Pengertian syarat macam - macam contoh adab berdoa (Lengkap)

Pengertian, Syarat, Macam – Macam, Contoh Adab Berdoa (Lengkap)

Adab Berdoa – Assalamu’alaikum wr wb kawan saya semua bagaimana kabarnya, pasti baik. Ya kali ini saya akan sedikit menyampaikan tata cara atau Adab berdoa.

Tapi sebelumnya saya ingin bertanya kepada kawan saya semua tata cara berdoa yang benar itu seperti apa sih?

Karena saya melihat dari sebagian kawan semua ada yang mengangkat tangannya ketika berdoa bahkan ada yang tidak mengangkat tangannya sama sekali.

Itulah kawan pertanyaan singkat dari saya semoga ada yang bisa membantu saya untuk menemukan jawaban yang pas dan juga benar sesuai dengan Agama.

Langsung saja ya kawan berikut adalah tata cara atau Adab ketika Berdoa. Ada banyak sekali tata cara ketika bedoa yang sesuai dengan Sunnah Nabi Muhammad SAW

Mencari waktu yang mustajab

Pengertian syarat macam - macam contoh adab berdoa (Lengkap)
Pengertian syarat macam – macam contoh adab berdoa (Lengkap)

Yang dimaksud dengan doa yang mustajab yaitu doa yang dipanjatkan oleh seorang hambanya dan dikabulkan seperti apa yang telah diharapkan oleh pendoa itu sendiri.

Misalnya seperti halnya ketika seseorang berdoa kepada allah doa nya yaitu doa yang meminta yang baik – baik. Dan ketika bedoa dengansungguh – sungguh samapi Air mata bercucuran itu adalah tanda bahwa doanya akan mustajab dikabulkan oleh allah SWT.

Bagaimana yang telah dijelaskan didalam QS.Ghofir : 60 Allah Berfirman;

وَقَالَرَبُّكُمُادْعُونِيأَسْتَجِبْلَكُمْ

Dan Tuhan-mu telah Berfirman, ”Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku Perkenankan bagimu.” (QS.Ghofir:60)

Maksud dari ayat diatas adalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah berjanji di dalam al-quran berdoalah kamu sekalian maka aku akan mengabulkan dan janji Allah pasti akan ditepati, namun terkadang orang merasa bahwa doanya tidak dikabulkan.

Justru perasaan inilah yang membuat  penyebab doanya tidak akan  dikabulkan, sebab doa itu diijabahi tergantung Allah kapan olehnya mengabulkannya, bisa jadi karena ketidak terkabulnya doa itu disebabkan karena Allah menolak bencana yang akan datang kepada orang tersebut.

Yang Pastinya  Alloh sangat sayang kepada orang yang berdoa kepada-Nya dengan sungguh-sungguh Pertama, mencari waktu yang mustajab.

Dantara waktu yang dimana doa itu mustajab adalah hari arafah, ramadhan, sore hari jumat, dan waktu sahur atau sepertiga malam terakhir.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ينزلاللهتعالىكلليلةإلىالسماءالدنياحينيبقىثلثالليلالأخيرفيقولعزوجل: منيدعونىفأستجبله،منيسألنىفأعطيه،منيستغفرنىفأغفرله

“Allah turun ke langit dunia setiap malam, ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Allah berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku, Aku kabulkan, siapa yang meminta-Ku, Aku beri, dan siapa yang minta ampunan pasti Aku ampuni.” (H.r. Muslim)

Memanfaatkan keadaan yang mustajab untuk berdoa

Pengertian syarat macam - macam contoh adab berdoa (Lengkap)
Pengertian syarat macam – macam contoh adab berdoa (Lengkap)

Diantara keadaan yang muntajab untuk berdoa ialah: ketika sedang perang, turun hujan, ketika sujud, antara adzan dan iqamah, atau ketika puasa menjelang berbuka.

