19 Alat Musik Gesek Tradisional dan Modern yang Harus Diketahui

Alat Musik Gesek Tradisional – Alat musik adalah suatu instrumen yang dibuat dengan tujuan menghasilkan musik.

Berdasarkan cara memainkannya, alat musik dibagi dalam 4 kelompok, yaitu alat musik tiup, alat musik petik, alat musik pukul, dan alat musik gesek tradisional.

Alat musik jenis gesek merupakan alat musik yang dimainkan dengan menggesekkan antara dawai dan alat penggeseknya sehingga menghasilkan bunyi melodis yang merdu.

Keistimewaan alat musik jenis ini biasanya memiliki bunyi yang berbeda antara tradisional dengan modern.

Alat Musik Gesek Tradisional

Alat Musik Gesek Tradisional

Alat Musik Gesek Tradisional

Berikut 14 alat musik tradisional dan modern yang perlu diketahui.

 Alat Musik Gesek Tradisional Arababu

Alat musik yang dimainkan dengan cara digesek yaitu arababu, merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Maluku.

Dahulu alat musik arababu dibuat dari bambu dan kayu, namun seiring perkembangan waktu musik ini mulai dimodifikasi dengan penggunaan batok kelapa sebagai resonansi, dan tambahan bambu sebagai tempat untuk merentangkan dawai atau senar.

Alat musik arababu ini memiliki satu senar yang dimainkan dengan cara digesek menggunakan penggesek yang bentuknya menyerupai busur.

Sekilas alat musik ini terlihat seperti alat musik rebab, namun ukuran rebab lebih besar dibandingkan dengan arababu. Selain itu rebab juga memiliki dua senar, sedangkan arababu hanya memiliki satu senar.

Baca juga : Alat Musik Khas Jawa Tengah

Alat Musik Gesek Arbab

Alat musik yang dimainkan dengan cara digesek selanjutnya yaitu arbab, merupakan alat musik gesek tradisional yang berasal dari Aceh.

Alat musik arbab dibuat dari tempurung kelapa sebagai tempat resonansi, serta kayu yang berfungsi sebagai tempat merentangkan dawai atau senar, dan serat rotan sebagai dawainya.

Alat musik arbab sering digunakan oleh masyarakat dalam acara hiburan rakyat maupun pawai.  Selain itu alat musik ini juga biasa digunakan untuk mengiringi lagu tradisional yang digabungkan dengan instrumen musik lain sehingga akan menghasilkan melodi yang pas dan enak didengar.

Alat musik yang dimainkan dengan cara digesek selanjutnya yaitu rabab, merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Sumatera Barat. Alat musik rabab ini dibuat dari tempurung kelapa dan alat penggesek yang menyerupai busur.

Alat musik ini biasanya digunakan oleh masyarakat dalam acara kesenian tradisional yang berkembang dalam kebudayaan Minangkabau.

Alat musik yang dimainkan dengan cara digesek selanjutnya yaitu tehyan, merupakan alat musik tradisional khas Betawi. Alat musik ini sering digunakan oleh masyarakat Betawi dalam kesenian budaya dan orkestra tanjidor.

Alat musik tehyan dibuat dari kayu jati dan batok kelapa sebagai resonansinya. Alat musik tehyan merupakan alat musik yang dihasilkan dari akulturasi budaya adat Betawi dengan Tiongkok. Alat musik tehyan ini memiliki suara melengking yang khas saat dimainkan.

Alat musik yang dimainkan dengan cara digesek selanjutnya yaitu tarawangsa, merupakan alat musik gesek tradisional yang berasal dari Jawa Barat.

Alat musik tarawangsa dibuat dari kayu yang telah dilubangi sebagai resonansi, serta dawai yang terbuat dari besi atau kawat. Alat musik tarawangsa ini sering dimainkan oleh masyarakat Sunda pada upacara adat.

Baca juga : Alat Musik Kalimantan Timur

Alat Musik Gesek Keso-keso

Alat musik yang dimainkan dengan cara digesek selanjutnya yaitu keso-keso, merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Sulawesi Selatan.

Alat musik keso-keso ini dibuat dari bambu yang berfungsi sebagai pegangan dan tempurung kelapa sebagai resonator.

