5+ Peraturan Bulu Tangkis Mulai A-Z yang WAJIB Anda Ketahui {Lengkap}

Peraturan Bulu Tangkis Peraturan Bulu Tangkis

Peraturan bulu tangkis – Bulutangkis (badminton) adalah salah satu cabang olahraga yang paling populer di Negara Indonesia. Berbagai kejuaraan bergengsi duniapun telah dapat diraih oleh para atlet kita yang telah membanggakan tanah air Negara Indonesia ini.

Beberapa kejuaraan diantaranya adalah Olimpiade, Kejuaraan dunia, All England, Asian Games serta Sea Games untuk pertandingan regional. Ada banyak juga kejuaraan super series yang telah diselenggarakan oleh berbagai negara di dunia.

Banyak sekali penggemar bulu tangkis di Indonesia mulai dari anak-anak hingga tua dan muda. Akan lebih baik lagi selain memainkan bulu tangkis dengan teknik dasar bulu tangkis tersebut. Kita juga harus mengetahui apa saja peraturan permainan dalam olahraga bulu tangkis tersebut.

Peraturan bulu tangkis yang telah ditetapkan oleh induk organisasi bulu tangkis internasional atau BWF. Berikut ini merupakan beberapa peraturan dalam permainan bulu tangkis yang perlu anda ketahui.

Peraturan Penilaian Bulu Tangkis

Ada beberapa macam penilaian yang telah digunakan dalam peraturan bulu tangkis, antara lain :

  • Dalam permainan bulu tangkis baik itu nomor ganda maupun tunggal, terdiri dari 21 poin, seperti yang telah digunakan pada sebelumnya. Misalnya kedua tim yang bertanding mendapatkan nilai sama 20 – 20, maka selisih poin harus 2 point. Misalkan anda meraih poin 21 sedangkan lawan mendapat poin 20, maka anda belum keluar sebagai pemenang pertandingan tersebut. Anda akan keluar sebagai pemenang jika angka anda dengan musuh selisih 2 angka, menjadi 22 – 20. Angka maksimal setiap permainan yaitu 30, untuk itu jika terjadi poin 29 – 29. Maka pemenangnya adalah pemain yang lebih dulu mendapat poin 30.
  • Dalam pertandingan bulu tangkis baik nomor tunggal atau ganda terdiri dari 2 set. Jika tim anda memenangkan 2 set sekaligus, maka tidak perlu ada tambahan set ketiga. Namun apabila tim anda memenangkan set pertama, tapi kalah pada set kedua. Maka akan ada tambahan satu set yang biasa disebut dengan rubber game. Set ketiga ini merupakan set penentuan di mana pemenang pada set tersebut, berarti keluar sebagai pemenangnya.

Peraturan Bulu Tangkis Pertandingan Ganda

  • Peraturan bulu tangkis dalam pertandingan nomor ganda cabang olahraga bulu tangkis memiliki beberapa peraturan bulu tangkis sebagai berikut :
  • Pukulan service yang pertama dilakukan selalu dari bidang sebelah kanan.
  • Sebelum pertandingan dimulai telah ditetapkan pihak tim mana yang akan melakukan service pertama. Pemain yang di bidang sebelah kanan akan memulai pukulan service ke arah lawan yang berdiri secara diagonal di depannya.
  • Pemain yang boleh menerima bola atau shuttlecoock, hanya pemain yang berdiri secara diagonal dihadapan pemain yang melakukan service. Apabila shuttlecock hasil service terkena atau dipukul pemain yang tidak berhadapan dengan pemain yang melakukan service. Maka pihak yang melakukan service yang mendapatkan poin.

Peraturan Bulu Tangkis Pertandingan Tunggal

Untuk pertandingan tunggal bulu tangkis memiliki peraturan bulu tangkis tambahan sebagai berikut :

  • Pemain akan melakukan atau menerima service di bidang lapangan sebelah kanan hanya bila nilai pelaku service itu 0. Atau angka genap dalam pertandingan seperti poin 2, 4, 6 dan seterusnya.
  • Sebaliknya, jika nilai pelaku service tersebut adalah angka ganjil seperti 1, 3, 5, dan seterusnya. Maka service dilakukan dan diterima dari bidang lapangan sebelah kiri.
  • Kedua pemain yang bertanding akan mengubah bidang lapangan tempat service jika mendapatkan poin.

Kesalahan Pemain

Kesalahan berikut ini sering terjadi pada pertandingan bulu tangkis, itu sebabnya kita harus mengerti peraturan bulu tangkis.

Beberapa kesalahan pemain yaitu sebagai berikut :

