Apa Itu Dropshipper : Pengertian, Perbedaan, dan Contoh Dropshipper

Apa Itu Dropship

Apa Itu Dropship – Mungkin bagi kalian yang sering berbelanja online pernah mendengar kata dropship. Tapi bagi sebagian besar kalian pasti belum mengerti apa itu sebenarnya dropship. Berikut akan dijelaskan mengenai pengertian dropship.

Pengertian Dropship

Apa Itu Dropship
Apa Itu Dropship

Dropship adalah suatu metode penjualan dimana si penjual akan menjual suatu barang yang barangnya sendiri belum ada. yang dimaksud dengan barangnya belum ada bukan mentah-mentah sebagai barang yang tidak ada lalu dijual, melainkan si penjual belum mengambil atau membeli barang tersebut.

Seorang droshipper, yaitu penggilan untuk seseorang yang melakukan aktivitas atau pekerjaan dropship, akan menjual suatu barang kepada pembeli, namun barang tersebut masih berada di tangn supplier.

Jadi ketika pesanan datang barulah si dropshipper memberitahu supplier tentang pesanan. Kesimpulannya jika kalian ingin menjadi seorang dropshipper kalian tidak perlu susah-susah menyetok barang, kalian hanya perlu mempromosikannya saja. Lalu apa bedanya denga reseller?

Perbedaan Dropshipper dan Reseller

Apa Itu Dropship
Apa Itu Dropship

Sebenarnya antara dropshipper dan reseller itu memiliki kesamaan yaitu sama-sama menjual barang dari supplier. Namun ada beberapa perbedaan diantara keduanya yaitu

1. Modal.

Untuk sistem dropship tidak memerlukan modal yang besar, bahkan tidak memerlukan modal sama sekali, karena sistemnya hanya mempromosikan suatu barang. Dropshipper hanya bermodalkan keahlian untuk mempromosikan suatu barang kepada para pembeli. Sedangkan pada reseller membutuhkan modal yang besar, karena reseller harus membeli barang yang akan dijual terlebih dahulu baru dapat menjual kepada pembeli.

2. Stock Barang.

Dropship memiliki keuntungan dalam hal stock barang, karena pada sistem dropship, para dropshipper tidak perlu repot-repot mengelola ataupun menyetok barang yang akan dijual. Berbeda dengan reseller mereka harus membeli dan melakukan penyetokan barang yang akan dijual.

3. Pemasaran.

Pada sistem dropship, pemasaran dilakukan dengan cara tidak langsung kepada pembeli, karena mereka tidak memiliki barang dalam bentuk fisiknya. Mereka biasa mempromosikan melalui gambar saja. Sedangkan pada reseller, mereka dapat mempromosikan barang secara langsung kepada pembeli karena memiliki barangnya dalam wujud fisik.

4. Pelayanan Konsumen.

Sistem dropship memiliki keuntungan dalam hal pelayanan kepada konsumen karena mereka tidak perlu direpotkan dengan proses packaging dan pengiriman barang, karena hal ini merupakan tugas dari supplier.

Ketika pembeli selesai melakukan pembayaran, maka tugas dropshipper seanjutnya adlah menghubungi supplier untuk selanjutnya melakukan proses pengiriman barang. Sedangkan para reseller, harus direpotkan dengan hal-hal seperti packaging dan pegiriman sendiri, karena setelah barang dibeli dari supllier makan semua menjadi tanggugn jawab reseller tersebut.

Keuntungan Dropshipper

Apa Itu Dropship
Apa Itu Dropship

Dari segi keuntungan, dropshipper tidak dapat mengambil untung yang lebih atau banyak, harus terdapat kesepakatan antara dropshipper dan agen supplier terkait harga yang akan dipromosikan. Sedangkan pada reseller, mereka dapat mengambil keuntungan yang lebih besar karena tidak ada kesepakatan mengenai harga dengan para supplier. Dan apabila reseller berhasil mendapatkan harga murah dari supplier maka ia dapat mangambil keuntungan yang tinggi.

Risiko Dropshipper

Apa Itu Dropship
Apa Itu Dropship

Risiko yang akan mungkin dialami oleh seorang reseller tentunya lebih besar sebab ketika barang tidak laku dijual ia akan mengalami kerugian yang besar. Berbeda dengan dropship, ia tidak akan mengalami yang namanya barang tidak laku dijual, sebab ia hanya mencari orang yang mau membeli barang tersebut.

Cara kerja Dropship

Apa Itu Dropship
Apa Itu Dropship

Apabila kalian tertarik untuk menjadi seorang dropshipper, ada beberapa tata cara yang harus kalian tahu sebelum memulai menjadi dropshipper. Berikut hal yang perlu kallian perhatikan sebelulm menjadi dropshipper.

1. Menentukan agen supplier atau mitra bisnis yang menjual barang secara online. Yang harus diperhatikan adalah      mitra bisnis kalian ini tentunya harus menjual barang yang memiliki nilai jual yang tinggi atau yang laku di                pasaran.

2. Menawarkan kerjasama dengan agen supplier yang sudah kalian pilih. Jangan lupa dalam sistem dropship kalian      harus mendapatkan persetujuan dari supplier untuk menjadi mitra bisnis mereka. Dalam tahap penawaran                kerjasama ini, kalian kana menentukan harga jual barang dari supplier kepada kalian, sehingga kalian dapat              mengira-ngira berapa harga yang nantinya akan kalian jual kepada pembeli.

3. Setelah terdapat kesepakatan, kalian tinggal mengambil gambar barang-barang yang akan kalian promosikan.            Lalu kalian dapat menguploadna melalui situs kalian dengan harga yang telah dinaikkan sesuai dengan keinginan      kalian.

4. Kalian tinggal melakukan promosi untuk mendapatkan pembeli.

Cara Kerja Sistem Dropship

Apa Itu Dropship
Apa Itu Dropship

Untuk tata cara kerja dari sistem dropship ini sebenarnya cukup sederhana. Berikut cara kerja sistem dropship.

