Persamaan Dasar Akuntansi; Contoh, Rumus, Konsep, Unsur {Lengkap}

Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi – Kali ini kita akan sedikit membahas materi tentang rumus persamaan dasar akuntansi, kita akan jabarkan secara detail dan juga  lengkap dari pengertian akuntansi, pengertian persamaan dasar akuntansi, unsur – unsur, konsep, penerapan dasar akuntansi dan jenis beserta rumus persamaan dasar akuntansi.

Pengertian Akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi
Persamaan Dasar Akuntansi

Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, dan pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak maupun pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, serta lembaga pemerintah.

Pengertian Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi
Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi adalah sebuah hubungan antara harta, hutang, dan modal dari sebuah perusahaan, Karena setiap transaksi bisnis mempengaruhi minimal dua akun perusahaan.

Persamaan Akuntansi akan selalu “Dalam Keseimbangan“, yang berarti sisi kiri harus selalu sama sisi kanan yang artinya setiap terjadi transaksi harus dicatat seimbang atau balance dalam dua aspek yakni sisi kiri (Aktiva) dan (Pasiva).

Transaksi yang merubah aktiva harus juga dapat diimbangi pada kewajiban. Jadi persamaan dasar akuntansi yaitu keseimbangan antara sisi kiri (aktiva) dengan sisi kanan (pasiva), perubahan yang timbul akibat kejadian transaksi keuangan maka biar ke-seimbangannya akan selalu dipertahankan.

Persamaan sederhana ini dapat menggambarkan dua fakta tentang perusahaan: apa yang dimiliki perusahaan dan berapa besar hutang perusahaan tersebut. Persamaan akuntansi menyamakan aset perusahaan dengan liabilitas dan juga ekuitasnya, hal ini menunjukkan bahwa semua aset perusahaan diperoleh melalui hutang maupun pembiayaan ekuitas.

Misalnya, ketika memulai sebuah perusahaan, asetnya pertama kali dibiayai dengan kas yang diterima perusahaan dari pinjaman maupun pendanaan yang diterima perusahaan dari investor. Dengan demikian, semua aset perusahaan berasal dari kreditor atau investor, termasuk dalam kewajiban serta. ekuitas.

Rumus Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi
Persamaan Dasar Akuntansi

Seperti yang tealah Anda lihat pada gambar diatas, aset sama dengan jumlah liabilitas dan ekuitas pemilik. Ini merupakan gambaran ketika Anda mempelajari persamaan dasar akuntansi. Liabilitas maupun kewajiban dan ekuitas pada dasarnya hanyalah sumber pendanaan bagi perusahaan untuk membeli asset tersebut.

Persamaan akuntansi pada umumnya ditulis dengan liabilitas atau kewajiban yang muncul sebelum ekuitas pemilik. Hal ini  dikarenakan kreditor pada umumnya harus melakukan pelunasan sebelum investor dalam kebangkrutan. Dalam hal ini, kewajiban atau liabilitas dianggap lebih lancar daripada ekuitasnya tersebut.

Hal seperti ini harus selalu konsisten dengan pelaporan keuangan di mana aset dan liabilitas lancar selalu dilaporkan sebelum aset dan liabilitas jangka panjang.

Persamaan ini berlaku untuk semua kegiatan bisnis maupun kegiatan transaksi. Aset akan selalu sama dengan kewajiban serta ekuitas pemilik. Jika aset meningkat, kewajiban atau ekuitas pemilik harus meningkat untuk dapat menyeimbangkan persamaan. Sebaliknya berlaku jika kewajiban maupun ekuitas yang menurun.

Unsur – Unsur Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi
Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi juga mempunyai unsur – unsur tertentu,  yakni sebagai berikut :

1. Aktiva atau Aset (Assets) :

Aset atau aktiva adalah sumber daya yang dimiliki dan dikuasai suatu perusahaan akibat suatu peristiwa transaksi masa lalu dan harapannya dimasa depan perusahaan akan memperoleh sebuah manfaat ekonomi dari sumber tersebut.

2. Kewajiban atau Hutang atau Liabilitas (Liabilities) :

Kewajiban adalah sebuah tanggung jawab perusahaan akibat peristiwa transaksi dimasa lalu yang harus diselesaikan dengan pengorbanan sumber daya perusahaan.

3. Modal atau Ekuitas (Equity) :

Modal adalah sisa kepentingan dalam aktiva perusahaan setelah dikurangi dengan kewajiban.

4. Pendapatan (Revenue)

Pendapatan adalah arus masuk atau peningkatan atas aktiva dan penurunan kewajiban yang timbul akibat aktivitas penjualan atau penyerahan atau pembuatan barang dan jasa atau aktivitas lain yang menjadi kegiatan utama perusahaan.

5. Beban (Expenses) :

Beban adalah arus keluar atau penggunaan atas aktiva dan peningkatan kewajiban yang timbul akibat aktivitas penjualan atau penyerahan atau pembuatan barang dan jasa atau aktivitas lain yang menjadi kegiatan utama dari perusahaan tersebut.

6. Prive (Drawing) :

Prive itu sendiri dapat diartikan diartikan sebagai pengambilan aset (kas) perusahaan oleh pemilik untuk kepentingan pribadi.

Konsep Dasar Akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi
Persamaan Dasar Akuntansi

Keseimbangan Harta Dengan Modal :

Yang pertama kali perlu diketahui adalah kekayaan perusahaan yang dapat digunakan untuk sumber pembelanjaan kegiatan usaha biasa disebut dengan Harta. Sumber pembelanjaan itu berasal dari pemilik yang biasa disebut dengan Modal  atau Ekuitas.

