20+ Jenis Alat Musik Pukul yang Digunakan Dalam Pertunjukan Musik

Alat Musik Pukul – Alat musik adalah instumen yang dibuat untuk menghasilkan bunyi melodis yang merdu dan selaras saat dimainkan.

Berdasarkan cara penggunaannya, musik dikelompokkan dalam 4 jenis, yaitu alat musik tiup, alat musik goyang, alat musik gesek, alat musik petik, dan alat musik pukul.

Alat musik jenis pukul ialah alat musik yang dimainkan dengan dipukul menggunakan alat pemukul maupun dapat dilakukan tanpa alat.

Alat musik yang jenis ini terlihat cukup mudah dimainkan, namun untuk menghasilkan nada yang selaras seorang pemukul atau penabuh harus memahami cara yang tepat.

Macam-Macam Alat Musik Pukul

Alat Musik Pukul

Alat Musik Pukul

Berikut 10 alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul.

Alat Musik Xilofon

Alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul yaitu xilofon atau xylophone, merupakan alat musik yang berasal dari Slowakia.

Alat musik xilofon merupakan salah satu alat musik yang masuk dalam kelompok alat musik perkusi, yaitu alat musik yang dapat menghasilkan bunyi dengan cara dipukul, ditabuh, digosok, maupun dengan cara lain sehingga menghasilkan bunyi.

Alat musik xilofon dibuat dari kayu yang telah dibentuk dan diletakkan secara tersusun dalam satu rangkaian. Batang kayu yang digunakan memiliki ukuran yang beragam agar mampu menghasilkan suara yang diinginkan.

Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul penggunakan alat pemukul yang terbuat dari kayu, karet, dan plastik yang disebut malet.

Alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul selanjutnya yaitu vibraphone atau disebut vibraharp. Alat musik ini merupakan salah satu kelompok alat musik perkusi dengan bentuk yang menyerupai xylophone.

Alat musik vibraphone dibuat dari batang-batang aluminium serta tambahan pedal seperti pada piano.

Baca juga : Alat Musik Tradisional Papua

Alat Musik Kolintang

Alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul selanjutnya yaitu kolintang, merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Sulawesi Utara, lebih tepatnya di daerah Minahasa.

Alat musik kolintang merupakan kelompok alat musik perkusi yang dibuat dari kayu.

Kayu yang dipilih menjadi bahan alat musik biasanya memiliki karakter yang ringan namun cukup kuat. Biasanya kayu yang digunakan dalam pembuatan alat musik kolintang yaitu kayu lokal seperti kayu waru, kayu cempaka, kayu wenuang, dan kayu telur.

Baca juga : Alat Musik Modern

Alat Musik Bellyra

Alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul selanjutnya yaitu bellyra, merupakan alat musik yang sering ditemui sebagai alat musik drumband.

Alat musik bellyra ini dibuat dari bilah-bilah logam yang telah disusun sesuai nada yang diinginkan.

Bellyra merupakan alat musik pukul yang biasa dimainkan sebagai nada melodi, sehingga penonton akan mengetahui lagu yang sedang dibawakan melalui melodi dari alat musik bellyra.

Alat musik ini dimainkan menggunakan alat pemukul berbentuk stik yang bagian ujungnya terbuat dari mika.

Baca juga : Alat Musik Melodis

Alat Musik Pukul Calung

Alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul selanjutnya yaitu calung, merupakan alat musik yang berasal dan berkembang di banyumas dan suku Sunda.

Alat musik yang memiliki bentuk menyerupai angklung ini dibuat dari ruas bambu berbagai ukuran yang telah disusun sehingga mampu menghasilkan nada yang selaras.

Berdasarkan jenisnya, alat musik calung dikelompokkan dalam 2 jenis yaitu calung rantai dan calung jinjing. Calung rantai merupakan calung yang memiliki 7 ruas bambu yang telah disusun berurutan.

Calung rantai dimainkan menggunakan alat pukul pada kedua tangan serta dilakukan dengan duduk bersila.

Alat musik calung rantai jinjing dimainkan dengan alat pukul yang dipegang oleh tangan kanan, sedangkan tangan kiri memegang alat musik.

Biasanya calung jinjing dimainkan antara empat hingga lima orang yang telah memegang calung. Calung yang dimainkan tersebut antara lain calung kingking, calung panepas, calung jongjrong, dan calung gonggong.

