Inilah 14 Alat Musik Jawa Barat, Salah Satunya Merupakan Warisan Budaya Dunia

Alat Musik Jawa Barat merupakan salah satu alat musik nusantara yang keberadaannya cukup populer di masyarakat. Kepopulerannya didapat akibat salah satu jenis alat musiknya yang menjadi warisan budaya dunia asli Indonesia oleh UNESCO pada tahun 2010.

Alat musik yang dimaksud adalah Angklung. Selain Angklung masih banyak lagi jenis alat musik asal Jawa Barat yang tidak kalah menariknya untuk diketahui. Berikut kami paparkan beberapa jenis alat musik khas Jawa Barat lainnya.

Alat Musik Jawa Barat

Alat Musik Jawa Barat

Alat Musik Angklung

Berbicara mengenai alat musik tradisional Jawa Barat, sudah pasti yang pertama kali terlintas dipikiran kita adalah Angklung. Alat musik ini mendunia karena UNESCO telah mengumumkannya sebagai alat musik warisan dunia asli Indonesia.

Seperti yang sudah kita ketahui Angklung terbuat dari bambu yang dimainkan dengan cara digoyangkan. Alat musik ini bersifat multitional atau memiliki nada ganda. Instrumen ini terdiri dari beberapa macam ukuran yang harus dimainkan bergantian.

Teknik dasar yang perlu dikuasai dalam memainkan Angklung adalah teknik kurulung, centok dan tangkep. Kurulung artinya getar, teknik ini umum digunakan dengan memegang Angklung dengan tangan kanan dan menggetarkannya dengan tangan kiri.

Teknik kedua adalah teknik centok alias sentak, teknik ini menghasilkan bunyi stakato yang didapatkan dari menarik tabung dasar dengan cepat ke telapak tangan. Teknik terakhir adalah tangkep, yaitu menahan satu tabung ketika Angklung digetarkan persis seperti teknik kurulung.

Baca juga : Alat Musik Harmonis

Alat Musik Calung

Sebagai alat musik khas daerah Jawa Barat yang mayoritas terbuat dari bambu, keberadaan Calung tidak kalah memesona. Alat musik ini sama-sama memiliki susunan bambu yang menarik untuk dimainkan.

Sekilas alat musik ini mirip dengan angklung, tapi nyatanya cara memainkan Calung berbeda dari Angklung. Jika memainkan Angklung harus dengan menggoyangkannya, maka memainkan Calung adalah dengan cara dipukul dengan tongkat kecil yang juga terbuat dari bambu.

Alat Musik Celempung

Selanjutnya adalah Celempung. Alat musik pukul khas Jawa Barat ini tidak diketahui kapan pertama kali diciptakan. Yang pasti alat musik Jawa Barat ini terbuat dari bambu dan memanfaatkan rongganya sebagai resonansi.

Baca juga : Alat Musik Tradisional Aceh

Alat Musik Suling

Satu lagi alat musik tradisional Jawa Barat yang terbuat dari bambu, yaitu Suling. Alat musik satu ini tidak kalah populernya dengan alat musik Angklung. Suling merupakan alat musik tiup tradisional yang sudah mendapatkan banyak modifikasi menjadi alat musik modern.

Dalam kebudayaan Suku Sunda, Suling wajib memiliki empat sampai enam lubang guna mengatur nada. Alat musik ini dimainkan dengan menutup beberapa lubang sehingga nada yang diinginkan bisa terdengar.

Alat Musik Karinding

Karinding juga merupakan alat musik tiup tradisional Sunda yang terbuat dari bambu, atau bisa dengan pelepah pohon aren. Karinding yang terbuat dari bambu ditujukan untuk pemain laki-laki, sementara Karinding yang terbuat dari pelepah pohon aren dibuat untuk pemain perempuan.

Karinding dimainkan dengan cara ditiup. Alat musik tradisional Jawa Barat ini memiliki tiga ruas yang dapat dimainkan sembari satu tangan pemain memukul salah satu bagian sisi Karinding agar tercipta bunyi yang harmonis.

Baca juga : Alat Musik Gesek Tradisional

Alat Musik Kecapi

Salah satu keunikan alunan musik Suku Sunda adalah petikan dawai Kecapi Sunda yang khas. Begitu orang mendengarnya, mereka pasti langsung tahu bahwa itu adalah Kecapi. Tidak hanya sebagai pengiring alat musik lainnya, alat musik Sunda ini juga bisa dimainkan secara solo.

Terdapat dua jenis Kecapi Sunda, yakni Kecapi Indung atau Induk dan Kecapi Rincik. Kecapi Indung berukuran besar dan digunakan sebagai penentu tempo. Sementara Kecapi Rincik berukuran kecil dan digunakan untuk mengisi jeda antar nada berfrekuensi tinggi.

Alat Musik Jentreng

Jentreng memang terlihat tidak jauh berbeda dengan Kecapi Jawa Barat. Sayangnya tetap saja kedua alat musik ini berbeda, di mana alat musik tradisional Jawa Barat ini memiliki ukuran yang lebih kecil dan senar yang terpakai hanya berjumlah tujuh buah.