  • Shuttlecock yang sedang dalam permainan sudah dipukul sebelum menyeberang ke lapangan pihak yang melakukan pukulan. Biasanya hal tersebut terjadi saat adu netting, dengan bola yang tanggung dan cukup dekat dengan net. Jika shuttlecock tersebut belum masuk ke sisi lapangan sendiri, maka bola tersebut tidak boleh dipukul. Apabila bola masih berada di area permainan lawan namun sudah dipukul, maka akan terjadi fouls dan poin akan diberikan kepada lawan.
  • Ketika shuttlecock dalam permainan, ada seorang pemain menyentuh jaring atau tiang penyangga dengan raket,bagian tubuh, atau bajunya. Hal tersebut juga termasuk pelanggaran dan menghasilkan poin untuk tim lawan.
  • Kejadian shuttlecock dipukul dua kali berurutan, atau juga peristiwa shuttlecock menyentuh di raket saat pukulan dilakukan. Hal tersebut terjadi pada pertandingan nomor ganda. Jika shuttlecock sudah menyentuh raket pemain yang ada di depan maka pemain belakang tidak boleh memukul shuttlecock lagi. Jika hal tersebut terjadi dalam pertandingan, maka akan terjadi pelanggaran dan poin akan diberikan kepada tim lawan. Begitu juga jika shuttlecock menyentuh bagian badan salah satu pemain. Maka pemain lain dalam tim tidak boleh lagi memukul shuttlecock yang telah menyentuh badan temannya tersebut.
  • Pemain yang melakukan service diharuskan melakukan service jika pemain lawan telah dalam posisi siap. Penerima service dianggap siap jika ia melakukan gerakan untuk menerima service yang telah dibayangkan. Penerima service dapat mengangkat tangan sebagai tanda bahwa ia belum siap menerima service dari lawan.
  • Pemain pelaku dan penerima service harus berdiri di dalam batas area servicenya masing-masing dan bagian dari kedua kaki pemain tersebut harus tetap bersentuhan dengan lantai, dalam posisi diam, hingga shuttlecock tersentuh raket. Pemain yang melakukan serta menerima service atau pemain lain dalam nomor ganda. Tidak boleh melakukan gerakan yang berlebihan sehingga memecah konsentrasi pemain lawan.

Kesalahan Saat Melakukan Service

Terdapat beberapa kesalahan yang biasa atau sering dilakukan oleh pemain bulu tangkis ketika melakukan service. Jika yang melakukan kesalahan adalah pemain yang berada pada posisi service, maka akan menggagalkan service yang dilakukannya dan menambah angka untuk tim lawan

Apabila kesalahan dilakukan oleh pemain yang ada di posisi menerima service. Maka poin tersebut akan didapatkan oleh tim yang melakukan service. Peraturan bulu tangkis yang harus diketahui saat melakukan service.

Berikut ini adalah kesalahan-kesalahan dalam service yang biasa dilakukan oleh pemain :

  • Saat pemain melakukan service, posisi shuttlecook saat di sentuh raket berada di atas ketinggian pinggang dari pemain yang melakukan service. Atau salah satu bagian kepala raket berada pada posisi lebih tinggi dari salah satu bagian tangan pemain yang melakukan service. Jika hal tersebut terjadi maka service judge akan meneriakkan fouls. Sehingga pemain lawan yang akan mendapat angka atau poin.
  • Ketika pemain melakukan service dan shuttlecock jatuh pada bidang service yang salah. Artinya shuttlecock jatuh tidak pada bidang diagonal dengan pelaku service. Atau jatuh di depan garis service pendek, atau jatuh di belakang garis service panjang. Ataupun jatuh di luar garis batas samping lapangan, maka pemain dapat membiarkannya. Shuttlecock tersebut dinyatakan keluar, maka poin akan didapat oleh pemain yang menerima service.
  • Selanjutnya adalah kesalahan pada kaki pelaku service yang tidak berada dalam bidang servicenya. Atau kaki penerima service tidak berada dalam bidang servicenya yang berseberangan diagonal.
  • Ketika atau sebelum melakukan service, salah satu pemain melakukan gerak tipu atau pura-pura dan secara sengaja mengejutkan lawannya. Sehingga memecahkan konsentrasi dari pemain lain maka hal tersebut juga termasuk pelanggaran.
  • Pada saat service atau sedang reli, shuttlecock mengenai badan pemain jatuh ke luar lapangan. Maka hal ini termasuk kesalahan dan poin akan diberikan kepada tim lawan.

Demikian artikel mengenai peraturan bulu tangkis yang perlu anda ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda semua . sekian dan terimakasih.

Sejarah Bulu Tangkis Dunia dan Internasiol beserta penjelasanya Lengkap

Sejarah Bulu Tangkis

Sejarah Bulu Tangkis – Anda punya hobi bulu tangkis? Ya, bulu tangkis menjadi salah satu jenis olahraga yang sangat dinikmati dan diminati oleh banyak orang. Selain menyenangkan, memainkan bulu tangkis juga dapat menyehatkan dan juga melatih otot tangan. permainan bulu tangkis ini akan sangat asyik dimainkan jika dimainkan dengan lawan.

Pada umumnya permainan ini dilakukan di lapangan bulu tangkis. Namun, banyak anak-anak Indonesia yang memainkan permainan bulu tangkis ini di tanah yang lapang. Saat musim permainan bulu tangkis, jalanan akan dipenuhi dengan anak-anak yang bermain olahraga tersebut ini. Gedung olahraga juga akan dipenuhi para pemain yang sibuk berlatih permainan bulu tangkis ini.

Hal ini menunjukkan bahwa bulu tangkis di Indonesia sangat diminati oleh berbagai macam kalangan baik muda maupun kalangan tua. Di Negara Indonesia sendiri, bulu tangkis menjadi salah satu cabang olahraga yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Hal ini juga yang dapat membuat olahraga ini menjadi salah satu olahraga andalan di kancah dunia.

Tidak sedikit pula atlet bulu tangkis Indonesia yang berhasil mendapatkan medali dan juga sebuah kemenangan. Ini karena, Indonesia mempunyai sejarah bulu tangkis yang panjang. Misalnya saja seperti halnya Rudi Hartono yang berhasil membawa pulang kejuaraan All England sampai delapan kali.