Keunikan alat musik gesek tradisional ini terletak pada bahan dawainya yang terbuat dari rambut kuda maupun benang yang terdapat pada pohon enau.

Penggunaan bahan dawai yang tidak biasa ini menjadikan alat musik keso-keso cukup sulit dimainkan, sehingga perlu adanya teknik khusus agar menghasilkan bunyi yang indah dan sesuai keinginan.

Alat musik yang dimainkan dengan cara digesek selanjutnya yaitu lagia, merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Nias, Sumatera Utara.

Alat musik ini dibuat dari kayu berukuran besar yang dilubangi pada bagian tengahnya berfungsi sebagai resonansi, dan kayu berbentuk silinder memanjang yang digunakan sebagai tempat membentangkan dawai atau senar.

Alat musik yang dimainkan dengan cara digesek selanjutnya yaitu sukong, merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Betawi.

Sukong dibuat dari kayu sebagai tempat bentangan dawai dan batok kelapa yang digunakan sebagai resonansi. Alat musik sukong sering dimainkan oleh masyarakat Betawi dalam berbagai pertunjukan seperti lenong maupun ondel-ondel.

Alat Musik Gesek Haegum

Alat musik yang dimainkan dengan cara digesek selanjutnya yaitu haegum, merupakan alat musik gesek tradisional yang berasal dari Korea.

Alat musik haegum ini berbenuk silinder pada bagian bawah dan leher yang panjang. Alat musik ini dimainkan dengan cara meletakkan haegum di pangkuan pemain.

Alat musik yang dimainkan dengan cara digesek selanjutnya yaitu erhu, merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Tiongkok.

Alat musik erhu memiliki bentuk dan struktur yang sederhana dengan panjang sekitar 80 cm, serta dilengkapi dua dawai sebagai penghasil nadanya.

Alat musik erhu atau dikenal dengan biola ala Tiongkok memiliki musik yang sangat ekspresif. Cara memegang alat musik erhu ini yaitu dengan meletakkan erhu pada tangan kiri, dan tangan kanan yang memenggang alat penggeseknya.

Alat Musik Gesek Biola

Alat musik yang dimainkan dengan cara digesek selanjutnya yaitu biola, merupakan alat musik modern yang cukup populer dalam pertunjukan musik pop, melayu, orkestra, dan lain sebagainya.

Biola memiliki 4 dawai yang susunan nadanya dimulai dari yang terendah yaitu G-D-A-E yang telah diatur susunan nadanya sehingga menghasilkan suara merdu saat dimainkan.

Alat Musik Gesek Cello

Alat musik yang dimainkan dengan cara digesek selanjutnya yaitu cello atau selo, merupakan alat musik gesek tradisonal yang masuk dalam kelompok biola. Perbedaan antara cello dengan biola terletak pada ukuran cello yang lebih besar.

Alat musik cello ini biasanya dimainkan pada tampilan musik klasik yang ada di Eropa. Sedangkan di Indonesia, musik ini sangat jarang digunakan karena bunyi yang dihasilkan alat musik cello kurang sesuai dengan musik-musik tradisional Indonesia.

Alat Musik Gesek Contre Bass

Alat musik yang dimainkan dengan cara digesek selanjutnya yaitu contre bass atau double bass, merupakan alat musik yang masuk dalam kelompok biola namun memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan cello.

Alat musik ini merupakan alat yang dapat dimainkan dengan dua cara yaitu digesek dan dipetik.

Alat musik contre bass atau double bass ini biasanya dimainkan dalam acara musik untuk mengiringi musik orkestra, jazz, country, dan musik bluegrass. Alat musik contre bass ini biasanya selalu dimainkan dalam setiap pertunjukan di negara-negara Eropa.

Alat musik yang dimainkan dengan cara digesek selanjutnya yaitu viola, merupakan alat musik modern yang memiliki ukuran lebih besar dari biola.

Alat musik viola menghasilkan suara yang lebih berat dari alat musik biola, hal ini karena nada yang dimiliki viola dimulai dari C-G-D-A, sedangkan biola memiliki nada yang dimulai dari G-D-A-E.

Alat musik di atas merupakan jenis-jenis alat musik yang dimainkan dengan cara digesek. Alat musik gesek tradisonal merupakan alat musik yang dalam penggunaannya dibutuhkan dawai sebagai penghasil bunyi.