Baca juga : Alat Musik Ritmis

Alat Musik Arumba

Masih berkutat pada jenis alat musik bambu yang berasal dari Jawa Barat, yaitu Arumba. Alat musik ini harus dimainkan bersamaan dengan Gambang Melodi, Gambang Pengiring, Bass Lodong, Angklung Solo dan Kendang dalam sebuah pertunjukkan musik.

Alat Musik Rebab

Rebab dipercaya telah ada di tanah Sunda sejak abad ke-9. Alat musik Rebab adalah alat musik bangsa Timur Tengah yang kemudian masuk ke wilayah Jawa Barat lantaran sering dilalui oleh pedagang Timur Tengah yang singgah di Indonesia.

Mulanya, alat musik ini terbuat dari tembaga dengan jumlah dawai yang menempel dua sampai tiga buah. Lalu ketika masuk di Jawa Barat bahan baku Rebab berubah menjadi kayu pohon yang diolah.

Rebab bisa dimainkan dengan cara digesek seperti biola. Hanya saja jika biola dimainkan secara horisontal, Rebab harus dimainkan secara vertikal. Alat musik ini dimainkan bersamaan dengan rangkaian musik gamelan lainnya untuk mengiringi sebuah pertunjukkan kesenian tradisional.

Baca juga : Senjata Tradisional Jawa Barat

Alat Musik Tarawangsa

Satu lagi macam alat musik tradisional Jawa Barat yang dimainkan dengan cara digesek, yakni Tarawangsa. Alat musik Sunda ini tergolong bersejarah, karena usianya yang cukup tua. Keberadaannya tercatat dala, naskah kuno Sewaka Darma pada abad ke-18.

Selain digesek ternyata keunikan memainkan alat musik ini adalah dengan cara dipetik. Pada badan Tarawangsa terdapat dua dawai yang masing-masing harus digesek dan dipetik. Hal tersebut dilakukan agar tercipta suara yang harmoni.

Alat Musik Jenglong

Selanjutnya adalah Jenglong, alat musik Jawa Barat yang tidak hanya terbuat dari kayu namun terbuat dari besi ataupun kuningan. Kedua macam material ini disusun sedemikian rupa lalu diikat menggunakan tali.

Alat musik ini merupakan alat musik pukul, di mana pemukulnya terbuat dari kayu dengan ujung yang diberi lilitan benang wol membentuk bulatan. Jenglonng berperan dalam menentukan kerangka lagu dan nada dasar dalam pementasan musik gamelan.

Alat Musik Gong

Alat musik tradisional Jawa Barat lainnya yang cukup familiar dipendengaran adalah Gong, alat musik ini bahkan terkenal sampai ke penjuru Asia. Gong, dalam rangkaian gamelan Sunda memang kurang dikenal namun kemampuannya dalam memberikan tempo nada sangat penting.

Alat Musik Kendang

Kendang atau biasa kita kenal dengan Gendang adalah alat musik Sunda yang dimainkan dengan cara dipukul atau ditepak. Alat musik ini berfungsi untuk menentukan tempo pada sebuah musik. Kekuatan pukulan dalam menghasilkan tempo nada menjadi penentu dalam pementasan musik.

Kendang terbuat Sunda terbuat dari kayu kelapa, nangka atau cempedak yang dilapisi oleh kulit hewan kambing atau kerbau. Secara garis besar proses kerja Kendang Jawa Barat maupun Gendang Jawa Timur adalah sama.

Alat Musik Kulanter

Kulanter merupakan alat musik yang mirip sekali dengan Kendang, hanya saja ukuran yang menjadi pembedanya. Kulanter berukuran lebih kecil dan ramping ketimbang Kendang. Karena memainkannya adalah dengan cara ditepak maka Kulanter sering pula disebut dengan Kutiplak.

Baca juga : Pakaian Adat Jawa Barat

Alat Musik Cacaian

Perlengkapan musik tradisional ini diketahui lumayan unik. Tidak hanya ukurannya yang kecil, Cacaian menciptakan suara yang ramai ditelinga semacam gemericik air yang mengalir, tetapi tidak terdengar berisik. Wujud Cacaian berbentuk potongan batang bambu yang panjang dan berisi biji- bijian dibagian dalamnya.

Alat Musik Kohkol

Dalam sebutan yang lebih universal, kohkol bisa jadi bisa disamakan dengan kentongan.

Pada awal mulanya, kohkol cuma semata-mata alat komunikasi yang dibunyikan dengan metode dipukul untuk membagikan isyarat tertentu kepada warga.

Dalam perkembangannya, timbul alterasi baru dari kohkol yang diucap renteng, ialah sebagian buah kohkol dengan dimensi yang berbeda- beda disusun sehingga membentuk suatu tangga nada.

Alat musik ini dimainkan memakai sejoli pemukul dengan kedua tangan.

Penutup

Itulah tadi pembahasan seputar alat musik Jawa Barat yang rata-rata terbuat dari bambu dan sebagian ada yang berasal dari Timur Tengah lantaran wilayah Sunda yang seringkali dijadikan tempat persinggahan oleh pedagang Arab. Anda sudah bisa memainkan alat musik yang mana?