RUMUS :

HARTA (ASSETS) = MODAL (EQUITY)

Keseimbangan Harta Dengan Hutang Ditambah Modal :

Sumber Modal sendiri terbagi menjadi dua yakni Modal yang berasal dari kreditur dan Sumber Modal sendiri terbagi menjadi dua yaitu Modal yang berasal dari kreditur kemudian disebut Utang serta Modal dari pemilik sendiri yang disebut dengan Modal itu sendiri.

RUMUS :

HARGA (ASSETS) = HUTANG + MODAL (EQUITY)

Kesimpulan :

Dalam operasi usaha dimungkinkan adanya sebuah transaksi pendapatan dan beban. Pendapatan adalah kenaikan harta yang diperoleh melalui hasil penjualan barang atau jasa. Sedangkan beban adalah penurunan sejumlah harta akibat pengorbanan untuk memperoleh sebuah pendapatan. Pendapatan sifatnya ialah menambah modal sedangkan beban sifatnya adalah mengurangi modal. Sehingga diperoleh persamaan dasar akuntansi adalah sebagai berikut :

HARTA = HUTANG + MODAL + PENDAPATAN + BEBAN

Penerapan Persamaan Dasar Akuntansi pada suatu Kasus

Persamaan Dasar Akuntansi
Persamaan Dasar Akuntansi

Berikut ini merupakan kasus dimana persamaan dasar akuntansi bekerja dalam situasi bisnis.

Andri merupakan pengusaha yang ingin memulai sebuah perusahaan yang menjual speaker untuk sistem stereo mobil. Setelah menabung selama setahun, Andri memutuskan sudah saatnya untuk memulai bisnisnya secara resmi. Dia membentuk Mega Speaker serta menanamkan modal Rp 100.000.ooo kepada perusahaan sebagai ganti semua saham yang baru dikeluarkannya tersebut.

Transaksi bisnis ini dapat meningkatkan kas perusahaan dan meningkatkan ekuitas dengan jumlah yang sama.

persamaan dasar akuntansi 2

Setelah pembentukan perusahaan tersebut, Mega speaker perlu membeli beberapa peralatan untuk memasang speaker tersebut. Ia kemudian membeli  peralatan instalasi dengan harga Rp 20.000.000 yang ia dapatkan dari kas. Dalam hal ini, Mega Speaker menggunakan kas untuk membeli aset lain, sehingga akun aset berkurang dari pencairan uang tunai dan meningkat dengan penambahan peralatan instalasi.

persamaan dasar akuntansi 3

Setelah satu tahun, Mega speaker berkembang pesat dan perlu mencari tempat untuk bisnis baru lagi. Kemudian Andri memutuskan bahwa paling masuk akal secara finansial bagi Mega Speaker  yaitu untuk membeli gedung. Karena Speakers, Inc. tidak mempunyai kas sebesar Rp 500.000.000 untuk membayar bangunan, ia harus memilih untuk mengambil pinjaman.

Mega speaker membeli bangunan Rp 500.000.000 dengan membayar Rp 100.000.000 tunai dan mengambil hipotek Rp 400.000.000. Transaksi bisnis ini mengurangi aset sebesar Rp 100.000.000 dari pengeluaran kas, meningkatkan aset dengan bangunan Rp 500.000.000 yang baru, dan meningkatkan liabilitas dengan hipotek Rp 400.000.000 yang baru.

persamaan akuntansi 4

Seperti yang Anda lihat pada sebelumnya, semua transaksi diatas selalu menyeimbangkan persamaan dasar akuntansi. Ini merupakan salah satu aturan dasar akuntansi. Persamaan dasar akuntansi tidak pernah tidak seimbang atau balance. Aset akan selalu sama dengan kewajiban serta ekuitas pemilik tersebut.

Untuk memudahkan Anda dalam pengelolaan keuangan bisnis, tentunya Anda juga dapat menggunakan software akuntansi. Accurate Online dapat menjadi solusi pilihan Anda untuk menciptakan kegiatan akuntansi yang lebih efisien untuk bisnis Anda.

1. Accurate Online itu sendiri sudah digunakan dari 300 ribu user dengan berbagai entitas bisnis, mulai dari UMKM sampai perusahaan multinasional.

Itulah sedikit  pembahasan lengkap tentang cara menghitung rumus persamaan dasar akuntansi beserta contoh soal dan pembahasannya, semoga  dengan adanya artikel diatas dapat menambah ilmu serta wawasan anda dan juga bermanfaat. Terimakasih .

11+ Siklus Akuntansi Beserta Penjelasannya A-Z {Lengkap}

Siklus Akuntansi

Siklus akuntansi – Siklus akuntansi merupakan proses penyusunan suatu laporan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan dan juga diterima.

Banyak sekali perusahaan terutama untuk perusahaan kecil dan juga menengah yang mencatat keuangan hanya sebatas mencatat jumlah pengeluaran dan pemasukan secara sederhana.

Informasi belum dapat dijadikan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan operasional usaha.

Informasi akuntansi dapat dihasilkan melalui siklus akuntansi tersebut.

Pengertian Siklus Akuntansi

Siklus Akuntansi
Siklus Akuntansi

Siklus akuntansi adalah sebuah Informasi berupa laporan keuangan yang dihasilkan melalui proses akuntansi yang panjang.

Pada proses tersebut terdapat tahap-tahap yang harus dipenuhi untuk mendapatkan hasil laporan yang baik, valid dan juga akuntabel. Tahap-tahap itulah yang kemudian disebut dengan siklus akuntansi.

Siklus akuntansi adalah sebuah  proses penyusunan suatu laporan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan dan diterima secara umum.