1. Kalian melakukan promosi mengenai barang yang akan kalian jual. Kalian dapat melakukannya melalui platform      bisnis online maupun instagram atau facebook

2. Lalu setelah ada pembeli yang ingin membeli barang tersebut dan sudah melakukan pembayaran, kalian harus          menghubungi supplier tentang pesanannya. Kalian juga harus mengirimkan alamat dan nama si pembeli dengan      jelas kepada supplier, karena kesalahan pengiriman akan menjadi tanggung jawab kalian sebagai dropshipper

3. Lalu kalian membayar kepada supplier sejumlah uang atau harga barang tersebut sesuai dengan harga yang telah      disepakati sebelumnya

4. Supplier akan memproses pesanan yang telah dibuat, termasuk ke dalam packaging dan pengiriman. Supplier            akan mengirimakan pesanan tadi ke alamat yang sudah kalian kirimkan dengan menuliskan pengirim nama                kalian sabagai dropshipper

Contoh Kerja Dropshipper

Apa Itu Dropship
Apa Itu Dropship

Contoh dari cara kerja seorang dropshipper seperti berikut:

Kalian merupakan seorang dropshipper dari suatu toko pakaian online. Kalian membeli barang-barang mereka seharga 50 ribu rupiah, yang kemudian kalian jual lagi pada situs di instagram kalian dengan harga 60 ribu rupiah. Apabila ada seprang pembeli yang membeli baju pada kalian maka mereka akan membayar dengan harga 60 ribu rupiah, tetapi ketika kalian melakukan pemesanan pada supplier kalian harus tetap membayarkan 50 ribu rupiah seperti kesepakatan di awal tadi. Jadi dari hasil penjualan tadi kalian mendapatkan keuntungan sebesar 10 ribu rupiah.

Kelebihan Dropshipper

Apa Itu Dropship
Apa Itu Dropship

Menjadi seorang dropshipper tentunya memiliki kelebihan tersendiri. Berikut kelebihan dari menjalankan bisnis melalui sistem dropship

1. Dropship tidak memerlukan biaya modal yang besar. Karena seorang dropshipper tidak perlu modal untuk                  membuka toko baik offlune maupun online. Para dropshipper hanya perlu untuk mempromosikan barang jualan      mereka melalui sosial media seperti facebook, instagram, whatsapp, dan lainnya, atau dapat juga melalui blog            pribadi mereka.

2. Dropship tidak memerlukan biaya atau modal untuk membeli atau menyetok barang, karena barang akan tetap        berada pada supplier. Jadi tidak perlu repot-repot dengan urusan barang.

3. Dropship hanya bertanggung jawab sampai pemesanan saja, yang berarti dropshipper tidak memiliki tanggung          jawab atau tidak harus berurusan dengan proses pengiriman barang. Semua proses setelah pemesanan menjadi        tanggung jawab supplier.

4. Bagi dropshipper nama kalian atau toko kalian akan teteap ditulis pada pengiriman barang dan bukan supplier.

5. Bisnis sebagai dropshipper dapat dilakukan kapan dan dimana saja karena tidak terikat dan tentunya lebih                 fleksibel dan praktis.

6. Bagi supplier, sistem dropship ini juga dapat membawa keuntungan seperti, jakan bertambahnya jaringan dan           membuka peluang menjadi lebih besar.

7. Untuk para supplier dengan menerapkan sistem dropship ini juga dapat membuat produk kalian akan lebih                 cepat  laku karena bertambah media untuk mempromosikan barang dagangan kalian.

Kekurangan Dropshipper

Apa Itu Dropship
Apa Itu Dropship

Meski terdapat keuntungan yang menjanjikan dengan menjadi seorang dropshipper namun tidak menutup kemungkinan terjadinya kerugian-kerugian yang dapat terjadi. Karena itu kalian juga harus mengenal kekurangan dari menjadi seorang dropshipper.

1. Sebagai seorang dropshipper kalian tidak memiliki akses untuk melihat secara langsung proses pengiriman jadi        kalian tidak dapat memantau dan mengontrol proses pengiriman barang. Maka apabila terjadi keterlambatan            pengiriman kalian tidak dapat berbuat banyak.

2. Seorang dropshipper juga tidak dapat untuk mengecek dan mengontrol kualitas barang yang akan dikirim. Maka      kesalahan seperti rusaknya barang meski itu seharusnya menjadi tanggung jawab supplier, dropshipper lah yang      akan terkena omelan pembeli. Maka dari itu kalian harus mencari mitra bisnis yang dapat dipercaya mengenai          produknya.

3. Dropshipper juga tidak bisa mengetahui jumlah stock barang. Karena itu kalian harus lebih sering berkomnukasi      dengan supplier terkait stock barang agar pembeli tidak merasa dirugikan dengan tidak adanya barang.

4. Keuntungan yang didapat dari sistem dropship lebih sedikit atau kecil. Karena itu seorang dropshipper harus             pintar-pintar memasarkan barangnya agar kuantitas yang telah kalian jual apabila diakumulasikan akan menjadi       suatu keuntungan yang tinggi.

5. Seorang dropshipper akan menjadi tempat pertama pembeli melakukan komplain. Hal-hal seperti keterlambatan      pengiriman, rusaknya barang, hingga barang yang tidak ada akan menjadi hal yang kalian biasakan. Meski bukan      kesalahan kalian, sebagai seorang dropshipper kalian harus pandai menangani masalah seperti ini agar pembeli        tidak kabur dan mencari toko lain.

Contoh Ide Untuk Dropship

Apa Itu Dropship
Apa Itu Dropship

Beberapa platform aplikasi bisnis online sepreti lazada, shopee, bukalapak, dan sebagainya telah banyak membuka peluang bagi para dropshipper. Ada beberapa ide bagi kalian yang ingin memulai bisnis sebagai seorang dropshipper. Berikut ide bisnis yang menarik utnuk ditekuni sebagai seorang dropshipper.

1. Pakaian

Tidak perlu dipertanyakan lagi, bisnis yang satu ini tentunya tidak akan ada matinya. Terutama di era dimana perkembangan fashion semakin baru setiap waktunya. Apabila kalian ingin menjadi dropshipper usaha pakaian pasar yang paling menjanjikan adalah para wanita. Sebab para wanita akan senang melihat-lihat trend busana terbaru dan tidak akan tanggung-tanggung untuk membeli pakaian yang dirasa belum mereka miliki.

