subjek melakukan pergerakan dalam kegiatannya. Suatu contoh, ketika Anda akan bepergian menuju suatu tempat. Apakah anda akan menggunakan transportasi atau akan berjalan kaki.

Lalu selanjutnya menentukan apakah kegiatan Anda pergi ke stasiun merupakan suatu rutinitas atau hanya dilakukan saat itu saja. Apakah aktivitas Anda bepergian terjadi dalam satu arah atau dilakukan dalam lebih dari dua arah. Seperti dalam kalimat “Anda sedang dalam perjalanan menuju tempat A” dan “Anda pergi kerja setiap hari”.

Baca juga : Bahasa Madura

  1. Kata dalam Bahasa Indonesia yang Terdengar Aneh di Telinga Rusia

Kita tidak bisa menyangkal jika ada kata dalam bahasa di dunia yang memiliki kemiripan cara pengucapan dengan bahasa Indonesia.

Seperti kata dalam bahasa Indonesia ini yang memiliki persamaan cara pengucapan dalam bahasa negara Rusia.

Sayangnya kosakata bahasa Indonesia ini memiliki arti negatif jika diucapkan di Rusia. Beberapa kata tersebut adalah kata suka yang berarti anjing betina, kata kaki atau kakak yang berarti tahi atau kotoran, kata suci yang berarti perempuan jalang atau pelacur. Jadi, lebih baik hati-hati ya untuk mengucapkan kata-kata ini jika Anda sedang berada di Rusia.

Walaupun mempelajari bahasa Rusia sulit, tapi bukan berarti Anda tidak bisa melakukannya bukan? Yang paling penting dalam mempelajari bahasa ini adalah kemauan kita yang kuat dan gigih meluangkan waktu setiap harinya untuk tetap konsisten dan sabar.

Jika berhasil menguasainya banyak sekali keuntungan yang akan didapat mengingat Rusia kini menjadi negara berpengaruh di dunia, dilihat dari sektor ekonomi dan politik. Jadi mari hilangkan stereotip dalam mempelajari bahasa ini.

Inilah 6 fakta bahasa Rusia yang wajib Anda ketahui bersama, mudah-mudahan bermanfaat.

Baca juga : Cara Belajar Bahasa Korea