Prinsip-prinsip serta kaidah akuntansi, prosedur-prosedur, metode-metode serta teknik-teknik dari segala sesuatu yang dicakup dalam ruang lingkup akuntansi dicatat dalam suatu periode tertentu.

Pada umumnya, siklus akuntansi selalu dimulai dari transaksi sampai pada pembuatan laporan keuangan dari sebuauh perusahaan tersebut. Dilanjutkan dengan adanya saldo yang ditutup dengan jurnal penutup atau sampai pada jurnal pembalik.

Tujuan Pokok Akuntansi

Siklus Akuntansi
Siklus Akuntansi

Tujuan pokok akuntansi yaitu untuk dapat menyediakan informasi yang bermanfaat untuk pengambilan sebuah keputusan. Untuk dapat menghasilkan informasi yang kita inginkan, akuntan melakukan serangkaian kegiatan berupa pengumpulan dan pengolahan data akuntansi secara sistematik selama periode berjalan, biasanya selama satu tahun. Aktivitas pengumpulan dan juga pengolahan data akuntansi secara sistematik dalam satu periode akuntansi tersebut dikenal dengan proses akuntansi atau siklus akuntansi.

Siklus Akuntansi

Siklus Akuntansi
Siklus Akuntansi

Menurut Harnanto (2002), siklus akuntansi yang lengkap terdapat dalam 11 tahap, tetapi dua tahap diantaranya bersifat opsional. Di bawah ini merupakan beberapa tahapan dalam siklus akuntansi.

1. Identifikasi Transaksi

Langkah pertama dalam siklus akuntansi yatu mengidentifikasi transaksi. Akuntan harus mengidentifikasi transaksi sehingga dapat dicatat dengan baik dan benar. Tidak semua transaksi dapat dicatat, transaksi yang dapat dicatat yaitu transaksi yang mengakibatkan perubahan posisi keuangan perusahaan dan dapat dinilai ke dalam unit moneter secara objektif.

Selain itu, transaksi yang akan dicatat juga harus mempunyai bukti, jika tidak ada bukti maka transaksi tidak dapat dicatat dan juga dilaporkan dalam laporan keuangan. Bukti transaksi pada umumnya berupa kuitansi, nota, faktur, bukti kas keluar, memo penghapusan piutang dan lain sebagainya. Bukti-bukti tersebut tentu saja harus sah dan juga diverifikasi.

2. Analisis Transaksi

Setelah mengidentifikasi transaksi, akuntan harus menentukan pengaruhnya terhadap posisi keuangan. Untuk memudahkan, Anda dapat menggunakan persamaan matematis: Aktiva = Kewajiban + Ekuitas. Sistem pencatatan adalah double-entry system, yaitu setiap transaksi yang dicatat akan berefek terhadap posisi keuangan didebit dan dikredit dalam jumlah yang sama. Sehingga setiap transaksi mempengaruhi sekurang-kurangnya dua rekening pembukuan.

3. Pencatatan Transaksi Kedalam Jurnal

Setelah informasi transaksi dianalisis, kemudian dicatat secara runtut di buku jurnal. Jurnal adalah suatu catatan kronologis tentang transaksi-transaksi yang terjadi dalam suatu periode akuntansi. Proses pencatatan transaksi kedalam jurnal  disebut penjurnalan (journalizing).  Terdapat dua macam jenis jurnal, jurnal umum dan jurnal khusus.

Jurnal umum dikenal dengan istilah jurnal saja. Biasanya pencatatan transaksi dimasukan kedalam satu rekening yang didebit dan satu rekening dikredit. Sedangkan, jurnal khusus, diselenggarakan untuk meningkatkan efisiensi pencatatan terhadap transaksi yang berulang. Contohnya seperti jurnal penjualan, jurnal pembelian, jurnal penerimaan kas, dan lainnya.

4. Posting Buku Besar

Langkah selanjutnya yaitu mem-posting transaksi yang sudah dicatat dalam jurnal ke dalam buku besar. Buku besar adalah kumpulan rekening-rekening pembukuan yang masing-masing digunakan untuk mencatat informasi tentang aktiva tertentu.

Pada umumnya, perusahaan mempunyai daftar susunan rekening-rekening buku besar yang disebut chart of accounts. Masing-masing rekening biasanya diberi nomor kode, untuk memudahkan dalam mengidentifikasi dan membuat cross-reference dengan pencatatan transaksi di dalam jurnal.

5. Penyusunan Neraca Saldo

Neraca saldo adalah daftar saldo rekening-rekening buku besar pada periode tertentu. Cara menyusun neraca saldo sangat mudah, Anda hanya perlu memindahkan saldo yang ada di buku besar ke dalam neraca saldo untuk disatukan. Saldo pada neraca saldo harus sama jumlahnya. Jika jumlah saldo debit tidak sama dengan jumlah yang ada di kredit maka dikatakan bahwa neraca saldo tidak seimbang, masih ada kesalahan. Jika demikian, maka akuntan harus mencari kesalahan yang terjadi sebelum laporan disusun.

6. Penyusunan Jurnal Penyesuaian

Jika pada akhir periode akuntansi, terdapat  transaksi yang belum dicatat, atau ada transaksi yang salah, atau perlu disesuaikan maka dicatat dalam jurnal penyesuaian. Penyesuaian dilakukan  secara periodik, biasanya saat laporan akan disusun.

Pencatatan penyesuaian sama seperti pencatatan transaksi umumnya. Transaksi penyesuaian dicatat pada jurnal penyesuaian dan kemudian dibukukan kedalam buku besarnya. Setelah itu saldo yang ada di buku besar siap disajikan dalam laporan keuangan. Dengan kata lain, hasil akhir proses akuntansi adalah laporan keuangan yang disusun secara akrual basis.