2. Makanan

Yang kedua adalah bisnis yang akan terus ada yaitu makanan. Bisnis ini termasuk yang menjanjikan karena pada dasarnya makanan adalah salah satu kebutuhan primer dari manusia. Bisnis makanan yang menjanjikan adalah bisnis makanan ringan. Karena makanan ringan kini sedang banyak dicari untuk keperluan santai.

3. Produk Kecantikan.

Nah untuk bisnis yang satu ini targetnya juga para wanita dalam rentang usia remaja hingga dewasa. Trend bisnis yang sedang marak berkembang pesat ini patut untuk dicoba. Apalagi dengan banyaknya wanita-wanita yang mulai merasa perlu untuk merawat diri. Produk kecantikan terutama seperti skin care sangat laris di pasaran.

4. Smartphone

Kebutuhan akan smartphone kini juga sudah menjadi salah satu kebutuhan utama bagi manusia. Semakin banyaknya merk dan model smartphone diapasaran membuat persaingan pun menjadi ketat. Karena permintaan konsumen yang tinggi untuk barang satu ini. Maka dari itu berbisnis smartphone juga masih sangat menjanjikan untuk ditekuni.

5. Travelling

Di era seperti sekarang ini dimana semua hal menjadi sangat mudah di akses salah satu yang terus berkembang menjadi lebih baik adalah bisnis tour dan travel. Mengingat banyaknya orang-orang yang menginginkan liburan yang menyenangkan dan berkesan. Maka dari itu memulai bisnis dropship untuk agen travel juga tidak salah untuk dicoba.

15+ Unsur Komunikasi Beserta Penjelasan dan Jenisnya {Lengkap}

Unsur Komunikasi

Unsur Komunikasi – Komunikasi adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang setiap hari, dengan adanya sebuah komunikasi seseorang akan mudah untuk melakukan sebuah interaksi sesama manusia lainnya. Berikut ini adalah Unsur – Unsur dari komunikasi.

Pengertian Komunikasi

Unsur Komunikasi
Unsur Komunikasi

Komunikasi berasal dari kata “ Communis” yang berarti membuat kebersamaan, dan kata “ Communico” yang memiliki arti membagi. Jadi Komunikasi adalah percakapan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih untuk mendapatkan sebuah informasi dan juga feedback atau tanggapan.

Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli

Unsur Komunikasi
Unsur Komunikasi

Selian pengertian dari komunikasi diatas berikut ini ada juga beberapa pengertian kominikasi menurut para ahli, yaitu

Davis

Menurut Davis, komunikasi adalah suatu proses pemindahan informasi dari satu orang ke orang lain.

Roben J. G.

Menurut Roben J. G. suatu komunikasi adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dalam rangka menyampaikan suatu pesan maupun informasi yang berisi buah pemikiran atau perasaan mereka.

Schram W.

Menurut Schram W. mengartikan sebuah komunikasi sebagai bentuk menyelaraskan atau menyamakan sebuah informasi dengan orang lain.

Harold D. Laswell.

Menurut Harold D. Laswell, suatu komunikasi diartikan sebagai memberikan suatu informasi melalui pertanyaan seperti siapa, apa, kepada siapa, melalui sarana apa. dan memiliki pengaruh apa terhadap mereka.

Astrid.

Menurut Astrid, komunikasi diartikan sebagai proses pengiriman suatu informasi yang memiliki makna dan tujuan yang harus dipahami atau diartikan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam hubungan komunkasi tersebut.

Everet M. Rogers.

Menurut Everer M. Rogers, komunikasi adalah proses penyampaian sebuah ide dari sumber atau pengirim pesan kepada penerima dengan maksud untuk mengubah sikap dan tingkah laku mereka.

Ada beberapa persayaratan agar komunikasi dapat terjadi yaitu komunikasi terjadi jika ada suatu proses pertukaran informasi antara beberapa pihak dalam proses komunikasi,

Apabila daerah komunikasi semakin luas maka proses komunikasi yang tercipta akan semakin efektif, sebaliknya apabila daerah komunikasi semakin sempit maka kemungkinan terjadinya komunikasi yang efektif semakin kecil.

Fungsi Komunikasi

Unsur Komunikasi
Unsur Komunikasi

Ada empat fungsi dari komunikasi yaitu sebagai penyampaian pesan, motivasi, sosialosasi, dan pengotnrolan diri. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai empat fungsi utama komunikasi.

Media Penyampaian Pesan

Media penyampaian pesan. Komunikasi sejatinya sudah dilakukan sejak zaman nenek moyang kita sebagai bentuk penyampaian sebuah pesan.

Pada zaman dahulu komunikasi yang dilakukan masih sangat sederhana yaitu berupa isyarat atau menggunakan simbol-simbol, tetapi seiring berkembangnya zaman komunikasi yang dilakukan antar manusia menjadi sangat beragam yang tentunya digunakan untuk membantu mempermudah dalam proses penyampaian pesan atau informasi dalam komunikasi.

Media Mengungkapkan Perasaan

Media mengungkapkan perasaan. Selain sebagai benetuk proses penyampaian suatu informasi, komunikasi juga digunakan untuk mneyampaikan suatu perasaan dari diri seseorang.

Komunikasi dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai kondisi yang sedang dialami oleh seseorang. Proses tersebut dapat membiarkan orang lain untuk mengetahui apakah seseorang sedang merasa gembira, marah, kecewa, sedih, maupun perasaaan lainnya.

Media Pengontrolan Diri

Media pengontrolan diri. Komunikasi dapat digunakan untuk melakukan pengontrolan diri. Hal ini dilakukan dengan cara memberikan informasi yang bersifat untuk mengontrol tingkah laku seseorang. Contohnya adalah dengan memberikan peraturan-peraturan maupun larangan kepada seseorang.

Media Motivasi

Media motivasi. Komunikasi sebagai media untuk memberikan motivasi adalah salah satu fungsi dari komunikasi. Dengan tingkat persuasif yang tinggi seseorang dapat memberikan pencerahan atau memberikan masukkan kepada orang lain melalui komunikasi.

Dengan memberikan informasi-informasi yang dibutuhkan oleh seseorang melalui komunikasi akan sangat membantu mereka dalam mengambil keputusan untuk permasalahan mereka.

