Pengertian, Sejarah, Penemu, Fungsi, Gambar (Lengkap)

Pengertian, Sejarah, Penemu, Fungsi, Gambar (Lengkap)

Bagian Bagian Mikroskop – Kami yakin sebagian besar dari kalian pernah mencoba mikroskop baik itu di sekolah maupun di tempat – tempat  lain, namun jika tidak maka pasti kalian sudah pernah melihat gambar atau bentuknya yang sekilas di internet.

Pengertian Mikroskop

Pengertian Sejarah Penemu Fungsi Gambar Bagian Mikroskop (Lengkap)
Pengertian Sejarah Penemu Fungsi Gambar Bagian Mikroskop (Lengkap)

Mikroskop berasal dari  Bahasa Inggris yaitu microscope. Microscope sendiri tersusun atas kata micro dan scope. Mikro berarti kecil sedangkan scope berarti melihat. Perlu kalian ketahui bahwa 1 mikrometer setara dengan 0,001 centimeter.

Jika dibayangkan  dalam penggaris maupun mistar dengan panjang 1 cm, maka untuk mendapatkan ukuran 1 mikrometer, penggaris 1 cm tersebut harus dibagi menjadi 1000.

Jadi, Mikroskop merupakan sebuah alat untuk melihat objek yang berukuran sangat kecil sehingga tidak bisa dilihat secara kasar mata.

Mikroskop terdiri dari beberapa  bagian dimana setiap bagiman memiliki fungsinya masing-masing. Mikroskop sangat membantu manusia untuk melihat organisme yang berukuran kecil (mikroskopis).

Ilmu yang mempelajari benda kecil dengan menggunakan alat ini disebut dengan ilmu mikroskopi, dan kata mikroskopik berarti sangat kecil, tidak mudah terlihat oleh mata. Simak penjelasan tentang bagian mikroskop.

Sejarah Penemuan Mikroskop

Pengertian Sejarah Penemu Fungsi Gambar Bagian Mikroskop (Lengkap)
Pengertian Sejarah Penemu Fungsi Gambar Bagian Mikroskop (Lengkap)

Pada waktu yang hampir bersamaan, yaitu pada  tahun 1668 sampai tahun 1677, seorang ilmuan Belanda yang  bernama Antonie Van Leeuwenhoek mengembangkan mikroskop lensa tunggal dengan kekuatan perbesaran objek hingga 270 kali lebih besar dari ukuran yang sebenarnya.

Antonie Van Leeuwenhoek berhasil mengamati sel darah merah, ragi, bakteri dan juga protozoa melalui mikroskop rancangannya. Berkat hasil temuannya tersebut, tanpa disadari Van Leeuwenhoek menjadi orang pertama yang berhasil melihat bakteri.

Penemuan-penemuan di bidang biologi sel tidak akan terlepas dengan perkembangan mikroskop tersebut. Mikroskop modern yang paling sederhana dan biasa  digunakan pada saat ini adalah mikroskop cahaya.

Mikroskop cahaya sendiri dapat melakukan perbesaran objek hingga 1.000 kali. Mikroskop ini dapat bekerja dengan cara melewatkan cahaya pula yang sedang diamati. Kemudian cahaya  tersebut akan dibelokkan oleh lensa sehingga dapat terbentuk bayangan gambar objek yang lebih besar dari aslinya.

Kemudian bayangan tersebut akan diproyeksikan ke mata pengamat, sehingga pengamat akan dapat melihat objek yang diamatinya dengan jelas. Selain dapat diamati dengan langsung, hasil pengamatan dengan menggunakan mikroskop dapat dicetak kembali. Hasil cetakan gambarannya disebut dengan micrograph.

Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan di bidang teknologi, mikroskop pun semakin dikembangkan dengan kemampuan perbesaran yang dihasilkan bertambah besar pula. Sehingga pada tahun 1933, seorang ilmuwan fisika Asal Negara Jeman yaitu Ernst Ruska, berhasil membuat mikroskop elektron yang pertama kali.

Jenis Mikroskop

Pengertian Sejarah Penemu Fungsi Gambar Bagian Mikroskop (Lengkap)
Pengertian Sejarah Penemu Fungsi Gambar Bagian Mikroskop (Lengkap)

Mikroskop optis merupakan jenis mikrosop paling umum dari mikroskop dan yang pertama diciptakan oleh manusia.