7. Penyusunan Neraca Saldo Setelah Penyesuaian

Pada tahap ini, Anda hanya perlu menyusun neraca saldo kedua dengan cara memindahkan saldo yang telah disesuaikan pada buku besar ke dalam neraca saldo yang baru. Saldo dari akun-akun pada buku besar dikelompokan kedalam kelompok aktiva atau pasiva. Saldo antara kelompok aktiva dan pasiva pada neraca saldo ini juga harus seimbang. Namun, ingat saldo yang seimbang belum tentu benar tetapi saldo yang benar pasti seimbang.

8. Penyusunan Laporan Keuangan

Berdasarkan informasi pada neraca saldo setelah penyesuaian, tahap selanjutnya yaitu menyusun laporan keuangan. Laporan keuangan yang disusun seperti:

a.) Laporan laba rugi, untuk menggambarkan kinerja perusahaan.

b.) Laporan perubahan modal, untuk melihat perubahan modal yang telah terjadi.

c.) Neraca, dapat digunakan memprediksi likuiditas, solvensi, dan fleksibilitas.

d.) Laporan arus kas, memberikan informasi yang relevan mengenai kas keluar dan kas masuk pada periode berjalan.

9. Penyusunan Jurnal Penutup

Setelah membuat laporan keuangan, akuntan harus membuat jurnal penutup. Jurnal penutup hanya dibuat pada akhir periode akuntansi saja. Rekening yang ditutup hanya rekening nominal atau rekening laba-rugi. Caranya adalah dengan me-nol kan atau membuat nihil rekening terkait. Rekening-rekening nominal harus ditutup karena rekening tersebut digunakan untuk mengukur aktivitas atau aliran sumber-sumber yang terjadi pada periode berjalan. Pada akhir periode akuntansi, rekening nominal sudah selesai menjalankan fungsinya sehingga harus ditutup. Selanjutnya, pada periode berikutnya dapat digunakan kembali untuk mengukur aktivitas yang baru dan mulai terjadi.

10. Penyusunan Neraca Saldo Setelah Penutupan (Opsional)

Pada langkah ini, akuntan menyusun neraca saldo setelah penutupan. Neraca saldo ini adalah daftar saldo rekening-rekening buku besar setelah dibuatnya jurnal penutup. Oleh karena itu neraca saldo ini hanya memuat saldo rekening-rekening permanen saja.

Tujuan pembuatan neraca saldo setelah penutupan adalah untuk memperoleh keyakinan bahwa saldo yang seimbang sudah benar. Sehingga penyusunan neraca saldo ini tidak wajib hanya bersifat opsional.

11. Penyusunan Jurnal Pembalik (Opsional)

Tujuan jurnal pembalik adalah menyederhanakan prosedur pencatatan transaksi-transaksi tertentu yang terjadi secara repetitif pada periode berikutnya. Karena tujuannya untuk menyederhanakan maka tahap terakhir ini juga bersifat opsional.

Jurnal pembalik biasanya dibuat pada awal periode berikutnya. Caranya dengan membuat jurnal pembalik dari jurnal penyesuaian yang telah dibuat. Dengan kata lain membalikan akun yang telah dibuat pada jurnal penyesuaian dari yang awalnya debit menjadi kredit dan dari yang awalnya kredit menjadi debit.

Pemanfaatan teknologi komputer sangat berdampak positif pada kegiatan akuntansi. Siklus akuntansi yang panjang dapat dibuat dengan mudah dan cepat dengan bantuan software akuntansi online. Jurnal merupakan salah satu software akuntansi berbasis Cloud yang dapat membantu Anda melakukan proses akuntansi dengan cepat, mudah, dan aman.

Anda hanya perlu memasukan data-data akuntansi perusahaan, maka secara otomatis Jurnal akan memprosesnya dan menghasilkan laporan keuangan yang Anda inginkan. Selain itu, jurnal juga memiliki fitur-fitur lain untuk membantu Anda mengelola keuangan perusahaan. Untuk melihat fitur yang tersedia klik di sini.

Kapan Waktu Siklus Akuntansi Berlangsung?

Siklus akuntansi dimulai dan selesai dalam periode akuntansi, waktu di mana laporan keuangan disusun. Dalam konsep akuntansi, periode akuntansi bervariasi dan bergantung pada berbagai faktor.

Namun, jenis periode akuntansi yang paling umum adalah periode tahunan. Selama siklus ini berlangsung, banyak transaksi terjadi dan dicatat. Pada akhir tahun, laporan keuangan umumnya disiapkan. Entitas publik wajib menyerahkan laporan keuangan pada tanggal tertentu.

Pentingnya Mengetahui Dasar-dasar Akuntansi

Untuk sepenuhnya memahami siklus ini, penting untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang prinsip-prinsip akuntansi dasar. Anda harus tahu tentang pengakuan pendapatan (ketika perusahaan dapat mencatat pendapatan penjualan), prinsip pencocokan (pencocokan biaya dengan pendapatan), dan prinsip akuntansi akrual.

Konsep-konsep dasar ini akan memungkinkan Anda untuk membangun laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas, yang merupakan langkah paling penting dalam siklus akuntansi.

Demikianlah sedikit informasi tentang siklus akuntansi semoga dengan adanya artikel diatas dapat menambah ilmun dan juga wawasan kalian semua tentang ilmu akuntansi terutama tentang siklus akuntansi. Sekian dan terimakasih.