Sosialisasi

Sosialisai. Fungsi utama dari adanya suatu komunikasi adalah sebagai alat untuk bersosialisasi. Komunikasi digunakan untuk memberikan maksud sabagai bentuk pengaktualisasian diri.

Jenis Komunikasi

Unsur Komunikasi
Unsur Komunikasi

Ada dua jenis komunikasi yaitu downward communication dan upward communication. Berikut penjelasan lebih rinci mengenai jenis komunikasi

Downward Communication.

Downward communication adalah jenis komunikasi yang terjadi satu arah. Komunikasi seperti ini biasanya suadh terstruktur dan berjalan ke bawah. Contohnya seperti atasaan yang memberikan instruksi kepada bawahannya. Instruksi yang diberikan dapat berupa kebijakaan perusuahaan, peraturan perusahaan, dan lainnya.

Upward Communication.

Upward communication adalah jenis komunikasi yang dilakukan dengan adanya feedback, yaitu dari bawah ke atas yaitu contohnya seperti laporan dari bawahan keapda atasannya.

Diagonal Communication.

Diagonal communication atau disebut juga dengan horizontal communication adalah contoh jenis komunikasi yang terjadi antar satu alur. Contohnya adlah komunikasi antar divisi atau unit dalam suatu struktur organisasi atau perusahaan.

Prinsip Komunikasi

Unsur Komunikasi
Unsur Komunikasi

Menurut Deddy Mulyana, Ph.D menyimpulkan bahwa ada 12 prinsip dalam komunikasi. Berikut prinsip-prinsip komunikasi menurut Deddy Mulyana, Ph. D

  • Komunikasi sebagai proses simbolik. Komunikasi akan terus berjalan karena komunikasi adalah sesuatu hal yang yang bersifat dinamis dan tidak memiliki akhir.
  • Potensi komunikasi dapat ditemukan kapan saja dan dimana saja. Komunikasi tidak harus segala sesuatu yang berbentuk implisit. Sebuah gerak tubuh dan raut wajah seseorang meskipun tidak ada sebuah komunikasi secara langsung masih tetap dapat dikatakan sebagai sebuah bentuk komunikasi selama orang lain dapat menangkap maksud dari orang tersebut.
  • Ada dimensi isi dan hubungan. Suatu komunikasi memiliki dimensi isi dan hubungan yang berbeda-beda tergantung dari dimana dan siapa saja para pelaku komunikasinya. Sebagai contoh isi dimensi dari komunikasi antara atasan dan bawahan dengan komunikasi antar teman akan berbeda.
  • Komunikasi dapat terjadi dari bentuk ketidaksengajaan. Komunikasi dapat berjalan meskipun seorang pemberi pesan tidak memiliki maksud atau tujuan yang detail terhadap suatu bentuk komunikasi hingga pda komunikasi yang dimana si pemberi pesan mengharapkan umpan balik atau respon dari di penerima pesan.
  • Adanya konsep ruang dan waktu. Isi dari pesan yang akan disampaiakn pastinya disesuaikan dengan kondisi maupun situasi dimana komunikasi tersebut berlangsung.
  • Komunikasi pasti memerlukan sebuah prediksi. Sebuah komunikasi yang dilakukan oleh para pelaku komunikasi pasti memiliki prediksi akan hasil ataupun respon yang nantinya dikeluarkan oleh si penerima pesan.
  • Bersifat sistematik. Komunikasi sangat dipengaruhi oleh latar belakang terjadinya sautu komunikasi seperti budaya, nilai, norma, pengalaman, hingga pendidikan. Hal tersebut akan mempengaruhi hasiil dari atau respon yang akan dikeluarkan dari proses komunikasi tersebut.
  • Tingkat kefektifan komunikasi diukur dari tingkat kesamaan para pelakuna. Semakin memiliki banyak pengalam dan latar belakang yang sama maka semakin efektif suatu komunikasi berjalan.
  • Bersifat nonsekuensial. Suatu komunikasi yang baik seharusnya tidak berjalan satu arah melainkan ada sebuah respon maupun tanggapan untuk memberikan bukti bahwa pesan telah diterima dengan baik.
  • Bersifat prosesual, dinamis, dan transaksional. Komunikasi yang baik mengahruskan adanya proses menerima dan memberi informasi dari para pelaku komunikasi.
  • Bersifat irreversible. Para pelaku komunikasi tidak dapat mengontrol respon yang akan dikeluarkan oleh si penerima pesan, mereka hanya dapat memprediksi responnya saja.
  • Komunikasi tidak dapat selalu digunakan untuk menyelasaikan permasalahan. Komunikasi hanya dapat dijadikan sarana untuk memeberikan solusi bagi permasalahan.

Unsur-unsur Komunikasi

Unsur Komunikasi
Unsur Komunikasi

Suatu komunkasi yang baik tidak akan terjadi jika tidak didukung dengan adanya unsur-unsur pembentuk komunikasi. Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para pelaku komunikasi adalah berikut

Penampilan

Penampilan seorang sumber maupun penerima sangat berpengaruh dan harus disesuaikan oleh situasi, waktu, dan lingkungan sekitar, apalagi komunikasi yang dilakukan secara langsung seperti komunikasi yang dilakukan dengan tatap muka.

Pemahaman Terhadap Masalah.

Para pelaku komunikasi haruslah menguasai masalah-masalah atau pun hal-hal yang menjadi pokok komunikasi. Karena apabila sumber dan penerima tidak menguasai pemahaman masalah dapat berakibat pada terganggunya proses penerimaan atau pun pengartian informasi dalam pesan. Karena hal ini berhubungan dengan keabsahan dan kepercayaan para pelaku komunikasi terhadap pesan yang disampaikan.

Bahasa.

Bahasa dalam ilmu konukasi sangatlah penting, para pelaku yang terlibat dalam hubungan komunikasi harus memahami bahasa dengan baik. Bahasa yang digunakan tentunya bahasa yang dimengerti oleh semua pihak. Sebuah bahasa akan mempermudah dalam penyampaian informasi pesan dari pengirim kepada penerima.

Sender.

Sender atau pengirim atau sumber adalah seseorang atau sekelompok orang yang bertindak dalam menyaimpakan pesan. Mereka secara sukarela menjadi seorang pengirim pesan dalam suatu komunikasi.