Berdasarkan pada sumber cahayanya, mikroskop dibagi menjadi 2, yaitu mikroskop cahaya dan mikroskop elektron.

Berdasarkan kegiatan pengamatannya sendiri, mikroskop cahaya dibedakan menjadi 2 yaitu mikroskop diseksi dan mikroskop monokuler serta binokuler untuk mengamati bagian dalam sel.

Mikroskop diseksi yaitu mikrosop yang berfungsi untuk mengamati bagian permukaan, sedangkan monokuler serta binokuler untuk mengamati bagian dalam sel.

Mikroskop monokuler adalah mikroskop yang hanya mempunyai 1 lensa okuler dan binokuler mempunyai 2 lensa okuler.

Struktur Mikroskop

Pengertian Sejarah Penemu Fungsi Gambar Bagian Mikroskop (Lengkap)
Pengertian Sejarah Penemu Fungsi Gambar Bagian Mikroskop (Lengkap)

Ada 2 bagian utama yang pada umumnya menyusun mikroskop, yaitu:

  1. Bagian optik, yang terdiri dari 2 lensa yaitu  lensa okuler dan lensa objektif.
  2. Bagian mikroskop non-optik, yang terdiri dari kaki dan lengan mikroskop, diafragma, meja objek/meja preparat, pemutar halus dan kasar, penjepit kaca objek (preparat), kondensor, cermin, dan sumber cahaya.
  3. Tujuan dari mikroskop cahaya dan elektron yaitu menghasilkan bayangan dari benda yang dimikroskop lebih besar.
  4. Baik lensa objektif maupun lensa okuler keduanya adalah lensa cembung.

Berikut adalah Bagian Mikroskop dan Fungsinya yang mungkin dari sebagian kalian sudah mengerti dan juga faham tentang Bagian Mikroskop beserta fungsinya.

Fungsi masing-masing bagian mikroskop:

  • Fungsi  Lensa okuler merupakan lensa terletak dekat dengan mata observer. Lensa ini bertujuan untuk membentuk bayangan maya, tegak, diperbesar dari lensa objektif.
  • Tabung mikroskop (tubus) merupakan bagian mikroskop berbentuk tabung yang berfungsi mengatur fokus dan menghubungkan lensa okuler dengan lensa objektif.
  • Revolver merupakan  bagian mikroskop yang berfungsi untuk mengatur perbesaran lensa objektif.
  • Fungsi Lensa objektif yaitu lensa yang berada dekat dengan objek yang akan diamati. Lensa objektif ini  berfungsi untuk membentuk bayangan nyata, terbalik, diperbesar. Pembesaran dari lensa objektif dapat  diatur pada bagian revolver yang sudah ada pada mikroskop.
  • Meja kerja atau meja mikroskop merupakan bagian mikroskop yang berfungsi untuk meletakkan objek yang akan diamati.
  • Kondensor merupakan bagian mikroskop yang berfungsi untuk mengumpulkan cahaya. Bagian ini dapat di putar dan juga dinaik-turunkan.
  • Diafragma merupakan bagian mikroskop yang berfungsi mengatur sedikit banyaknya cahaya yang masuk.
  • Makrometer (pemutar kasar) yaitu  bagian dari mikroskop yang berfungsi menaik-turunkan tabung mikroskop dengan cepat.
  • Mikrometer (pemutar halus) merupakan bagian dari mikroskop yang berfungsi untuk menaik-turunkan tabung mikroskop dengan lambat atau secara halus. Ukuran dari mikrometer biasanya lebih kecil dibandingkan dengan makrometer.
  • Reflektor merupakan bagian dari mikroskop yang berfungsi untuk memantulkan cahaya dari cermin ke objek yang diamati melewati lubang yang ada di meja objek itu sendiri. Reflektor sendiri  terdiri dari 2 jenis cermin, yakni cermin datar dan cermin cekung.
  • Cermin datar digunakan pada saat cahaya yang dibutuhkan sudah terpenuhi, sedangkan cermin cekung digunakan saat kondisi kurangnya cahaya. Sedangkan fungsi dari Cermin cekung yaitu untuk mengumpulkan cahaya.
  • Penjepit kaca berfungsi sebagai pelapis objek agar tidak dapat bergeser-geser ketika diamati.
  • Lengan mikroskop berfungsi sebagai pegangan yang ada pada mikroskop.
  • Sendi inklinasi atau pengatur sudut merupakan alat atau bagian dari mikroskop yang berfungsi untuk mengatur sudut tegaknya mikroskop itu sendiri.
  • Sedangkan Kaki mikroskop berfungsi sebagai penyangga atau penopang mikroskop.