Akuntansi: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Manfaat, dan Macamnya Lengkap

Pengertian Akuntansi

Pegertian Akuntansi – Akuntansi  adalah terjemahan dari kata accounting, yang bila kita terjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti menghitung. Akuntansi dalam dunia usaha dapat dikatakan sebagai bahasa bisnis karena hampir seluruh kegiatan bisnis didunia baik perorangan maupun perusahaaan besar menggunakan akuntansi untuk menghitung serta untuk mengambil keputusan yang berhubungan dengan bisnis yang mereka jalankan.

Pengertian Akuntansi

Pengertian Akuntansi
Pengertian Akuntansi

Akuntansi ialah suatu proses yang diawali dengan mencatat, mengelompokkan, mengolah serta menyajikan data, mencatat transaksi apapun yang berhubungan dengan keuangan sehingga informasi yang didapat tersebut digunakan oleh orang yang berkompeten dengan informasi tersebut, serta informasi tersebut sebagai bahan pengambilan suatu keputusan yang ada.

Akuntansi sendiri juga telah disebut “bahasa bisnis”untuk dapat mengukur hasil kegiatan ekonomi dalam organisasi dan juga menyampaikan informasi ini kepada berbagai pihak, termasuk investor, kreditor, manajemen, dan regulator.

Secara umum Akuntansi adalah sistem informasi yang dapat dipertanggungjawabkan untuk memberi laporan yang berhubungan dengan keuangan kepada pihak yang membutuhkan serta memberikan informasi tentang kondisi perusahaaan secara ekonomi.

Dari uraian diatas, pengertian akuntansi ialah suatu kegiatan dalam mengidentfikasikan, menghitung, mengelompokkan dan menilai sebuah kejadian yang berhubungan dengan keuangan atau kegiatan yang dapat menghasilkan data kuantitatif serta data kualitatif terutama yang bersifat keuangan dan digunakan dalam pengambilan keputusan (Amin W. 1997).

Pengertian Akuntansi Menurut Para Ahli

Pengertian Akuntansi
Pengertian Akuntansi

Berikut ini adalah beberapa pengertian menurut para ahli

1. Abu Bakar A dan Wibowo.

Akuntansi merupakan suatu proses mencatat, mengidentifikasi dan mengkomunikasikan semua transaksi ekonomi perusahaan.

2. Paul Grady.

Akuntansi ialah sebuah body of knowledge serta memiliki fungsi organisasi secara tersusun, orisinil, otentik, menganalisa dan menafsirkan seluruh kejadian dan transaksi serta analisa keuangan yang akan terjadi dalam kegiatan akuntansi untuk menyediakan informasi yang diutuhkan manajemen tentang semua laporan dan pertanggungjawaban atas kepercayaan yang diterimanya.

3. Kieso dan Weygandt.

Akuntansi ialah sebuah sistem informasi yang dimulai dari menklasifikasi, pencatatan dan mengkomunikasikan segala kejadian ekonomi dari organisasi atau perusahaan ke pihak yang mempunyai kepentingan atas informasi tersebut.

4. Accounting Principle Board.

Akuntansi merupakan suatu aktivitas atau kejadian jasa untuk menyajikan informasi yang bersifat kuantitatif dimana informasi tersebut berupa tolok ukur materi mengenai suatu badan ekonomi yang digunakan dalam pengambilan keputusan ekonomi dalam memilih alternatife kebijakan ekonomi yang harus diambil.

5. American Institute of Certified Public Accountant.

Akuntansi ialah suatu seni mencatat, mengikhtisarkan dan mengelola proses tertentu dalam ukuran moneter, transaksi serta kejadian yang bersifat keuangan dan menyimpulkan hasil dari penilaian tersebut.

6. Kohler’s Dictionary.

Akuntansi yaitu suatu seni pencatatan dari proses transaksi keuangan.

7. West Churman.

Akuntansi yakni pengalaman tertulis yang digunakan untuk mengambil suatu keputusan yang diambil dalam sebuah perusahaan.

8. American Accounting Association.

Akuntansi ialah sebuah proses pengidentifikasian, pencatatan, pengukuran dan laporan keuangan dari suatu organisasi yang dijadikan suatu informasi dalam pengambil keputusan ekonomi oleh pihak yang membutuhkan.

9. Sophar Lumbantoruan.

Akuntansi yaitu alat yang digunakan sebagai bahasa bisnis dimana informasi yang disampaikan hanya mampu dipahami jika mekanisme akuntansi telah dimengerti.

10. M.Gede.

Akuntasi merupakan sutu ilmu pengetahuan terapan dan seni pencatatan yang dilakukan secara terus menerus menurut aturan dan sisitemnya, pengolahannya dan analisa catatan tersebut dapat tersusun dalam bentuk laporan keuangan sebagai suatu alat pertanggungjawaban dari pimpinan perusahaan maupun lembaga terhadap hasil kerjanya.

11. Keputusan Menteri Keuangan.

Akuntansi merupakan sebuah proses penngumpulan, penganalisaan, pengklarifikasi, pencatatan, pelaporan, dan perigkasan terhadap transaksi keuangan dari kesatuan ekonomi untuk menyediakan informasi keuangan bagi yang membutuhkan informasi tersebut dan digunakan untuk pengambilan suatu keputusan.

12. Warren dkk.

Akuntansi yaitu sebuah sistem informasi yang menyetorkan atau menghasilkan laporan keuangan kepada pihak pihak yang terkait atau pihak yang berkepentingan mengenai kegiatan ekonomi suatu perusahaan.

13. Arnold.

Akuntansi sebagai suatu sisitem yang digunakan untuk dapat memberikan suatu informasi khususnya informasi keuangan kepada siapapun yang membutuhkan informasi terutama pada pihak pengambil keputusan dan pihak yang mengendalikan.