Seorang sender juga bertindak dalam memberikan respon seperti menjawab pertanyaan baik dalam komunikasi secara langsung maupun komunikasi tidak langsung. Sender dapat berbentuk perorangan atau satu orang dapat juga dalam bentuk kelompok seperti partai, organisasi, meupun lembaga.

Encoding.

Encoding adalah sebuah proses penyampaian pesan dari sender atau pengirim kepada receiver. Proses encoding dalam menyampaikan sebuah pesan dapat dilakukan dalam bentuk isyarat maupun menggunakan simbol-simbol.

Message.

Message atau pesan adalah keseluruhan hal yang ingin disampaikan. Pesan dapat berupa tulisan, lisan, gambar, maupun dalam bentuk yang lainnya. Pesan memiliki inti atau tujuan, yaitu sesuatu hal yang mengarah pda hasil akhir dari suatu komunikasi. Inti dari pesan adalah untuk mengubah sikap dari para pelaku komunikasi yaitu receiver.

Media.

Media adalah alat yang digunakan dalam proses pengiriman pesan. Media yang digunakan dalam mengirimkan sebuah pesan bermacam-mcama tergantung pada jenis dan isi pesan. Menurut para ahli media paling sederhana yang digunakan untuk bertukar pesan adalah panca indera manusia yaitu mata dan telinga.

Melalui mata dan telinga manusia memproses pesan tersebut di dalm pikirannya yang kemudian hasilnya digunakan untuk menentukan tindaka atau reaksi yang harus dikeluarkan terkait dengan pesan yang diterima.

Tetapi selain mata dan telinga ada juga empat macam media yang digunakank sebagai sarana media, yaitu

  • Media antar pribadi. Media ini adalah sarana yang digunakan hanya untuk perorangan, yaitu hanya antar individu saja yang mengetahui isi dari pesan tersebut. Contoh media antar pribadi adalah surat, telepon, dan kurir atau utusan.
  • Media kelompok. Media kelompok adalah media yang digunakan bagi sekelompok orang lebih dari 15 orang. Contoh media kelompok adalah seminar, rapat, dan konferensi.
  • Media publik. Untuk menyalurkan pesan pada kelompok orang lebih dari 200 orang dibutuhkan media yang lebih besar dan lebih efisien dari pada media kelompok. Media yang sesuai bagi kelompok besar seperti itu adalah media publik, contohnya adalah rapat akbar dan rapat raksasa.
  • Media massa. Untuk menjangkau kawasan dan kelompok orang yang lebih besar media yang digunakan adalah media massa. Media massa adalah salah satu media yang digunakan untuk mengirim pesa kepada siapa saja tidak teruntuk pada satu kelompok atau satu daerah saja, sehingga jangakauan wilayah penerima pesannya lebih luas. Contoh media massa adalah surat kabar, televisi, radio, film, dan banyak lagi.

Decoding.

Decoding adalah proses penterjemahan pesan oleh receiver. Proses decoding sendiri adalah proses pengalihan pesan ke dalam bentuk informasi bagi receiver.

Proses decoding ini adalah proses yang sangat penting karena akan menentukan apakah inti dan tujuan dari pesan tersampaikan secara tepat dan benar. Tingkat keefektifan dan seberapa efisien suatu komunikasi tergantung dalam proses decoding ini.

Receiver.

Receiver atau penerima atau juga komunikan adalah pihak yang akan meneriman pesan dalam hubungan komunikasi. Sama seperti pemberi pesan, penerima pesan juga dapat berupa perorangan atau suatu kelompok.

Dalam hubungan komunikasi peran penerima pesan sama pentingnya dengan pemberi pesan, karena keduanya berjalan beriringan. Tidak akan ada pemberi pesan jika tidak ada penerima pesan, begitu juga sebaliknya, penerima pesan tidak akan menerima sebuah pesan jika tidak ada pemberi pesan.

Selain itu penerima pesan juga menentukan apakah inti dari pesan dapat tersampaikan dengan benar dan tepat, apabila inti dari pesan tidak tersampaikan dengan baik perlu diadakan perubahan secara keseluruhan baik dari segi sumber pesan, isi pesan, maupun sarananya.

Feedback.

Feedback aatau umpan balik adalah reaksi yang dihasilkan oleh penerima pesan setelah mereka mendapatkan dan mengolah informasi dari isi pesan yang dikirimkan oleh sumber. Reaksi yang dihasilkan dapat berupa perubahan informasi pengetahuan, sikap, maupun tingkah laku penerima. hal tersebut dapat berpengaruh pada apa yang dipikirkan, dirasakan, dan dilakukan oleh penerima.

Feedback dapat dibagi menjadi empat jenis yaitu

  • Zero feedback. Zero feedback adalah merupakan pengiriman suatu infromasi yang isinya tidak dapat dipahami sama sekali oleh si penerima pesan.
  • Positive feedback. Positive feedback adalah merupakan pesan yang isinya dapat dimengerti oleh si penerima pesan dan si penerima pesan memberikan respon sesuai dengan apa yang pengirim pesan inginkan.
  • Neutral feedback. Neutral feedback adalah sebuah respon yang diberikan oelh penerima pesan dimana mereka tidak memberikan respon memihak ataupun menentang isi dari pesan yang dikirimkan.
  • Negative feedback. Negative feedback adalah sebuah respon yang diberikan oleh si penerima pesan dimana mereka memberikan respon yang bertentangan dengan apa yang pemberi pesan harapkan. Biasanya dapt bwrupa kritikan maupun hal-hal yang merugikan pemberi pesan.

Noise.

Noise berarti gangguan, yang berarti segala macam yang mempengaruhi atau mengubah isi dari pesan yang disampaikan oleh sumber kepada penerima.

Gangguan tersebut dapat berakibat pada kesalahan pengartian pesan dan berakibat pada hiilangnya beberapa atau seluruh informasi dari sumber kepada penerima. Ada dua macam gangguan dalam hubungan komunikasi yaitu

  • Gangguan teknis. Gangguan teknis adalah gangguan yang berupa kesalahan-kesalahan teknis seperti mengalami kesulitan dalam berbicara atau menangkap pesan.
  • Gangguan semantik. Gangguan semantik terjadi ketika si penerima pesan mengalami gangguan dalam menerjemahkan isi dari pesan yang dikirim oleh sumber.