Baca juga : Alat Musik Tradisional Maluku

Alat Musik Pukul Marimba

Alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul selanjutnya yaitu marimba, merupakan alat musik kelompok musik perkusi yang menyerupai xilofon dan kolintang. Alat musik marimba dibuat dari kayu yang telah disusun menyerupai kunci piano yang dirangkai secara teratur di jeruji besi.

Alat musik marimba juga dilengkapi dengan resonator pipa yang berada di bawah rangkaian jeruji besi yang berfungsi untuk memerkuat suara saat dimainkan.

Alat musik marimba dapat ditemui dalam berbagai acara musik seperti marching band, orkestra, dan ensambel musik jazz.

Baca juga : Alat Musik Tradisional Jawa Timur

Alat Musik Pukul Triangle

Alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul selanjutnya yaitu triangle, merupakan alat musik berbentuk segitiga yang terbuat dari logam dengan bentuk yang cukup sederhana.

Alat musik triangle merupakan alat musik yang termasuk dalam kelompok perkusi.

Triangle merupakan alat musik pukul yang masuk dalam jenis musik ritmis, yang berfungsi sebagai penghas irama saat dimainkan. Triangle sering digunakan sebagai musik pengiring yang mampu memberi irama tambahan pada sebuah lagu.

Triangle cukup rumit untuk dimainkan, meskipun memiliki bentuk sedehana namun perlu keahlian dan insting untuk memainkannya.

Baca juga : Alat Musik Tradisional Jawa Barat

Alat Musik Pukul Tamborin

Alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul selanjutnya yaitu tamborin, merupakan alat musik yang dibuat dari bingkai kayu berbentuk bundar yang dilengkapi dengan kerincingan dari logam yang mengelilingi bingkai.

Alat musik tamborin merupakan alat musik perkusi yang akan berbunyi kemerincing saat dipukul atau ditabuh.

Suara yang dihasilkan alat musik tamborin berasal dari kemerincing logam saat digoyang serta dapat dikombinasikan dengan tabuhan pada membran yang melapisi alat musik ini.

Tamborin dimainkan dengan cara memegang secara vertikal dengan satu tangan, dan tangan yang lain akan menggoyang tamborin serta menabuh membrannya.

Alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul selanjutnya yaitu kendang, merupakan alat musik yang sering digunakan dalam pertunjukan gamelan di Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Alat musik ini dibuat dari kayu yang pada kedua sisinya telah dilubangi. Selanjutnya kayu yang telah dilubangi akan dilapisi menggunakan membran yang berasal dari kulit binatang.

Alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul selanjutnya yaitu rebana, merupakan alat musik yang berbentuk bundar dan pipih.

Alat musik ini dibuat dari kayu berbentuk lingkaran yang pada bagian tengah dilapisi kulit kambing untuk menghasilkan suara saat dipukul. Alat musik rebana biasa dimainkan dalam acara musik seperti gambus dan kasidah.

Alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul selanjutnya yaitu timpani atau dikenal dengan kettledrum, merupakan alat musik yag termasuk dalam kelompok musik perkusi.

Alat musik ini memiliki ukuran yang besar serta berbentuk menyerupai mangkok yang terbuat dari bahan tembaga dan alat pemukul yang disebut timpani mallet.

Alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul selanjutnya yaitu ketipung, merupakan alat musik yang memiliki bentuk menyerupai kendang namun memiliki ukuran yang lebih kecil dari kendang.

Alat musik ini dibuat dari kayu yang dilubangi dengan ukuran sekitar 20 cm hingga 40 cm. Alat musik ini biasa dimainkan dalam musik keroncong, musik melayu, dan musik dangdut.

Alat musik pukul merupakan salah satu jenis musik yang sering ditemui dan dimainkan dalam pertunjukan musik.

Alat musik jenis ini cukup sulit dimainkan karena untuk menghasilkan nada yang pas dan selaras, seorang pemain musik harus memiliki teknik serta insting dalam memainkannya untuk menghasilkan suara yang enak saat didengarkan.

Baca juga : Alat Musik Harmonis

Alat Musik Gamelan

Seperangkat alat musik yang terdiri dari sebagian instrumen yang digabungkan untuk dimainkan secara bertepatan. Gamelan ialah ensambel musik tradisional khas Indonesia.

