20+ Alat Musik Jawa Timur & Keistimewaanya Yang Wajib Diketahui

Alat Musik Tradisional Jawa Timur – Indonesia merupakan salah satu negara yang terkenal karena keragaman budayanya, salah satunya yaitu adanya alat musik tradisional yang dimiliki setiap provinsi yang tersebar di Indonesia.

Alat musik tradisional adalah suatu alat yang sengaja dibuat bertujuan untuk menghasilkan musik, seperti alat musik tradisional Jawa Timur yang khas.

Alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Timur memiliki keunikan serta ciri tersendiri dari alat musik provinsi lain.

Jawa Timur memiliki beragam alat musik yang dimainkan dengan cara ditabuh, dipukul, dan ditiup. Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan alat musik khas Jawa Timur ini biasanya terbuat dari bahan alami. Berikut 9 alat musik khas Jawa Timur.

Macam-macam Alat Musik Tradisional Jawa Timur

Alat Musik Tradisional Jawa Timur

Alat Musik Tradisional Jawa Timur

Alat Musik Tradisional Kenong

Alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Timur yaitu kenong, merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat khusus pemukul kenong.

Alat musik kenong ini berbentuk seperti gong berukuran kecil, selain itu alat musik kenong ini terdiri dari dua variasi yaitu kenong besar dan kenong kecil.

Kedua variasi alat musik kenong sering dimainkan secara bersamaan untuk menciptakan suara yang indah serta sangat terasa suasanya tradisionalnya.

Alat musik kenong ini biasanya digunakan oleh masyarakat Jawa Timur dalam mengiringi pertunjukan tari tradisional, seperti tari reog ponorogo yang terkenal.

Alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Timur selanjutnya yaitu kluncing, merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat khusus pemukul kluncing.

Alat musik khas Jawa Timur ini memiliki bentuk yang menyerupai alat musik triangle yang bahannya dibuat dari logam.

Alat Musik Bonang

Alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Timur selanjutnya yaitu bonang, merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik bonang ini memiliki bentuk sama seperti gamelan (alat musik Jawa Tengah).

Perbedaan bonang dengan gamelan terletak pada poros yang berbentuk cembung pada bagian tengah, bagian ini yang akan dipukul saat dimainkan.

Alat musik bonang ini merupakan kumpulan dari gong yang berukuran kecil serta memiliki nada yang berbeda sehingga saat dimainkan akan menghasilkan suara yang khas dan enak untuk didengar.

Bahan yang digunakan pada alat musik bonang yaitu perunggu, kuningan, maupun besi. Alat musik ini terdiri dari dua jenis yaitu bonang barung dan bonang penerus.

Baca juga: Alat Musik Jawa Barat

Alat Musik Selompret

Alat musik tradisional khas Jawa Timur selanjutnya yaitu selompret atau dikenal dengan terompet reog, merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup.

Alat musik selompret ini merupakan alat musik yang dipengaruhi oleh salah satu kebudayaan musik dari Eropa, yaitu terompet.

Alat musik selompret ini memiliki bunyi khas yang cukup unik dengan bentuk selompret berukuran besar pada bagian bawah, serta mengerucut kecil pada bagian atasnya.

Alat musik selompret ini dibuat dari bahan dasar kayu, bambu, dan tempurung kelapa sebagai sekat (bentuknya menyerupai kumis).

Alat musik selompret atau terompet reog ini memiliki 6 lubang sebagai pengatur nada saat selompret dimainkan. Alat musik ini biasanya digunakan oleh masyarakat Jawa Timur sebagai pengiring tarian adat reog ponorogo.

Alat musik selompret atau terompet reog ini juga dimainkan bersama dengan alat musik lain seperti angklung, gong, kenong, dan lain-lain.

Alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Timur selanjutnya yaitu angklung caruk, merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara digoyang.

Alat musik angklung caruk ini dibuat dari bahan bambu yang dimainkan oleh kedua kelompok angklung sebagai perlombaan.

Alat Musik Kendang

Alat musik tradisional Jawa Timur selanjutnya yaitu kendang, merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara ditabuh.

Bahan yang digunakan dalam alat musik kendang yaitu kayu dari pohon nangka maupun cempedak. Pada bagian sisi kendang biasanya dilapisi menggunakan kulit kerbau dan kulit kambing.

Pengunaan kulit kerbau sering digunakan untuk bam, yaitu bagian dari kendang yang menghasilkan ketukan bernada rendah.

Sedangkan penggunaan kulit kambing sering digunakan untuk chang, yaitu permukaan kendang bagian luar yang akan menghasilkan ketukan bernada tinggi.

Alat musik kendang yang berasal dari Jawa Timur ini memiliki persamaan seperti alat musik kendang yang digunakan di Jawa Tengah.