14. Rudianto.

Akuntansi yaitu sistem informasi yang menyetorkan atau menghasilkan laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak terkait dan berkepentingan dengan kegiatan ekonomi serta keadaan badan usaha tertentu.

Sejarah Akuntansi

Pengertian Akuntansi
Pengertian Akuntansi

Sejarah ilmu akuntansi sudah berusia ribuan tahun dan juga dapat ditelusuri ke peradaban kuno.Perkembangan pada awalnya yaitu pada Mesopotamia kuno dan terkait erat dengan perkembangan dalam penulisan, penghitungan dan sistem uang.

Ada juga bukti bentuk awal pembukuan berasal pada masa Iran kuno dan juga sistem audit berawal oleh penduduk Mesir dan Babilonia kuno.  Pada masa Kaisar Augustus, pemerintah Romawi juga mempunyai akses ke informasi keuangan terperinci.

Pembukuan entri ganda dipelopori dalam komunitas Yahudi di Timur Tengah abad pertengahan awal dan selanjutnya disempurnakan di Eropa abad pertengahan yang lalu.  Karya pertama tentang sistem pembukuan entri ganda diterbitkan di Negara Italia, oleh Luca Pacioli yang dikenal sebagai bapak akuntansi.

Akuntansi mulai beralih ke profesi terorganisir pada abad kesembilanbelas dan juga membentuk badan bernama Institute of Chartered Accountants yang membawahi para profesional di Inggris pada tahun 1880.

Proses dalam Akuntansi

Pengertian Akuntansi
Pengertian Akuntansi

Seperti yang dijabarkan diatas, akuntansi yaitu sekumpulan proses yang berkaitan dengan proses keuangan yang terjadi pada bisnis atau organisasi. Prosesnya terdiri dari mencatat, meringkas, menganalisis, dan juga melaporkan data. Berikut ini adalah penjelasan keempat proses tersebut.

1. Mencatat

Proses pertama dan terpenting dalam sebuah proses akuntansi yaitu pencatatan berbagai transaksi yang dibuat dalam perusahaan. Ini juga dapat disebut sebagai pembukuan yang merupakan proses mengenali transaksi dan juga memasukannya sebagai catatan sebuah proses akuntansi tersebut.

Pembukuan hanya berkaitan dengan segmen pencatatan dan tidak ada yang lain. Dalam akuntansi sendiri biasanya terdiri dari banyak pembukuan guna kepentingan pencatatan yang terperinci. Pemeliharaan prosedur ini terjadi secara sistematis.

Berikut ini adalah 3 tahap pencatatan transaksi keuangan :

  • Menggunakan sistem yang akan membantu Anda dalam mengelola catatan keuangan.
  • Melacak transaksi keuangan secara terperinci.
  • Menggabungkan laporan untuk menyajikan dalam satu set pada akhir laporan keuangan.

2. Meringkas

Data mentah pada umumnya adalah hasil pencatatan transaksi. Namun, data mentah ini tidak terlalu penting bagi sebuah organisasi. Data mentah tidak mempunyai arti yang berarti dalam proses pengambilan keputusan.

Disinilah kerja seorang akuntan, membagi data mentah ini menjadi beberapa kategori dan kemudian menerjemahkannya. Jadi setelah melakukan pencatatan transaksi kemudian dapat ditindaklanjuti dengan meringkas.

3. Pelaporan

Urusan di perusahaan yaitu sepenuhnya tanggung jawab manajemen. Pemilik bisnis harus tahu tentang berbagai operasi yang terjadi dalam perusahaan dan jjuga bagaimana perusahaan menggunakan uang mereka.

Untuk mengatasi hal ini, pemilik menerima laporan keuangan tesebut. Mereka menerima laporan ini setiap bulanan, tiga bulanan dan  laporan tahunan yang merangkum semua kinerja mereka.

4. Menganalisa

Pada akhirnya, menganalisa yaitu akhir dari setiap proses yang telah Anda lakukan. Setelah merekam dan ringkasan, sangat penting untuk menarik kesimpulan dalam sebuah bisnis. Manajemen bertanggung jawab untuk memeriksa poin positif dan negatif.

Oleh karena itu, untuk menganalisis semua ini, akuntansi memperkenalkan konsep perbandingan. Membandingkan laba, penjualan, ekuitas, dan sebagainya satu sama lain untuk menentukan dan menganalisis kinerja, mengambil keputusan dan membuat pertumbuhan suatu organisasi bisnis

Dasar-dasar Akuntansi

Pengertian Akuntansi
Pengertian Akuntansi

Dalam mempelajari ilmu akuntansi, Anda harus mengerti dan juga faham tentang istilah ALOE. Jangan bingung, ini bukan nama tanaman! ALOE yaitu sebuah istilah yang mempunyai peran penting dalam dunia akuntansi dan pemahaman tentang seluruh pengertiannya. Berikut adalah adalah pengertian dari “A-L-O-E”.

A – Assets (Aset)

L – Liabilities (Kewajiban)

O E– Owner’s Equity (Ekuitas Pemilik)

Ini merupakan salah satu konsep dasar dalam akuntansi. Persamaan dasar akuntansi juga dapat berlaku seperti ini:

Aset = Kewajiban + Ekuitas Pemilik

Dibawah ini merupakan arti dari setiap istilah yang ada terdapat pada ALOE.

Assets: Aset yaitu barang-barang milik Anda dan Anda adalah pemiliknya. Barang-barang ini sesuai dengan “nilai” dan dapat memberi Anda uang sebagai imbalannya. Contoh Aset yaitu Mobil, Rumah, dll.

Liabilities: Apa pun yang Anda punyai adalah kewajiban. Bahkan pinjaman yang Anda ambil dari bank untuk membeli segala jenis aset adalah senuah kewajiban.