Fitur musik yang jadi bagian dari gamelan nyaris seluruhnya merupakan alat musik pukul. Gamelan terdiri dari: kendang, bonang, bonang penerus, demung, saron, peking, kenong& kethuk, slenthem, gender, gong, gambang dan kempul. Cuma rebab, siter dan suling yang memainkannya tidak dengan dipukul.

Saron dan kendang merupakan alat musik gamelan yang dibuat dari kayu. Sebaliknya yang yang lain dibuat dari logam.

Gamelan digunakan untuk mengiringi tarian, tembang dan upacara pada acara- acara formal semacam: syukuran, perkawinan ataupun upacara keraton. Gamelan juga jadi bagian yang menyatu pada pagelaran wayang.

Alat Musik Xylophone

Alat musik yang masuk ke dalam keluarga perkusi. Mungkin besar berasal dari Slowakia di Eropa.

Dibuat dari batang- batang kayu bermacam dimensi. Untuk memainkannya dipukul memakai pemukul yang dibuat dari plastik, kayu ataupun karet.

Tiap batang ataupun bilah menciptakan nada tertentu. Batang yang berdimensi lebih panjang menghasilkan nada yang lebih rendah. Sebaliknya batang yang lebih pendek menyuarakan nada lebih besar.

Alat Musik Vibrafon

Alat musik pukul yang mempunyai bilah ataupun batang nada untuk menghasilkan bunyi. Diucap juga vibraharp ataupun lumayan vibes saja.

Batang nada vibrafon dibuat dari aluminium yang dibangun untuk menciptakan nada. Vibrafon juga memakai pedal semacam pedal yang terdapat di piano.

Besar rendah nada diatur memakai pedal. Batang nada aluminium yang dipukul akan menciptakan nada rendah dikala pedal dinaikan naik. Nada besar dihasilkan kala pedal ditekan turun.

Dalam perkembangannya vibrafon kerap digunakan dalam musik jazz.

Alat Musik Tubular Bells

Semacam namanya, alat musik pukul bernada ini dibuat dari logam yang berupa semacam tabung yang disusun berjajar. Suara dari Tubular Bell ini pada awal mulanya terbuat untuk mengadaptasi suara dari dentingan bel gereja.

Tiap tabung mempunyai diameter berkisar antara 30- 38 centimeter dan mempunyai dimensi panjang yang berbeda untuk menciptakan besar dan rendahnya nada.

Jarak nada pada Tubular Bells ini umumnya mempunyai nada dari C– F tetapi terdapat juga yang terbuat menggapai nada Gram.

Alat musik ini juga dapat disematkan pedal sustain untuk memperpanjang getaran membran sehingga suara yang dihasilkan lebih panjang.

Alat Musik Ranat Ek Lek

Alat musik pukul ini berasal dari negeri orang sebelah kita ialah Thailand. Apabila dicermati wujudnya mirip dengan alat musik tradisional dari Indonesia.

Alat musik ini dikategorikan sebagai metallophone ialah alat musik yang memakai bahan dari logam untuk menciptakan bunyi.

Alat Musik Glockenspiel

Masih dari alat musik pukul kalangan metallophone, kali ini terdapat suatu alat musik pukul bernada bernama Glockenspiel. Secara wujud dan sifatnya masih mempunyai kemiripan dengan Xylophone, cuma saja ada sebagian perbandingan.

Perbandingan yang lain merupakan Glockenspiel berdimensi lebih kecil dan mempunyai pitch yang lebih besar dari Xylophone.

Perihal unik lain merupakan lapisan logam pada Glockenspiel membentuk suatu rangkaian yang sama dengan lapisan pada keyboard ataupun piano.

Alat Musik Ketipung

Salah satu alat musik tradisional khas Indonesia. Wujudnya menyamai gendang dengan dimensi yang lebih kecil. Lubang bagian tengah berdiameter 20 sampai 40 centimeter. Dibuat dari kayu dilapisi kulit fauna sebagai membran penghasil bunyi.

Alat musik pukul Kerap dibilang gendang kecil yang memiliki 2 sisi tabuh. Biasa dimainkan dikala mengiringi musik melayu yang rancak dengan suara bundar jernih.