Bahkan kejayaan atlet Indonesia yang aslinya bernama Nio Hap Liang ini belum dapat ditaklukkan oleh atlet bulu tangkis dari negara manapun. Beliau sukses membanggakan Indonesia sejak tahun 1960-an sampai tahun 1980-an.

Tidak hanya itu, beberapa atlet bulu tangkis indonesia lainnya yang terkenal seperti Susi Susanti, Taufik Hidayat, Alan Budi kusuma, dan yang baru-baru ini ikut mengharumkan nama Indonesia dalam kancah Asian Games 2018 ialah Jonathan Christine.

Lantas, sebenarnya sejak kapan cabang olahraga bulu yang mulai ada di Indonesia? Selain itu, bagaimana perkembangan dari olahraga ini secara umum. Untuk Anda yang ingin mengetahui lebih detail nya, yuk langsung saja simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Awal Mula Munculnya Permainan Bulu Tangkis

Dalam sejarah bulu tangkis terdapat dua pendapat yang telah mengemukakan asal usul dari permainan ini. pendapat pertama berasal dari Mesir Kuno yang mana kabarnya permainan ini sudah ada di negara tersebut sejak kurang dari 2000 tahun silam.

Sedangkan pendapat yang kedua mengatakan bahwa jenis olahraga ini berasal dari Negara Tiongkok. Adapun nama olahraga ini ialah Jianzi di negara tersebut. Namun, di masa lalu olahraga Jianzi ini hanya menggunakan kok tanpa adanya sebuah raket.

Sedangkan untuk peraturan permainannya sendiri sama seperti aturan permainan bulu tangkis pada umumnya. Dimana para pemain harus dapat menjaga kok agar tidak jatuh di tempat yang tidak semestinya.

Sejarah Bulu Tangkis Di Dunia

Pada zaman pertengahan tepatnya di Inggris sudah mempunyai sebuah permainan tradisional yang sering dimainkan oleh anak-anak yang ada di sana. Nama dari permainan ini yaitu “Battledore and Shuttlecock”. Adapun cara memainkan permainan ini yaitu dengan cara menggunakan tongkat dan kok.

Para pemain harus dapat menjaga kok agar tetap berada di udara supaya tidak jatuh ke tanah maupun lantai. Adapun cara memainkannya yaitu dengan cara dipukul selama mungkin. Adapun permainan bulu tangkis sendiri mulai benar-benar dimainkan oleh sebagian masyarakat di dunia sejak abad ke 17.

Dalam bahasa inggris nama permainan ini ialah badminton yang berasal dari nama salah satu istana di Inggris yakni badminton House. Pada awalnya, keluarga dari Duke of Beafourt yang merupakan pemilik dari istana Badminton House ini mengadakan sebuah perlombaan bulu tangkis di istananya tersebut.

Hal ini bermula dari sebuah permainan “Battledore and Shuttlecock” yang dilaksanakan di Inggris oleh anak-anak. Hanya saja, dalam permainan ini pihak istana dapat melakukan improvisasi dalam permainan ini dimana ia meletakkan tali di tengah-tengah area permainan.

Nah, penambahan tali inilah yang menjadi cikal bakal permainan bulu tangkis mulai terkenal sampai sekarang. Hingga di akhir tahun 1850-an, permainan “Battledore and Shuttlecock” ini mengalami perkembangan yang begitu pesat. Pada tahun 1960 melalui pamflet buatan Issax Spraat nama permainan ini diubah menjadi badminton Battledore a New game.  Dari sinilah awal mula permainan badminton berasal.

Sejarah Bulu Tangkis di Indonesia

Di Indonesia sejarah bulu tangkis diawali pada tahun kurang lebih 1930-an. Pada masa itu, cabang olahraga bulu tangkis ini berada di bawah perkumpulan Ikatan Sport Indonesia (ISI). Namun, bulu yaitu di Indonesia semat dilupakan karena pada saat ini sedang berada pada masa perang. Namun, semenjak Indonesia merdeka, bulu tangkis mulai hidup kembali tepatnya di tahun 1947 silam.

Perkembangan dari permainan bulu tangkis ini begitu terlihat di tahun 1948 karena adanya kampanye yang telah dilakukan oleh Presiden Soekarno. pada saat itu jenis kampanye yang diserukan yaitu “National Building” atau gerakan dalam membangun bangsa yang benar-benar digalakkan.

Pada masa itulah, permainan bulu tangkis diperkenalkan sebagai salah satu cang olahraga pada saat itu. Bahkan Presiden Soekarno juga berjanji bahwa cabang olahraga ini akan sukses berprestasi pada kancah internasional. Melalui Keppres No. 263/1953, Presiden Soekarno merencanakan Indonesia akan berada di posisi 10 besar di dunia.

Hal ini ternyata tidak main-main, harapan dari Presiden Soekarno ini ternyata dapat diwujudkan di tahun 1958. Pada saat itu, Indonesia berhasil dan juga sukses menjuarai Thomas Cup yang dilaksanakan di Singapura.

Hal ini tentunya menjawab tantangan-tantangan dari negara lain yang menganggap bahwa Negara Indonesia hanyalah tim yang lemah. prestasi ini akhirnya dapat membanggakan dan juga diikuti oleh penerus-penerusnya hingga sampai saat ini.