Abu Hurairah radliallahu ‘anhu mengatakan, “Sesungguhnya pintu-pintu langit telah terbuka ketika jihad fi sabillillah sedang bergelora, ketika turun hujan, dan ketika iqamah shalat wajib. Manfaatkanlah untuk berdoa seketika itu juga.” (Syarhus Sunnah al-Baghawi, 1: 327)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Doa antara adzan dan juga iqamah tidak tertolak .” (H.r. Abu Daud, Nasa’i, danTurmudzi)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Keadaan terdekat antara hamba dengan Tuhannya adalah ketika sedang sujud. Maka perbanyaklah berdoa.” (H.r. Muslim)

Menghadap kiblat dan mengangkat tangan

Pengertian syarat macam - macam contoh adab berdoa (Lengkap)
Pengertian syarat macam – macam contoh adab berdoa (Lengkap)

Dari Jabir radliallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berada di tempat padang Arafah, beliau menghadap ke kiblat, dan beliau terus berdoa sampai matahari itu terbenam. (H.r. Muslim)

Dari Salman radliallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Tuhan kalianlah yang Malu dan Maha Memberi. Dia malu kepada hamba-Nya ketika mereka sedang mengangkat tangan kepada-Nya kemudian hambanya kembali dengan tangan kosong (tidak dikabulkan doanya).” (H.r. Abu Daud & Turmudzi dan beliau hasankan)

Cara mengangkat tangan kedalam doa:

Ibn Abbas radliallahu ‘anhu mengatakan, bahwa Nabi Muhammmad SAW ketika berdoa, beliau selalu menggabungkan kedua telapak tangannya dan mengangkatnya setinggi wajahnya (wajah menghadap telapak tangan). (H.r. Thabrani)

Catatan: Tidak boleh melihat ke atas ketika sedang berdoa.

Dengan suara lirih dan tidak dikeraskan.

Pengertian syarat macam - macam contoh adab berdoa (Lengkap)
Pengertian syarat macam – macam contoh adab berdoa (Lengkap)

Maksudnya ketika kita sedang melalukan doa harus dengan suara yang lirih atau lembut dan tidak pula di keraskan.

Allah SWT telah berfirman didalam surat Al-Isra Ayat 110 Bahwa :

“JanGanlah kalian mengeraskan doa kalian dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara keduanya”

Allah telah memuji Nabi Zakariya AS, yang berdoa dengan penuh khusyu’ dan suara lirih,

“(Yang dibacakan ini ialah) penjelasan tentang rahmat Tuhan kamu kepada hamba-Nya, Zakaria, yaitu tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut.” (Q.s. Maryam: 2 – 3)

Dari Abu Musa RA bahwa suatu ketika para sahabat pernah berdzikir dengan teriak-teriak. Kemudian Nabi Muhammad SAW mengingatkan,

“Wahai manusia, kasihanilah diri kalian sendiri. Sesungguhnya kalian tidak menyeru kepada Dzat yang tuli dan tidak ada, sesungguhnya Allah bersama kalian, Dia Maha mendengar lagi Maha dekat.” (H.r. Bukhari)

Tidak dibuat bersajak

Pengertian syarat macam - macam contoh adab berdoa (Lengkap)
Pengertian syarat macam – macam contoh adab berdoa (Lengkap)

Doa yang tidak dibuat bersajak adalah dimana doa yang telah kita ucapkan tidak berurutan sajak belakangnya dan Doa yang terbaik yaitu doa yang ada dalam Alquran dan sunnah.

Ada yang mengatakan bahwa maksud dari berlebih-lebihan dalam membuat kalimat doa, dengan

dipaksakan bersajak.

Khusyu’, merendahkan hati, dan penuh harap.

Pengertian syarat macam - macam contoh adab berdoa (Lengkap)
Pengertian syarat macam – macam contoh adab berdoa (Lengkap)

Dan adab doa yang selanjutnya adalah ketika kita sedang melakukan doa sebaiknya dengan Khusyu’, merendah hati, dan penuh dengan harap. Dan Allah telah berfirman di Q.S Al-Anbiya Ayat 90 yang bunyinya :

“Sesungguhnya mereka ialah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) semua perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka ialah orang-orang yang khusyu’ ibadahnya.” (Q.s. Al-Anbiya’: 90)

Memantapkan hati ketika bedoa dan yakin bahwa doa kita akan di kabulkan.