Mikroskop Binokuler Beserta Bagian Dan Fungsinya

Pengertian Sejarah Penemu Fungsi Gambar Bagian Mikroskop (Lengkap)
Pengertian Sejarah Penemu Fungsi Gambar Bagian Mikroskop (Lengkap)

Bagian bagian mikroskop dan fungsi beserta gambar disini meliputi beberapa bagian yaitu mikroskop binokuler, monokuler, cahaya (majemuk), stereo dan elektron.

Bagian mikroskop penting diketahui oleh seorang siswa, guru, laboran, peneliti dan juga orang yang menggunakan mikroskop. 3 (tiga) bagian utama mikroskop yaitu bagian optik, bagian mekanik, dan bagian pendukung.

Dalam artikel ini, saya  akan sedikit  menjelaskan tentang bagian alat mikroskop beserta gambarnya dan lengkap dengan keterangannya.

Mikroskop adalah salah alat penting laboratorium, terutama lab biologi dan mikrobiologi. Fungsi utama dari mikroskop yaitu dapat melihat obyek yang tidak dapat dilihat dengan kasat mata karena ukurannya sangat kecil (mikroskopis), terutama pada mikroorganisme.

Tahukah anda ada berapa jumlah mikroba yang ada di bumi? para peneliti telah memperkirakan jumlahnya triliunan.

Dari jumlah itulah, hanya 0,01 persen yang sudah diidentifikasi dan dikenali oleh sebagian orang. Sisanya 99,99 persen belum teridentifikasi oleh sesorang.

Oleh karena itu penelitian terus dilakukan untuk mengungkap salah satu misteri makhluk jasad renik ini. Salah satunya yaitu menggunakan bantuan alat mikroskop.

Dengan menggunakan alat mikroskop ini, anda dapat melihat obyek dengan ukuran yang lebih besar. Ukuran pembesar dari mikroskop ini mulai dari 40 kali, 100 kali, 400 kali dan 1000 kali.

Jika kalian mengunakan ukuran 1000 kali, maka anda perlu menggunakan minyak imersi karena lensa obyektif menempel pada preparat. Minyak ini akan melapisi lensa agar tidak langsung kontak dengan obyek.

Jadi jelaskan, kegunaan mikroskop  yaitu dapat membantu untuk melihat obyek yang kecil sehingga nampak besar berkali-kali lipat.

Bisakah kalian semua untuk menjelaskan cara menghitung pembesaran yang dilakukan oleh mikroskop? Caranya cukup sederhana. Kalian cukup mengalikan faktor perbesaran pada lensa obyektif itu  dengan lensa okuler. Jika kalian menggunakan lensa obyektif dengan faktor 10 kali dan lensa okuler dengan faktor 10 kali, maka kalian sendiri akan mendapatkan perbesaran obyeknya yakni 100 kali.

Pada dasarnya bagian bagian dari mikroskop cahaya (mikroskop majemuk) sama dengan bagian-bagian pada mikroskop stereo. Kami telah menjelaskan bahwa mikroskop stereo merupakan 2 mikroskop yang telah digabung untuk mendapatkan image dengan efek 3 dimensi. Berdasarkan jumlah lensa okuler yang telah  digunakan, mikroskop ini telah dibedakan menjadi beberapa jenis, yakni:

 

Mikroskop monokuler

Pengertian Sejarah Penemu Fungsi Gambar Bagian Mikroskop (Lengkap)
Pengertian Sejarah Penemu Fungsi Gambar Bagian Mikroskop (Lengkap)

Mikroskop monokuler sendiri terbagi menjadi berapa bagian? Masing-masing jenis mikroskop ini mempunyai beberapa komponen atau bagian dasar yang sama, baik itu mikroskop cahaya, mikroskop listrik atau elektrik, maupun mikroskop elektron.