Induk Organisasi Bulu Tangkis

Bulu tangkis merupakan salah satu cabang olahraga bergengsi yang ada di dunia. Tidak heran jika banyak negara yang memiliki organisasi untuk dapat mengembangkan bulu tangkis. Berikut ini merupakan beberapa induk bulu tangkis yang ada di dunia maupun Indonesia.

1. Organisasi Bulu Tangkis Dunia

Sejarah berkembangnya bulu tangkis modern tentunya tidak lepas dari salah satu organisasi bulu tangkis internasional yaitu IBF. IBF sendiri adalah singkatan dari International badminton Federation yang sudah berdiri sejak tahun 1934.

Pada saat itu, ada 9 negara yang bergabung dan juga menjadi pelopor dari organisasi ini. adapun negara-negara tersebut ialah Inggris, Skotlandia, irlandia, Wales, Belanda, Denmark, kanada, Perancis dan Selandia Baru.

Organisasi ini terus mengalami sebuah perkembangan yang sangat begitu pesat bahkan dalam kejuaraan yang bergengsi. Tidak sampai di situ saja, anggota dari organisasi ini juga terus bertambah seiring berjalannya waktu hingga berjumlah kurang lebih 186 negara.

Adapun IBF sendiri mempunyai  5 tingkatan kepengurusan yang diawali dengan Executive Board, BWF Council, BWG Commiteesm BWF Commissions dan juga Management Team.

2. Organisasi Bulu Tangkis di Indonesia

Sedangkan organisasi bulu tangkis di Indonesia yang pertama kali berdiri yaitu PORI (persatuan Olahraga Republik Indonesia) yang didirikan pada tanggal 20 Januari 1947 silam. Di tahun 1951 organisasi ini berubah namanya menjadi PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia).

PBSI merupakan salah satu kepengurusan organisasi bulu tangkis yang berada di tingkat pusat. Kemudian di bawah nya lagi ada dua buah kepengurusan yaitu Pengda (pengurus Daerah) yang menjadi kepengurusan tingkat provinsi.

Sedangkan kepengurusan kedua yaitu Pengcap (pengurus cabang) yang berada di wilayah kabupaten maupun kota. PBSI sudah menjadi anggota dari IBF yang merupakan organisasi bulu tangkis tingkat dunia.

Peraturan Bulu Tangkis dan Perhitungan Poin Pertandingan

Sama seperti sejarah bulu tangkis, peraturan dalam olahraga ini juga terus mengalami sebuah perkembangan. Perkembangan yang paling mencolok yaitu terletak pada bagian perhitungan poin. Dalam cabang olahraga ini pernah mengalami beberapa perubahan peraturan perhitungan poin lho.

Apa saja perubahan tersebut? Langsung saja simak selengkapnya di bawah berikut ini.

1. Peraturan Sistem Klasik

Peraturan perhitungan ini berlaku sejak awal didirikannya hingga tahun 2002, namun peraturan ini diubah dengan sistem 5×7 poin. Untuk partai putra tunggal dan juga  seluruh ganda baik itu putra, putri maupun campuran, setia set akan terdiri atas 15 poin. Sedangkan untuk tunggal putri satu set hanya mencapai 11 poin saja.

2. Peraturan Sistem 5×7 Poin

Peraturan yang satu ini hanya mempunyai waktu yang singkat yaitu hingga bulan Agustus 2002 saja. sistem yang digunakan dalam peraturan ini yaitu  pindah pola untuk mendapatkan poin. Jadi para pemain harus dapat melakukan servis untuk mendapatkan poin.

Sedangkan pada sistem klasik, poin yang didapat tanpa harus bergantung pada siapa yang telah melakukan servis. Pada sistem inilah satu set hanya terdiri atas 7 poin saja. namun, para permainan harus dapat memenangkan setidaknya 3 set sebelum dikatakan sebagai pemenang.

Jika para pemain mampu mendapatkan poin set yang sama, maka permainan ini akan dilaksanakan hingga 5 set.

3. Peraturan Sistem Klasik yang Dimodifikasi

Peraturan ini mulai berlaku sejak bulan Agustus 2002 dimana peraturannya diubah dengan kembali ke peraturan klasik namun sudah dimodifikasi dengan baik. Dalam peraturan ini satu set akan terdiri atas 15 poin yang mana untuk putra tunggal dan juga seluruh ganda.

Sedangkan untuk putri tunggal hanya membutuhkan 11 poin saja untuk memenangkan 1 set tersebut. Dalam permainan ini, salam satu set terdiri akan 21 poin. Sedangkan untuk pemain yang telah dikatakan menang harus memenangkan dua set. Jika para pemain sama-sama memenuhi set hingga kedudukannya 1-1, maka permainan akan dilanjutkan pada 3 set.

Nah, pada saat ini peraturan poin yang telah digunakan dalam permainan bulu tangkis menggunakan peraturan yang ketiga yaitu peraturan sistem klasik yang sudah dimodifikasi. Dengan adanya peraturan tersebut ternyata Indonesia dapat membuktikan kemampuan bulu tangkisnya di kancah Nasional bahkan kancah internasional.

Sehingga, pada saat ini bulu tangkis Indonesia sudah tidak dipandang sebelah mata lagi. seperti itulah kiranya sejarah bulu tangkis yang bisa dibagikan kepada Anda semua. Semoga dengan adanya informasi ini membuat Anda semakin bangga akan cabang olahraga bulu tangkis tersebut.

