13 + Ciri Ciri Psikopat yang Dapat Anda Amati Sekeliling Anda {Lengkap}

13 + Ciri Ciri Psikopat yang Dapat Anda Amati Sekeliling Anda {Lengkap}

Apa Itu Psikopat – Pernakah kalian menonton film bertema psikopat. Film-film yang biasanya memperlihatkan tentang sesorang dengan kepribadian yang menyimpang dari orang biasanya itu sering digambarkan dalam bentuk yang mengerikan. Tapi apa itu sebenarnya yang dimaksud dengan seorang psikopat. Berikut penjelasan mengenai seorang psikopat.

Pengertian Psikopat

Apa Itu Psikopat
Apa Itu Psikopat

Kalian pasti pernah mendengar kata psikopat. Banyak film-film yang mengangkat kisah tentang seseorang yang memiliki kepribadian seorang psikopat. kisah-kisah tersebut ada yang diambil dari kisah nyata maupun ada yang berupa cerita fiksi saja.

Psikopat sendiri dapat diartikan sebagai perilaku menyimpang dimana pelakunya senang melanggar norma dan hukum tanpa perasaan bersalah.

Psikopat berasal dari bahasa Inggris yaitu “ psyche” dan “ pathos“. Psyche berarti jiwa dan pathos yang memiliki arti jiwa. Psikopat bukanlah gila karena penderitanya masih memiliki akal pikiran dan mengerti atas semua perbuatannya.

Pengerai Psikopat Menurut Para Ahli

Apa Itu Psikopat
Apa Itu Psikopat

Beberapa pengertian psikopat menurut para ahli yaitu:

Kartini Kartono

Menurut Kartini Kartono  ( 1989), seorang psikopat adalah sebuah gangguan kejiwaan atau mental disorder dimana penderitanya tidak memiliki bentuk pengendalian, pengorganisasian, dan pengintegrasian diri.

Dirinya tidak memiliki perasaan untuk bertanggung jawab secara moral karena selama hidupnya selalu berada dalam konflik internal dengan norma dan hukum yang sebenarnya hanya ada di dalam imajinasinya sendiri.

Dirgagunarsa

Menurut Dirgagunarsa ( 1998), psikopat adalah salah satu gangguan kejiwaan dimana penderitanya mengalami kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan norma sosial yang berlaku di masyarakat dan biasanya mengalami sikap egosentris dimana ia merasa segala bentuk standar norma berasal dari dirinya.

Calvin M. Langton

Menurut Calvin M. Langton (1993), seorang psikopat mengalami kesulitan dalam menangkap reaksi rasa bersalah maupun rasa takut atas segala perbuatannya yang bersifat antisosial.

Gunarsa S. S.

Menurut Gunarsa ( 1995), psikopat adalah suatu gejala psikopatologis, dimana penderitanya tidak mampu untuk menilai nilai-nilai sosial dan moral.

Penjelasan Psikopat Menurut Dr. Harvey M. CLeckley

Apa Itu Psikopat
Apa Itu Psikopat

Menurut Dr. Harvey M. Cleckley, yang dikutip dalam bukunya yang berjudul The Mask of Sanity ( 1941), mengatakan bahwa ada 4 jenis psikopat, berikut penjelasan mengenai keempat jenis psikopat tersebut.

Primary Psychopath.

Primary Psychopath Adalah jenis psikopat dimana pengidapnya tidak begitu terpengaruh terhadap hukum, tekanan, dan penahanan. Ciri orang yang mengidap primary psychopath adalah sering mengartikan kata bahkan kehidupan ke dalam pengertian lain sesuai dengan pemikirannya.

Secondary Psychopath.

Psikopat jenis ini senang dalam sebuah tantangan dimana ia tidak masalah harus mengambil sebuah resikoa dan tidaak merasa tertekan dalam prosesnya. Seorang psikopat jenis ini justru cenderung sering merasa cemas dan bersalah.

Distempered Psychopath.