Bagian bagian mikroskop tersebut merupakan bagian optik, bagian mekanis, dan juga bagian pendukung. Setiap bagian mikroskop monokuler ini  sesuai dengan fungsi tertentu. Untuk mengawali penjelasan tentang mikroskop monokuler ini, tetapi alangkah baiknya kalian melihat lebih dahulu  gambar bagian-bagian mikroskop beserta fungsinya berikut.

Bagian bagian mikroskop binokuler

Bagian bagian optik mikroskop

Bagian optik (optic) mikroskop bisa disebut juga dengan bagian kepala/body (head/body). Letak umum dari miksroskop berada pada bagian atas struktur mikroskop. Berikut adalah penjelasan bagian bagian mikroskop yang termasuk pada bagian optik.

Bagian lensa mikroskop

Bagian optis suatu mikroskop yaitu terletak pada bagian lensa. Lensa adalah bagian terpenting mikroskop untuk dapat  memperbesar bayangan benda.

Ada 2 jenis dari bagian lensa dalam sebuah mikroskop, yakni lensa okuler dan lensa obyektif. Dan berikut adalah penjelasannya.

Lensa okuler

Lensa okuler merupakan bagian mikroskop yang dapat menghasilkan bayangan maya, tegak dan diperbesar dari lensa obyektif itu sendiri. Lensa okuler merupakan jenis lensa pada mikroskop yang berfungsi sebagai alat untuk memperbesar dan membalik bayangan yang dihasilkan oleh lensa obyektif. Pengamat atau pengguna mikroskop ini harus dapat melihat obyek melalui lensa okuler. Bisa dikatakan jika lensa okuler merupakan salah satu bagian mikroskop yang paling berdekatan dengan mata.

 

Perbesaran bayangan yang dihasilkan oleh lensa okuler sangat standar (paling sering dijumpai) yakni 10 kali. Perbesaran (power) lensa okuler hanya tersedia dalam rentang 5 kali hingga 30 kali perbesarannya.

 

Lensa obyektif (objektif)

Berbeda dengan lensa okuler,lensa obyektif adalah lensa  yang terletak di atas dan berdekatan dengan mata pengamat, lensa objektif mikroskop terletak pada bagian bawah dan berdekatan dengan obyek yang diamati.

Faktor perbesaran (zoom) lensa obyektif yang umum dijumpai yakni 4x, 10x, 40x dan 100x. Lensa obyektif merupakan bagian mikroskop yang dapat menghasilkan bayangan nyata, terbalik dan diperbesar.

Dalam sebuah mikroskop, pada umumnya dilengkapi dengan 3 buah lensa obyektif yang berbeda – beda perbesarannya.

Lensa obyektif yang pendek, paling kecil powernya dan yang paling panjang mempunyai power perbesaran yang terbesar dari lensa okuler.

Untuk menggerakan atau mengganti ukuran dari lensa obyektif, kalian tinggal memutar revolver.

 

Bagian Kondensor Mikroskop

Kondenser mikroskop berfungsi untuk mengumpulkan dan juga memfokuskan cahaya yang berasal dari iluminator selanjutnya yang kemudian diarahkan ke spesimen yang akan diamati. Pada umumnya letak kondensor ini berada di bagian bawah meja dan juga berkonjungsi dengan iris diafragma. Untuk dapat mengatur fokus cahaya ke atas dan ke bawah, kondensor dilengkapi dengan knob pengatur fokus.

Bagian Diafragma ‘iris’ mikroskop

Diafragma ‘iris mikroskop berfungsi sebagai alat untul  mengontrol intensitas cahaya yang diarahkan kepada spesimen (preparat).

Letak dari Diafragma ini berada di bawah meja dan di atas kondensor. Mikroskop yang memiliki kualitas yang  tinggi biasanya menggunakan abbe condenser.

 

Bagian Iluminator

Iluminator merupakan sumber cahaya atau penerangan bagi mikroskop, biasanya iluminator ini terletak di bagian dasar mikroskop. Pada mikroskop listrik, cahaya ini berasal dari lampu halogen dengan voltase yang  rendah. Pada mikroskop cahaya konvensional, menggunakan cermin sebagai alat untuk memantukkan sinar matahari ke arah preparat. Disebut juga dengan bagian reflektor pada mikroskop.