Perbedaan alat musik tradisional Jawa Timur dengan Jawa Tengah terletak pada kegunaannya, yaitu sebagai penentu gerakan pada tarian (kendang Jawa Timur) dan sebagai penentu perubahan rincikan alat musik gendhing (kendang Jawa Tengah).

Baca juga: Alat Musik Harmonis

Alat Musik Saronen

Alat musik tradisional dari Jawa Timur selanjutnya yaitu saronen, merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup seperti seruling.

Alat musik saronen biasanya dibuat dari kayu jati dengan ukuran panjang hingga 40 cm. Alat musik yang berasal dari Madura, Jawa Timur ini berbentuk kerucut dengan 7 lubang (6 lubang di bagian depan dan 1 lubang di bagian belakang).

Keunikan dari alat musik tradisional saronen ini terletak pada bahan yang digunakan untuk tempat meniup, yaitu dibuat menggunakan daun aren.

Selain itu, alat musik saronen ini memiliki hiasan seperti sayap yang dibuat dari tempurung kelapa dan memiliki bentuk yang menyerupai kumis.

Alat musik saronen ini biasanya dimainkan bersamaan dengan alat musik tradisional yang lain, seperti kempul, kendang, ketuk, dan gong.

Alat musik ini memiliki suara yang cukup unik, yaitu sangat nyaring, terasa melengking, parau, dan suara yang seperti meliuk-liuk sehingga cukup menyenangkan apabila didengarkan.

Alat Musik Tong-Tong

Alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Timur selanjutnya yaitu tong-tong atau dikenal dengan kentongan, merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul.

Alat musik tong-tong atau kentongan yang berasal dari Madura, Jawa Timur ini dibuat dari bambu maupun kayu. Alat musik ini biasa dimainkan untuk membangunkan warga saat sahur di bulan Ramadhan.

Dahulu alat musik tong-tong atau kentongan ini hanya terdiri dari tiga nada yaitu nada tinggi, nada sedang, dan nada rendah. Saat ini, musik tradisional tong-tong atau kentongan ini sering dimainkan bersama dengan alat musik tradisional yang lain.

Saat ini alat musik yang berasal dari Madura ini sering dimainkan dalam suasana yang gembira, seperti acara sapi sono, karapan sapi, dan kemeriahan yang lain. Alat musik tong-tong atau kentongan ini dianggap melambangkan kegembiraan dari masyarakat Madura.

Baca juga: Alat Musik Tradisional Aceh

Alat Musik Angklung Reog

Alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Timur yaitu angklung reog, merupakan alat musik yang digunakan sebagai musik pengiring reog ponorogo.

Alat musik angklung reog ini memiliki suara yang lebih keras dibandingkan angklung pada umumnya. Alat musik angklung reog ini juga dilengkapi dengan hiasan benang berumbai yang semakin menambah keindahannya.

Alat Musik Gamelan

Alat musik tradisional ini tidak cuma populer dari Jawa Timur, tetapi Sunda dan Bali yang memiliki tangga nada pentatonis pada sistem tangga nada slendro dan pelog. Sahabat perlu Anda ketahui, gamelan digunkan pada seni musik karawitan yang terdiri dari instrument musik perkusi.

Untuk memainkan Gamelan merupakan dengan metode dipukul ataupun diketuk dengan memakai alat yang dilapisi kain.

Alat Musik Terompet Reog

Alat musik tradisional Jawa Timur yang satu ini adalah bisa jadi sebagian banyak orang cuma mengenali Terompet Reog berasal dari Jawa Barat dan Jawa Tengah saja, tetapi Jawa Timur juga memiliki alat musik tradisional ini. Umumnya, Terompet Reog digunakan sebagai pengiri pertunjukkan Reog Ponorogo.

Untuk memainkannya, Terompet Reog dengan metode di tiup, dan tercantum dalam jenis alat musik aerofon ataupun tiup.

Baca juga : Alat Musik Gesek Tradisional

Alat Musik Angklung Reog

Alat musik tradisional ini digunakan sebagai pengiring kesenian Reog Ponorogo. Seperi Angklung yang lain, Angklung Reog terbuat dari bamboo dengan hiasan benang corak merah dan kuning dan lengkungan bamboo yang di susun dengan apik dan indah.

Tidak cuma sebagai alat musik pengiring Reog Ponorogo, Angklung Reog juga berperan sebagai senjata sebagai perisai dari militer kerajaan kala mengalami serbuan kerajaan Lodaya.

Untuk memaikannya, Angklung Reog dengan metode di pegang bagian ujung bamboo pada angklung( semacam memegang pistol), setelah itu pegang leher dan pinggang angklungnya dan hentakkan angklung sembari dibantu dengan gerakan tangan dari kanan ke kiki supaya suara terdengar lebih panjang.