Field Of Experience.

Field of experience berarti bidang pengalaman, adalah suatu latar belakang informasi dari pengirim maupun penerima. Latar belakang ini dapat berupa ruang dan bidang dari pengirim dan penerima. Latar belakang akan mempengaruhi proses pengiriman informasi pesan tersebut.

Shared Meaning.

Shared meaning memiliki arti pertukaran makna yang merupakan suatu pertemuan antara bidang dan ruang dari para pelaku komunikasi yang memiliki atau sama-sama berbagi pengalaman atau informasi.

Context.

Konteks adalah sebuah latar belakang terjadinya suatu komunikasi. Konteks dapat berupa situasi, lingkungan, maupun suasana terjadinya suatu komunikasi. Lingkungan dapat berupa lingkungan fisik dan lingkungan non fisik seperti sosiologis, antropologis, politik, ekonomi, dan lainnya.

 

8+ Unsur Unsur Tari Lengkap Dengan Penjelasannya

Unsur Tari

Unsur Tari – Unsur tari merupakan sebuah unsur dimana jika tari dikatakan indah apabila mempunyai sebuah unsur seni tari dimana unsur tari tersebut terdiri dari beberapa unsur yang berbeda. Berikut ini adalah unsur seni tari yang dapat anda gunakan ketika hendak belajar sebuah tari.

Pengertian Seni Tari

Unsur Tari
Unsur Tari

Seni tari adalah sebuah seni yang berhubungan dengan gerak tubuh yang bergerak mengikuti alunan musik untuk mengungkapkan perasaan dan maksud dari perasaaan.

Pengertian Seni Tari Menurut Para Ahli

Unsur Tari
Unsur Tari

Pengertian seni tari menurut beberapa ahli adalah

Soedarsono

Menurut Soedarsono seni tari adalah salah satu cabang seni pengekspresian diri yang dituangkan ke dalam bentuk gerakan ritmis yang indah.

Corne Hartong

Menurut Corne Hartong, tari adalah sebuah dorongan dari dalam diri setiap manusia untuk mengukapkan perasaannya melalui gerakan ritmis.

Pangeran Suryadiningrat

Menurut Suryadiningrat, seni tari adalah salah satu bentuk kesenian yang diungkapkan melalui gerak seluruh tubuh mengikuti alunan irama musik dengan maksud untuk menyampaikan suatu pesan.

I Gede Ardika.

Menurut I Gede Ardika, seni tari adalah suatu kesenian untuk menyelaraskan antara gerak tubuh dengna irama musik.

Irmgrad Bartenieff dan Forrestine Paulay.

Menurut Bartenieff dan Paulay, seni tari memiliki kaitan erat dengan bentuk pengekspresian setiap jiwa manusia terhadap konflik dan masalah yang terjadi.

Haukins

Menurut Haukins, seni tari adalah bentuk imajinasi seseorang yang dituangkan ke dalam bentuk gerakan.

Enoch Atmadibrata

Menurut Enoch, seni tari adalah suatu gerakan yang keluar dari tubuh yang memenuhi suatu ruang dan berdasarkan pada irama.

Fungsi Tari

Unsur Tari
Unsur Tari

Ada lima fungsi dari seni tari, berikut penjelasan lebih lanjut mebgenai fungsi seni tari.

Sarana Upacara Adat

Seni tari merupakan salah satu warisan nenek moyang yang pda zaman dahulu sering dikaitkan dengan adat istiadat seperti dipertunjukkan sebagai salah satu bentuk upacara adat maupun keagamaan.

Fungsi seni tari sebagai bentuk bagian dari upacara keagamaan masih banyak kita jumpai, contohnya Tari Pendet dari Bali yang digunakan sebagai bentuk upacara keagamaan karena para penari membawa sesajen sebagai persembahan. Sebagai bentuk upacara adat ada Tari Gantar dari Kalimantan sebagai bentuk upacara penghormatan kepada Dewi Sri.

Sarana Hiburan

Seni tari juga memiliki fungsi menghibur dan sebagai bentuk pertunjukkan kepada masyarakat. Contoh seni tari sebagai bentuk hiburan adaalh sendratari ramayana di Yogyakarta.

Sarana Sosialisasi

Seni tari pada zaman dahulu merupakan salah satu bagian dari kehidupan bersosialsisi. Seni tari sebagai seni pertunjukkan pastinya akan membawa banyak penonton sehingga melalui pertunjukkan tari kegiatan bersosialisai tetap terjalin.

Sarana Pendidikan

Seni tari jug amemiliki fungsi sebagai pendidikan. Sebagai sarana pendidikan seni tari baik yang diajarkan di sekolah mau pun yang diajarkan secara turun temurun memiliki tujuan yang sama yaitu meneruskan sejarah dari nenek moyang. Tarian sendiri biasanya berisi pengetahuan mengenai norma-norma, adat-istiadat, maupun tradisi yang ada di daerah tersebut.

Sarana Katarsis

Seni tari juga disebutkan sebagai katarsis atau sebagai pembersihan jiwa. Bagi para seniman, melalui tarian dengan pengahayatan yang mendalam dapat mengembalikan jiwa mereka. Seni tari juga dapat dijadikan bentuk penyaluran terapi.

Jenis-Jenis Seni Tari

Unsur Tari
Unsur Tari

Jenis seni tari dapat dibagi dua yaitu seni tari berdasarkan jumlah penarinya dan seni tari berdasarkan genre nya. Untuk jenis seni tari yang dilihat berdasarkan jumlah penarinya berikut penjelasannya.

Tari Tunggal

Tari tunggal adalh jenis seni tari yang dimainkan oleh sati orang penari saja. Seni tari tunggal dibedakan menjadi seni tari feminim dan maskulin yang dapat dimainkan oleh baik perempuan maupun laki-laki.

Karakter tari maskulin adalah tegas, kuat, kokoh, dan patah-patah. Sedangkan karakter untuk tari feminim adalah halus, lemah demulai, melengkung, dan patah-patah menyudut. Contoh tarian maskulin adalah Tari Perang yang menggambarkan seorang pahlawan dayak dalam berperang.