Selain itu terdapat bagian resonansi yang dapat menghasilkan melodi yang indah saat didengar.

Alat Musik Gesek Viola

Perlengkapan musik gesek yang ialah varian lain dari biola. Guna dan wujudnya sangat mirip dengan biola. Dibuat dari kayu dengan dimensi sedikit lebih besar dari biola. Memainkannya pula sama persis semacam biola.

Bila biola menciptakan nada suara sopran ataupun tenor. Dan cello ataupun bass terletak di nada suara bass, hingga viola merupakan suara tengah yang menciptakan nada alto. Karakteristik suaranya lelet dan dalam dengan nada yang lebih rendah dibandingkan biola.

Alat Musik Gesek Rebab

Merupakan salah satu perlengkapan musik gesek tradisional Indonesia. Dimainkan dengan metode digesek dengan busur penggesek yang melengkung.

Berasal dari jazirah Arab dan meluas sampai ke Nusantara. Rebab biasanya berupa bundar dibuat dari kayu dengan dilapisi membran dari kulit domba. Umumnya terdiri dari 1 sampai 3 dawai yang secara musikal tidak bernada.

Dalam struktur fitur musik gamelan, rebab memegang peranan berarti. Gunanya menyelaraskan melodi dasar suatu tembang jadi lezat didengar.

Alat Musik Gesek Tarawangsa

Perlengkapan musik gesek tradisional khas Jawa Barat. Dibuat dari kayu, mempunyai 2 dawai yang akan menghasikan suara dengan metode digesek.

Bagi catatan sejarah, tarawangsa sesungguhnya lebih tua keberadaannya dari rebab. Ukurannya lebih besar dari rebab, oleh karenanya kerap diucap pula rebab jangkung.

Memainkan perlengkapan musik ini lumayan unik. Dengan 2 senar yang dipunyai, nyatanya cuma 1 senar yang digesek, ialah yang terdekat dengan pemain. Dawai yang satunya lagi dimainkan dengan dipetik memakai jari telunjuk tangan kiri.

Alat Musik Gesek Tehyan

Ialah perlengkapan musik gesek yang diadaptasi dari budaya Cina. Perlengkapan musik tradisional khas Betawi ini dibuat dari kayu jati. Bodi ataupun tubuhnya dibuat dari batok kelapa yang sekalian berperan bagaikan tabung resonansi. Tersambung dengan bagian leher yang dibuat dari kayu tempat 2 dawainya terpasang.

Tehyan biasanya bernada dasar A dimainkan dengan metode digesek. Perlengkapan musik ini merupakan hasil akulturasi adat Betawi dan Cina pada masa itu.

Dikala ini biasa dimainkan pada ensambel musik khas Betawi, Tanjidor. Setelah itu pula dipadukan dengan kesenian gambang kromong, lenong betawi maupun ondel- ondel.

Alat Musik Gesek Haegeum

Terdapat sebagian perlengkapan musik yang diketahui berasal dari semenanjung Korea. Salah satunya merupakan Haegeum yang tercantum tipe perlengkapan musik gesek tradisional khas negara ginseng itu. Terdiri dari 2 dawai dan dimainkan dengan metode digesek memakai busur.

Haegeum dimainkan dengan metode yang lumayan unik. Pemusik duduk bersila dengan perlengkapan musik tersebut terletak dipangkuannya.

Dalam khazanah budaya Korea, perlengkapan musik dibedakan jadi perlengkapan musik asli pribumi dan perlengkapan musik pengaruh Tiongkok. Haegeum tercantum perlengkapan musik menyesuaikan diri yang diselaraskan dengan cita rasa dan kearifan lokal.

Alat Musik Gesek Tradisional Erhu

Salah satu dari sekian banyak perlengkapan musik tradisional asal Cina yang sangat terkenal. Perlengkapan musik ini mempunyai 2 senar dan dimainkan dengan metode digesek memakai busur.

Perlengkapan musik ini berupa heksagon ataupun oktagon dan dapat pula bundar. Dibuat dari kayu yang dilapisi kulit ular sanca bagaikan membran penghasil resonansi.

Dikala ini erhu jadi perlengkapan musik utama yang digunakan dalam pagelaran opera tradisional disitu.