Alat Musik Kluncing

Alat musik tradisional ini umumnya digunakan sebagai pengiring tarian khas asal Banyuwangi, ialah: tarian gandrung.

Kluncing dibuat dari bahan dasar besi ataupun logam dan menyamai alat musik triangel. Perihal tersebut diakibatkan terdapatnya pengaruh dari budaya Eropa.

Untuk memainkan Kluncing dengan metode dipukul dengan memakai alat pemukul spesial.

Alat Musik Kempul

Kempul juga tercantum komponen gamean yang dimainkan dengan metode di tabuh. Sama semacam Gong, alat musik ini digantung jadi satu. Akan namun, menciptakan suara yang lebih besar daripada Gong. Kempul dibuat dari bahan timah dan tembaga. Yang mana tercantum kedalam jenis instrument keras dari Gamelan.

Alat Musik Kethuk Esri

Alat musik yang meyerupai Gong ini dibagi jadi 2 buah. Suara yang dihasilkan oleh Kethuk Esri ini merupakan alat music rendah. Untuk memainkan Kethuk Esri merupakan dengan metode dipukul pada bagian tonjolannya.

Alat Musik Gendhang Banyuwangi

Semacam yang kita ketahui, Banyuwangi populer dengan seni musiknya dan alat musik yang bermacam- macam tipe.

Salah satunya merupakan Gendhang khas Banyuwangi ini, yang biasanya digunakan sebagai pengiring seni musik ataupun tarian khas Banyuwangi.

Untuk memainkan Gendhang Banyuwangi ini merupakan dengan metode ditabuh. Dan ditabuhnya juga tidak sembarang dan wajib memiliki kemampuan khsusus.

Alat Musik Suling Bambu

Semacam namanya, Suling ini dibuat dari bambu dengan diberi 6 lubang. Alat musik tradisional ini menciptakan suara khas, berbeda dengan Suling sintetis. Dan bahkan suling bambu menjadi salah satu ikon musik dangdut yang jadi bagian dari kekayaan budaya nusantara.

Untuk memainkan Suling Bambu merupakan dengan metode ditiup, dan sebagian metode spesial untuk menciptakan nada- nada tertentu.

Alat Musik Ul Dhaul

Alat musik asal Madura ini lahir di Sumenep. Biasanya, Ul Dhaul digunakan untuk seni pertunjukan musik dengan gabungan alat musik tradisional yang lain ataupun sebagai pengiring seni tari dan pertunjukan Madura yang lain. Untuk memainkan Ul Dhaul merupakan dengan metode ditabuh.

Alat Musik Kethuk Jaler

Alat musik tradisional ini masih dalam satu kalangan dengan Kethuk Esri. Kelainannya Kethuk Jaler memiliki nada yang lebih besar satu kwint dari Kethuk Esri. Untuk memainkannya dengan metode dipukul.

Alat Musik Angklung Caruk

Alat musik tradisional ini berasal dari Banyuwangi, sama semacam Angklung di Jawa Barat, yang mana dibuat dari bambu setelah itu dipotong ujungnya dan diikat jadi satu.

Sahabat kitchenuhmaykoosib yang kami sayangi, bahwasannya Kata Caruk sendiri berasal dari kata Caruk ataupun Carok yang memiliki makna perlombaan ataupun pertandingan Untuk memainkan Angklung Caruk ini cuma dengan digoyang, hingga akan menciptakan suara dari tubuh pipa bambu.

Alat Musik Ketipung

Alat musik tradisional yang masih dalam kalangan alat musik ritmis ini cukup populer di Indonesia. Biasanya Ketipung digunakan sebagai pengiring musik- musik dangdut yang suaranya sangat menonjol. Meski menyamai Gendang, metode memainkan Ketipung jauh berbeda ialah dengan metode dimainkan secara vertikal.

Alat Musik Rending

Alat musik tradisional ini dibuat dari bahan simpel ialah silatan ataupun kulit bambu yang berdimensi dekat 12, 5 centimeter. Setelah itu pada bagian tengahnya dikerat jadi belahan memanjang, sebagai alat yang menghailkan getaran.

Untuk memainkan Rending dengan meletakannya dimulut, apabila pangkal ujungnya ditarik dengan tali yang terikat hingga akan menciptakan suara dari rongga mulut. Alat ini dimainkan sebagai hiburan para petani diwaktu senggang yang menunggu padi menguning.

Keunggulan alat musik tradisional Jawa Timur ini terletak pada bahan yang digunakan, suara yang dihasilkan, dan kegunaannya.

Selain itu, alat musik yang berasal dari Jawa Timur ini memiliki keindahan suara sehingga sering digunakan dalam acara kesenian. Alat musik merupakan salah warisan budaya yang wajib untuk dilestarikan, agar tidak hilang seiring berjalannya waktu.