Contoh tarian feminim adalah Tari Gambyong yang menggambarkan seorang wanita, dipentaskan dengan lemah gemulai, lincah, dan luwes. Sedangkan contoh tarian tunggal dari beberapa daerah di Indonesia seperti Tari Golek dari Yogyakarta, Tari Bondan dari Surakarta, Tari Cendrawasih dari Bali, Tari Topeng Samba dari Jawa Barat, dan masih banyak lainnya.

Tari Kelompok

Tari kelompok adalaj bentuk tarian yang dipentaskan secara bersama-sama atau berkelompok. Drama tari atau sendratari juga termasuk ke dalam bentuk tari secara berkelompok.

Contoh tari berkelompok adalh Tari Saman dari Aceh, Tari Kecak dari Bali, Tari Kipas Pakrena dari Sulawesi Selatan, Tari Piring dari Sumatera Barat, dan masih banyak lagi.

Tari Berpasangan

Tari berpasangan atau tari duet adalah jenis tarian yang mainkan oleh dua orang , tari ini dapat dimainkan oleh sesama jenis maupun oleh pasangan laki-laki dan perempuan. Gerakan yang dihasilkan oleh pasangan tersebut harus saling mengisi karena maksud dari tari berpasangan ini adalah agar kedua penari saling berinteraksi dan melengkapi.

Contoh tari berpasangan adalah Tari Serampang Dua Belas dari Sumatera, Tari Zapin dari Riau,  Tari Bedhaya dan Tari Golek dari Yogyakarta, dan masih banyak lainnya.

Tari Berdasarkan Genrenya

Unsur Tari
Unsur Tari

Dan untuk jenis tari berdasarkan genrenya, berikut penjelasan lengkapnya.

Tari Klasik

Tari klasik merupakan salah satu bentuk tari tradisional yaitu tarian yang tumbuh dan berkembang secara turun temurun dari nenk moyang dan berakar pada adat istiadat suatu daerah.

Tari klasik merupakan jenis tari yang banyak berkembang pada zaman penjajahan dan biasanya merupakan jenis tarian yang berkembang di kalangan bangsawan atau tumbuh di lingkungan keraton. Beberapa ciri khas dari tari klasik adalah memiliki nilai historis yang berhubungan dengan suatu standarisasi atau pakem tertentu, memiliki makna yang dalam,

Tampil serba mewah dengan menggunakan gerakan, kostum, hingga riasan yang menggambarkan status yang tinggi. Contoh tari klasik adalah Tari Bedhaya, Tari Srimpi, Tari Gathotkaca Gandrung, Tari Srikandi Bisma, Tari Lawung Ageng, dan masih banyak lagi.

Tari Rakyat

Tari rakyat atau tari folklasik juga termasuk ke dalam jenis tarian tradisional. Tari rakyat merupakan tari yang tumbuh pada masyarakat dan diturunkan secara turun temurun.

Ciri khas pada tari rakyat adalah memiliki alur cerita mengenai kehidupan sosial atau sehari-hari masyarakat, mengandung unsur adat dan kebiasaan yang berkembang di masyarakat, menggunakan gerak, riasan, dan kostum yang sederhana.

Tari rakyat juga biasanya mengandung unsur-unsur berbau magis. Contoh tari rakyat adalah Tari Lengger, Tari Piring, Tari Tayub, Tari Rodat, dan masih banyak lainnya.

Tari Kreasi Baru

Tari kreasi baru masih masuk ke dalam kategori tari tradisional, tari kreasi baru adalah tari klasik yang kemudian disesuaiakn dengan perekembangan zaman dan diaransemen namun nilai-nilai sejarah di dalamnya tidak berubah.

Ciri dari tari kreasi baru adalah merupakan bentuk inovasi dari tari tradisional, menggunakan alat musik dan lagu pengiring yang telah diinovasikan dengan hal yang lebih modern, gerakan yang dihasilkan juga lebih berinovasi, properti seperti riasan hingga kostum panggung lebih menyesuaikan zaman.

Contoh tari kreasi baru adalah Tari Merak, Tari Kupu-kupu, Tari Roro Wilis, Tari Ongkek manis, dan masih banyak lagi.

Tari Kontemporer

Tari konteporer atau tari masa kini nama yang lebih dikenal luas di masyarakat adalah salah satu jenis tari yang lebih modern dan tidak terikat dengan pakem ataupun lebih bersifat bebas. Tari kontemporer biasanya tidak disajikan seperti tarian tradisional melainkan lebih diperuntukkan untuk acara-acara tertentu saja.

Ciri khas dari tari kontemporer adalah gerakannya jauh lebih bebas, tidak terikat dengan peraturan, tidak terlalu mengikat terhadap tari tradisional, dan gerakan hingga musik di sesuaikan dengan tema saat itu.

Contoh tari kontemporer adalah tari Cak Rina yang merupakan seni tari kontemporer karya Sardono W. Kusumo, pertama kali dipertontonkan di Bali pada tahun 1972. Tari Setan Bercanda dari Bali yang diperkenalkan oleh I Wayan Dibia.

Alat musik yang digunakan pada Tari Setan Bercanda bykanlah alat musik tradisional melainkan menggunakan alat musik sederhana seperti pecahan bambu dan bebatuan mirip angklung.

Unsur-Unsur Seni Tari

Unsur Tari
Unsur Tari

Unsur-unsur yang terkait dalam seni tarian dibagi menjadi dua yaitu unsur utama dan unsur pendukung. Berikut unsur-unsur yang termasuk ke dalam unsur utama seni tari yaitu

Raga

Unsur utama yang pertama adalah raga atau yang diambil dari bahasa Jawa yaitu Wiraga yang berarti gerak dalam seni tari. Unsur raga dalam seni tari memiliki maksud dan tujuan sehingga gerakan tersebut haruslah bersifat ritmis, dinamis, dan estetis.

Ada dua macam gerak yaitu gerak biasa dan gerak maknawi. Gerak biasa disebut juga dengan gerak murni adalah gerakan yang tidak mempunyai makna apapun. Sedangkan gerak maknawi adalah gerakan dalam sebuah tarian yang emmiliki makna khusus dan memiliki tujuan mendalam.