Pengertian syarat macam - macam contoh adab berdoa (Lengkap)
Pengertian syarat macam – macam contoh adab berdoa (Lengkap)

Ketika kita sedang melakukan doa hati kita harus ikut berdoa juga dan yakin bahwa doa kita akan dikabulkan oleh Allah SWT. Dan Allah SWT telah berfirman didalam surat Al-Baqarah yang bunyinya :

وَإِذَاسَأَلَكَعِبَادِىعَنِّىفَإِنِّىقَرِيبٌ‌ۖأُجِيبُدَعۡوَةَٱلدَّاعِإِذَادَعَانِ‌ۖفَلۡيَسۡتَجِيبُواْلِىوَلۡيُؤۡمِنُواْبِىلَعَلَّهُمۡيَرۡشُدُونَ

Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, Nabi Muhammad SAW telah bersabda: “Apabila dari kalian sedang berdoa, hendaknya dia mantapkan keinginannya.

Diantara bentuk yakin ketika berdoa yaitu hatinya sadar bahwa dia sedang meminta sesuatu. Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, Nabi Muhammad SAW telah bersabda,

Berdoalah kepada Allah dan kalian yakin akan dikabulkan doanya. Dan Ketahuilah, bahwa sesungguhnya Allah tidak akan mengabulkan doa hambanya dari hati yang lalai, dan juga lengah (dengan doanya). (H.r. Turmudzi dan dishahihkan Al-Albani)

Banyak sekali  orang yang lalai dalam berdoa atau bahkan tidak tahu isi doa yang akan dia ucapkan. Karena dia tidak paham tentang bahasa Arab, sehingga hanya mengucapkan  tanpa adanya direnungkan didalam isinya.

Mengulang-ulang doa dan merengek-rengek dalam berdoa.

Pengertian syarat macam - macam contoh adab berdoa (Lengkap)
Pengertian syarat macam – macam contoh adab berdoa (Lengkap)

Maksud dari kalimat mengulang – ulang doa dan merengek – rengek dalam berdoa adalah ketika kita sedang melakukan yang namanya berdoa usahakan doa kita harus sungguh – sungguh dan fokus kepada siapa kita meminta doa tersebut.

Misalnya ketika orang yang berdoa dengan merengek- rengek, “Yaa Allah, ampunilah hambu-MU, ampunilah hambu-MU…, ampunilah hambu-MU yang penuh dosa ini. ampunilah ya Allah…. ” Dia ulang-ulang permohonannya. Semacam ini menunjukkan kesungguhhannya dalam berdoa..

Ibn Mas’ud telah mengatakan, Bahwa “Nabi Muhammad SAW apabila beliau sedang melakukan doa, maka beliau mengulanginya sampai tiga kali. Dan apabila sedang beliau meminta sesuatu kepada Allah, beliau mengulangi tiga kali. (H.r. Muslim).

Tidak tergesa – gesa ketika sedang berdoa dan menghindari persaan

Pengertian syarat macam - macam contoh adab berdoa (Lengkap)
Pengertian syarat macam – macam contoh adab berdoa (Lengkap)

“Mengapa ya Allah doaku tidak dikabulkan atau kelihatannya Engkau (Allah) tidak akan mengabulkan doaku”.

Jawabannya adalah ketika kita sedang melakukan doa Kita kitak pernah tergesa – gesa agar segera dikabulkan doa kita, dan menghindari perasaan yang tidak – tidak. Seperti tidak akan pernah dikabulkannya doa kita, dan perasaan yang lainnya.

Sikap tergesa-gesa agar segera dikabulkan doa kita, tetapi doa kita  tidak kunjung dikabulkan, menyebabkan dirinya malas berdoa. Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Doa para hambanya akan senantiasa dikabulkan doanya, selama tidak berdoa yang isinya dosa atau memutus silaturrahim, selama dia tidak terburu-buru ketika berdoa. Para sahabat bertanya: Ya Rasulullah, apa yang dimaksud dengan orang yang terburu-buru ketika berdoa?.