Itulah sekilas sejarah bulu tangkis Indonesia dan juga sejarah bulu tangkis Dunia. Tidak  hanya permainannya yang asik untuk dimainkan dan jufa dilihat, sejarahnya pun membuat kita terpesona. Bulu tangkis pun menjadi salah satu olahraga yang bergengsi. Sejak kemerdekaan Indonesia, olahraga ini selalu mendapatkan perhatian dari banyak dari beberapa pihak. Sekian dan terimakasih.

 

Pengertian Bulu Tangkis : Sejarah, Teknik, Peraturan, Ukuran {Lengkap}

Pengertian Bulu Tangkis – Jumpa lagi bersama mimin yang pada kesempatan yang baik ini akan membagikan sedikit informasi seputar Pengertian Bulu Tangkis. Bulu tangkis merupakan salah satu olahraga yang yang dimainkan oleh dua orang atau dua pasangan yang saling berlawanan. Yuk untuk lebih jelasnya mari kita simak ulasan berikut ini.

Pengertian Bulu Tangkis

Olahraga Bulu Tangkis
Olahraga Bulu Tangkis

Bulu tangkis adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan. Olah raga yang satu ini hampir mirip seperti tenis.

Secara harfiah bulu tangkis berasal dari dua kata, yaitu bulu dan tangkis. Kata bulu diambil dari bentuk atau wujud kok (shuttlecock) yang terbuat dri bulu angsa. Sedangkan “tangkis” diambil dari kata dasar menangkis. Inti dari permainan bulu tangkis adalah menangkis pergerakan dari shuttlecock (bulu) tersebut.

Sejarah Bulu Tangkis

Pengertian Bulu Tangkis
Pengertian Bulu Tangkis

Perihal awal mula dan asal permainan bulu tangkis, berbagai pendapat muncul. Pendapat pertama menjelaskan bahwa permainan ini berasal dan berkembang di Mesir kuno pada 2000 tahun yang lalu. Pendapat selanjutnya mengatakan bahwa permainan ini berasal dari India dan daratan Tiongkok.

Berkembangnya permainan bulu tangkis ini dikenal luas oleh msyarakat dunia adalah pada abad pertengahan di Inggris, yaitu dari sebuah permainan tradisional anak-anak setempat yang bernama Battledore dan Shuttlecocks.

Permainan tradisional ini sangat populer di kalangan masyarakat hingga pada akhirnya sebuah majalah bernama “Punch” mempublikasikan permainan ini.

Tujuan permainan bulu tangkis adalah mengumpulkan angka sampai 21. Pemain yang telah lebih dulu mengumpulkan poin atau angka hingga 21 adalah pemenangnya. Pemain bulu tangkis dibedakan menjadi paratai tunggal dan partai ganda. Partai tersebut dapat dimainkan oleh putra maupun putri. Selain itu, partai ganda juga dapat dimainkan secara ganda campuran.

Peraturan yang digunakan daalam permainan bulu tangkis harus sesuai dengan peraturan IBF. Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi perlengkapan dan peralatan yang digunakan saja, melainkan partai yang berkepentingan juga harus mengikutinya. Misalnya produsen peralatan.

Teknik

Pengertian Bulu Tangkis
Pengertian Bulu Tangkis

Bulu Tangkis

Dalam permainan bulu tangkis ada banyak teknik dasar yang harus dikuasai guna menjadi modal awal atau dasar untuk menjadiseorang pemain bulu tangkis profesional. Berikut ini merupakan tekni-tekni dasar dalam permainan bulu tangkis.

  1. Cara Memegang Raket (Grip)

Teknik yang paling dasar dalam permainan bulu tangkis adlaah cara memegang raket atau grip.

Cara memegang raket adalah faktor utama yang paling berpengaruh terhadap kualitas pukulan yang dihasilkan. Seorang pemula yang baru belajar bermain bulu tangkis harus benar-benar menguasai teknik dasar ini terlebih dahulu guna mampu melanjutkan ke teknik dasar permainan bulu tangkis berikutnya. Jenis memegang raket atau grip dalam permainan bulu tangkis dibedakan menjadi 2 macam, yaitu sebagai berikut.

Pegangan Forehand

Cara memegang raket secara forehand adalah :

Pegang raket dengan tangan kiri, kepala raket menyamping. Raket dipegang seperti sedang “jabat tangan”. Bentuk “V” tangan diletakkan pada bagian gagang raket.

Tiga jari, yaitu jari tengah, jari manis, dan kelingking menggenggam raket, sedangkan jari telunjuk agak terpisah.

Letakkan ibu jari di antara tiga jari dan telunjuk.

Pegangan Backhand

Cara memegang raket secara backhand adalah geser “V” tangan ke arah dalam. Letaknya di samping dalam, kemudian bantalan jempol berada pada pegangan raket yang lebar.

Footwork

Fungsi gerakan footwork adalah sebagai penyangga tubuh guna menempatkan badan dalam posisi yang memungkinkan untuk melakukan gerakan pukulan yang efektif. Agar mampu memukul dengan posisi yang baik, seorang pemain harus mempunyai kecepatan gerak. Kecepatan gerak kaki tidak dapat dicapai apabila gerakan kaki tidak teratur.