Gerakan yang diperagakan oleh para penari juga memiliki makna tertentu contohnya gerakan memutar pergelangan tang apada penari wanita yang memiliki arti kelembutan karena gerakan tersebut harus dimainkan secara luwes.

Gerakan pada pinggang yang berdecak pada penari pria melambangkan kegagahan atau wibawa. Unsur raga menjadi unsur terpenting karena tarian pada hakikatnya adalah mengenai suatu pesan yang disampaikan melalui gerak tubuh, tanpa adanya gerakan tarian akan kehilangan jati dirinya.

Irama

Unsur utama yang kedua adalah irama atau Wirama. Irama dari musik yang dikeluarkan akan membantu mengiringi gerakan penari sehingga tercipta suatu keharmonisan. Irama akan membantu penari untuk mengetahui kapan harus memulai gerakan hingga mengetahui waktu yang teoat untuk mengganti gerakan.

Gerakan dan irama harus berjalan berdampingan maka dari itu seorang penari harus pintar membaca irama, ketukan, dan tempo agar gerakannya tidak tertinggal. Irama musik yang digunakan bisa berupa suatu rekaman audio hingga irama yang dikeluarkan dari pertunjukkan langsung instrumen musik.

Instrumen yang biasa digunakan untuk mengiringi tarian adalah alat musik tradisional seperti gamelan dan kecapi. Di zaman yang lebih modern, iringan musik bagi penari dapat berinovasi menjadi berbagai hal seperti tepukan tangan, nyanyian, hingga ketukan kaki.

Iringan musik terbagi menjadi dua yaitu musik internal yang berisi musik yang dikeluarkan oleh penari itu sendiri seperti nyanyian hingga hentakan kaki. Kedua adalah musik eksternal yaitu musik yang bersumber dari alat -alat instrumen seperti gamelan, orkestra, dan lainnya.

Rasa

Unsur utama ketiga dan terkahir adalah rasa atau Wirasa. Rasa adalah bentuk emosional para penari dalam memerankan karakternya. rasa sangat penting agar pesan yang disampaikan oleh para penari dapat tersampaiakan kepada penonton. Rasa biasanya dapat ditunjukkan dalam bentuk gerakan maupun ekspresi penari selama menari.

Contohnya, penari yang memerankan karakter sebagai gadis desa maka ia harus dapat membuat gerakan yang lemah gemulai dengan ekspresi wajah yang lembut.

Dengan adanya rasa yang ditampilkan oleh para penari maka penonton dapat menebak suasan dan karakter dalam tarian tersebut. Apabila seorang penari tidak memiliki rasa maka tariannya akan menjadi hampa.

Kostum         

Tarian merupakan bentuk seni pertunjukkan karena itu kostum panggung menjadi salah satu hal oendukung yang mutlak haru sada dalam setiap pertunjukannya. Kostum yang dikenakan seprang penari haruslah pakaian yang nyaman dipakai, enak dilihat, dan tentunya pakaian yang mempermudah gerak para penari.

Fungsi dari kostum penari adalah untuk memberikan gambaran tema dari pertunjukkan, menghidupkan peran dan karakter penari, salah satu bentuk pengekspresian karakter penari, dan sebagai bentuk estetika dan etika.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah kostum penari harus bisa mendukung gerak tari dapat berupa desain kostum maupun pemilihan warna kostum para penari.

Rias

Riasan seorang penari juga sebaiknya diperhatikan baik-baik karena ini termasuk ke dalam unsur pendukung dalam pertunjukkan tari. Baik itu penari laki-laki maupun perempuan harus menggunakan riasan untuk menunjang pertunjukkan.

Riasan seorang penari hendaknya disesuaikan dengan karakter yang dimainkan, pemakaian bentuk riasan yang disesuaikan dengan tema tarian atau pertunjukkan, kerapian riasan harus diperhatikan betul garis-garis atau bentuk yang diinginkan.

Fungsi riasan pada penari adalah untuk membantu penonton mengerti tentang watak karakter, untuk bisa lebih menonjolkan ekspresi penari, memperjelas garis-gaaris wajah para penari, menyempurnakan penampilan terutama yang berhubungan dengan estetika dan keindahan pertunjukkan. Tata rias para penari juga harus disesuaikan menurut usia, ras, dan bentuk wajah penari.

Tata rias sendiri ada tiga macam yaitu riasan korektif yaitu tata rias yang bertujuan untuk menyempurnakan, kedua riasan fantasi yaitu riasan yang dapat mengubah bentuk wajah penari menjadi tidak realistis atau disebut juga dengan riasan karakter khusus.

Terakhir adalah riasan karakter yaitu riasan yang dapat mengubah karakter penari menjadi karakter lainnya seperti umur, watak, bangsa, ras, dan lainnya.

Pola Panggung

Tata letak atau pola panggung juga dapat mempengaruhi suatu pertunjukkan. Panggung merupakan tempat berlangsungnya pentas tari, disana akan terdapat berbagai macam properti pendukung pertunjukkan.

Tata letak panggung menjadi bagian dari unsur pendukung tari dikarenakan tata letak panggung dapat membantu menciptakan suasana dan membantu terciptanya suasananya yang artistik. Tata panggung dapat membantu para penari selama pertunjukkan berlangsung untuk mengetahui posisi berdirinya.

Fungsi dari adanya tata panggung adalah untuk menunjang jalnnay pentas dengan properti yang tersedia, sebagai ruang bagi para penari untuk menari, menambah kesan dan membantu menghidupkan suasana saat menari. Sebuah panggung yang baik adalah panggung yang memberikan keleluasan bagi para penari untuk dapat menari dengan bebas.

Ada dua jenis panggung yaitu pertama panggung terbuka yaitu panggung yang berada pada tempat terbuka dan tidak tertutup, contohnya arena pendopo, halaman, atau bahkan lapangan.

Keuntungan dari panggung terbuka adalah penonton dapat melihat penari atau pertunjukkan dari segala arah. Yang kedua adalah panggung tertutup yaitu panggung yang berada dalam suatu ruangan, conothnya auditorium. Panggung tertutup juga disebut dengan prosenium. Pada panggung tertutup penonton hanya dapat melihat pertunjukkan dari satu sisi saja.