Beliau Rasulullah telah bersabda: “Orang – orang yang berdoa ini berkata : Saya telah melakukan doa, Saya telah berdoa, dan belum pernah sekali dikabulkan. Akhirnya mereka putus asa dan meninggalkan doa.” (H.r. Muslim dan Abu Daud)

Sebagian dari ulama mengatakan: “Saya pernah berdoa kepada Allah dengan satu permintaan selama dua puluh tahun dan belum pernah sekali dikabulkan, padahal aku berharap agar dikabulkan. Aku meminta kepada Allah SWT agar diberi taufik untuk meninggalkan segala sesuatu yang tidak penting bagiku.”

Memulai berdoa dengan memuji Allah dan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW

Pengertian syarat macam - macam contoh adab berdoa (Lengkap)
Pengertian syarat macam – macam contoh adab berdoa (Lengkap)

Bagian dari adab ketika memohon dan meminta doa yaitu memuji Dzat yang akan dimintai doa. Demikian pula ketika kita hendak berdoa kepada Allah. Hendaknya kita memuji Allah dengan menyebut nama-nama-Nya yang mulia seperti yang sudah berada di dalam Asmaul-Husna.

Nabi Muhammad Saw pernah mendengar ada orang yang sedang melakukan doa dalam shalatnya dan dia tidak memuji Allah dan tidak bershalawat kepada Nabi Muhammad Saw. Kemudian beliau Rasulullah bersabda: “Orang ini  telah terburu-buru ketika melalukan doanya.” kemudian Beliau bersabda,

“Apabila dari kalian sedang berdoa, hendaknya kalian memulai dengan memuji dan mengagungkan Allah, kemudian bershalawat kepada Nabi Muhammad Saw. Kemudian berdoalah sesuai kehendaknya masing – masing.” (H.r. Ahmad, Abu Daud dan dishahihkan al-Albani)

Memperbanyak bertaubat dan meminta ampun kepada Allah

Pengertian syarat macam - macam contoh adab berdoa (Lengkap)
Pengertian syarat macam – macam contoh adab berdoa (Lengkap)

Banyak oranga telah mendekatkan diri kepada Allah adalah salah satu sarana terbesar untuk mendapatkan cintanya Allah. Dengan dicintai oleh Allah, doa seseorang akan mudah sekali dikabulkan. Diantara amal yang sangat dicintai oleh Allah yaitu amalan orang yang telah memperbanyak taubat dan istighfar.

Dari Abu Hurairah Ra, Nabi Muhammad saw telah bersabda,

وَمَاتَقَرَّبَإِلَىَّعَبْدِىبِشَىْءٍأَحَبَّإِلَىَّمِمَّاافْتَرَضْتُعَلَيْهِ،وَمَايَزَالُعَبْدِىيَتَقَرَّبُإِلَىَّبِالنَّوَافِلِحَتَّىأُحِبَّهُ،فَإِذَاأَحْبَبْتُهُكُنْتُ….،وَإِنْسَأَلَنِىلأُعْطِيَنَّهُ،وَلَئِنِاسْتَعَاذَنِىلأُعِيذَنَّهُ

“Tidak ada ibadah yang dilakukan oleh hamba-Ku yang lebih Aku mencintai kelebihan ibadah yang telah Aku wajibkan. Ada hamba-Ku yang telah  sering beribadah kepada-Ku dengan amalan sunnah, sampai Aku mencintai hamba-ku. Jika Aku telah mencintainya maka, mereka harus juga mencintai-ku. Jika dia akan meminta-Ku, pasti akan Aku berikan dan jika minta perlindungan kepada-KU, pasti akan Aku lindungi…” (H.r. Bukhari)

Telah diriwayatkan bahwa ketika terjadi musim kekeringan di masa Khalifah Umar bin Khatab, beliau meminta kepada Abbas untuk berdoa kepada Allah. Ketika melalukan doa, Abbas telah mengatakan, “Ya Allah, sesungguhnya tidaklah turun musibah dari langit kecuali karena perbuatan dosa oleh mahlukmu ini. Dan  musibah ini tidak akan pernah hilang, kecuali dengan taubat mereka…”

Hindari mendoakan tentang Keburukan, lebih baik berdoa untuk diri sendiri mapun orang lain.