Hitting Position

Posisi memukul bola atau kerap disebut dengan preparation. Waktu sekian detik yang ada pada masa persiapan ini juga dipakai guna menentukan pukulan apa yang akan dilakukan. Oleh sebab itu, posisi persiapan ini sangat penting dilakukan dengan baik dalam upaya menghasilkan pukulan berkualitas. Berikut ini merupakan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam hitting position

Overhead Untuk Pegangan Tangan Kanan

Berikut ini merupakan cara untuk melakukan overhead pegangan tangan kanan.

Posisi badan menyamping arah net.

Kaki kanan berada di belakang kaki kiri.

Saat memukul bola harus terjadi perpindahan beban berat badan dari kaki kanan ke kaki kiri.

Posisi badan harus selalu berada di belakang bola yang akan dipukul.

Untuk Pukulan Underhand Net

Berikut ini merupakan cara pukulan underhand net.

Salah satu kaki berada di depan.

Lutut kaki kanan dibengkokkan, sehingga paha bagian bawah agak turun.

Kerendahannya sesuai dengan ketinggian bola yang akan dipukul.

Sedangkan, saat bola dipukul posisi kaki kiri harus tetap berada di belakang dan hanya bergeser ke depan sedikit.

Servis

Servis adalah pukulan pertama untuk mengawali permainan bulutangkis. Servis juga dilakukan setelah bola mati. Jika terjadi kesalahan dalam servis maka akan menguntungkan lawan di antaranya poin untuk lawan apabila servis menyangkut atau gerakan servis salah.

Teknik jenis ini harus mendapatkan perhatian utama sebelum memberikan teknik yang lain dalam permainan bulu tangkis. Jenis sevis dalam permainan bulu tangkis dibedakan menjadi 3 macam, yakni servis pendek, servis tinggi, dan flickatau servis setengah tinggi.

Umumnya servis digabungkan ke dalam jenis atau bentuk yakni servis forehand dan backhand. Masing-masing jenis servis bervariasi pelaksanaanya sesuai dengan situasi permainan di lapangan.

Servis Forehand Pendek

Tujuan servis pendek adalah guna memaksa lawan supaya tidak dapat melakukan serangan, sehingga lawan dipaksa berada dalam posisi bertahan. Berikut ini merupakan cara melakukan servis forehand.

Kok harus dipukul dengan ayunan raket yang relatif pendek.

Saat perkenaan kepala (daun) raket dan kok, posisi siku dalam keadaan bengkok guna menghindari penggunaan tenaga pergelangan tangan, dan perhatikan peralihan titik berat badan Anda.

Servis Forehand Tinggi

Servis forehand tinggi umumnya digunakan dalam permainan tunggal. Berikut ini merupakan cara yang digunakan untuk melakukanservis forehand tinggi.

Kok harus dipukul dengan menggunakan tenaga penuh. Penggunaan tenaga penuh ini berfungsi supaya kok melayang tinggi dan jatuh tegak lurus di bagian belakang garis lapangan lawan.

Pada saat memukul kok, kedua kaki dibuka selebar bahu dan kedua kaki senantiasa kontak dengan lantai.

Perhatikan gerakan ayunan raket. Lakukan dengan sempurna serta diikuti oleh gerak peralihan titik berat badan dari kaki belakang ke kaki depan yang harus berlangsung kontinu dan harmonis.

Sebelum memukul kok kita sebaiknya berkonsentrasi.

Servis Backhand

Servis backhand umumnya digunakan dalam permainan ganda. Berikut ini merupakan cara melakukan servis backhand.

Salah satu kaki di depan, ujung kaki kanan mengarah ke sasaran yang diinginkan.

Kedua kaki terbuka selebar pinggul, lutut dibengkokkan, sedangkan sikap badan tetap rileks dan konsentrasi.

Ayunan raket relatif pendek, sehingga kok hanya didorong dengan bantuan peralihan berat badan dari belakang ke kaki depan, dengan irama gerak kontinu dan harmonis.

Arahkan bola dengan tepat.

Servis Underhand

Guna bisa melakukan teknik pukulan dari bawah atau underhand adalah kita harus terampil berlari dengan langkah lebar, kaki kanan berada di depan kaki kiri guna menjangkau jatuhnya kok. Dalam sikap menjangkau ini, siku dalam keadaan bengkok dan pertahankan sikap tubuh tetap tegak, sehingga lutut kanan dalam keadaan tertekuk. Berikut ini merupakan fungsi teknik pukulan dari bawah.

Guna mengembalikan pukulan pendek atau permainan net lawan.

Sebagai cara bertahan akibat pukulan serang lawan. Jika kita berada salam situasi tertekan dalam permainan bulu tangkis, kita harus melakukan pukulan penyelamatan dengan cara mengangkat kok tinggi ke daerah belakang lapangan lawan.

Pukulan dasar ini bisa dilakukan dengan teknik pukulan forehand dan backhand.

Berikut ini merupaka cara yang digunkan dalam melakukan pukulan underhand.

Pegangan raket forehand untuk underhand forehand, sedangkan pegangan backhand untuk underhand backhand.

Pergelangan tangan agak bengkok ke belakang, siku juga agak bengkok.

Sambil melangkahkan kaki kanan ke depan, ayunkan raket ke belakang lalu pukul bola dan pada saat perkenaan bola, posisi tangan lurus.

Bola dipukul kira-kira dekat kaki kanan bagian luar.

Posisi akhir raket sesuai arah bola.