Psikopat jenis ini biasanya akan cepat muadh marah dan terlalu sensitif. Mereka juga menunjukkan gejala hampir mirip dengan penyakit epilepsi. Psikopat jenis ini termasuk yang berbahaya karena sering berurusan dengan masalah hukum seperti pengguna obat-obatan terlarang, pedofilia, kleptomania, pemerkosa, bahkan hingga menjadi pembunuh berantai.

Charismatic Psychopath.

Seperti namanya psikopat jenis ini memiliki sisi menawan yang mereka gunakan untuk memanipulasi orang lain. Mereka senang melakukan kebohongan dan biasanya psikopat jenis ini memiliki suatu bakat yang sering mereka gunakan untuk memperdaya orang lain.

Ciri-ciri Psikopat

Apa Itu Psikopat
Apa Itu Psikopat

Menurut Dr. Kartini Kartono ciri-ciri seorang psikopat dapat dilihat dari perilakunya yang aneh dan labil. Ada beberapa ciri-ciri sederhana yang dapat dilihat dari kehidupan sehari-hari apakah Seseorang memiliki sifat seoramg psikopat atau tidak. Berikut ciri-ciri seorang psikopat.

Senang Berbohong

Seseorang yang memiliki kecenderungan sebagai seorang psikopat biasanya memiliki tanda-tanda senang berbohong. Meskipun begitu bukan berarti setiap orang yang berbohong pasti memiliki ciri seorang psikopat.

Seorang psikopat tidak akan merasa tidak percaya dengan orang lain sehingga mereka cenderung memiliki kebiasaan untuk memberikan informasi yang tidak benar. Bagi mereka memberikan kebohongan memiliki kesenangan tersendiri.

Seorang psikopat bahkan dapat berbohong kepada orang-orang terdekat mereka seperti keluarga, teman, atau pasangan mereka.

Egosentris.

Seorang psikopat memiliki tingkat kepercayaan diri yang sangat tinggi. mereka merupakan penganut egosentris atau merasa bahwa dirinya adalah yang paling benar. Mereka cenderung senang meremehkan orang lain karena merasa dirinya lebih unggul dibandingkan dengan yang lain.

Seorang psikopat juga cenderung memiliki pemikiran yang berfokus pada dirinya sendiri. Mereka cenderung memiliki sifat egois, tidak peduli, dan tidak mau berbagi, semua hanya tentang dirinya sendiri.

Perfeksionis.

Seorang psikopat biasanya memiliki sikap perfeksionis. Mereka tidak senang mentlorir sebuah kegagalan. Maka dari itu mereka sebisa mungkin walaupun harus melakukan berbagai cara pasti akan berusaha mendapatkan keberhasilan.

Mereka juga cenderung memiliki isfat yang arogan atau merasa lebih baik daripada orang lain dan senang meremahkan orang lain.

Antisosial.

Seorang psikopat memiliki kebiasan suka menyendiri. Mereka bisnaya lebih senang di tempat yang sepi dibandingkan harus berada di tempat keramian. Seorang psikopat memiliki sikap antisosial dimana dirinya tidak senang bersosialisasi dengan masyarakat.

Namun ada kalanya seorang psikopat terlihat biasa saja di masyarakat, hal ini biasanya terjadi ketika mereka membutuhkan sesuat atau informasi dari masyarakat.

Agresif

Seorang psikopat biasanya jauh labih agresif dibandingkan lainnya. Mereka biasanya senang melakukan tindakan-tindakan yang menantang maupun terbilang berani seperti menyakiti diri sendiri. Mereka sama sekali tidak memiliki rasa takut dalam semua tindakannya.

Impulsif.

Seorang psikopat juga memiliki masalah dalam mengontrol perilakunya. Mereka biasanya bertindak secara impulsif. Mereka cenderung tidak dapat menerima adanya suatu perbedaan dan lebih sensitif. kepribadian mereka lebih sering tersinggung dan cepat marah, selain itu mereka juga tipikal yang sulit untuk diberi nasihat.