Alat Musik Rebana

Sekilas wujud dan ukurannya mirip dengan tamborin. Sementara itu bila diamati alat musik khas Melayu ini lebih menyamai gendang yang wujudnya pipih.

Dibuat dari kayu dilapisi kulit sapi sebagai membran penghasil bunyi. Berbingkai bundaran dengan salah satu sisi digunakan sebagai tempat untuk menepuk ataupun memukulnya. Dalam penggunaannya rebana terkenal digunakan dalam lagu kasidah, hadroh dan untuk mengiringi tarian zapin.

Alat Musik Timpani

Alat musik pukul yang wujudnya mirip semacam drum. Dibuat dari logam tembaga berbentuk wadah berupa mangkok.

Wadah setelah itu dilapisi kulit fauna sebagai membran penghasil bunyi. Membran pelapis menutupi bingkai bundaran yang jadi penutup wadahnya.

Timpani dimainkan memakai alat berbentuk tongkat ataupun stik. Sebagai alat musik yang tercantum jenis ritmis suara yang dihasilkan bergantung keahlian yang memainkannya.

Alat Musik Gong

Untuk kalian yang kerap memandang pertunjukan musik tradisional bisa jadi telah pukulak memandang suatu alat musik bulat dan umumnya berdimensi lumayan besar yang diucap sebagai Gong.

Tetapi mengerti kah kalian kalau pada asal muasalnya, Gong berasal dari dataran negara gorden bambu? Setelah itu dari Tiongkok, lama- lama menyebar ke daratan Asia Tenggara, Asia Timur apalagi hingga ke Daratan Afrika.

Alat musik tanpa nada ini dibuat dari logam dimana bahannya merupakan memakai perunggu.

Suara yang dihasilkan juga khas sebab wujud dan ukurannya ini. Di Indonesia sendiri Gong umumnya jadi faktor berarti untuk jadi bagian rangkaian alat musik pada gamelan.

Alat Musik Bell

Untuk kalian yang mengira apabila suatu Bell tidaklah suatu alat musik hingga saatnya kalian merevisi pengetahuanmu.

Sebab bell yang biasa terdapat di sekolah ataupun gedung kuno dan di rumah ibadah khas Eropa ini nyatanya ialah alat musik.

Wujudnya unik dimana mempunyai desain semacam corong dan di tengahnya ada suatu lempengan besi untuk menciptakan suara. Untuk memainkan Bell merupakan dengan metode memukul ataupun dengan menggoyangkannya.

Tetapi pada penggunaannya belum lama, Bell lebih kerap digunakan untuk jadi indikator waktu di gedung gereja, sekolah ataupun bangunan yang lain.

Alat Musik Cymbals

Salah satu komponen musik dalam orkestra untuk memunculkan nuansa yang menggelegar merupakan Cymbals. Alat musik pukul tidak bernada ini dibuat dari logam perunggu dan dijadikan sejoli cymbals yang silih dipukulkan satu sama lain.

Untuk memainkannya kedua buah Cymbal diletakkan di tangan kanan dan kiri untuk setelah itu dibenturkan satu sama lain. Tetapi kalian juga dapat memakai stick ataupun mallet untuk memukul Cymbals.

Terus menjadi besar dimensi Cymbals yang digunakan hingga suaranya akan terus menjadi tebal dan rendah.

Alat Musik Maracas

Marakas merupakan alat musik pukul tidak bernada dari negeri Mexico di Daratan Amerika Selatan. Kepribadian suaranya sangat khas ialah berbunyi semacam derik( rattle).

Maracas umumnya dibuat dari semacam kulit labu yang diisi dengan biji- bijian kering, ataupun kacang- kacangan dan bola- bola kecil. Tujuan memakai bahan- bahan ini merupakan supaya menciptakan suara“ kecrek” kala dimainkan.

Maracas kerap digunakan untuk bermacam tipe alat musik sebab penggunaannya yang gampang dan suaranya yang sangat fleksibel dapat digunakan untuk bermacam tipe aliran musik mulai dari musik etnik hingga musik modern.

Apalagi untuk pertunjukan musik akustik simpel juga Maracas dapat digunakan untuk menaikkan nuansa ritmik dari suatu komposisi.

Sekian pembahasan tentang alat musik pukul bernada dan tidak bernada, mudah-mudahan bermanfaat.