Overhead clear atau Lob

Pukulan lob adalah pukulan jauh dengan hasil pukulan melambung. Pukulan overhead clear (pukulan lob) harus benar-benar dikuasai, sebab pukulan jenis ini sama dengan beberapa pukulan lainnya. Pukulan lob dibedakan menjadi macam, yaitu sebagai berikut.

Deep lob/clear adalah pukulan yang bolanya tinggi ke belakang;

Attacking lob/clear adalah pukulan yang bolanya tidak terlalu tinggi.

Berikut ini merupakan cara melakukan pukulan lob.

Gunakan pegangan forehand, pegang raket di samping bahu.

Badan menyamping ke arah net.

Posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri dan pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.

Posisi badan harus selalu berada di belakang bola saat memukul.

Bola dipukul seperti gerakan melempar.

Pada saat perkenaan bola, tangan harus lurus.

Posisi akhir raket mengikuti arah bola, lalu dilepas, sedang raket jatuh di depan badan.

Lecutkan pergelangan (raket) saat perkenaan dengan bola.

Smash

Smash adalah jenis pukulan yang keras dan tajam. Pukulan smash bertujuan untuk memetikan lawan secepat-cepatnya.

Pukulan smash dapat dilakukan pada sikap diam atau berdiri maupun sambil loncat atau king smash. Pemainharus menguasai teknik smash ini dengan sempurna. Salah satu manfaat pukulan smash adalah meningkatkan kualitas permainan. Manfaat ini sangat besar. Berikut ini merupakan teknik pukulan smash.

Perhatikan pegangan raket.

Sikap badan harus tetap lentur, kedua lutut dibengkokkan dan tetap berkonsentrasi pada kok.

Perkenaan raket dan kok di atas kepala dengan cara meluruskan lengan untuk menjangkau kok itu setinggi mungkin dan pergunakan tenaga pergelangan tangan pada saat memukul kok.

Lakukan gerak lanjutan dengan mengayun raket yang sempurna ke depan badan.

Dropshot

Pukulan dropshot adalah jenis pukulan yang meluncurkan kok ke daerah lawan sedekat mungkin dengan net. Karakteristik pukulan dropshot adalah kok atau shuttlecock senantiasa jatuh di dekat jaring didaerah lapangan lawan. Apabilaabola jatuh dekat dengan net dan tidak melewati garis ganda, maka dropshot tersebut aadalah dropshot yang baik.

Pukulan dropskot harus menggunakan perasaan agar jatuhnya kok sedekat dan setipis mungkin dengan garis serang lapangan lawan. Faktor yang memengaruhi pukulan dropshot adalah pegangan raket, gerak kaki yang cepat, posisi badan, dan proses perpindahan berat badan yang harmonis pada saat memukul.

Berikut ini adalah cara-cara yang dilakukan dalam pukulan dropshot.

Gunakan pegangan forehand.

Posisi dan pegang raket di samping bahu.

Posisi badan menyamping (vertikal) dengan arah net, posisi kaki kanan berada di belakang kaki kiri. Pada saat memukul bola, harus terjadi perpindahan beban badan dari kaki kanan ke kaki kiri.

Posisi badan harus selalu berada di belakang bola.

Pada saat perkenaan bola, tangan harus lurus menjangkau bola dan dorong dengan sentuhan halus.

Posisi akhir raket mengikuti arah bola.

Perhatikan gerak langkah dan keseimbangan badan pada saat dan setelah memukul kok.

Netting

Netting adalah pukulan pendek yang dilakukan di depan net dan diarahkan ke depan net di daerah lapang lawan.

Netting memiliki karakteristik, diantaranya adalah kok senantiasa jatuh bergulir sedekat mungkin dengan jaring atau net di daerah lapangan lawan. Faktor yang memengaruhi pukulan netting adalah koordinasi gerak kaki, lengan, keseimbangan tubuh, posisi raket, dan kok saat perkenaan, dan daya.

Berikut ini merupakan cara yang digunakan untuk melakukan pukulan netting.

Pegangan raket forehand untuk forehandnet, sedangkan backhand untuk backhand samping net atau jaring.

Posisi siku agak bengkok dan pergelangan ditekuk sedikit ke belakang.

Pada saat memukul, kaki kanan berada di depan dan bola dipukul pada posisi setinggi mungkin.

Sesaat sebelum perkenaan bola, buat tarikan kecil dan pergelangan tangan. Pukullah bola pada bagian lengkung kanan dan kiri sampai pada bagian bawah bola. Akhir kepala raket menghadap atau sejajar dengan langit-langit.

Drive

Pukulan drive adalah jenis pukulan yang cepat dan mendatar. Umumnya pukulan drive digunakan dalam permainan ganda. Pukulan drive bertujuan guna menghindari lawan menyerang atau sebaliknya memaksa lawan mengangkat bola dan berada pada posisi bertahan. Pukulan drive memerlukan kekuatan otot bahu dan juga gunakan lecutan pergelangan pada saat bola dipukul.

Ukuran Lapangan Bulu Tangkis

Pengertian Bulu Tangkis
Pengertian Bulu Tangkis

Lapangan bulu tangkis berbentuk persegi panjang. Bentuk persegi panjang tersebut kemudian dibagi menjadi 2 bidang, yakni bidang permainan yang saling berhadapan dan terpisah dengan net yang membentang di tengah.

Pada permaian bulu tangkis, ada beberapa garis pada masing-masing bidang tersebut. Garis tersebut meliputi garis servis depan, garis servis tengah, garis servis samping (untuk permainan tunggal) sisi kiri dan kanan, dan garis servis belakang (untuk permainan ganda).