 

Bagian bagian mekanik mikroskop

Bagian mekanis atau non optik pada mikroskop terdiri ata berapa bagian yaitu tabung lensa, revolver, meja, makrometer, dan sendi inklinasi. Dan dari bagian mekanik mikroskop ini akan saya jelaskan satu persatu pada pembahasan dibawah ini.

Tabung lensa (eyepiece tube)

Bagian mikroskop ini yang dapat menghubungkan antara  lensa okuler dan obyektif. Pada mikroskop binokuler, pada umumnya menggunakan cincin pengatur diopter yang dapat mengatasi ketidak konsistenan penglihatan kalian semua, baik dengan satu mata maupun menggunakan dua mata.

Mikroskop monokuler tidak sama sekali memerlukan diopter. Mikroskop binokuler juga dilengkapi dengan pengaturan Interpupillary yang dapat memungkinkan pengaturan jarak pandang oleh pengamat yang berbeda.

Revolver (nosepiece microscope)

Revolver adalah  rumah (house) bagi lensa obyektif. Lensa obyektif yang telah diletakkan pada revolver umumnya 3 buah dengan perbesaran 4x, 10x dan 100x. Cara menggunakan Revolver  cukuplah mudah. Kalian  hanya dapat memutar revolver untuk mengganti perbesaran lensa obyektif tersebut.

Meja (stage)

Meja merupakan bagian mikroskop dimana kalian dapat meletakkan obyek pengamatan di atas meja tersebut. Meja ini adalah bagian mekanis yang angat penting dari sebuah mikroskop.

Kalian  dapat menggerakan meja mikroskop ke depan-belakang, ke kiri-kanan, bahkan ke atas-bawah. Dengan demikan, tidak ada lagi bagian sel yang tidak teramati oleh mikroskop.

Meja ini biasanya dilengkapi dengan penjepit (clip) untuk dapat mengunci preparat supaya tidak jatuh atau bergeser. Ketika kalian akan menggeser meja, maka jepitlah preparat kalian supaya spesimen yang sedang kalian  amati tidak bergerak liar.

Lubang pada meja disebut dengan lubang aperture. Melalui lubang aperture inilah cahaya yang berasal dari iluminator dapat menembus spesimen kalian.

Makrometer (coarse focus knob)dan Mikrometer (fine focus knob)

Makrometer dan mikrometer pada mikroskop mempunyai fungsi yang sama, yaitu dapat menghasilkan image atau bayangan yang fokus alias dapat memperjelas gambar.

Cara kerja dari makrometer dab mikrometer sangatlah simpel. Pertama kalian dapat memutarr knob makrometer untuk mendapatkan image.

Ketika kalian sudah mendapatkan image, selanjutnya gunakan mikrometer dengan cara memutar kenopnya secara perlahan sehingga bayangan yang kalian lihat dapat terlihat dengan jelas (clear).

Makrometer dan mikrometer dapat membantu kalian untuk  melakukan identifikasi obyek secara lebih cepat dan mudah.

Ketika klaian sedang melakukan penelitian dalam bidang mikrobiologi dan perlu dipublikasikan dalam bentuk jurnal, maka mikroskop ini menjadi salah satu alat laboratorium yang begitu berjasa.

Kenali juga bagianya dengan baik untuk dapat  bekerja dengan mikroskop secara lebih profesional lagi.

Sendi inklinasi

Sendi inklinasi kalian dapat mengatur tingkat kemiringan pada meja preparat. Kalian pun dapat  bekerja lebih nyaman dan juga  ergonomis.

Namun perlu diperhatikan juga jika, preparat kalian merupakan jenis preparat basah (segar). Bisa jadi jika terlalu miring membuat spesimen yang kalian amati akan tumpah.

Bagian Bagian Pendukung Mikroskop

Bagian pendukung mikroskop merupakan  lengan (arm) mikroskop yang berfungsi sebagai statif. Ketika kalian memindahkan mikroskop cahaya, maka sebaiknya anda memegang pada bagian arm dan meja mikroskop dalam kondisi yang datar.

Untuk lebih jelasnya silakan kalian melihat gambar mikroskop beserta keterangan dan bagian-bagiannya  pada berikut ini.

Itulah arikel singkat tentang Bagian Mikroskop, semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah ilmu pengtahuan kalian, dan terutama bagi diri saya pribadi. Semoga bermanfaat. TERIMA KASIH !!!

Leave a Comment