Kurangnya Empati.

Seorang psikopat biasanya kurang dalam merasakan empati. Mereka biasanya tidak begitu peduli terhadapa yang taerjadi di masyarakat ataupun orang sekitar mereka. Menurut mereka, kehidupan orang lain tidaklah penting sehingga mereka cenderung bersifat acuh tak acuh dengan sekitar.

Mereka juga tidak akan merasakan apapun ketika ada orang dekatnnya yang mengalami musibah.

Senang Melakukan Pelanggaran.

Karena seorang psikopat terbiasa dengan sifat impulsifnya dan sangat agresif dalam bertindak maka tidak heran jika mereka senang sekali melakukan hal-hal yang dapat dibilang melanggar aturan.

Hal-hal seperti pelanggaran tersebut dirasa seperti sebuah tantangan bagi mereka dan dilakukan hanya untuk sekedar bersenang-senang.

Tidak Memiliki Rasa Bersalah.

Setelah melakukan berbagai pelanggaran biasanya manusia pada umumnya akan merasakan perasaan bersalah, namun tidak dengan para psikopat mereka justru terkadang merasa bangga dengan hasil perbuatannya yang terkadang tidak hanya merugikan diri mereka sendiri namun juga orang lain.

Manipulatif.

Seorang psikopat juga senang melakukan tindak kecurangan dan memiliki sifat yang menipulatif. Seorang psikopat tidak menyukai hal-hal berbau kekalahan,mereka akan melakukan segala cara agar berhasil mendapatkan sesuatu.

Hal ini juga terkait dengan harga diri mereka yang tinggi sehingga mereka tidak dapat mentolerir kesalahan dan kekalahan. Jika mereka mengalami kekalahan maka mereka akan membuat mereka menjadi seorang yang pendendam.

Tidak Memiliki Rasa Tanggung Jawab

Karena seorang psikopat lebih berorientasi terhadap dirinya sendiri, mereka jadi lebih terbiasa berpikir bahwa apapun yang mereka lakukan adalah hal biasa dan tidak masalah yang membuat mereka tidak memiliki rasa tanggung jawab yang besar. Mereka cenderung tidak peduli terhadap masalah yang mereka perbuat.

Memiliki Sifat Parasit

Psikopat umumnya hidup dengan bergantung pada orang lain untuk mencari kesenangan. Mereka juga senang memanfaatkan orang lain untuk kepentingan mereka sendiri.

Kecerdasaan Yang Tinggi.

Bertolak belakang dengan kepribadian mereka, seorang psikopat biasanya memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi. Mereka memiliki pola pikir yang berbeda dari kebanyakan orang. Pola pemikiran mereka rumit membuat mereka cenderung bereaksi berlebihan terhadap hasil pemikiran mereka sendiri.

Jenis Psikopat

Apa Itu Psikopat
Apa Itu Psikopat

Menurut para ahli ada tiga jenis psikopat dibedakan menurut pelanggaran yang mereka buat, yaitu psikopat ringan, psikopat sedang, dan psikopat berat. Berikut penjelasan masing-masing jenis psikopat.

Psikopat Ringan.

Psikopat ringan merupakan jenis psikopat dimana orang tersebut senang melanggar norma-norma sosial. Ciri-ciri penderita psikopat ringan adalah senang berbohong, egosentris, antisosial, kurang empati, agresif, impulsif, senang melakukan kesalaham, tidak memiliki rasa bersalah, dan tidak memiliki rasa tanggung jawab.

Contoh seorang psikopat ringan adalah mereka yang sering menggunakan foto profil palsu di sosial media, Mereka yang senang melontarkan komentar-komentar menyerang, senang mencela dan melontarkan kata-kata atau informasi yang provokastif, dan orang-orang yang sering memposting foto-foto tidak sopan.