Garis-garis tersebut memiliki ketebalan sekitar 40 mm. Warna garis pada lapangan bulu tangkis harus berwarna kontra dengan warna lapangan, seperti warna kuning atau putih.

Bahan yang digunakan dalam permukaan lapangan bulu tangkis adalah bahan sintetis yang lunak dan kayu serta dan tidak dibolehkan untuk menggunakan permukaan lapangan yang bahannya terbuat dari bahan sintetis yang keras dan beton karena dapat mengakibatkan para pemain cidera.

Berikut ini merupakan ukuran internasional lapangan bulu tangkis yang ditetapkan standar internasional.

Panjang lapangan badminton adalah 13,40 m.

Lebar lapangan badminton 6,10 m.

Jarak garis servis depan dari garis net 1,98 m.

Jarak garis servis tengah dari garis samping lapangan 3,05 m.

Jarak garis servis belakang (untuk permainan ganda) dari garis belakang lapangan 0,76 m.

Jarak garis samping permainan tunggal dari garis pinggir lapangan 0,46 m.

Tinggi tiang net 1,55 m.

Tinggi net 1,52 m.

Selain ukuran internasional, ada juga ukuran lapanagn kecil atau mini yang biasanya digunakan untuk anak-anak berusia dibawah 9 tahun. Panjang lapangan kecil atau mini tersebut adalah sekitar 10.05 meter, sedangkan lebarnya adalah 4,40 meter.

Setiap ukuran lapangan bulu tangkis berbeda-beda, tergantung pada julah pemain.

Lapangan Bulu Tangkis Untuk Partai Tunggal

Dalam permainan partai tunggal, lebar area atau bidang permainan lebar area permainan menggunakan garis lapangan samping bagian dalam dan dalam panjangnya memakai garis belakang bagian luar. Sedangkan area permainan partai ganda untuk lebar permainan memakai garis luar bagian samping dan panjangnya menggunakan garis belakang bagian luar.

Dibawah ini merupakan ukuran lapangan bulu tangkis untuk partai tunggal.

Panjang bidang permainan adalah 13,40 m.

Lebar bidang permainan adalah 5,18 m.

Panjang bidang penerima servis adalah 4,72 m.

Lebar bidang penerima servis adalah 2,59 m.

Lapangan Bulu Tangkis Untuk Partai Ganda

Dalam permainan partai ganda, lebar area permainannya menggunakan garis lapangan samping sisi dalam sedangkan dalam panjangnya memakai garis belakang sisi luar. Lebar area permainan partai ganda menggunakan garis luar sisi samping dan dalam panjangnya memenggunakan garis belakang bagian luar.

Dibawah ini adalah ukuran lapangan bulu tangkis dalam permainan partai ganda.

Panjang bidang permainan adalah 13,40 m.

Lebar bidang permainan adalah 6,10 m.

Panjang bidang penerima servis adalah 3,96 m.

Lebar bidang penerima servis adalah 3,05 m.

Perlengkapan yang Digunakan Dalam Permainan Bulu Tangkis

Pengertian Bulu Tangkis
Pengertian Bulu Tangkis

Berikut ini merupakan beberapa perlengkapan yang digunakan dalam permainan bulu tangkis.

Raket

Raket secara tradisional terbuat dari bahan kayu. Sekarang ini pembuatan raket juga menggunakan bahan pilihan seperti alumunium atau logam ringan. Hampir seluruh raket pemain bulu tangkis profesional terbuat dari komposit serat karbon (plastik bertulang grafit).

Serat karbon mempunyai kekuatan hebat dalam perbandingan berat, kaku, serta memberi perpindahan energi kinetik yang hebat. Akan tetapi, beberapa model rendahan masih memakai baja atau aluminium untuk sebagian atau keseluruhan bahan raket.

Senar

Senar adalah salah satu alat atau perlengkapan yang sangat diperhatikan dalam permainan bulu tangkis. Jenis senar mempunya beberapa ciri-ciri yang berbeda satu sama lainnya. Kuat dan koko atau keawetan senar tergantung pada kinrjanya. Umunya senar memiliki ketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan ketegangan 18 sampai 30+ lb.

Kok (shuttlecock)

Bola yang digunakan dalam permainan bulu tangkis dinamakan dengan kok. Kok terbuat dari rangkaian bulu angsa yang disusun membentuk kerucut terbuka, dengan pangkal berbentuk setengah bola yang terbuat dari gabus. Sekarang ini ada juga kok yang terbuat dari bahan plastik.

Sepatu

Perlengkapan yang dibutuhkan dalam permainan bulu tangkis selanjutnya adalah sepatu. Sepatu digunakan untuk melakukan percepatan sepanjang lapangan. Sepatu bulu tangkis memerlukan sol karet yang berfungsi untuk cengkraman yang baik. Selain itu, terdapat pula dinsing sisi yang bertulang pada sepatu yang berfungsi agar tahan lama selama tarik menarik yang dilakukan.

Selain memberi dampak positif, sepatu juga memiliki dampak negatif berupa menyebabkan agak banyak stres atau ketegangan pada lutut dan juga pergelangan kaki.

Itulah pengertian bulu tangkis yang dapat mimin sampaikan. Terimakasih yaa sobat sudah mau berkunjung ke blog kami. Semoga artikel kali ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan sobat.