Alat Musik Gesek Tradisional Yangqin

Perlengkapan musik gesek ini berasal dari tanah Cina. Wujud perlengkapan musik ini lumayan unik dengan desain yang berupa mirip dengan kupu- kupu.

Tidak hanya digesek, perlengkapan musik Yangqin pula dapat dimainkan dengan dipukul. Apabila dilihat sepintas wujudnya mirip kecapi cuma saja Yangqin mempunyai tubuh yang lebih lebar.

Sahabat biasanya dalam hal seni Tiongkok kuno, yaqin biasanya menjadi salah satu komponen utama dalam komposisi musik yang disajikan.

Yangqin mempunyai kepribadian suara yang nyaring dan kala dimainkan akan menaikkan energi ekspresi suatu lagu.

Alat Musik Gesek Sukong

Sukong merupakan perlengkapan musik gesek dari wilayah Betawi. Lagi- lagi terdapat kemiripan antara Sukong dengan Arbab dan Rebab. Tetapi apabila dibanding dengan Rebab hingga Sukong berdimensi lebih kecil.

Sukong memakai bahan dari batok kelapa dan kayu di bagian bawahnya yang berperan bagaikan wadah resonansi.

Perlengkapan musik ini terdiri dari 2 buah senar dengan perlengkapan penggesek dibuat dari rambut kuda jantan

Instrumen ini kerap ditemui dan digunakan untuk pertunjukan khas Betawi semacam Ondel- Ondel ataupun pementasan Lenong khas Betawi.

Alat Musik Gesek Tradisional Lagia

Perlengkapan musik selanjutnya masih dari Indonesia ialah suatu perlengkapan alat musik gesek tradisional bernama Lagia dari wilayah Nias, Sumatera Utara.

Bagian dasar Lagia dibuat dari suatu kayu berdimensi besar dan bundar dimana di bagian tengahnya ditancapkan kayu untuk jadi penopang senar.

Lagia cuma memakai satu buah senar yang dimainkan dengan menggesek senar tersebut memakai busur.

Perlengkapan musik gesek tradisional ini umumnya ditaruh di tanah dikala dimainkan sebab ukurannya yang lumayan besar. 1

Alat Musik Gesek Raba/ Tello

Masih dari wilayah Nias, terdapat suatu perlengkapan musik gesek yang bernama Raba. Kelainannya apabila Lagia memakai kayu di bagian bawahnya, Raba memakai bahan dari tempurung kelapa.

Tempurung kelapa tersebut setelah itu ditancapkan sebatang kayu ditambahkan satu buat senar.

Perlengkapan ini juga diletakkan di tanah dikala dimainkan, sama semacam halnya Lagia. Tetapi kepribadian suara Raba lebih rendah ataupun bass dibanding Lagia.

Alat Musik Gesek Tradisional Octobass

Octobass merupakan perlengkapan alat musik gesek tradisional yang berdimensi jauh lebih besar daripada Contrabass. Untuk memainkan perlengkapan musik ini pemusik wajib memakai perlengkapan bantu berbentuk tuas yang ditekan.

Meski perlengkapan musik ini tidak sering digunakan dan kurang terkenal tetapi Octobass ialah suatu perlengkapan musik gesek yang sangat unik sebab dimensi dan metode memainkannya.

Perbandingan yang lain dengan Contrabass merupakan Octobass memakai 3 buah dawai. Kepribadian suara yang dihasilkan Octobass lebih rendah daripada Cello.

Alat Musik Gesek Tradisional Kontra

Kontra merupakan suatu perlengkapan alat musik gesek tradisional yang mirip dengan Viola. Tetapi Kontra cuma memakai 3 buah dawai. Keunikan yang lain merupakan bagian bridge terbuat lebih mendatar.

Sehingga pemain Kontra bisa menciptakan chord dari 3 buah senar yang terdapat. Lapisan nada pada tiap- tiap senar juga sama semacam seperti Viola.

Cuma saja pada perlengkapan musik Kontra, senar dengan nada C tidak terdapat. Sehingga Kontra cuma mempunyai nada Gram– D’– A’.

Perlengkapan musik ini sendiri terkenal di negeri Hungaria, Czechoslovakia, Polandia, Slovakia, dan di negeri bagian Transylvania.

Nah seperti itu contoh perlengkapan musik gesek, buat kalian yang lagi belajar musik mudah- mudahan mudah yaaa!