Psikopat Sedang

Psikopat ringan merupakan jenis psikopat dimana orang tersebut senang melanggar norma-norma hukum. Ciri-ciri penderita psikopat ringan adalah berbohong, antisosial, manipulatif, kurang empati, senang melakukan kesalahan, egosentris, agresif, impulsif, tidak memiliki rasa bersalah, dan tidak memiliki rasa tanggung jawab.

Psikopat Berat.

Psikopat ringan merupakan jenis psikopat dimana orang tersebut senang melanggar norma-norma agama. Ciri-ciri penderita psikopat ringan adalah senang berbohong, kurang empati, egosentris,  agresif, impulsif,  antisosial, manipulatif, senang melakukan kesalahan, tidak memiliki rasa bersalah, dan tidak memiliki rasa tanggung jawab.

Faktor Penyebab Psikopat

Apa Itu Psikopat
Apa Itu Psikopat

Ada tiga macam faktor yang diduga sebagai penyebab seseorang menjadi psikopat. berikut penjelasan mengenai faktor-faktor yang menjadi penyebab seseorang menjadi psikopat.

Gangguan kepribadian.

Gangguan kepribadian disinyalir menjadi salah astu penyebab seseorang memiliki perilaku menyimpang seperti menjadi seorang psikopat. Mereka juga cenderung memiliki gangguan psikologi seperti memiliki ketertarikan berlebihan pada sesuatu.

Ketertarikan berlebihan ini biasanya membuat mereka menjadi fanatik hingga rela melakukan apa saja demi kecintaan mereka terhadap sesutau.

Lingkungan.

Pengaruh pola asuh orang tua hingga lingkungan pertemanan juga dapat menjadi faktor penyebab seseorang menjadi psikopat.

Seorang anak yang sejak kecil sering mendapatkan perlakukan tidak menyenangkan dari orang tua mereka seperti tindak kekerasan, tidak dirawat, hingga seringnya lontaran kata-kata kasar dapat mempengaruhi tumbuh kembang sang anak sehingga mereka mulai senang melakukan hal-hal menyimpang.

Tidak diajarkannya pengertian tentang norma-norma dan peraturan sosial dari orang tua juga dapat berakibat sang anak menumbuhkan sifat kurang empati terhadap lingkungan sekitarnya.

Lingkungan pertemanan juga dapat menjadi salah satu faktornya. Anak-anak yang tumbuh dilingkungan yang dekat dengan banyaknya kekerasaan akan membuat sang anak lebih cepat meniru hal-hal yang buruk dan pengaruh ajakan teman-teman untuk berbuat hal buruk juga dapat mempengaruhi pole pikir sang anak sehingga ketika tumbuh besar mereka memiliki kecenderungan menjadi seorang psikopat.

Masalah Pada Bagian Otak.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh para ahli menunjukkan bahwa seorang psikopat mengalami sebuah kelainan pada sistem serotonin, kelainan struktural, dan kelainan fungsional otak.

Bagian amygdala pada bagian otak tidak berkembang dengan baik saat anak-anak. Bagian amygdala memiliki fungsi untuk memproses emosi seperti rasa takut dan rasa empati tidak berjalan dengan baik.

Ada juga bagian korteks frontal orbital, yang memiliki fungsi saat melakukan pengambilan keputusan. Bagian korteks frontal orbital ini dapat mempengaruhi hasil keputusan yang dilakukan oleh seseorang.

Stress.

Banyaknya tekanan yang juga dapat mempengaruhi kondisi kejiwaan seseorang. Seseorang yang memiliki banyak pemikiran dan tekanan cenderung lebih sering melakukan halphala yang berbau negatif.

Kejadian masa lampau yang bersifat traumatis juga dapat menjadi penyebab seseorang memilik isikap psikopat. Ketika mereka mengalami suatu trauma atas kejadian yang membuat mereka sering merasa takut atau bahkan cemas hal tersebut dapat menganggu kondisi kejiwaan seseorang.

Itulah sedikit penjelasan dari psikopat semoga dengan adanya artikel atau penjelasan tentang psikopat dapat menambah ilmu pengetahuan Anda semuanya.

Leave a Comment