Pengertian syarat macam - macam contoh adab berdoa (Lengkap)
Pengertian syarat macam – macam contoh adab berdoa (Lengkap)

Allah Swt telah berfirman, bahwa mencela manusia yang berdoa dengan doa yang buruk, yaitu terdapat didalam surat Al-Isra’ ayat 11 yang artinya :

“Manusia telah melakukan doa untuk kejahatan sebagaimana ia berdoa untuk kebaikan. Dan ialah manusia yang memliki bersifat tergesa-gesa.” (Q.s. Al-Isra’: 11)

Allah juga telah berfirman yang artinya:

“Kalau sekiranya Allah telah  menyegerakan keburukan bagi manusia seperti permintaan mereka untuk menyegerakan suatu kebaikan, pastilah diakhiri umur mereka (binasa).” (Q.s. Yunus: 11)

Ayat ini menjelaskan tentang orang yang telah mendoakan keburukan untuk dirinya, hartanya, keluarganya, dengan doa keburukan.

Dari Jabir Ra, Nabi Muhammad Saw telah bersabda yang artinya,

“Janganlah dari kalian yang telah mendoakan keburukan untuk diri kalian, jangan mendoakan keburukan untuk anak kalian, jangan mendoakan keburukan untuk pembantu kalian, jangan mendoakan keburukan untuk harta kalian.

Dari Abu Hurairah Ra, Nabi Muhammad Saw bersabda yang artinya,

“Doa para hambalah yang akan senantiasa dikabulkan, selama tidak berdoa yang isinya dosa atau memutus silaturrahim hambanya tersebut.” (H.r. Muslim dan Abu Daud)

Menghidari makanan haram dan juga harta yang haram.

Pengertian syarat macam - macam contoh adab berdoa (Lengkap)
Pengertian syarat macam – macam contoh adab berdoa (Lengkap)

Kenapa dari kita semua harus dapat menghindari yang namanya makananan yang haram dan juga harta yang haram? Karena makanan yang haram dan harta yang haram menjadi sebab utama tertolaknya doa kita semua.

Dari Abu Hurairah Ra, Nabi Muhammad saw Beliau bersabda,

“Wahai semua manusia, sesungguhnya Allah itu maha thoyib (baik). Dia tidak akan menerima segala sesuatu melainkan sesuatu yang baik pula. Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin dan muslim seperti yang diperintahkan-Nya kepada para Rasul dan Sahabat.

Firman-Nya adalah ‘Wahai para Rasul! Makanlah makanan yang baik-baik dan halal kerjakanlah amal -amal shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang akan kamu kerjakan.’ Dan Allah juga berfirman: ‘Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah rezeki yang halal yang Telah menceritakan kepada kami telah kami rezekikan kepadamu.’” Kemudian Nabi Muhammad Saw telah menceritakan tentang seroang laki-laki yang telah lama berjalan karena jauhnya jarak yang telah  ditempuhnya. Sehingga rambutnya menjadi kusut, masai dan berdebu. Orang itu mengangkat kedua tangannya ke langit seraya berdo’a: “Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku.” Padahal, makanannya dari barang yang haram pula, minumannya dari yang haram pula, pakaiannya dari yang haram dan juga hambamu ini diberi makan dengan makanan yang haram, maka bagaimanakah Allah akan mengabulkan do’anya? (H.r. Muslim).

Itulah sedikit Artikel singkat dari saya tentang Tata cara atau Adab Ketika Berdoa. Semoga dengan adanya artikel ini akan membuat wawasan kalian dan terutama wawasan bagi saya pribadi menjadi tambah meningkat lagi. Sekian Terimakasih!!!

 

 

 

 

 

Leave a Comment