Owner’s Equity : Jumlah total uang tunai yang diinvestasikan seseorang dalam suatu organisasi yaitu Ekuitas Pemilik. Investasi yang dapat dilakukan tidak selalu berupa uang, bisa saja dalam bentuk stok produk juga.

Tujuan Akuntansi

Pengertian Akuntansi
Pengertian Akuntansi

Berikut ini adalah beberapa tujuan yang diterapkan dalam banyak bisnis:

1. Pencatatan yang Terperinci

Seperti yang kami sebutkan diatas bahwa akuntansi adalah sebuah bahasa bisnis, bahasa dari transaksi yang telah terjadi. Otak manusia tidak dapat menyimpan informasi tanpa akhir, dengan demikian, proses akuntansi bertanggung jawab untuk dapat  menyimpan catatan semua transaksi yang dilakukan dalam suatu perusahaan.

2. Laba Rugi

Bisnis harus berbanding lurus dengan sebuah  keuntungan. Ini semua tentang menghasilkan sebuah laba. Bagan akuntansi laba rugi menentukan apakah ada untung atau rugi yang dibuat dalam bisnis. Penghasilan dan pengeluaran menentukan untung dan rugi.

3. Utilitas Sumber Daya

Sumber daya yaitu sebuah bagian yang sangat penting dari sebuah organisasi mana pun dan agar perusahaan berfungsi dengan lancar, sumber daya memainkan peran penting.

Dengan melakukan sebuah pencatatan, berarti sudah melakukan tanggung jawab untuk dapat melaporkan kepada perusahaan tentang setiap  kegiatan keuangan beserta waktunya. Karenanya, menjadi mudah bagi manajemen untuk melihat laporan keuangan karena akuntan sudah mencatat perinciannya sebelum memasukkan maupun membelanjakan uang.

4. Estimasi Posisi Keuangan Bisnis

Seorang pebisnis tidak hanya tertarik untuk mengetahui Untung dan juga Rugi dari bisnisnya, tetapi dia juga ingin tahu berapa banyak dia berutang kepada kreditornya dan berapa banyak dia harus membayar kepada debitornya.

Untuk tujuan ini, mereka telah menyiapkan pernyataan di mana semua rincian tersebut dicatat. Pernyataan ini dikenal sebuah Neraca. Dengan bantuan Neraca, posisi keuangan bisnis dapat dipahami lagi.

5. Membantu dalam Pengambilan Keputusan

Dengan bantuan semua catatan keuangan yang telah dibuat dengan cara mengikuti prosedur akuntansi, keputusan dapat dibuat berdasarkan semua informasi yang pada akhirnya membantu kelancaran fungsi organisasi dan pengembangan bisnis yang lebih baik.

Macam-macam Bidang akuntansi

Pengertian Akuntansi
Pengertian Akuntansi

Pada artikel ini kami sudah membahas macam macam bidang akuntansi secara lengkap dan juga singkat. Akuntansi sendiri mempunyai bidang yang berbeda dan sesuai peruntukannya. Di bawah ini adalah contoh dan juga pengertian setiap bidang yang mungkin Anda pernah dengar.

1. Akuntansi Keuangan

Akuntansi keuangan berfokus pada pelaporan informasi keuangan organisasi kepada pengguna informasi eksternal, seperti investor, calon investor dan juga kreditor. Juga untuk dapat menghitung dan mencatat transaksi bisnis dan juga menyiapkan laporan keuangan untuk pengguna eksternal sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia

2. Akuntansi Manajemen

Bidang ini berfokus pada pengukuran, analisis, dan juga pelaporan informasi yang dapat membantu manajer dalam membuat keputusan untuk memenuhi tujuan organisasi tersebut. Dalam akuntansi manajemen, tindakan dan laporan internal didasarkan pada analisis biaya-manfaat, dan tidak diharuskan untuk mengikuti standar akuntansi di Indonesia.

3. Akuntansi Pajak

Untuk akuntansi perpajakan ialah struktur metode  yang berfokus pada pajak daripada tampilan laporan keuangan. Standar perpajakan juga berbeda dengan standar akuntansi keuangan maupun PSAK, hal ini dikarenakan dalam perpajakan tidak ada namanya akuntansi, yang ada hanya pencatatan pembukuan saja.

4. Akuntansi Forensik

Bidang ini merupakan perpaduan antara bidang ilmu akuntansi dengan kemampuan investigatif untuk memecahkan suatu masalah atau sengketa keuangan atau dugaan fraud yang pada akhirnya akan diputuskan oleh pengadilan atau arbitrase atau  tempat penyelesaian perkara lainnya.

Perkembangan Akuntansi di Indonesia

Pengertian Akuntansi
Pengertian Akuntansi

Seiring perkembangan ilmu akutansi yang terus berlanjut, Indonesia sendiri juga sudah membentuk Dewan standar akuntansi keuangan (DSAK) dibawah Ikatan Akuntan Indonesia atau IAI. Badan ini menentukan dan merancang setiap standar  yang nantinya harus dipatuhi oleh perusahaan negara dan swasta.

Pendekatan Indonesia terhadap adopsi standar IFRS atau International Financial Reporting Standards terus dilakukan untuk meminimalkan perbedaan perbedaan yang signifikan. IFRS sendiri adalah adalah standar dasaryang diadaptasi oleh Badan Standar Akuntansi Internasional atau International Accounting Standards Board (IASB)

Sejumlah standar yang dibentuk sebagai bagian dari IFRS dikenal dengan nama terdahulu Internasional Accounting Standards (IAS). IAS dikeluarkan antara tahun 1973 dan 2001 oleh Badan Komite Standar Akuntansi Internasional  Internasional Accounting Standards Committee.

Saat ini, DSAK berkomitmen untuk mempertahankan selisih satu tahun dengan IFRS yang dikeluarkan oleh IASB sampai Indonesia memutuskan kapan akan digunakan untuk adopsi penuh.

Oleh karena itu, harapannya adalah untuk menyatukan pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK) dengan IFRS saat mereka berdiri pada tanggal 1 Januari 2014 diimplemantasikan pada tanggal 1 Januari 2015, lalu dengan IFRS saat  pada 1 Januari 2015 diimplementasikan pada 1 Januari 2016, dan seterusnya.

Kecuali ada alasan untuk tidak melakukan begitu. Misalnya, IFRS 9 tidak akan diadopsi sedikit demi sedikit; Indonesia sedang menunggu sampai semua fase selesai sebelum mempertimbangkan untuk mengadopsi seluruh standar yang berlaku.

Indonesia juga akan mempertimbangkan hasil dari penerapan gelombang pertama standar yang dihasilkan dari proses konvergensi sebelum standar baru dikembangkan.

Yurisdiksi ini juga akan menyediakan periode transisi tiga hingga empat tahun untuk standar baru, namun, Indonesia pada saat yang sama berusaha untuk menjaga kesenjangan antara tanggal efektif IFRS baru dan IFAS baru yang didasarkan pada pengimplementasian secepat mungkin.

Indonesia sendiri berbagai macam standar akuntansi yang berbeda. Untuk mengetahui berbagai macamnya, Anda bisa mengunjungi link ini.

Teknologi Mendorong Kemudahan dalam Proses Akuntansi

Pengertian Akuntansi
Pengertian Akuntansi

Kemajuan teknologi membuat cara lama mulai ditinggalkan. Dengan adanya software accounting membuat proses pencatatan, pengelolaan keuangan dan membuat laporan keungan menjadi mudah dan lebih cepat. Terlebih lagi dengan sistem terkini, seperti cloud accounting.

Dengan cloud accounting Anda bisa memantau pengelolaan keungan bisnis kapan saja dan dimana saja. Proses pencatatan transaksi dan keuangan menjadi lebih praktis dan juga minim kesalahan. Anda bisa mengakses laporan keuangan secara harian, mingguan dan bulanan tanpa harus pergi ke kantor atau menghubungi akuntan Anda.

Untuk kemudahan ini, Anda bisa menggunakan Acccounting software terbaik dan memiliki fitur terlengkap. Gunakan Accurate Online, Accounting software terbaik di Indonesia dengan fitur terlengkap untuk semua jenis bisnis. Accurate Online telah dipakai oleh dari 300 ribu entitas bisnis di Indonesia dan memenangkan penghargaan Top Brand Awards selama 4 tahun berturut-turut mulai dari tahun 2016.

Accurate Online sendiri juga sudah sesuai dengan standard akuntansi keungan yang berlaku di Indonesia dan memiliki fitur penghitungan pajak yang terbaik jika dibandingkan dengan accounting software buatan Indonesia lainnya

Jadi kini Anda bisa merasakan kemudahan dalam menjalani bisnis Anda dengan Accurate Online. Coba Accurate Online secara GRATIS selama 30 hari melalui link ini.

Fungsi Akuntansi

Pengertian Akuntansi
Pengertian Akuntansi

Fungsi akuntansi yang utama adalah sebagai media informasi khususnya informasi keuangan suatu organisasi atau perusahaan, karena dari informasi tersebut dapat diperoleh suatu laporan ekonomi dimana kita dapat mengetahui kondisi ekonomi suatu oraganisasi ataupun badan usaha, serta mengetahui perubahan yang terjadi dalam organisasi tersebut. Akuntansi dapat memberikan informasi data kuantitatif dengan ukuran uang. Informasi tentang kondisi keuangan organisasi atau perusahaan sangat dibutuhkan oleh pihak pembuat keputusan dalam pengambilan kebijakan ekonomi untuk pihak didalam organisasi ataupun pihak diluar organisasi ataupun badan usaha tersebut.

Akuntansi dapat menjadi alat yang memaparkan tentang apapun kondisi yang terjadi dalam perusahaan khususnya yang berhubungan dengan pihak keuangan perusahaan tersebut. Dapat disimpulkan bahwa ada dua macam informasi yang dapat diberikan terkait proses akuntansi. Yang pertama informasi tentang nilai perusahaan dan yang kedua informasi yang menjelaskan tentang untung rugi perusahaan.

1. Mengetahui berapa keuntungan atau kerugian perusahaan dalam suatu periode tertentu.

2.Mengetahui keuntungan bersih perusahaan setelah dikurangi biaya operasional.

3. Mengetahui besarnya modal perusahaan serta investasi yang dapat dilakukan perusahaan sehubungan dengan laba perusahaan.

4. Sebagai sarana perusahaan dalam mencari tambahan modal bagi perluasan usaha.

5. Sebagai media untuk menghitung besarnya pajak yang harus dibayar oleh perusahaan.

6. Sebagai sarana untuk memberikan informasi kepada investor pasar saham untuk bisa mencatatkan saham perusahaan di pasar saham.

7. Sebagai sarana bagi perusahaan untuk mengambil keputusan guna kebutuhan perusahaan dimasa selanjutnya.

Dengan demikian maka telah selesai pembahasan kita mengenai pengertian akuntansi, fungsi akuntansi, dan bidang-bidan akuntansi. Jangan lupa untuk mengunjungi artikel yang lain pada blog ini, agar wawasanmu bertambah. Sekian dan terimakasih.